• Tidak ada hasil yang ditemukan

Proposal Wirausaha Pesawat Bambu

N/A
N/A
hanifa ramadhani

Academic year: 2024

Membagikan "Proposal Wirausaha Pesawat Bambu"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

SMA ISLAM PLUS TAHFIZH ATTAUFIQ PROPOSAL WIRAUSAHA PESAWAT BAMBU A. Nama produk:

Pesawat Bambu

Bambu merupakan bahan yang mudah didapatkan di kebun-kebun yang ada di pedesaaan. Bambu bisa tumbuh dimana saja yang cocok dengan ekosistemnya. Karena jumlahnya yang banyak, maka bambu tersebut dapat dimanfaatkan sebagai karya kerajinan.

Bambu dapat dihasilkan untuk kerajinan dengan motif, corak dan bentuk yang berbeda-beda seunik

mungkin.Dalam kelompok kami,kami menggunakan bahan bambu dan dirangkai menjadi suatu kerajinan yang dapat bermanfaat bagi masyarakat.Dengan hal itu kami memanfaatkan bahan bambu tersebut dan dijadikan sebuah hasil karya kerajinan pesawat terbang dari bamboo

B. Strategi Pemasaran:

1. strategi produk:

kami berencana menjual hiasan dinding dari bambu yaitu pesawat terbang

2. strategi harga:

Produk ini dijual dengan harga yang relative lebih murah daripada hiasan dinding lain pada umumnya, yaitu Rp. 10.000 per bijinya

3. strategi tempat:

produk ini rencananya akan dijual di pasar global tepat nya di pasar kerajinan tangan dunia asia pada pukul 10.00 am sampai selesai

4. Strategi promosi:

promosi akan dilakukan dengan cara online yaitu dengan mempromosikan nya lewat aplikasi seperti twitter,facebook, Instagram dll, offline dengan cara membuat poster atau spanduk untuk dibagikan kepada konsumen.

C. Ananlisis rencana keuangan:

1. perkiraan pendapatan:

a. modal awal

No Nama Barang Harga

1. Pernis + Kuas Rp.15.000

2. Cutter Rp.2.000

3. Bambu Rp.-

4. Triplek Rp.-

5. Amplas Rp.3.000

6. Lem Rp.8.000

7 Plastik Mika Rp.2000

TOTAL Rp.30.000

Harga Pokok Produksi

Rp 30.000

Harga Jual

Karena kami mengambil untung Rp. 907/biji, maka harga jualnya menjadi Rp. 2000 Perkiraan pendapatan perhari yaitu :

(2)

Pendapatan Bersih = (Rp. 2000 x 50) – Rp. 100.000 1. Perhitungan BEP

BEP (unit)

= biaya tetap / (harga jual/unit – biaya variable/unit)

= Rp. 30.000 / (Rp.2000 – Rp. 1093)

= Rp. 30.000 / Rp.907

= 33,0

D. Target pasar:

1. target produk:

menjadikan produk pesawat terbang bamboo ini menjadi produk yang digemari oleh berbagai kalangan dan diharapkan dapat berkembang pesat

2. target pasar:

target pasar dari produk ini adalah menjangkau semua kalangan mulai dari orang tua, maupun anak anak.

E. Tim manajemen:

Usaha “pesawat bambu”

1. kasir (Hanifa)

2. pelayanan konsumen (Zuhra)

F. Analisis persaingan:

1. ancaman (threat):

Adanya banyak pesaing apabila pesawat bamboo laris.

2. kekuatan (strenght):

a. pesawat bamboo tidak mudah pecah,kuat serta tahan banting.

b. Aesthetic untuk dipajang di rumah c. Harga bahan baku murah.

3. kesempatan (opportinuty):

a. mudah dalam pemasarannya

b. alat dan bahan baku mudah ditemukan

c. modal yang dibutuhkan tidak terlalu besar, sehingga mampu memproduksinya;

d. harga terjangkau.

4. kelemahan (weakness):

a. bambu rentan terhadap jamur sehingga mudah kotor.

b. Pemasaran belum meluas.

G. Evaluasi resiko:

1. ada sisa yang tidak terjual:

melakukan survei target penjualan produk sehingga tidak terjadi kerugian.

2. pendapatan:

harga jual harus di sesuaikan dengan harga modal sehingga keuntungan yang di dapat maksimal.

3. kontrol keuangan:

a. harus selalu tersedia uang tunai secukupnya untuk kembalian;

b. menyisihkan modal untuk mengantisipasi bila ada biaya yang tidak terduga;

c. menggunakan modal sesuai dengan keperluan usaha;

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh jenis maskapai penerbangan dan harga tiket pesawat terbang terhadap pemesanan tiket pesawat terbang

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui komposisi kimia dari material sudu turbin pesawat terbang; (2) mengetahui struktur mikro dari material sudu turbin pesawat terbang;

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pendapatan dari kerajinan anyaman bambu selama satu tahun, untuk mengetahui besarnya kontribusi kerajinan anyaman bambu

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui komposisi kimia dari material sudu turbin pesawat terbang; (2) mengetahui struktur mikro dari material sudu turbin pesawat terbang;

Tahun 1961 PT Nurtanio (dahulu LAPIP lalu menjadi LIPNUR) sudah mulai membuat pesawat jenis PZL- 104 Gelatik sejak ditandatangani kontrak pembuatan pesawat terbang antara LAPIP

Dengan penambahan satu armada pesawat yang dilakukan PT Garuda Indonesia maka diasumsikan maksimal jam terbang untuk pesawat CRJ1000 Nextgen menjadi 11 jam terbang untuk 5 pesawat,

Kegiatan inti  Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi, guru:  Guru mendemonstrasikan proses pembuatan hiasan dinding dengan pendekatan model  Siswa membuat hiasan dinding

Penulis mengusulkan cara untuk memeriksa kerusakan baut pada proses perawatan pesawat terbang