Monitoring dampak
program organisasi penggerak dan sekolah penggerak:
Desain dan implikasi pada pendataan
Program Organisasi Penggerak
dan Sekolah Penggerak
Ruang Lingkup Program Sekolah Penggerak
Lokasi Program Sekolah Penggerak
di 34 Provinsi dan 111 Kab/kota
Maaat untuk Pemerintah Daerah
Program Organisasi Penggerak adalah
sebuah program yang dibuat oleh Kemendikbud guna mendorong hadirnya Sekolah Penggerak
yang melibatkan peran serta organisasi.
Fokus utamanya adalah peningkatan kualitas guru, kepala sekolah dan tenaga kependidikan
untuk meningkatkan hasil belajar siswa
• Sekolah Penggerak yang menangani GTK.
• GTK tidak memiliki jejaring AN.
• Minta bantuan dinas untuk memonitoring
• Tim pendataan pekerjaannya nambah khusus untuk sekolah sasaran
• Pendataan sekolah penggerak: kelas 4,5, 7,8,10,11
• Implikasi pendataan ke sekolah sasaran program sekolah
penggerak: Oversampling kelas 4, 7 dan 10.
• Jumlah siswanya sama dengan AN. Sampling.
CATATAN
Pendataan organisasi penggerak:Kelas 3,4,5,7,8
• Untuk pendataan program organisasi penggerak implikasinya over sampling kelas 3,4 dan 7.
• Kelas 3 sejumlah 20 org.
• Kelas 4 dan 7 sama dengan AN
• Selain sekolah intervensi ada juga sekolah kontrol yang sama sama oversampling
• pengisian survei lingkungan belajar...mekanisme monitoring rekap jumlah kepsek guru per sekolah per wilayah yg sudah mengisi juga penting
• Pengalaman yg sekolah penggerak ternyata gak mudah memastikan mengisi survei...sudah hari ke 11 baru sebesar 56,94%, padahal AN nanti hanya diberi waktu 4 hari