PROGRAM KERJA PPID PELAKSANA
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KAJEN PEMERINTAH KABUPATEN PEKALONGAN
2024
ii
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL...i
DAFTAR ISI ... ii
KATA PENGANTAR ... iii
A.PENDAHULUAN ... 1
B.LATAR BELAKANG ... 2
C.TUJUAN PROGRAM ... 3
D.KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN ... 4
E.CARA PELAKSANAAN KEGIATAN ... 5
F. SASARAN ... 9
G. JADWAL PELAKSAAN KEGIATAN...11
H.EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN ... 15
I. PENCATATAN,PELAPORAN,DAN EVALUASI KEGIATAN...18
KATA PENGANTAR
Puji syukur ke hadirat Allah SWT Tuhan yang maha pengasih dan pemurah karena atas rahmat dan pertolongan-Nya dapat diselesaikan penyusunannya.
Program Kerja Customer Service merupakan regulasi yang terintegrasi dengan kegiatan penjaminan mutu layanan rumah sakit dengan standar akreditasi khususnya berkaitan dengan kesehatan ibu dan anak. Hal ini sesuai dengan amanat Undang–Undang No. 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit yang didalamnya mewajibkan tiap rumah sakit untuk mengikuti dan melaksanakan akreditasi rumah sakit sebagai bentuk peningkatan mutu layanan yang berorientasi pada keselamatan pasien dan kepuasan pelanggan.
Program kerja ini akan dievaluasi kembali dan dilakukan perbaikan bila dalam perjalanan implementasi tidak sesuai dengan kondisi rumah sakit yang berorientasi pada keselamatan pasien terkini.
Pada kesempatan ini kami mengucapkan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah membantu dengan segala upaya demi tersusunnya Program Kerja Customer Service di Rumah Sakit Umum Daerah Kajen Kabupaten Pekalongan ini.
Kajen, Januari 2014
Tim Penyusun
PROGRAM KERJA
PPID PELAKSANA
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KAJEN KABUPATEN PEKALONGAN TAHUN 2024
A. PENDAHULUAN
RSUD Kajen merupakan salah satu Rumah Sakit pelayanan publik yang bergerak di bidang pelayanan kesehatan. Visi Rumah Sakit adalah pelayanan yang bermutu dan berdaya saing. Untuk mewujudkan visi tersebut, dijabarkan dalam Misi dan Langkah- Langkah Strategik, dengan didasari oleh nilai-nilai luhur dan budaya kerja rumah sakit yang diyakini akan mampu memberikan inspirasi kepada segenap karyawan untuk bersama mewujudkan visi tersebut.
Untuk menciptakan hubungan yang dinamis dan harmonis dengan pelanggannya, salah satu upaya yang dilakukan Badan Publik termasuk RSUD Kajen yaitu menjunjung tinggi keterbukaan informasi publik dengan memberikan informasi publik sebagai implementasi Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dan membentuk “PPID Pelaksana / Pejabat pengelola Informasi & Dokumentasi ”.
B. LATAR BELAKANG
Informasi adalah keterangan, pernyataan, gagasan, dan tanda- tanda yang mengandung nilai, dan pesan, baik data, fakta maupun penjelasannya yang dapat dilihat, didengar, dan dibaca yang disajikan dalam berbagai kemasan dan format sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi secara elektronik ataupun non elektronik. Sedangkan informasi publik adalah informasi
yang dihasilkan, disimpan, dikelola, dikirim, dan /atau diterima oleh suatu badan publik yang berkaitan dengan penyelenggaraan Negara dan/atau penyelenggaraan dan penyelenggraan badan publik lainya yang sesuai dengan undang-undang No.14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik serta informasi lainnya yang berkaitan dengan kepentingan publik.
