• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROPOSAL Kewirausahaan

N/A
N/A
Muhammad Alparezi

Academic year: 2024

Membagikan "PROPOSAL Kewirausahaan"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

PROPOSAL KEWIRAUSAHAAN CIRENG HUKUM (CIRUM)

Anggota:

Muhammad Alparezi 2308016029

Yudias Fernandes 2308016030

Dicky Wimanjaya Limanto 2308016032 Arnani Widjanarko 2308016049

Muhammad Afrian 2308016050

Rabiatul Adawia 2308016054

Mustika Ayu 2308016055

FAKULTAS HUKUM PROGRAM STUDI ILMU HUKUM UNIVERSITAS MULAWARMAN

2024

(2)

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan proposal kami tepat pada waktunya. Karena keterbatasan kemampuan, kami yakin masih banyak kekurangan dari proposal kami baik itu pengantar, isi, cara penulisan juga penyampaiannya. Oleh karena itu, kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun, selalu kami harapkan demi kesempurnaan proposal ini.

Akhir kata, kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan dalam penyusunan proposal dari awal sampai akhir. Kami berharap semoga proposal mengenai kewirausahaan “CIRUM” ini dapat memberikan manfaat maupun inpirasi terhadap pembaca.

Samarinda, September 2024

Kelompok 2

(3)

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ... 1

DAFTAR ISI ... 1

BAB I PENDAHULUAN ... 1

A. Latar Belakang ... 1

B. Visi dan Misi Usaha ... 1

C. Tujuan Usaha ... 2

D. Manfaat Usaha ... 2

BAB II TINJAUAN UMUM ... 1

A. Konsep Usaha ... 1

B. Struktur Organisasi ... 1

C. Target Penjualan ... 2

D. Strategi Promosi dan Pemasaran ... 2

BAB III RANCANGAN ANGGARAN BIAYA ... 1

A. Laporan Keuangan ... 1

BAB IV TEORI PELAKSANAAN ... 1

A. Alat dan Bahan ... 1

B. Proses Pembuatan ... 1

BAB IV PENUTUP ... 1

(4)

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Kegiatan wirausaha merupakan suatu kegiatan yang dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan, upah, atau laba usaha dan juga untuk mendapatkan pengalaman dalam berwirausaha. Tidak mungkin seseorang berwirausaha tanpa memiliki tujuan untuk memperoleh keuntungan atau laba. Untuk itu, penting untuk melihat produk apa yang ditawarkan dan usaha apa yang ingin dijalankan. Tentu semua hal ini haruslah disesuaikan dengan minat dan permintaan dari target pembeli. Seorang wirausaha tentulah harus melihat bagaimana dengan keadaan pasar pada saat ini, harus melihat bagaimana tren yang ada saat ini agar produk yang ditawarkan tersebut mendapatkan tempat di pasar dan sesuai dengan tren yang ada.

Untuk itulah, kami memilih cireng sebagai produk yang ingin kami tawarkan kepada pembeli. Cireng (singkatan dari aci digoreng dalam bahasa Sunda atau tepung kanji yang digoreng) adalah makanan ringan yang berasal dari daerah Sunda yang dibuat dengan cara menggoreng campuran adonan yang berbahan utama tepung kanji atau tapioka. Cireng sendiri merupakan makanan ringan yang banyak digemari oleh anak-anak dan orang dewasa. Sebagai seorang wirausaha yang penuh dengan inovasi, banyak pengusaha cireng yang telah melakukan inovasi dan modifikasi terhadap cireng agar dapat sesuai dengan keadaan pasar. Inovasi tersebut seperti cireng disubstitusi dengan bahan lain dan dimodifikasi seperti diberi isi didalamnya.

Sehingga kami memilih cireng sebagai produk yang kami jual dan tawarkan kepada pembeli. Dengan melihat keadaan pasar saat ini, kami melihat bahwa cireng masih sesuai dengan minat masyarakat dan dapat menjadi produk jualan yang laku dipasaran.

