• Tidak ada hasil yang ditemukan

PT. MARINA CHEMICAL INDUSTRY

N/A
N/A
Ahlul Duwi Saputra

Academic year: 2023

Membagikan "PT. MARINA CHEMICAL INDUSTRY"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

TKA 410

TKA 410  –  –  Plant Design  Plant Design

Memo #1 Memo #1

Date

Date : : 17 17 September September 20192019 To

To ::   [email protected] [email protected]   From

From : Erica C: Erica Christy (hristy (14-2016-022), Rama 14-2016-022), Rama Ali FatAli Fathin (14-2016-026), hin (14-2016-026), Irvan ApriaIrvan Apriadi (14-2015-di (14-2015- 096)

096) Re

Re : : kelompok kelompok 1_ 1_ SODIUM SODIUM TETRABORATE TETRABORATE (BORAX) (BORAX) _memo1_memo1 Executive summary

Executive summary

Sodium Tetraborate adalah senyawa kimia dengan rumus kimia Na

Sodium Tetraborate adalah senyawa kimia dengan rumus kimia Na22BB44OO77 yang biasa yang biasa dikenal dengan nama

dikenal dengan nama Borax Borax . Sodium Tetraborate merupakan bahan baku yang biasa. Sodium Tetraborate merupakan bahan baku yang biasa digunakan pada industri keramik, industri gelas, industri deterjen dan industri pupuk .

digunakan pada industri keramik, industri gelas, industri deterjen dan industri pupuk . PabrikPabrik Sodium Tetraborate yang akan didirikan bernama PT. Marina Chemical Industry di KIKC Sodium Tetraborate yang akan didirikan bernama PT. Marina Chemical Industry di KIKC Cikampek, Jawa Barat. Kebutuhan Sodium Tetraborate di Indonesia terbilang cukup tinggi Cikampek, Jawa Barat. Kebutuhan Sodium Tetraborate di Indonesia terbilang cukup tinggi dapat dibuktikan dari data impor pada tahun 2018 sebesar 86.233.482 kg dan akan terus dapat dibuktikan dari data impor pada tahun 2018 sebesar 86.233.482 kg dan akan terus mengalami tren peningkatan setiap tahunnya. Pabrik Sodium Tetraborate

mengalami tren peningkatan setiap tahunnya. Pabrik Sodium Tetraborate  yang akan didirikanyang akan didirikan diharapkan dapat mengurangi kegiatan impor industri dalam negeri. Pabrik ini berkapasitas diharapkan dapat mengurangi kegiatan impor industri dalam negeri. Pabrik ini berkapasitas produksi sebesar 11.500 ton/tahun dan akan mulai beroperasi pada tahun 2023.

produksi sebesar 11.500 ton/tahun dan akan mulai beroperasi pada tahun 2023.

Proses pembuatan Sodium Tetraborate pada PT. Marina Chemical Industry Proses pembuatan Sodium Tetraborate pada PT. Marina Chemical Industry menggunakan bahan baku utama berupa Colemanite, Sodium carbonate, dan air. Untuk menggunakan bahan baku utama berupa Colemanite, Sodium carbonate, dan air. Untuk memenuhi target

memenuhi target produksi PT. Mariproduksi PT. Marina Chemical na Chemical Industry Industry membutuhkan colemanite membutuhkan colemanite yangyang diimpor dari supplier Paris Industries Gujarat India, dan Sodium Carbonate yang diimpor dari diimpor dari supplier Paris Industries Gujarat India, dan Sodium Carbonate yang diimpor dari china yaitu Jinan Runqiang C

china yaitu Jinan Runqiang Chemical Co., Ltd. Pada proses pembuahemical Co., Ltd. Pada proses pembuatan Sodium Tetraborate tan Sodium Tetraborate iniini dipilih proses Paolo Mazzinghi.

dipilih proses Paolo Mazzinghi.

Saat ini harga jual produk Sodium T

Saat ini harga jual produk Sodium Tetraborate sebesar 500-800 USD/ton, berdasarkanetraborate sebesar 500-800 USD/ton, berdasarkan Gross Profit Margin

Gross Profit Margin(GPM) keuntungan yang kami dapat sebesar Rp.(GPM) keuntungan yang kami dapat sebesar Rp. 9.473.723 9.473.723 / ton produk. / ton produk.