Hak memperoleh informasi merupakan Hak Asasi Manusia (HAM) Hak asasi Manusia di Indonesia telah mengalami pasang surut sesudah periode represi (rezim Soekarno dan rezim Soeharto), reformasi berusaha lebih memajukan hak asasi. Akan tetapi dalam kenyataanya harus menghadapi tidak hanya pelanggaran hak secara vertikal, tetapi juga horisontal. (Miriam Budiarjo:247:2008)
Hak memperoleh informasi merupakan Hak Asasi Manusia (HAM). Hal itu tercermin dalam salah satu bagian dari substansi Hak Asasi
Manusia yang telah diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai bagian dari Hak Asasi
Manusia sejak generasi pertama adalah Hak atas Kebebasan Memperoleh Informasi. Keterbukaan informasi publik merupakan salah satu ciri penting negara demokratis yang menjunjung tinggi kedaulatan rakyat untuk mewujudkan penyelenggaraan Negara yang baik. Keterbukaan informasi publik merupakan sarana dalam mengoptimalkan pengawasan publik terhadap penyelanggaraan Negara dan Badan Publik lainnya.
Upaya peningkatan keterlibatan masyarakat dalam pembangunan tidak akan banyak berarti tanpa adanya kemudahan untuk mendapatkan informasi. Keterbukaan informasi akan memudahkan pengawasan masyarakat terhadap proses pengambilan keputusan yang dilakukan oleh badan publik/pejabat publik. Segala sesuatu yang berakibat pada kepentingan publik diperlukan adanya pengelolaan informasi publik. Badan Publik dan masyarakat sama-sama mempunyai kewajiban dalam mengelola informasi agar lebih berkembang dan berguna bagi banyak orang.
Badan Publik lebih memiliki peran dalam melakukan kegiatan penyaluran informasi kepada masyarakat dikarenakan Badan Publik lebih memiliki ruang lingkup yang lebih luas dalam pengelolaan dan penyaluran
informasi kepada masyarakat, sedangkan masyarakat hanyasebagai publik yang berusaha mengembangkan informasi untuk kepentingan dirinya dan orang lain. Informasi yang tersampaikan oleh sebuah Badan Publik sudah pasti memiliki tingkat relevansi yang tinggi sehingga informasi tersebut dapat memberikan efek yang lebih bagi masyarakat, begitu pula masyarakat berkewajiban mengelola informasi tersebut untuk lebih dapat mengembangkan kepribadiannya dalam kehidupan sosial. Hak Warganegara untuk memperoleh informasi publik dijamin oleh
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yaitu tercantum dalam pasal 28F3 yang berbunyi :
“Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak
untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi den ganmenggunakan segala jenis saluran yang tersedia”.
Orang adalah seorang perseorangan, kelompok orang, badan hukum,atau badan publik sebagaimana dimaksud dalam undang- undang no. 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik.
Peraturan ini bertujuan untuk memberikan standar bagi badan publikdalam melaksanaakan pelayanan informasi publik, meningkatkan pelayanan informasi publik dilingkungan badan publik untuk menghasilkan layanan
informasi publik yang berkualitas, menjamin pemenuhan hak warga Negara untuk memperoleh akses informasi publik dan menjamin terwujudnya tujuan penyelenggaraan keterbukaan informasi sebagaimana diatur dalam undang undang
Keterbukaan informasi publik menuntut Badan Publik termasuk RSUD Kajen untuk memberikan informasi publik sebagai implementasi Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Yang merupakan sarana dalam mengoptimalkan pengawasan publik. Dalam memberikan pelayanan kesehatan di rumah sakit, tidak terlepas adanya komplain yang terjadi antara pasien dan rumah sakit maupun permohon informasi , hal ini di karenakan informasi merupakan kebutuhan pokok setiap orang bagi pengembangan pribadi dan lingkungan sosialnya .Komplain merupakan akibat situasi dimana keinginan atau kehendak yang berbeda atau berlawanan antara pasien dengan pihak rumah sakit, sehingga keduanya saling terganggu.Untuk itu komplain tersebut perlu diselesaikan dengan baik sehingga tidak melebar terlalujauh dan pokok permasalahannya. Untuk menciptakan hubungan yang dinamis dan harmonis dengan pelanggannya,salah satu upaya yang dilakukan yaitu dengan membentuk “PPID Pembantu di RSUDKajen.