B. Visi dan Misi Usaha

Visi: Menjadikan usaha cireng sebagai usaha yang memiliki dan menjual produk yang berkualitas, serta inovatif agar dapat bersaing di pasaran

Misi: Mengutamakan kualitas produk (baik, sehat, dan bergizi) dan mengutamakan pelayanan yang memuaskan pembeli

(5)

C. Tujuan Usaha

Usaha cireng ini tidak hanya bertujuan untuk mendapatkan keuntungan finansial, tetapi juga berperan penting dalam melatih jiwa dan karakter kewirausahaan kami sebagai mahasiswa. Melalui pengalaman langsung dalam menjalankan usaha,kami dapat mengembangkan sikap kepemimpinan dan kemampuan kerja sama yang efektif. Dengan demikian, usaha ini menjadi sarana pembelajaran yang komprehensif, membantu kami sebagai mahasiswa untuk siap menghadapi tantangan di dunia kerja dan bisnis di masa depan.

D. Manfaat Usaha

a. Menumbuhkan sikap kewirausahaan dari mahasiswa

b. Menumbuhkan sikap kepemimpinan dan kerja sama diantara mahasiswa c. Menumbuhkan semangat berinovasi dalam berwirausaha bagi mahasiswa

(6)

BAB II TINJAUAN UMUM

A. Konsep Usaha

Cirum (Cireng Hukum) adalah usaha makanan ringan khususnya cireng yang menyediakan cireng dengan varian isi dan rasa. Untuk produk yang tawarkan dapat dibagi menjadi 2 jenis yaitu cireng yang sudah digoreng dan cireng yang masih dalam keadaan beku. Dalam hal ini, untuk cireng yang digoreng, kami menggunakan sistem pre-order yang kami buka pada hari Senin-Kamis. Untuk pengantaran sendiri, kami hanya menyediakan jasa pengantaran pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu untuk produk cireng yang sudah digoreng. Sedangkan untuk cireng yang dalam keadaan beku, produk tersebut akan ready setiap hari dan dapat diantar setiap hari juga.

Selain itu, kami juga membuat akun instagram usaha kami, yaitu

@cirumfh2023. Dalam akun instagram ini akan memuat mengenai informasi produk yang kami tawarkan dan jual. Selain itu akun ini juga akan menjadi media promosi dari usaha kami.

B. Struktur Organisasi

Struktur organisasi kami terbagi menjadi 6 unit kerja, yang dimana 1 orang akan merangkap 2 pekerjaan.

Unit Kerja 1: Koordinator dan Timbalan-timbalannya

1. Koordinator Umum merangkap Koordinator UK 2: Mustika Ayu

2. Timbalan KU 1 merangkap Koordinator UK 3: Dicky Wimanjaya Limanto 3. Timbalan KU 2 merangkap Koordinator UK 4: Muhammad Afrian

Unit Kerja 2: Proses Pembuatan dan Pengemasan 1. Mustika Ayu (Koordinator UK 2) 2. Rabiatul Adawia

3. Arnani Widjanarko

Unit Kerja 3: Sekretariat (Pembuat Laporan dan Dokumentasi) 1. Dicky (Koordinator UK 3)

2. Fernandes

3. Muhammad Alparezi

(7)

Unit Kerja 4: Bendahara dan Akuntan

1. Muhammad Afrian (Koordinator UK 4) 2. Arnani Widjanarko

3. Fernandes

Unit Kerja 5: Pengantaran

1. Rabiatul karena warlok (Koordinator UK 5) 2. Muhammad Alparezi

C. Target Penjualan

Target pasar atau target penjualan kami ialah semua kalangan namun utamanya adalah mahasiswa Universitas Mulawarman, terlebih mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Mulawarman. Selain itu, target lainnya adalah kerabat dan orang-orang terdekat baik teman maupun keluarga.

D. Strategi Promosi dan Pemasaran

Kami melakukan pemasaran dengan dua pendekatan utama, yaitu secara langsung dan melalui media sosial seperti Instagram dan WhatsApp. Pertama-tama, kami memulai promosi dengan mengenalkan produk kami secara langsung kepada keluarga, teman, dan kenalan dekat. Kami percaya bahwa pendekatan personal ini dapat membangun kepercayaan dan memberikan pengalaman langsung mengenai produk kami.