Target pasar di sekitar wilayah pabrik kami didirikan cukup banyak, target utama dari Target pasar di sekitar wilayah pabrik kami didirikan cukup banyak, target utama dari pemasaran produk Sodium Tetraborate produksi PT.

pemasaran produk Sodium Tetraborate produksi PT. Marina Chemical Industry yaitu industriMarina Chemical Industry yaitu industri keramik, industri gelas, industri deterjen dan

keramik, industri gelas, industri deterjen dan industri pupuk.industri pupuk.

PT. MARINA CHEMICAL INDUSTRY

PT. MARINA CHEMICAL INDUSTRY

(2)

TK 410

TK 410 – – PLANT DESIGN PLANT DESIGN Project Background Project Background

Sebagai salah satu negara berkembang,

Sebagai salah satu negara berkembang, Indonesia banyak melakukan pengembanganIndonesia banyak melakukan pengembangan di segala bidang, salah satunya adalah pembangunan dibidang industri, termasuk industri di segala bidang, salah satunya adalah pembangunan dibidang industri, termasuk industri kimia. Di era globalisasi ini

kimia. Di era globalisasi ini Indonesia masih bergantung kepada negara lain dalam pemenuhanIndonesia masih bergantung kepada negara lain dalam pemenuhan kebutuhan bahan baku maupun bahan antara dalam industri kimia, salah satunya adalah kebutuhan bahan baku maupun bahan antara dalam industri kimia, salah satunya adalah borax

boraxatau sodium tetraborate.atau sodium tetraborate.

Kebutuhan Sodium tetraborate terus bertambah seiring dengan perkembangan Kebutuhan Sodium tetraborate terus bertambah seiring dengan perkembangan industri - industri di Indonesia. Walaupun tingkat konsumsi sodium tetraborate di Indonesia industri - industri di Indonesia. Walaupun tingkat konsumsi sodium tetraborate di Indonesia cukup besar, Saat ini semua kebutuhan sodium tetraborate masih diimpor dari negara lain.

cukup besar, Saat ini semua kebutuhan sodium tetraborate masih diimpor dari negara lain.

Sehubungan dengan hal tersebut, maka sangat tepat apabila didirikan pabrik Sodium Sehubungan dengan hal tersebut, maka sangat tepat apabila didirikan pabrik Sodium tetraborate di Indonesia dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri dan tidak tetraborate di Indonesia dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri dan tidak menutup kemungkinan untuk dapat diekspor ke luar negeri.

menutup kemungkinan untuk dapat diekspor ke luar negeri.

Sodium tetraborate (Na

Sodium tetraborate (Na22BB44OO77) atau juga dikenal sebagai) atau juga dikenal sebagai borax borax , Borax berfungsi, Borax berfungsi sebagai pengawet kayu, pengawet perekat, bahan untuk menaikkan pH (buffer pH), Fritz sebagai pengawet kayu, pengawet perekat, bahan untuk menaikkan pH (buffer pH), Fritz (Bahan penghalus), Glaze (Bahan pengkilat), Menurunkan temperatur furnace (ruang (Bahan penghalus), Glaze (Bahan pengkilat), Menurunkan temperatur furnace (ruang pembakaran), Mild Antiseptic, Mild Antibactery. Konsumen Borax pentahydrate biasanya pembakaran), Mild Antiseptic, Mild Antibactery. Konsumen Borax pentahydrate biasanya perkebunan sebagai pupuk tambahan yang dicampur dengan NPK, industri kaca, industri perkebunan sebagai pupuk tambahan yang dicampur dengan NPK, industri kaca, industri keramik, industri carton box, industri pengolahan kayu, industri deterjen, dan industri keramik, industri carton box, industri pengolahan kayu, industri deterjen, dan industri pengolahan kertas .

pengolahan kertas .

. Kapasitas produksi secara komersial yang telah ada terlihat pada tabel berikut:

. Kapasitas produksi secara komersial yang telah ada terlihat pada tabel berikut:

Tabel 1.1

Tabel 1.1Kapasitas Produksi Sodium Tetraborate di Luar NegeriKapasitas Produksi Sodium Tetraborate di Luar Negeri No.

No. Nama Nama Pabrik Pabrik Negara Negara Kapasitas Kapasitas (Ton/Tahun)(Ton/Tahun) 1.

1. Etimaden Etimaden Turkey Turkey 115.000115.000 2.

2. US US borax borax Amerika Amerika serikat serikat 320.000320.000 3.

3. Rio Rio Tinto Tinto Amerika Amerika serikat serikat 90.00090.000 4.

4. Borax Borax argentina argentina Argentina Argentina 120.000120.000 5.

5. Quiborax Quiborax SA, SA, chilli chilli 100.000100.000 6.

6.