Adapun tugas PPID Pembantu sebagai customer relation officer berperan dalam membina hubungan baik dengan pelanggan dengan
menjadi problem solving fasilitator dan komunikator yang berperan dalam memberikan informasi kepada pelanggan, menanggapi dan menangani keluhan pelanggan.dalam menangani setiap keluhan dari masyarakat bahkan dengan adanya PPID Pembantu kepercayaa dari masyarakat semakin cukup untuk meningkatkan kepercayaan, lebihdariitu pelayanan merupakan hal yang tidak boleh ditinggalkan.
Untuk itu telah di sediakan sarana bagi pelanggan untuk dapat menyampaikan keluhannya melalui kotak saran, telepon, email, hotline service atau dapat langsung mengunjungi ruang Customer Center (Pusat Layanan Informasi terpadu) atau PPID Pembantu. Sehingga di harapkan pelanggan menggunakan sarana untuk menyampaikan keluhan dan mendapatkan informasi mengenai pelayanan yang ditawarkan
Seorang PPID Pembantu juga harus mempunyai kepedulian yang tinggi, berwawasan luas, mempunyai kepekaan yang tinggi, kesabaran dan cekatan. PPID Pembantu juga berperan dalam penanganan krisis di Rumah sakit. Dan PPID Pembantu merupakan ujung tombak dalam penanganan krisis dalam Rumah Sakit. Lewat proses penyampaian informasi yang benar,proses invetivigasi, proses analisis dan telaah, proses untuk menyertakan pasien dan keluarga, bukti analis dan telaah bukti penyelesaian komplain. Dan pelayanan yang bagus maka krisis atau masalah dari eksternal dapat diatasi.Dengan pelayanan PPID Pembantu yang baik diharapkan akan membantu meningkatan mutu pelayanan Rumah Sakit.
C. TUJUAN PROGRAM A. Tujuan Umum:
Meningkatkan Pelayanan dan Penyediaan Informasi Publik dan pendokumentasian di lingkungan RSUD Kajen
B. Tujuan Khusus:
1. Menjamin dibukanya hak masyarakat atas informasi publik untuk mengetahui rencana pembuatan kebijakan publik, program kebijakan publik, dan proses pengambilan keputusan publik, serta alasan pengambilan suatu keputusan publik
2. Menyelenggarakan mekanisme yang mendorong terciptanya pengelolaan dan pelaksanaan informasi yang baik di RSUD Kajen, yaitu yang transparan, efektif dan efisien, akuntabel serta dapat dipertanggungjawabkan;
3. Meningkatnya pengetahuan masyarakat dan keterlibatan keluarga dalam proses penyelesaian masalah serta pemberian informasi layanan Rumah Sakit.
4. Meningkatkan pembinaan dan pengawasan kegiatan unit PPID Pembantu di RSUD Kajen
5. Terpenuhinya sarana dan prasarana dan/media elektronik dan non elektronik dalam kegiatan unit PPID Pembantu di RSUD Kajen
6. Mengembangkan sistem informasi dan dokumentasi dalam pengelolaan informasi Publik
7. Tersedianya SDM yang profesional dalam melakukan penyeleseian sengketa atau perbedaan pendapat serta pemberian informasi layanan Rumah Sakit.
D. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN 1. Menyusun Program kerja Unit PPID Pembantu
2. Menyusun Pedoman pengorganisasian Unit PPID Pembantu 3. Menyusun Pedoman Pelayanan Unit PPID Pembantu
4. Menyusun pedoman pelaksanaan Unit PPID Pembantu - Menyusun Standart Procedure Operational (SPO).
- Melakukan sosialisasi Unit PPID Pembantu - Mengusulkan SK Pemberlakuan dan Petugas - Menyusun DIP/Daftar Informasi Publik
- Melakukan review SPO
- Mengevaluasi SPO tiap tahun sekali 5. Mengkoordinasikan pelaksanaan layanan:
- Menyediakan informasi dan dokumentasi untuk diakses oleh masyarakat.
