PENDAHULUAN
Latar Belakang
Rumusan Masalah
Adakah hubungan yang positif dan signifikan antara biaya produksi dengan pendapatan petani jagung di Desa Benteng Paremba Pinrang?
Tujuan Penelitian
Kegunaan Penelitian
TINJAUAN PUSTAKA
Tinjauan Penelitian Relevan
Mia Aprilia (2019) dengan judul “Pengaruh Biaya Produksi Dan Harga Jual Terhadap Pendapatan Petani Menurut Perspektif Ekonomi Islam (Studi Pada Petani Jagung di Desa Komering Putih Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah)”. Penelitian ini memiliki kesamaan dengan penelitian yang dilakukan oleh Mia Aprilia yaitu variabel independennya menggunakan biaya produksi dan variabel dependennya adalah pendapatan petani jagung. Dengan itu penulis mengajukan judul: “Pengaruh Biaya Produksi Terhadap Pendapatan Petani Jagung di Desa Benteng Paremba Pinrang (Analisis Ekonomi Islam)”.
Tinjauan Teori
Biaya produksi dalam ekonomi Islam berpedoman pada Al-Quran dan Hadits yang artinya sumber biaya produksi harus berasal dari sumber yang halal dan penggunaan biaya produksi juga harus halal. Ekonomi Islam merupakan ilmu sosial yang mempelajari permasalahan perekonomian masyarakat yang mempunyai nilai-nilai Islam. Kemudian Al-Quran dan al-Hadits dijadikan sumber rujukan pengkajian teori-teori baru berdasarkan ajaran ekonomi Islam.27.
Kerangka Konseptual
Istilah pendapatan atau profit identik dengan istilah profit dalam bahasa Indonesia, profit dalam bahasa Inggris, dan riba dalam bahasa Arab.
Kerangka Pikir
Kerangka ini menggambarkan dampak variabel independen terhadap variabel dependen yaitu pengaruh biaya produksi terhadap pendapatan petani jagung. Dimana biaya produksi yang bersifat variabel berdampak terhadap pendapatan petani jagung, artinya jika biaya produksi meningkat maka semakin banyak biaya yang dikeluarkan maka pendapatan masyarakat akan semakin menurun. Berdasarkan asumsi biaya produksi atau pengeluaran pendapatan masyarakat di desa Benteng Paremba Pinrang dari Analisis Ekonomi Islam dapat disusun seperti pada gambar diatas.
Hipotesis
METODE PENELTIAN
- Pendekatan dan Jenis Penelitian
- Lokasi dan Waktu Penelitian
- Populasi dan Sampel
- Teknik Pengumpulan dan Pengolahan Data
- Defenisi Operasional Variabel
- Instrument Penelitian
- Teknik Analisis Data
Data primer dalam penelitian ini diperoleh dengan menyebarkan pertanyaan dari masyarakat petani jagung di desa Benteng Paremba. H0 dalam penelitian ini adalah pendapatan petani jagung di Desa Benteng Paremba Pinrang baik dalam menanggung biaya produksi karena >65%. H1 = Terdapat hubungan positif dan signifikan antara biaya produksi dengan pendapatan jagung di desa Benteng Paremba Pinrang.
Jadi dapat disimpulkan terdapat hubungan atau hubungan yang positif dan signifikan antara biaya produksi dengan pendapatan petani jagung di Desa Benteng Paremba Pinrang. Analisis hasil penelitian mengenai pengaruh biaya produksi terhadap pendapatan petani jagung di Desa Benteng Paremba Pinrang (analisis ekonomi Islam) dianalisis dengan menggunakan metode kuantitatif. Hubungan positif dan signifikan antara biaya produksi dengan pendapatan petani jagung di Desa Benteng Paremba Pinrang.
Dilihat dari hasil uji korelasi menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara biaya produksi dengan pendapatan petani jagung di Desa Benteng Paremba Pinrang. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara biaya produksi dengan pendapatan petani jagung di Desa Benteng Paremba Pinrang. Oleh karena itu biaya produksi berpengaruh terhadap peningkatan pendapatan petani jagung di Desa Benteng Paremba Pinrang.
Dapat disimpulkan bahwa pendapatan petani jagung di desa Benteng Paremba Pinrang termasuk dalam kategori baik yaitu poin klasifikasi.
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Deskripsi Hasil Penelitian
- Deskripsi Data
- Karakteristik Responden
- Deskripsi Jawaban Responden
Populasi penelitian ini adalah petani jagung di Desa Benteng Paremba Kecamatan Lembang Kabupaten Pinrang dengan sampel sebanyak 92 responden dan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan memberikan kuesioner atau kuesioner kepada petani jagung atau responden. Berdasarkan hasil kuesioner yang berisi 14 pertanyaan terkait variabel biaya produksi (X) dan disebarkan kepada 92 responden, hasilnya dapat dilihat pada Tabel 4.1. Sebaran pendapat responden mengenai variabel Pendapatan (Y) Berikut rangkuman hasil jawaban responden terhadap kuesioner pendapatan (Y) yang diberikan.
