• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROTEKSI ANAK DARI BAHAYA GADGET

N/A
N/A
Pak Mat

Academic year: 2023

Membagikan "PROTEKSI ANAK DARI BAHAYA GADGET"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

PROTEKSI ANAK DARI BAHAYA GADGET

HALIMATUS SAKDIYAH LUBIS, M.Psi, Psikolog

(2)

BIOGRAFI SINGKAT

Nama : Halimatus Sakdiyah Lubis, S.Psi, M.Psi, Psikolog

Pendidikan : S1--- Program Studi Psikologi Universitas Sumatera Utara S2--- Magister Profesi Psikologi Universitas Sumatera Utara

Pekerjaan : Psikolog Klinis RSUD dr. H. Kumpulan Pane Kota Tebing Tinggi

Pengalaman :

Assesor Tim Rehabilitasi Rawat Jalan Penyalahgunaan Narkoba dan Case Manager HIV/AIDS

Tim Trainer Psychological First Aid (PFA) Ikatan Psikolog Klinis Indonesia

Trainer PFA untuk Pramuka Peduli Kwartir Nasional

Trainer DPA untuk Tenaga Kesehatan Provinsi DKI Jakarta

Trainer dalam Program Kerjasama Kemenkes dan WHO Terkait Penguatan Kesehatan Jiwa

(3)

.

(4)

Prevalensi Pengguna Internet di Indonesia

(5)

Beberapa Alasan Penggunaan Internet

(6)

DURASI ANAK DALAM

BERMAIN GADGET

(7)

Dampak Penggunaan Gadget pada Anak

 Otak kurang terstimulasi

 Menghambat tumbuh kembang

 Obesitas

 Gangguan Tidur

 Mengganggu kesehatan mental

 Agresif

 Kecanduan

 Radiasi

(8)

KECANDUAN PORNOGRAFI PADA

ANAK

(9)

Cara Berkomunikasi dengan Anak Tentang Gadget

1. Diskusikan Kebutuhannya

Bicarakan mengapa anak perlu memiliki gadget dan atau mendapatkan akses ke Internet.

Pastikan bahwa teknologi yang dipakai, termasuk biaya yang harus (rutin) dibayarkan, sesuai dengan kebutuhan.

Hindari memberikan gadget untuk anak secara cuma-cuma 2. Diskusikan Tanggung jawabnya

Pastikan sudah ada kesepakatan mengenai aturan penggunaan dan konsekuensinya.

Anak harus paham, bahwa orang tua berhak menanyakan untuk apa dan bagaimana teknologi tersebut digunakan.

Orangtua juga berhak memeriksa isi ponsel anak.

Tetapkan dan tegaskan konsekuensi kepada anak apabila gadget atau Internet terbu kkkkkkkkkkkk k disalahgunakan

3. Diskusikan Resikonya

Baik orangtua maupun anak harus memahami tentang penyalahgunaan, resiko ataupun hal negatif yang dapat timbul dari penggunaan gadget atau Internet.

Memahami cara pencegahan dan bagaimana menghindarinya.

Selalu ingatkan anak untuk menceritakan kepada orangtua tentang hal yang membuatnya tidak nyaman saat

menggunakan gadget atau Internet.

(10)

Cara Memproteksi gadget Anak

Memproteksi situs Google chrome di smartphone atau tablet:

• Buka aplikasi Google Chrome.

• Ketik keyword yang dicari, yang memiliki konten kekerasan atau dewasa.

• Geser ke bawah, klik “settings (setelan)”, pilih “search setting (setelan penelusuran)”

• Temukan safe search filter (filter telusur aman), pilih “filter explicit result (filter hasil yang gamblang)”

• Lalu geser ke bawah, klik “save”

atau “simpan”

• Tuliskan keyword yang tadi dicari, periksa kembali apakah sudah

tersaring atau belum.