Selanjutnya, kami akan secara rutin memposting konten di akun Instagram, baik di akun resmi usaha kami maupun di akun pribadi kami. Dengan cara ini, kami berharap dapat menjangkau audiens yang lebih luas dan beragam. Selain itu, kami juga akan memanfaatkan fitur status di WhatsApp untuk memberikan informasi terbaru dan menarik perhatian kontak kami. Dengan kombinasi strategi ini, kami berharap dapat meningkatkan visibilitas dan daya tarik produk kami di berbagai kalangan.

(8)

BAB III

RANCANGAN ANGGARAN BIAYA

A. Laporan Keuangan

Dengan tujuan untuk selalu memudahkan kami dalam melakukan perhitungan keuangan, yang terdiri dari modal, pengeluaran, pemasukan, serta keuntungan. Maka kami menyusunnya dalam tabel berikut:

Modal : Modal awal didapatkan dari iuran setiap anggota kelompok sebesar 50.000 Pengeluaran: a. Biaya bahan pembuatan

b. Biaya alat operasional

BIAYA BAHAN PEMBUATAN PRODUK

No Bahan Jumlah Harga Satuan Total

1 Tawon Minyak

Goreng 1 Rp 34.700 Rp 34.700,-

2 Sasa Bumbu 250 gr 1 Rp 13.200 Rp 13.200,- 3 Segitiga Biru 1kg 1 Rp 12.500 Rp 12.500,- 4 Rose Tapioka 500 gr 3 Rp 6.100 Rp 18.300,-

5 Sasa Sambal Asli 1 Rp 6.000 Rp 6.000,-

6 Gula 1 Rp 16.000 Rp 16.000,-

7 Lada 1 Rp 8.000 Rp 8.000,-

8 Royco Ayam 1 Rp 6.000 Rp 6.000,-

9 Asam Jawa 1 Rp 10.000 Rp 10.000,-

10 Terasi 1 Rp 3.000 Rp 3.000,-

11 Cabai Rawit 1 Rp 8.000 Rp 8.000,-

12 Bawang Putih 1 Rp 5.000 Rp 5.000,-

13 Daun Bawang 1 Rp 5.000 Rp 5.000,-

BIAYA OPERASIONAL

No Bahan Jumlah Harga Satuan Total

1 Teko Saringan 1 Rp 30.000 Rp 30.000,-

2 Gas Melon 3kg 1 Rp 28.000 Rp 28.000,-

3 Baskom Gajah 1 Rp 7.000 Rp 7.000,-

4 Baskom Henka 1 Rp 5.000 Rp 5.000,-

5 Polesan Kue Candid 1 Rp 1.000 Rp 1.000,- 6 Sendok Nasi Golden 1 Rp 4.000 Rp 4.000,-

7 Plastik Merah 1 Rp 1.000 Rp 1.000,-

Total Rp 76.000,-

(9)

BAB IV

TEORI PELAKSANAAN

A. Alat dan Bahan

Alat yang diperlukan dalam proses pembuatan cireng yakni:

1. Wajan: Untuk menggoreng cireng.

2. Spatula: Untuk mengaduk adonan dan menggoreng.

3. Mangkuk Besar: Untuk mencampur adonan.

4. Panci: Untuk merebus bahan biang.

5. Cobek dan Ulekan: Jika ingin membuat bumbu rujak atau sambal kacang.

6. Saringan: Untuk meniriskan cireng setelah digoreng.

Bahan yang diperlukan untuk membuat cireng yakni:

1. Tepung Tapioka: 600 gram.

2. Bawang Putih: 6 siung, dihaluskan.

3. Kaldu Bubuk: 2 sendok teh.

4. Garam: 1/2 sendok teh.

5. Air: 400 ml.

B. Proses Pembuatan

Berikut tahapan dari cara pembuatan cireng

1. Membuat Adonan Biang: Panaskan air dalam panci. Kemudian masukkan bawang putih yang sudah dihaluskan, garam, kaldu bubuk, dan 2 sendok makan tepung tapioka, lalu aduk hingga adonan mengental dan menyerupai lem.

2. Membuat Adonan Cireng: Tuang sisa tepung tapioka ke dalam mangkuk besar.

Masukkan adonan biang yang sudah matang ke dalam mangkuk berisi tepung tapioka. Aduk hingga semua bahan tercampur rata dan adonan bisa dipulung.