- Penyediaan, penyimpanan, pendokumentasian, dan pengamanan informasi
- Pelayanan Informasi Publik yang cepat,tepat,dan sederhana;
- Penetapan prosedur operasional penyebarluasan Informasi Publik;
- Pengujian Konsekuensi atas informasi yang dikecualikan - Pengklasifikasian Informasi dan/atau pengubahannya;
- Penetapan Informasi yang Dikecualikan yang telah habis Jangka Waktu Pengecualiannya sebagai Informasi Publik yang dapat diakses
- Menetapkan pertimbangan tertulis atas setiap kebijakan yang diambil untuk memenuhi hak setiap orang atas Informasi Publik.
- Melakukan verifikasi bahan informasi publik
- Melakukan pemutakhiran informasi dan dokumentasi.
6. Menyediakan Sarana dan Prasarana - Leaflet (Informasi Layanan RS) - Kotak saran
- Email - Website - SmsCenter
- Paging(audioCentral) - SpandukMMT
- Poster/Akrilik
7. Mengusulkan Pelatihan untuk pengembangan SDM (Pelayanan informasi dan dokumentasi danPenyelesaian Sengketa )
8. Membuat laporan dan menganalisis kegiatan PPID Pembantu - Melakukan evaluasi program kerja PPID Pembantu
- Melakukan tindak lanjut hasil evaluasi
E. CARA PELAKSANAAN KEGIATAN
Cara pelaksanaan kegiatan Unit PPID Pembantu RSUD Kajen sebagai berikut:
NO KEGIATAN CARA PELAKSANAAN
1 Menyusun Program kerja Unit PPID Pembantu
Program kerja dimulai dengan rencana stratrejik (renstra) untuk selama 1 tahun, yang dijabarkan dalam rencana kerja tahunan (misalnya RKA, DPA atau lainnya) dan dijadikan acuan pada saat dilakukan evaluasi kinerja.
2 Menyusun Pedoman
pengorganisasian Unit PPID Pembantu
Kumpulan ketentuan dasar yang member arah bagaimana sesuatu harus dilakukan, yang menjadi dasar untuk menentukan atau melaksanakan kegiatan dan mengacu pada pedoman/panduan dilakukan evaluasi minimal setiap 2-3 tahun sekali.
3 Menyusun Pedoman Pelayanan Unit PPID Pembantu
Kumpulan ketentuan dasar yang memberi arah bagaimana sesuatu harus dilakukan, yang menjadi dasar untuk menentukan atau melaksanakan kegiatan dan
Mengacu pada pedoman/panduan
Dilakukan evaluasi minimal setiap 2-3 tahun sekali.
4 Menyusun pedoman pelaksanaan Unit PPID Pembantu
-Menyusun Standart Procedure Operational (SPO).
-Melakukan sosialisasi Unit PPID Pembantu
-Mengusulkan SK
Pemberlakuan dan petugas -Menyusun DIP/Daftar Informasi Publik
-Melakukan review SPO -Mengevaluasi SPO tiap tahun sekali
Mengacu Standar Prosedur Operasional (SPO), istilah ini digunakan di Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 61Tahun2010
Tentang Pelaksanaan Undang- Undang Nomor 14 Tahun2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik,Peraturan Komisi Informasi Nomor1Tahun2010Tentang
Standar Layanan Informasi Publik, Peraturan Komisi Informasi
Nomor 1 Tahun 2013 Tentang Prosedur Penyelesaian Sengketa Informasi Publik, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor35
Tahun 2010 Tentang Pedoman Pengelolaan Pelayanan Informasi Dan Dokumentasi Di Lingkungan Kementerian Dalam Negeri Dan Pemerintahan Daerah, Undang- Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Undang-undang Nomor 44 Tahun 2009 Tentang Rumah Sakit.