Memproteksi Google chrome di laptop atau komputer:

• Buka Google Chrome.

• Di bagian kanan bawah klik settings atau setelan, pilih search settings atau

• setelan penelusurAan.

• Temukan safe search filter (filter telusur aman), pilih “filter explicit result (filter

• hasil yang gamblang)”.

• Lalu geser ke bawah, klik “save” atau

“simpan”.

• Tuliskan keyword mengenai kekerasan atau konten dewasa, periksa kembali

• apakah sudah tersaring atau belum.

(11)

Cara Memproteksi gadget Anak

Memproteksi Youtube di smartphone atau tablet:

• Buka aplikasi Youtube, masuk ke halaman utama (Home).

• Di bagian kanan atas, ada simbol menu atau titik tiga berjajar kemudian klik

simbolnya.

• Pilih settings (setelan), pilih general (umum).

• Pilih restricted mode (mode terbatas) dan geser sehingga tombol On menyala.

Memproteksi Youtube di laptop dan komputer:

• Buka youtube, masuk ke halaman utama (home).

• Geser ke bagian paling bawah, temukan “mode terbatas atau restricted mode”

• lalu klik on.

• Untuk mengecek fungsi mode, tuliskan keyword mengenai kekerasan atau

• konten dewasa, periksa kembali

apakah sudah tersaring atau belum.

(12)

Cara Memproteksi gadget Anak

Memproteksi Play Store:

• Buka aplikasi Playstore, klik bagian menu atau gambar strip 3 di samping kiri atas.

• Pilih setting, parental control, lalu a an dengan memberi 4 kkkkkkkkkkkk k digit pin yang hanya diketahui oleh orangtua.

• Pilih aplikasi atau games, atur usia sesuai usia anak.

• Secara otomatis, aplikasi dan games yang dicari akan berubah dengan batasan usia.

(13)

Mengenalkan Sisi Positif Era Digital Pada Anak

Kenalkan cara baru berinternet untuk anak seperti :

• Cara baru mencari informasi.

• Cara baru translate bahasa.

• Cara baru belajar berbagai mata pelajaran.

• Cara baru berkarya.

• Cara baru berkomunikasi.

• Cara baru berbisnis.

• Cara baru menulis di dunia maya.

• Cara baru bermain dan mencari hiburan.

• Cara baru menjelajah dunia, dll.

(14)

Referensi

Dokumen terkait

Melalui perancangan kampanye ini, orang tua dapat menyadari untuk mengelola konten tontonan pada gadget yang belum layak bagi anak 3 – 5 tahun.. Kata kunci : gadget, anak, orang

3. Dampak positif dan negatif penggunaan gadget pada anak PAUD Mutiara. Dampak positif penggunaan gadget bagi anak adalah untuk melatih kreativitas anak, anak merasa senang,

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak penggunaan gadget pada anak usia dini di PAUD dan TK.Handayani Bandar Lampung. Tipe penelitian yang

Hubungan antara peran keluarga dalam menghindari dampak negatif penggunaan gadget pada anak dengan perilaku anak dalam penggunaan gadget ini memperoleh hasil yang sama

Apalagi, anak-anak lebih sensitif terhadap radiasi karena otak dan sistem imun yang masih berkembang sehingga risiko mengalami masalah dari radiasi gadget

Tujuan dari sosialisasi ini yaitu untuk mengetahui tingkat pengetahuan anak usia sekolah di desa cot mancang terhadap dampak penggunaan gadget bagi kesehatan.. Dari hasil penelitian

Namun penggunaan gadget secara continue akan berdampak buruk bagi pola perilaku anak dalam kesehariannya, anak-anak yang cenderung terus-menerus menggunakan gadget akan sangat

Anak usia dini akan lebih baik jika tidak menggunakan gadget atau ketika bermain gadget anak tidak dibiarkan, orang tua mendampingi anak, mengontrol penggunaanya dan orang tua tidak