Searles Valley Minerals, Searles Valley Minerals,

Inc

Inc California California 1.750.0001.750.000 7.

7. Borax Borax Morarji, Morarji, India India India India 240.000240.000 8.

8. Yingkou Yingkou City City Xingdong Xingdong China China 30.00030.000

(3)

Kebutuhan Sodium tetraborate (Na

Kebutuhan Sodium tetraborate (Na22BB44OO77) di dalam negeri dapat di lihat dari tabel 1.1) di dalam negeri dapat di lihat dari tabel 1.1 Tabel 1.2 Kebutuhan sodium tetraborate di Indonesia

Tabel 1.2 Kebutuhan sodium tetraborate di Indonesia Tahun

Tahun

ke- TAHUN

ke- TAHUN

Jumlah Sodium Tetraborate Jumlah Sodium Tetraborate

(ton) (ton) 1

1 2008 2008 33882,26933882,269 2

2 2009 2009 22962,01622962,016 3

3 2010 2010 43611,02543611,025 4

4 2011 2011 62692,16362692,163 5

5 2012 2012 59655,24559655,245 6

6 2013 2013 48172,97348172,973 7

7 2014 2014 73017,03573017,035 8

8 2015 2015 79806,95579806,955 9

9 2016 2016 63862,78563862,785 10

10 2017 2017 78385,52378385,523 11

11 2018 2018 86233,48286233,482 (Sumber : Badan Pusat

(Sumber : Badan Pusat Statistik,2019)Statistik,2019)

Gambar 1.1 Data Kebutuhan Sodium tetraborate Terhadap Tahun Gambar 1.1 Data Kebutuhan Sodium tetraborate Terhadap Tahun

y = 5380x + 27018 y = 5380x + 27018

R² = 0.7828 R² = 0.7828

0 0 10000 10000 20000 20000 30000 30000 40000 40000 50000 50000 60000 60000 70000 70000 80000 80000 90000 90000 100000 100000

0

0 11 22 33 44 55 66 77 88 99 1100 1111 1122    J

   J   u    u   m     l   m     l   a   a     h     h   S   S   o   o     d     d   i   i   u   u   m   m   T   T   e   e   t   t   r   r   a   a       b     b   o   o   r   r   a   a   t   t   e   e     (     (   t   t   o   o   n   n     )     )

Tahun ke- Tahun ke-

(4)

TK 410

TK 410 – – PLANT DESIGN PLANT DESIGN

Berdasarkan gambar 1.1 diketahui bahwa Sodium Tetraborate yang di

Berdasarkan gambar 1.1 diketahui bahwa Sodium Tetraborate yang di impor ke Indonesia dariimpor ke Indonesia dari tahun 2008-2015 mengalami fluktua

tahun 2008-2015 mengalami fluktuatif. tif. Namun pada taNamun pada tahun 2016-2018 mengalami kenaikan.hun 2016-2018 mengalami kenaikan.

Hal ini menandakan kebutuhan sodium tetraborate di

Hal ini menandakan kebutuhan sodium tetraborate di indonesia mengalami kenaikan.indonesia mengalami kenaikan.

Penentuan kapasitas pabrik dapat ditentukan dengan prediksi konsumsi dari Sodium Penentuan kapasitas pabrik dapat ditentukan dengan prediksi konsumsi dari Sodium Bicarbonate. Bila dilakukan pendekatan regresi linear, akan diperoleh persamaan sebagai Bicarbonate. Bila dilakukan pendekatan regresi linear, akan diperoleh persamaan sebagai berikut :

berikut :

y = 5380 x + 27018...(1) y = 5380 x + 27018...(1)

PT. Marina Chemical Industry akan dioperasikan pada tahun 2023, sehingga untuk PT. Marina Chemical Industry akan dioperasikan pada tahun 2023, sehingga untuk mempertimbangkan kapasitas pabrik dapat ditentukan berdasarkan data impor Sodium mempertimbangkan kapasitas pabrik dapat ditentukan berdasarkan data impor Sodium Tetraborate. Berdasarkan persamaan (1) diperoleh perkiraan kebutuhan Sodium Tetraborate Tetraborate. Berdasarkan persamaan (1) diperoleh perkiraan kebutuhan Sodium Tetraborate pada tahun 2023 sebesar :

pada tahun 2023 sebesar :

y = 5380x + 27018 y = 5380x + 27018 y = 5380 (16) + 27018 y = 5380 (16) + 27018 y = 113.098 ton/tahun y = 113.098 ton/tahun