5 Mengkoordinasikan Menghimpun, mengolah yang pelaksanaan layanan Unit Mengacu pada Regulasi PPID dan PPIDPembantu: tersusunnya informasi dapat di
-Menyedia akses oleh pelanggan yang
-Penyediaan, penyimpanan, Tersedia dan wajib diumumkan pendokumentasian, dan Secara Berkala, Serta-merta, Pengamanan informasi Setiap Saat dan yang dikecualikan -Pelayanan Informasi Publik dan sosialisasi kepada unit-unit yang cepat, tepat, dan Yang terkait.
sederhana;
-Penetapan prosedur
operasional penyebarluasan Informasi Publik;
-Pengujian Konsekuensi atas Informasi yang dikecualikan -Pengklasifikasian Informasi dan/atau pengubahannya;
-Penetapan Informasi yang Dikecualikan yang telah habis
Jangka Waktu
Pengecualiannya sebagai Informasi Publik yang dapat diakses
-Menetapkan pertimbangan Tertulis atas setiap kebijakan
yang diambil untuk
Memenuhi hak setiap orang Atas Informasi Publik.
-Melakukan verifikasi bahan
informasipublik
-Melakukan pemutakhiran informasi dan dokumentasi 6 Menyediakan Sarana dan
Prasarana
Leaflet (Informasi Layanan RS), paging Kotak saran, Email,Website,SmsCenter
Menghimpun, mengolah materi informasi layanan dari masing- masing Bidang/bagian yang di kemas dalam PPID dan disetujui PPTK, Bendahara dan ULP.
7 Mengusulkan Pelatihan untuk
pengembangan SDM
(Pelayanan informasi dan
dokumentasi dan
Penyelesaian Sengketa)
Melaksanakan pelatihan-pelatihan di lingkungan internal maupun ekternal Rumah Sakit misalnya pelatihan untuk penyusunan DIP/
Daftar informasi Publikdll 8 Membuat laporan dan
menganalisis, Melakukan evaluasi program kerja dan Melakukan tindak lanjut hasil evaluasi kegiatan PPID
Pembantu
Membuat dan menyediakan laporan layanan Informasi Publik serta di evaluasi oleh Komisi Informasi
F. SASARAN
Sasaran Program Unit PPID Pembantu Rumah Sakit adalah sebagai berikut :
NO KEGIATAN Sasaran Biaya
1 Menyusun Program kerja Unit PPID Pembantu
Tersusunnya Program Kerjatahun 2017
Rp.0 ,-
2 Menyusun Pedoman
Pengorganisasian Unit PPID Pembantu
Tersusunnya Pedoman Pengorganisasian tahun 2017
Rp.0 ,-
3 Menyusun Pedoman Pelayanan Unit PPID
Pembantu
Tersusunnya Pedoman Pelayanan
Rp.0 ,
4 Menyusun pedoman pelaksanaanUnit PPID Pembantu
-Menyusun Standart Procedure Operational (SPO).
-Melakukan sosialisasi Unit PPID Pembantu
-Mengusulkan SK
Pemberlakuan dan petugas -Menyusun DIP/Daftar Informasi Publik
-Melakukan review SPO -Mengevaluasi SPO tiap tahun sekali
Tersusunnya pedoman pelaksanaan : Standart Procedure Operation,SK Pemberlakuan & SK Tim petugas Unit PPID Pembantu
Rp.0 ,
5 Mengkoordinasikan
pelaksanaan layanan Unit PPID Pembantu :
- Menyediakan informasidan dokumentasi untuk diakses oleh masyarakat tentang Informasi Yang Wajib Disediakan Dan Diumumkan - Penyediaan, penyimpanan, pendokumentasian,dan
Tersusunnya informasi dapat di akses oleh pelanggan yang tersedia dan wajib diumumkan Secara Berkala, Serta- merta, Setiap Saat dan yang di kecualikan.