3. Membentuk Cireng: Ambil secuil adonan, pipihkan sesuai selera. Lanjutkan hingga adonan habis.

4. Menggoreng Cireng: Panaskan minyak dalam wajan dengan api sedang. Goreng adonan cireng hingga matang dan berwarna keemasan. Angkat dan tiriskan.

(10)

Berikut tahapan pembuatan untuk bumbu pelengkap dari cireng:

1. Bumbu Rujak:

• 4 buah cabai rawit.

• 2 siung bawang putih.

• 2 keping gula merah.

• 2 sendok makan air asam jawa.

• 1 sendok teh garam.

• Haluskan semua bahan dan koreksi rasa.

2. Sambal Kacang:

• 100 gram kacang goreng.

• 3 buah cabai merah.

• 2 siung bawang putih.

• 400 ml air.

• 1/2 sendok teh garam.

• 2 sendok makan gula merah, sisir.

• 1 sendok teh asam jawa, larutkan dengan 60 ml air panas.

• 2 sendok makan minyak goreng.

• 1 sendok makan kecap manis.

• Haluskan kacang, cabai merah, dan bawang putih dengan blender. Tumis kacang dan tambahkan air, garam, gula, dan air asam jawa. Tambahkan kecap, masak hingga mengental

3. Cuko

Bahan: 500 gram gula aren, 2 sendok makan gula pasir, 10 buah cabai rawit, 7 siung bawang putih, 1 sendok teh garam, 2 sendok teh air asam jawa (larutkan dalam 2 sendok makan air), 1000 ml ai

Tahap Pembuatan:

• Didihkan air dalam panci.

• Tambahkan gula aren dan gula pasir, aduk hingga larut.

• Haluskan cabai rawit dan bawang putih, lalu masukkan ke dalam panci bersama garam, aduk rata.

• Tuangkan larutan air asam jawa, aduk kembali.

• Masak hingga mendidih, koreksi rasa.

• Dinginkan sebelum disajikan.

(11)

BAB V PENUTUP

Dengan komitmen yang mendalam terhadap kualitas, inovasi, dan keberlanjutan, kami memiliki keyakinan yang kuat bahwa usaha UMKM “Cireng Hukum alias CIRUM”

akan menjadi kontributor signifikan dalam industri kuliner serta mampu memenuhi dan melampaui ekspektasi pelanggan. Kami berharap proposal ini dapat diterima dengan baik oleh semua pihak yang berkepentingan, dan kami sangat antusias untuk menjalin kerja sama dengan berbagai pihak guna merealisasikan visi dan misi kami.

Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan menjaga kualitas produk kami agar selalu dapat memberikan yang terbaik kepada pelanggan. Selain itu, kami juga berfokus pada keberlanjutan dalam setiap aspek operasional kami, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

Terima kasih atas perhatian dan kesempatan yang diberikan kepada kami. Kami sangat berharap dapat menjalin kerja sama yang baik dan produktif dengan semua pihak yang terlibat, sehingga kita dapat mencapai kesuksesan bersama. Kami siap untuk berkontribusi secara maksimal dan berkolaborasi demi mencapai tujuan bersama.

Referensi

Dokumen terkait

Besar Harapan kami agar proposal ini dapat menjadi bahan pertimbangan dari pihak manajemen PT Bintang Toedjoe untuk menerima kami sebagai mahasiswa yang ingin melakukan

Menciptakan ruang (sphere) yang cenderung bebas dari hegemoni kelompok manapun serta independen. Membangun jaringan dengan berbagai kelompok dan menjalin kerja sama dengan

bantuan lainnya agar dana yang diterima daerah dapat meningkat; melakukan berbagai bentuk kerja sama dengan pihak swasta dan lembaga keuangan agar berbagai program pembangunan

Setelah usulan/proposal dapat diterima Pihak Ketiga dan Pihak Ketiga menyerahkan objek hibah yang dimohonkan, maka SOPD/Unit Kerja yang membidangi langsung objek hibah

Jika proposal hibah yang layak sudah diterima, satu atau lebih pemberian hibah akan dilakukan dalam waktu 14 hari kerja sejak rapat PAC dengan syarat penerima hibah menyerahkan