Data tabel diatas dapat dijelaskan bahwa karakteristik responden berjumlah 82 orang atau 89,1% berjenis kelamin laki-laki dan 10 orang atau 10,9% responden berjenis kelamin perempuan. Jumlah responden sebanyak 92 orang petani jagung dan laki-laki merupakan responden terbanyak dalam penelitian ini. Tabel karakteristik berdasarkan usia menunjukkan mayoritas responden berusia 30-39 tahun sebanyak 34 orang atau (37,0%), disusul responden berusia 40-49 tahun sebanyak 25 orang (27,2%) dan > Terdapat 25 orang berusia 50 orang atau (27,2%), dan umur 20-29 orang atau (8,7%) sebanyak 8 orang.
Data pendidikan responden menunjukkan pendidikan dasar sebanyak 78 responden atau (84,8%), disusul pendidikan menengah pertama sebanyak 10 orang atau (10,9%), pendidikan menengah sebanyak 3 orang atau (3,3%), dan pendidikan menengah sebanyak 1 orang atau (1,1%). yang mempunyai gelar Sarjana. Terlihat seluruh responden untuk variabel (X) mengenai biaya produksi terhadap pendapatan petani jagung merupakan hasil perhitungan dari 92 responden berdasarkan kuisioner atau angket yang diberikan yaitu 3653 untuk variabel X. Dapat dilihat bahwa semua responden untuk variabel Hasil perhitungan 92 responden berdasarkan kuisioner atau kuisioner yang diberikan adalah 1832 untuk variabel Y.
Pengujian Prasyaratan Analisis Data
Kolom Corrected Item-Total Correlation merupakan korelasi antar skor item yang dapat digunakan untuk menguji validitas instrumen. Kolom Corrected Item-Total Correlation merupakan korelasi antar skor item yang dapat digunakan untuk menguji validitas instrumen. Untuk menguji validitas item pertanyaan harus dibandingkan dengan rt tabel pada taraf = 5% dengan n = 92, sehingga rt tabelnya adalah 0,205.
Tujuan uji normalitas adalah untuk memeriksa apakah variabel terikat, variabel bebas, atau keduanya berdistribusi normal dalam suatu model regresi. Jika data tersebar secara diagonal dan mengikuti arah diagonal, maka model regresi mengikuti asumsi normalitas. Apabila data menyebar jauh dari diagonal dan/atau tidak mengikuti arah garis diagonal, atau garis histogram tidak menunjukkan pola sebaran normal, maka model regresi tidak memenuhi asumsi normalitas.
Dari analisis kurva terlihat data tersebar pada diagram dan mengikuti model regresi, sehingga dapat disimpulkan bahwa data yang diolah merupakan data yang berdistribusi normal sehingga uji normalitas terpenuhi. Dengan demikian berdasarkan hasil uji normalitas dapat disimpulkan bahwa model regresi layak digunakan untuk mengukur pengaruh biaya produksi terhadap pendapatan petani jagung, karena memenuhi asumsi normalitas. Uji heteroskedastisitas berdasarkan teori Imam Ghozali bertujuan untuk menguji apakah terdapat ketimpangan varians dari residu atau observasi terhadap observasi lain dalam suatu model regresi.
Menurut Imam Ghozali, uji autokorelasi bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi linier terdapat korelasi antara confounding error pada periode t-1 (sebelumnya).
Pengujian Hipotesis
Hasil minus (-) yang diperoleh bersyarat, jika lebih besar dari nilai signifikan maka H0 ditolak. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah Biaya Produksi, sedangkan variabel terikatnya adalah pendapatan petani jagung. a) H0 = Tidak terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara biaya produksi dengan pendapatan petani jagung di desa Benteng Paremba Pinrang. Sedangkan nilai korelasi Pearson sebesar 0,368 yang berarti menunjukkan hubungan negatif bahwa semakin tinggi biaya produksi maka semakin lemah pendapatan petani jagung.
Pengujian ini bertujuan untuk menguji variasi model regresi yang digunakan untuk menjelaskan biaya produksi (X) terhadap pendapatan (Y) dengan menguji signifikansi koefisien regresi. Koefisien regresinya bernilai positif, sehingga dapat dikatakan pengaruh variabel biaya produksi (X) terhadap pendapatan (Y) adalah positif. Berdasarkan tabel terlihat nilai R-squared atau koefisien determinasi sebesar 0,136 dan nilai customized R-squared sebesar 0,126 atau 12,6%.
Jadi dapat disimpulkan bahwa tingkat korelasi dan kekuatan hubungan dengan nilai tersebut mempunyai tingkat hubungan yang lemah.