Kebutuhan akan Sodium Tetraborate pada tahun 2023 diprediksi akan mencapai Kebutuhan akan Sodium Tetraborate pada tahun 2023 diprediksi akan mencapai 113.098 ton/tahun. Prediksi dari angka kebutuhan Sodium Tetraborate di Indonesia pada 113.098 ton/tahun. Prediksi dari angka kebutuhan Sodium Tetraborate di Indonesia pada tahun 2023 sudah mencapai lebih dari 100.000 ton.

tahun 2023 sudah mencapai lebih dari 100.000 ton.

Penentuan kapasitas produksi pabrik dilakukan berdasarkan ketersediaan bahan baku, Penentuan kapasitas produksi pabrik dilakukan berdasarkan ketersediaan bahan baku,  jumlah

 jumlah kebutuhan kebutuhan sodium sodium tetraborate tetraborate di di Indonesia, Indonesia, jumlah jumlah produksi produksi dari dari pabrik pabrik lain lain yangyang memproduksi sodium tetraborate, dan kapasitas produksi pabrik terkecil yang memproduksi memproduksi sodium tetraborate, dan kapasitas produksi pabrik terkecil yang memproduksi sodium tetraborate . Sedangkan saingan perusahaan untuk Indonesia

sodium tetraborate . Sedangkan saingan perusahaan untuk Indonesia khususnya daerah Jawakhususnya daerah Jawa Barat tidak ada, karena selama ini pengadaan Sodium Tetraborate di Indonesia masih Barat tidak ada, karena selama ini pengadaan Sodium Tetraborate di Indonesia masih mengimpor dari luar negeri terutama USA, Turkey dan China. Sehingga peluang pendirian mengimpor dari luar negeri terutama USA, Turkey dan China. Sehingga peluang pendirian pabrik di Jawa Barat berdasarkan analisis pasar cukuplah besar. Dengan mempertimbangkan pabrik di Jawa Barat berdasarkan analisis pasar cukuplah besar. Dengan mempertimbangkan hal-hal tersebut, Maka dari itu, untuk menutupi kebutuhan impor Sodium Tetraborate di hal-hal tersebut, Maka dari itu, untuk menutupi kebutuhan impor Sodium Tetraborate di Indonesia, PT. Marina Chemical Industry mengambil 10%

Indonesia, PT. Marina Chemical Industry mengambil 10% dari kebutuhan sodium tetraboratedari kebutuhan sodium tetraborate di indonesia. Ditetapkan bahwa

di indonesia. Ditetapkan bahwa kapasitas produksi kapasitas produksi dari Sodium Tetraborate dari Sodium Tetraborate sebesar 11.500sebesar 11.500 ton/tahun. Spesifikasi produk Sodium Tetraborate yang akan di produksi adalah sebagai ton/tahun. Spesifikasi produk Sodium Tetraborate yang akan di produksi adalah sebagai berikut :

berikut :

(5)

Tabel 1.3 Spesifikasi

Tabel 1.3 Spesifikasisodium tetraborate pentahydratesodium tetraborate pentahydrate   Berat

Berat Molekul Molekul 291.288 291.288 g/molg/mol Warna

Warna White powder or granulesWhite powder or granules Titil

Titil lebur lebur 200 200 °C°C titik

titik didih didih N/AN/A Densitas

Densitas 1.82 1.82 g/cmg/cm33   Bulk

Bulk Density Density 750 750 kg/mkg/m33   Kelarutan

Kelarutan dalam dalam air air 3.8% 3.8% (20 (20 °C), °C), 51.2% 51.2% (100 (100 °C)°C) pH

pH 9.3 9.3 (3% (3% solution)solution) Exact

Exact Mass Mass 292.034 292.034 g/molg/mol Monoisotopic

Monoisotopic Mass Mass 292.034 292.034 g/molg/mol

(Sumber : American Element,2019) (Sumber : American Element,2019)

Raw Material Raw Material

Bahan baku yang digunakan pada proses pembuatan Sodium tetraborate adalah sebagai Bahan baku yang digunakan pada proses pembuatan Sodium tetraborate adalah sebagai berikut :

berikut : 1.

