• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROGRAM STUDI TADRIS MATEMATIKA JURUSAN PENDIDIKAN SAINS DAN SOSIAL

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "PROGRAM STUDI TADRIS MATEMATIKA JURUSAN PENDIDIKAN SAINS DAN SOSIAL "

Copied!
178
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Rumusan Masalah

Bagaimana sejarah dan dampak tari Bimbang Gedang terhadap aspek sosial dan keagamaan masyarakat kota Bengkulu. Apa saja unsur matematis yang terkandung dalam tari mengayun gedang pada masyarakat kota bengkulu.

Tujuan dan Manfaat Penelitian

Manfaatnya bagi peneliti adalah dapat meningkatkan pemahaman peneliti tentang seni yang ada di Kota Bengkulu dan hubungan pelajaran seni dan matematika. Manfaat dari penelitian ini adalah memberikan pengetahuan kepada masyarakat khususnya kota Bengkulu tentang tarian-tarian pada upacara pernikahan adat kota tersebut (bimbang gedang).

LANDASAN TEORI

Etnomatematika

Salah satu faktor yang mempengaruhi pembelajaran adalah budaya yang ada di lingkungan masyarakat dimana siswa tinggal. Malam bernyanyi dan bertepuk tangan merupakan budaya yang diwariskan secara turun temurun dari nenek moyang warga Bengkulu. 28.

Tabel 2.1 Jenis Tarian Pada Malam Bedendang  No   Nama Tari  Jumlah Pemain
Tabel 2.1 Jenis Tarian Pada Malam Bedendang No Nama Tari Jumlah Pemain

Aktivitas Etnomatematika

Tarian ini dijeda dengan acara makan yaitu santapan nasi santan (nasi lemak) dan kue-kue khas kota Bengkulu. Dalam kegiatan ini kegiatan yang berhubungan dengan budaya dan matematika terlihat dari setiap gerakan yang dilakukan saat menampilkan tariannya. Misalnya pada tari rendai, aktivitas yang tercipta pada saat penari melangkah untuk menampilkan tariannya.

Dalam kegiatan ini kegiatan yang berkaitan dengan budaya dan matematika terlihat dari jarak antar penari. Dalam kegiatan ini kegiatan yang berkaitan dengan budaya dan matematika terlihat dari kegiatan para penari saat menampilkan tariannya. Ketika penari merenggangkan tangannya misalnya, secara tidak langsung tercipta sudut-sudut, begitu pula ketika kaki pelatih melangkah, sudut-sudut tersebut juga terlihat.

Kajian Pustaka

Persamaan penelitian ini dengan penelitian yang akan dilakukan adalah penelitian yang dilakukan bertujuan untuk melihat. Persamaan penelitian ini dengan penelitian yang akan dilakukan adalah penelitian yang dilakukan bertujuan untuk. Bedanya dalam penelitian ini materi yang diangkat ada kaitannya dengan etnologi Kebudayaan Kerabhen Sape Madura, dalam penelitiannya.

Persamaan penelitian ini dengan penelitian yang akan dilakukan adalah penelitian ini dilakukan pada upacara pernikahan adat Bengkulu. Persamaan penelitian ini dengan penelitian yang akan dilakukan adalah penelitian yang dilakukan bertujuan untuk melihat. Persamaan penelitian ini dengan penelitian yang akan dilakukan adalah penelitian yang dilakukan bertujuan untuk melihat tentang tari.

Persamaan penelitian ini dengan penelitian yang akan dilakukan adalah penelitian ini dilakukan pada upacara pernikahan adat Bengkulu. Bedanya, pada penelitian kali ini materi yang diangkat adalah tentang etnologi cerita rakyat lisan Dendang, pada penelitian selanjutnya materi yang diangkat adalah tentang.

Kerangka Berpikir

Dalam kaitannya dengan kajian etnologi, penelitian ini mempunyai kekhasan yaitu mendeskripsikan penelitiannya berdasarkan objek-objek yang jarang dijadikan bahan ajar. Dari latar belakang penelitian ini akan memberikan banyak manfaat dan tambahan pengetahuan tentang etnomatematika tari Bimbang Gedang pada masyarakat kota Bengkulu. Oleh karena itu, permasalahan utama yang menjadi bahan kajian dalam penulisan ini adalah kegiatan etnomatematika dalam tari bebang gedang di kota Bengkulu.

30 Georgius Rocki Agasi & Yakobus Dwi Wahyuono, “Studi Etnomatematika: Studi Kasus Penggunaan Bahasa Daerah untuk Menyajikan dan Memecahkan Masalah Matematika Lokal” hal.527-540.