Pembahasan Hasil Penelitian
Pendapatan petani jagung di Desa Beteng Paremba Kecamatan Lembang Kabupaten Pinrang sebesar Rp pada musim tanam. Nilai tersebut diperoleh dari jumlah produksi sebesar 217.804/kg dikalikan harga produksi sebesar Rp4.000/kg, dan rata-rata pendapatan seseorang petani jagung sebesar Rp. Total nilai penyusutan alat cangkul petani jagung di Desa Benteng Paremba Kecamatan Lembang sebesar Rp 925.000/musim tanam dan nilai rata-rata per orang sebesar Rp 10.050. Total nilai penyusutan alat penyemprot adalah Rp dan rata-rata nilai penyusutannya adalah Rp 197.282. . Total biaya yang dikeluarkan oleh petani jagung di desa Benteng Paremba kabupaten Lembang adalah sebesar Rp untuk musim tanam, dan total biaya yang didapat dari total biaya variabel adalah sebesar Rp untuk musim tanam ditambah total biaya tetap sebesar Rp untuk musim tanam.
Total pendapatan petani jagung dalam satu musim panen/tanam di Desa Benteng Paremba, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang adalah sebesar Rp pada musim tanam, dengan rata-rata sebesar Rp untuk masyarakat yang menanam jagung. Berdasarkan tabel interpretasi koefisien korelasi diketahui hubungan antara biaya produksi dengan pendapatan petani jagung dengan nilai 0,319 mempunyai hubungan yang lemah. Artinya konstanta (variabel pendapatan petani) sebesar 11,955 dengan koefisien regresi sebesar 0,200, artinya setiap kenaikan nilai biaya produksi sebesar 1% maka nilai pendapatan petani jagung meningkat sebesar 0,200.
Uji koefisien determinasi diperoleh nilai sebesar 0,136 Pengaruh biaya produksi terhadap peningkatan pendapatan petani jagung lemah karena nilai R Square mendekati nol. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa pengaruhnya terhadap pendapatan petani jagung sebesar 13,6% meskipun tergolong lemah dan sisanya sebesar 86,4% dipengaruhi oleh faktor lain. Dan pada pengujian koefisien determinasi sebesar 13,6% biaya produksi berpengaruh terhadap petani dalam meningkatkan pendapatan petani jagung.
Pengaruh Karakteristik terhadap Pendapatan Petani Jagung di Kabupaten Sumba Timur (Studi Kasus : Desa Kritina Kecamatan Kambera Kabupaten Sumba Timur.
PENUTUP
Simpulan
Hasil pengujian yang dilakukan menunjukkan terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara biaya produksi dengan pendapatan di Desa Benteng Paremba Pinrang. Biaya produksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan jagung dengan pengaruh yang lemah dibuktikan dengan hasil nilai t hitung (3,759) > t tabel (1,987), dan signifikansi 0,000 < 0,05 maka H0 adalah ditolak dan H1 diterima.
Saran
Teori Ekonomi Mikro: Perbandingan Ekonomi Islam dan Ekonomi Konvensional Edisi Pertama", Jakarta: PT Fajar Interpratama Mandiri. Pengaruh Biaya Produksi Terhadap Pendapatan Produsen Tempe Menurut Perspektif Ekonomi Islam (Studi di Desa Kresek Kec. Pengaruhnya Biaya Produksi dan Harga Jual Terhadap Pendapatan Petani Menurut Perspektif Ekonomi Islam (Studi Pada Petani Jagung di Komering Desa Putih Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah).
Pengaruh Biaya Produksi Dan Harga Jual Terhadap Pendapatan Petani Pinang Di Desa Sungai Rambut Kecamatan Berbak Tanjuk Jabung Timur. Model Penetapan Biaya Produksi Islami Menggunakan Metode Variable Costing (Studi Kasus pada Usaha Susu Shi Keckex Cabang Jogja). Rais, “Sistem Permodalan Dalam Akad Qardh Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Petani Di Desa Benteng Paremba (Perspektif Hukum Ekonomi Islam)”.
Pengaruh luas lahan dan biaya produksi terhadap pendapatan usaha pertanian kopi melalui produksi dan harga jual sebagai variabel intervening di Desa Janggurara Kecamatan Baraka Kabupaten Enrekang. Pengaruh Produktivitas terhadap Pendapatan Petani Padi Dalam Perspektif Ekonomi Islam (Studi di Kecamatan Sukarame Kota Bandar Lampung). Bapak/Ibu/Saudari/Saya dalam rangka menyelesaikan pekerjaan saya (disertasi) pada Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare, Saya...
Untuk membantu kemajuan penelitian ini, dengan hormat saya mohon kesediaan bapak/ibu untuk mengisi kuesioner penelitian ini. Kami mengucapkan terima kasih atas kesediaan Anda untuk menjawab pertanyaan atau pernyataan dalam kuesioner ini. Berapa penyusutan yang Anda miliki untuk pembelian dan penggunaan peralatan pertanian jagung per tahun?