Rp.185.350.000,-
Pengamanan informasi
- Pelayanan Informasi Publik yang cepat, tepat, dan sederhana;
- Penetapan prosedur operasional penyebarluasan Informasi Publik;
- Pengujian Konsekuensi atas informasi yang dikecualikan - Pengklasifikasian Informasi dan/atau pengubahannya;
- Penetapan Informasi yang Dikecualikan yang telah habis
Jangka Waktu
Pengecualiannya sebagai Informasi Publik yang dapat diakses
-Menetapkan pertimbangan tertulis atas setiap kebijakan yang diambil untuk memenuhi hak setiap orang atas Informasi Publik.
-Melakukan verifikasi bahan informasi publik
-Melakukan pemutakhiran Informasi dan dokumentasi 6 Menyediakan Sarana dan
Prasarana
Leaflet (Informasi Layanan RS), paging,Kotak saran, Email,Website,Sms Center
Tersedianya Sarana dan Prasarana PPID sesuai Usulan oleh PPTK, Bendahara dan ULP.
Rp.0 ,
7 Mengusulkan Pelatihan untuk
pengembangan SDM
(Pelayanan informasi dan
dokumentasi dan
Penyelesaian Sengketa)
Terpenuhinya usulan
Pelatihan untuk
pengembangan SDM
Rp.0 ,
8 Membuat laporan dan menganalisis, Melakukan evaluasi program kerja dan Melakukan tindak lanjut hasil evaluasi kegiatan PPID
Pembantu
Tersedia laporan layanan Informasi Publik dan evaluasi pelaksanaan layanan Informasi Publik olehRS1(satu)kali
dalam setahun.
Rp. 0
G. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN
Jadual pelaksanaan Unit PPID Pembantu Rumah sakit sebagai berikut:
No Kegiatan
Tahun 2018 Bulan
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 Menyusun Program kerja Unit PPID Pembantu
2 Menyusun Pedoman pengorganisasian Unit PPID Pembantu 3 Menyusun Pedoman
Pelayanan Unit PPID Pembantu
4 Menyusun pedoman pelaksanaan Unit PPID Pembantu -Menyusun Standart Procedure
Operational (SPO).
-Melakukan
sosialisasi Unit PPID Pembantu
-Mengusulkan SK Pemberlakuan dan petugas
-MenyusunDIP/
Daftar Informasi Publik
-Melakukanr eview SPO
-Mengevaluasi SPO Tiap tahun sekali
5 Mengkoordinasikan pelaksanaan layanan Unit PPID Pembantu : -Menyediakan
informasi dan
dokumentasi untuk
diakses oleh
masyarakat tentang Informasi Yang Wajib Disediakan Dan Diumumkan
-Penyediaan, penyimpanan, pendokumentasian, dan pengamanan informasi
-Pelayanan Informasi Publik yang cepat, tepat, dan sederhana;
-Penetapan prosedur operasional
penyebarluasan Informasi Publik;
-Pengujian
Konsekuensiatas informasi yang dikecualikan
-Pengklasifikasian Informasi dan/atau pengubahannya;
-PenetapanInformasi
yang Dikecualikan yang telah habis
Jangka Waktu
Pengecualiannya sebagai Informasi Publik yang dapat diakses
-Menetapkan
pertimbangan tertulis atas setiap kebijakan yang diambil untuk memenuhi hak setiap orang atas Informasi Publik.