Usaha lain yang dilakukan pemerintah adalah dengan menjalin kerja sama dan koordinasi dengan berbagai pihak, baik dalam maupun luar negeri dalam pencegahan pembuatan dan penyebarluasan

LAPORAN PELAKSANAAN PRAKTEK PEMANTAPAN KEMAMPUAN MENGAJAR (PKM) Disusun Untuk Memenuhi Persyaratan Mata Kuliah Pemantapan Kemampuan Mengajar (PDGK 4209) S1 PGSD Universitas Terbuka DISUSUN OLEH : NAMA : .....................NIM : .....................SEMESTER: IV (EMPAT) UPBJJ : UT PANGKAL PINANG POKJAR : MUNTOK MASA REGISTRASI : 2015.1 FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIT PROGRAM BELAJAR JARAK JAUH UNIVERSITAS TERBUKA PANGKAL PINANG TAHUN 2015 2 / 9 ii LEMBAR PENGESAHAN LAPORAN PELAKSNAAN PRAKTEK PEMANTAPAN KEMAMPUAN MENGAJAR (PDGK 4209) Oleh ..................... telah diketahui dan disahkan oleh Bapak Sarbudiono, S.Pd selaku Pembimbing Mata Kuliah Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM) di UPBJJ UT Pangkal Pinang Pokjar Muntok sebagai salah satu tugas akhir semester IV (Empat). Tempat : Muntok Hari : Minggu Tanggal : Mei 2015 Pembimbing Mahasiswa Sarbudiono, S.Pd ..................... NIP. 19680528 199103 1 005 NIM. ..................... 3 / 9 iii KATA PENGANTAR Alhamdullilah, segala puji syukur atas kehadirat Allah SWT dan atas berkat rahmat, hidayah dan karunia-Nya, sehingga akhirnya penulis dapat menyelesaikan laporan pelaksanaan praktek Pemantapan Kemampuan Mengajar ini dengan baik. Melalui mata kuliah ini, penulis berlatih untuk menerapkan berbagai pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang telah dipelajari dalam kegiatan merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi kegiatan pembelajaran, sehingga penulis dapat mengoreksi diri agar menjadi seorang guru yang profesional. Penyusunan laporan tugas akhir semester IV ini tentu tidak lepas dari bimbingan dan arahan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan laporan ini, diantaranya : 1.Bapak Drs. Syarif Fadillah, M.Si, selaku kepala UPBJJ UT Pangkal Pinang; 2.Bapak Hermansyah selaku pengelolah UT pangkal Pinang Pokjar Muntok; 3.Bapak Sarbudiono, S.Pd selaku Pembimbing Mata Kuliah Pemantapan Kemampuan Mengajar di UPBJJ UT Pangkal Pinang Pokjar Muntok; 4.Bapak Mulkan selaku Kepala Sekolah Dasar Negeri 4 Jebus; 5.Bapak Sarmin selaku Kepala sekolah Dasar Negeri 5 Simpang Teritip; 6.Bapak Jhoni Darma Putra, S.Pd.SD selaku Kepala Sekolah Dasar Negeri 6 Parittiga; 7.Bapak Parjana, S.Pd.SD selaku Supervisor 2 yang telah banyak membantu penulis dalam melaksanakan Praktek Pemantapan Kemampuan Mengajar; 8.Kedua orang tua dan teman Mahasiswa yang telah memberi bantuan baik moral, maupun materi dan juga semua pihak yang telah banyak membantu dalam pembuatan laporan ini. Penulis menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari kesempurnaan walaupun penulis telah bekerja dengan maksimal. Maka dari itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari semua pihak guna perbaikan, selanjutnya penulis berharap Laporan pelaksanaan praktek Pemantapan Kemampuan Mengajar ini akan memberi manfaat bagi pembaca, dan semua pihak yang berkepentingan. Muntok, Mei 2015 Penulis, 4 / 9 iv DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL ............................................................................... i LEMBAR PENGESAHAN ......................................................................... ii KATA PENGANTAR ................................................................................. iii DAFTAR ISI ........................................................................................ iv BAB I. PENDAHULUAN......................................................................1 A.Latar Belakang ...........................................................................1 B.Deskripsi Profil Mahasiswa .............................................................2 BAB II. PELAKSANAAN PKM.......................................................................... 3 A.Manfaat Mengikuti PKM ...............................................................3 B.Tempat Pelaksanaan PKM ..............................................................3 C.Waktu Pelaksanaan PKM ...............................................................3 BAB III. ULASAN PROSES SELAMA PELAKSANAAN PKM .....................5 A.Temuan Dalam Praktek Mengajar Mata Pelajaran Eksakta ........................5 B.Temuan Dalam Praktek Mengajar Mata Pelajaran Non Eksakta ..................5 BAB IV. PENUTUP.............................................................................6 A.Kesimpulan ................................................................................. 6 B.Saran ......................................................................................... LAMPIRAN ............................................................................................. oLembar Kelengkapan Berkas Laporan Praktek PKM ...............................oSurat Rekomendasi Kepaka Sekolah ...................................................oSurat Kesediaan Teman Sejawat .......................................................o10 (Sepuluh) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ...................................... o3 (Tiga) APKG 1 dan APKG 2 .........................................................o10 (Sepuluh) Lembar Refleksi .........................................................o10 (Sepuluh) Lembar Observasi .......................................................oJurnal Pembimbingan .................................................................... 5 / 9 1 BAB I PENDAHULUAN A.Latar Belakang Mengajar pada hakekatnya ialah membelajarkan siswa, dalam arti mendorong dan membimbing siswa belajar. Membelajarkan siswa mengandung maksud agar guru berupaya mengaktifkan siswa belajar. Dengan demikian, di dalam proses pembelajaran guru menggunakan berbagai strategi dan media semata-mata supaya siswa belajar (Sri Anitah W, dkk, 2009:1.3). Guru adalah pendidik professional dengan tugas utama adalah mendidik, mengajar, membimbing, melatih, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Ketegasan di atas menjelaskan bahwa guru harus memiliki sikap keprofesionalisme yang harus dimiliki. Profesional sendiri adalah suatu pekerjaan atau kegiatan yang dilakukan seseorang dan menjadi sumber penghasilan kehidupan yang memerlukan keahlian, kemahiran, atau kecakapan yang memenuhi standar mutu atau norma tertentu serta memerlukan pendidikan profesi. Berdasarkan pelaksanaan kegiatan Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM) yang telah dilaksanakan, diharapkan memperoleh pengetahuan dan pengalaman dan untuk mengetahui hasil pelaksanaan kegiatan Pemantapan Kemammpuan Mengajar (PKM) maka perlu disusun laporan hasil pelaksanaan kegiatan tersebut guna dijadikan acuan untuk pelaksanaan pembelajaran lebih baik. Kegiatan Praktek Pemantapan Kemampuan Mengajar dilaksanakan di SD Negeri 4 Jebus yang beralamat di Desa Limbung, Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat. SD Negeri 4 Jebus dikepalai oleh bapak Mulkan memiliki 7 tenaga pendidik dan 2 tenaga kependidikan. Sekolah ini memiliki 6 rombel dengan jumlah siswa 108 orang yang kebanyakan merupakan penduduk setempat.

Wabah Covid-19 sebagai pandemi yang menyebar dengan cepat dan masif. Satu-satunya cara untuk memutus mata rantai penularan adalah melalui pembatasan pergerakan orang. Pemerintah Indonesia telah menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Peraturan Pemerintah No. 21 Tahun 2020 guna melindungi masyarakat. Di sisi lain, pemberlakuan PSBB Covid justru menimbulkan kesulitan ekonomi bagi sebagian kelompok masyarakat. Seperti pelaku usaha transportasi, pariwisata, perhotelan, rumah makan, dan pedagang kaki lima. Tak sedikit perusahaan yang melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) atau merumahkan karyawan. Kesulitan ekonomi berdampak pada pelaksanaan perjanjian yang sebelumnya berjalan lancar, tiba-tiba tidak bisa lagi dipenuhi karena pihak debitur mengalami penurunan bahkan kehilangan penghasilan. Berbagai kewajiban berdasarkan perjanjian tidak bisa