Gambar 2.1 Kerangka Berpikir
Gambar 2.1 Kerangka Berpikir

METODE PENELITIAN

Tempat dan Waktu Penelitian

Sumber Data

Dalam penelitian ini sumber data diperoleh dari orang-orang yang memahami budaya di kota Bengkulu dan akan mempelajari matematika dengan menggunakan etnomatematika. Berdasarkan penjelasan di atas maka dapat disimpulkan bahwa yang menjadi subjek penelitian dan informan adalah para tokoh adat dan pelaku budaya yang ada di kota Bengkulu. Tokoh adat adalah tokoh masyarakat yang merupakan sesepuh dan memahami hukum adat yang berlaku di masyarakat.

Pelaku kebudayaan merupakan warga Kota Bengkulu, berdasarkan data Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Bengkulu, jumlah penduduk Kota Bengkulu pada tahun 2020 sebanyak 371.828 jiwa. Dimana dari total data yang ada, jumlah penduduk laki-laki sebanyak 187.655 jiwa dan jumlah penduduk perempuan 184.173 jiwa. Data berupa informasi berupa tulisan dan dokumentasi serta diperoleh dari berbagai sumber yang berkaitan dengan tujuan penelitian.

Pada sumber primer, data diperoleh melalui wawancara langsung dengan pelaku budaya, sedangkan pada sumber sekunder data yang diperoleh tidak diberikan langsung kepada pengumpul data, yakni melalui beberapa orang atau berdasarkan dokumentasi.

Tabel 3.1 Jenis dan Sumber Data
Tabel 3.1 Jenis dan Sumber Data

Fokus Penelitian

Teknik Pengumpulan Data

Metode observasi ini menggunakan formulir observasi yang berisi pernyataan-pernyataan yang berkaitan dengan tujuan permasalahan pada saat pengumpulan data. Menurut Eli dan Dhanu, dalam metode observasi, peneliti melakukan observasi langsung di lapangan sebagai non observasi. Pada metode wawancara, pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan wawancara kepada pelaku budaya dan tokoh adat yang ada di kota Bengkulu untuk memperoleh data asli secara langsung.

Menurut Eli dan Dhanut, dalam metode wawancara, peneliti melakukan wawancara terhadap beberapa informan untuk memperoleh informasi. Pada metode dokumentasi, data diperoleh melalui potret atau foto dari kegiatan pernikahan adat atau buku-buku yang berkaitan dengan penelitian. Menurut Muthia, cara dokumentasinya adalah dengan mengambil gambar atau foto pada saat kegiatan di masyarakat. 39 Menurut Eli dan Dhanu, cara dokumentasinya adalah dengan mengambil gambar pada saat kegiatan dan wawancara dengan narasumber. 40.

Tabel 3.2 Kisi-kisi Wawancara
Tabel 3.2 Kisi-kisi Wawancara

Uji Keabsahan Data

Observasi diperpanjang merupakan kegiatan yang dilakukan peneliti untuk kembali ke lapangan dan mewawancarai kembali sumber yang pernah ditemuinya maupun sumber baru. Dengan cara ini, keamanan terhadap data dan kejadian dapat terekam secara pasti dan sistematis. Sebagai bahan bagi peneliti untuk meningkatkan ketekunannya dapat membaca berbagai referensi seperti buku, hasil penelitian peneliti lain dan dokumentasi yang berkaitan dengan penelitian.

Transferabilitas bergantung pada penggunanya, sedangkan hasil penelitian dapat digunakan dalam konteks dan situasi sosial lainnya. Oleh karena itu, peneliti harus menyusun laporannya dengan uraian yang rinci, jelas, dan sistematis agar dapat dipercaya. Seringkali seorang peneliti tidak melakukan proses penelitian yang sebenarnya, namun peneliti tetap dapat memberikan data.

Peneliti harus mampu menunjukkan bahwa seluruh rangkaian proses penelitian dimulai dari menentukan fokus/masalah, memasuki lapangan, mengumpulkan. Apabila hasil penelitian merupakan tujuan dari proses penelitian yang dilakukan, maka penelitian tersebut telah memenuhi standar konfirmasi.

Teknik Analisis Data

Hasil observasi menunjukkan bahwa Bimbang Gedang merupakan upacara perkawinan adat yang ada di kota Bengkulu. Tarian dalam Bimbang Gedang juga bermacam-macam, yaitu tari Rendai, tari saputangan, tari gendang, tari piring, tari mabuk, tari kecik dan tari selendang panjang atau bisa juga disebut tari kain panjang. Menari di Bimbang Gedang bukan hanya kegiatan tradisional yang dilakukan masyarakat kota Bengkulu.

Kegiatan tari Bimbang Gedang mempunyai peranan yang sangat besar bagi masyarakat Kota Bengkulu yaitu mempererat hubungan persahabatan antar masyarakat. Perbedaan penelitian ini dengan penelitian sebelumnya adalah etnomatematika pada penelitian ini akan ditemukan pada tarian Bimbang Gedang. Penelitian etnomatematika berkaitan dengan konsep matematika apa saja yang terdapat dalam budaya tari Bimbang Gedang pada masyarakat Kota Bengkulu.