-Melakukan verifikasi bahan informasi publik
-Melakukan pemutakhiran
informasi dan
dokumentasi
6 Menyediakan Sarana dan Prasarana Leaflet (Informasi Layanan
RS),paging,Kotak saran, Email,
Website, Sms Center 7 Mengusulkan
Pelatihan untuk Pengembangan SDM
(Pelayananinformasi dan dokumentasi dan Penyelesaian
Sengketa )
8 Membuat laporan dan menganalisis, Melakukan evaluasi program kerja dan Melakukan tindak lanjut hasil evaluasi kegiatan PPID Pembantu
H. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN
Pelaksanaan kegiatan Unit PPID Pembantu RSUD Kajen dievaluasi secara periodik tiap bulan, berdasarkan hasil rapat rutin bulanan. Hasil evaluasi dilaporkan kepada Direktur dan umpan balikkan kepada Instansi terkait :
NO Kegiatan evaluasi Waktu Yang
mengevaluasi
Pelaporan
1 Menyusun Program kerja Unit 1bulan Ketua PPID Direktur
PPID Pembantu Pembantu
2 Menyusun Pedoman 1bulan Ketua PPID Direktur Pengorganisasian Unit PPID
Pembantu
Pembantu
3 Menyusun Pedoman 1bulan Ketua PPID Direktur Pelayanan Unit PPID
Pembantu
Pembantu
4 Menyusun pedoman 1bulan Ketua PPID Direktur
Pelaksanaan Unit PPID Pembantu Pembantu
-Menyusun Standart
Procedure Operational( SPO).
-Melakukan sosialisasi Unit PPID Pembantu
-MengusulkanSK
Pemberlakuan dan petugas -Menyusun DIP/Daftar Informasi Publik
-Melakukan review SPO -Mengevaluasi SPO tiap tahun sekali
5 Mengkoordinasikan 1tahun Ketua PPID Direktur
pelaksanaan layanan Unit Pembantu
PPIDPembantu:
-Menyediakan informasi dan dokumentasi untuk diakses oleh masyarakat tentang Informasi Yang Wajib Disediakan Dan Diumumkan -Penyediaan,penyimpanan, pendokumentasian, dan Pengamanan informasi
-Pelayanan Informasi Publik yang cepat, tepat, dan sederhana;
- Penetapan prosedur operasional penyebarluasan
Informasi Publik;
-Pengujian Konsekuensi atas
19
Informasi yang dikecualikan -Pengklasifikasian Informasi dan/atau pengubahannya;
-Penetapan Informasi yang Dikecualikan yang telah habis
Jangka Waktu
Pengecualiannya sebagai Informasi Publik yang dapat diakses
-Menetapkan pertimbangan Tertulis atas setiap kebijakan Yang diambil untuk memenuhi hak setiap orang atas InformasiPublik.
-Melakukan verifikasi bahan informasipublik
-Melakukan pemutakhiran Informasi dan dokumentasi
6 Menyediakan Sarana dan 1tahun Ketua PPID Direktur
Prasarana Pembantu
Leaflet(InformasiLayanan RS),paging,Kotaksaran, Email,Website,Sms Center
7 Mengusulkan Pelatihan untuk 1bulan Ketua PPID Direktur
pengembangan SDM Pembantu
(Pelayanan informasi dan
dokumentasi dan
PenyelesaianSengketa)
8 Membuat laporan dan 1bulan Ketua PPID Direktur
menganalisis, Melakukan Pembantu
evaluasiprogramkerjadan
20
Melakukan tindak lanjut hasil evaluasi kegiatan PPID Pembantu
I. PENCATATAN,PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN
Progress dari program kerja unit PPID Pembantu dicatat setia pbulan dari masing-masing kegiatan,mana yang dilaksanakan sesuai kegiatan yang ada. Dari hasil pencatatan program kerja dilaporkan ke Direktur melalui Wadir Umum dan Keuangan dan Kepala Sub Bagian TU, Hukum dan Humas setiap tahun setelah dilakukan evaluasi. Apabila dari kegiatan yang ada tidak sesuai jadwal atau ada kendala akan dicari akar masalah dan solusinya.
DIREKTUR RSUD KAJEN
KABUPATEN PEKALONGAN
dr. IMAM PRASETO, M.Kes NIP.19790213 200501 1 006
Kajen, Januari 2024 KETUA PPID PEMBANTU
RSUD KAJEN
KABUPATEN PEKALONGAN
...
NIP.
21