Kegiatan berhitung dapat dilihat dari jumlah masing-masing penari dan pasangan penari yang membawakan tarian Bimbang Gedang. Dalam setiap gerak tari Bimbang Gedang khususnya tari saputangan dan tari piring.

Gambar 4.1 Malam Bimbang Gedang
Gambar 4.1 Malam Bimbang Gedang

DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA

Analisis Data

Sudut siku-siku dapat dilihat dari gerak tangan penari pada tarian tap ketika tangan kiri penari diangkat, seperti terlihat pada Gambar 4.15. Selain dilihat dari gerak tangan penari tap yang tegak lurus juga dapat dilihat dari gerak tangan penari pada tari piring yang terlihat pada Gambar 4.16. Sudut tumpul terlihat dari gerakan tangan penari pada tarian tap, seperti terlihat pada Gambar 4.17.

Kesejajarannya terlihat dari gerakan tangan penari piring pada saat piring diputar, seperti terlihat pada Gambar 4.19. Bentuk persegi panjang dapat dilihat dari gerakan tangan penari tap pada saat memulai gerakan awal tari, dapat dilihat pada Gambar 4.20. Bentuk segitiga terlihat dari sisa gulungan saputangan yang digunakan sebagai alat bantu dalam tarian saputangan, seperti terlihat pada Gambar 4.21.

Bentuk lingkaran terlihat dari permukaan alat yang digunakan dalam menari piring yaitu piring seperti terlihat pada Gambar 4.22. Bentuk bulat juga terlihat pada alat musik pengiring tarian yaitu gendang pendek seperti terlihat pada Gambar 4.23.

Gambar 4.11 Pola Langkah Kaki Dalam Tari Sapu  Tangan (Langkah 3)
Gambar 4.11 Pola Langkah Kaki Dalam Tari Sapu Tangan (Langkah 3)

Keterbatasan Penelitian

Manakala kajian lepas bertujuan untuk menghuraikan peringkat Bimbang Gedang secara terperinci dan mengkaji adat budaya dan sosial masyarakat. Berdasarkan sosial dan keagamaan Bimbang Gedang adalah adat yang dikaitkan atau berpaksikan sara' di mana sara' ialah orang yang mempunyai ilmu agama seperti pendakwah, imam yang dikaitkan dengan kitab Allah SWT dan aktiviti. Etnografi tarian di Bimbang Gedang tercipta apabila penari melakukan gerakan tarian dan juga tercipta daripada alat muzik yang dimainkan sebagai iringan tari.

Selain bentuk datar, ada juga bentuk spasial yang terdapat pada alat musik pengiring tarian. Diharapkan kepada pemerintah kota Bengkulu agar lebih berterima kasih kepada para peneliti yang ingin meneliti kebudayaan yang ada yaitu dengan membuat buku sejarah kebudayaan kota Bengkulu karena hal ini sangat penting sebagai bahan penelitian selanjutnya. Penulis kemudian melanjutkan pendidikan dasar di SD Negeri 87 Kota Bengkulu pada tahun 2006 dan tamat pada tahun 2012.

Penulis kemudian melanjutkan pendidikan SMA di SMP Negeri 8 Kota Bengkulu pada tahun 2012 dan lulus pada tahun 2015. Penulis kemudian melanjutkan pendidikan SMA di Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Bengkulu pada tahun 2015 dan lulus pada tahun 2018.

PENUTUP

Saran

Penelitian ini dilakukan untuk menemukan konsep matematika secara umum tanpa memperhatikan materi tingkat sekolah, sehingga peneliti selanjutnya dapat menghubungkan konsep matematika dengan materi tingkat sekolah dan membahasnya secara mendalam. Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan pedoman untuk penelitian selanjutnya yang lebih detail mengenai hubungan matematika dengan budaya atau etnomatematika. Bagi guru, penelitian ini dapat dijadikan referensi sebagai alat untuk menjelaskan konsep dasar matematika kepada siswa.

Pada tahun berikutnya, penulis melanjutkan pendidikannya di Program Studi Matematika, Jurusan Sains dan Pendidikan Sosial, Fakultas. Penulis melakukan penelitian ini di bawah bimbingan Ibu Resti Komala Sari, M.Pd dan Ibu Mela Aziza M.Si dengan judul.

Gambar 1. Acara Bimbang Gedang
Gambar 1. Acara Bimbang Gedang

Gambar

Tabel 2.1 Jenis Tarian Pada Malam Bedendang  No   Nama Tari  Jumlah Pemain
Gambar 2.1 Kerangka Berpikir
Tabel 3.1 Jenis dan Sumber Data
Tabel 3.2 Kisi-kisi Wawancara
+7

Referensi

Dokumen terkait

Hasil dari Penelitian menunjukan bahwa bagian-bagian atau bentuk motif pada batik Basurek Bengkulu memiliki etnomatematika yang berkaitan dengan konsep matematika di antaranya