1.   ColemaniteColemanite

Colemanite

Colemanite adalah mineral borat yang  adalah mineral borat yang ditemukan dalam endapan evaporit dariditemukan dalam endapan evaporit dari lingkungan alkali lacustrine .

lingkungan alkali lacustrine .ColemaniteColemanite adalah mineral sekunder yang terbentuk oleh adalah mineral sekunder yang terbentuk oleh perubahan Borax dan uleksit. Colemanite merupakan bahan baku utama dari proses perubahan Borax dan uleksit. Colemanite merupakan bahan baku utama dari proses produksi Sodium Tetraborate Pentahydrate PT. Marina Chemical Industry.

produksi Sodium Tetraborate Pentahydrate PT. Marina Chemical Industry. ColemaniteColemanite di dapatkan dari Paris Industries G

di dapatkan dari Paris Industries Gujarat India.ujarat India.

Tabel 1.4 Sifat fisik

Tabel 1.4 Sifat fisikColmaniteColmanite Rumus

Rumus Molekul Molekul CaCa22BB66001212.5H.5H2200 Warna

Warna putih, kekuningan, abu-putih, kekuningan, abu- abu

abu Spesific

Spesific Gravity Gravity 2,423 2,423 g/molg/mol Titik

Titik leleh leleh 930930ooCC kelarutan dalam air (20

kelarutan dalam air (20ooC) C) 0,81 0,81 % % beratberat

(Sumber : American borate) (Sumber : American borate) 2.

2.   Natrium karbonatNatrium karbonat

Natrium karbonat

Natrium karbonat (juga dikenal (juga dikenal sebagai sebagai soda cuci soda cuci dan dan soda abu), soda abu), NaNa22COCO33,, adalah garam

adalah garam natrium natrium daridari  asam asam karbonatkarbonat yang mudah larut dalam air. Natriumyang mudah larut dalam air. Natrium karbonat yang akan di gunakan di peroleh dari Jinan Runqiang Chemical Co., Ltd karbonat yang akan di gunakan di peroleh dari Jinan Runqiang Chemical Co., Ltd China.

China.

(6)

TK 410

TK 410 – – PLANT DESIGN PLANT DESIGN

Tabel 1.5 Sifat fisik Natrium karbonat Tabel 1.5 Sifat fisik Natrium karbonat Rumus

Rumus Molekul Molekul NaNa22COCO33   Berat

Berat Molekul Molekul 106 106 g/molg/mol Titik

Titik lebur, lebur, 1 1 atm atm 825825 Densitas

Densitas 2,533 2,533 g/molg/mol Energi bebas Gibbs (25°C)

Energi bebas Gibbs (25°C) minus(1.128.299)minus(1.128.299) kj/mol

kj/mol

(Kirk and Othmer,1979) (Kirk and Othmer,1979)

3.

3.   Asam BoratAsam Borat

Asam borat yang diperlukan untuk produksi

Asam borat yang diperlukan untuk produksi sodium tetraborate pentahydratesodium tetraborate pentahydrate   diperoleh dari

diperoleh dari yun li rong machinery co., ltd dari china. yun li rong machinery co., ltd dari china.

Tabel 1.6 Sifa

Tabel 1.6 Sifat Fisika t Fisika Asam BoAsam Boratrat Rumus

Rumus molekul molekul HH33BOBO33   Massa

Massa molekul molekul : : 61,83 61,83 g g / / molmol Bentuk

Bentuk Kristal Kristal berwarna berwarna putihputih Specyfic

Specyfic gravity gravity 1,4351,435 Titik

Titik leleh leleh 185185ooCC

(Perry& Green, 2008) (Perry& Green, 2008)

Sifat Kimia : Sifat Kimia :

- Asam borat bereaksi dengan basa kuat membentuk ion metaborat, B(OH)- 4, dan - Asam borat bereaksi dengan basa kuat membentuk ion metaborat, B(OH)- 4, dan

dengan alkohol membentuk ester borat dengan alkohol membentuk ester borat

- Asam borat bereaksi dengan ion florida membentuk asam tetrafloroborat dan - Asam borat bereaksi dengan ion florida membentuk asam tetrafloroborat dan

dengan asam hidroflorida membentuk asam trifloroborat, H(F

dengan asam hidroflorida membentuk asam trifloroborat, H(F33BOH)BOH)

(Ullmann, 1998) (Ullmann, 1998)

4.

4.   AirAir

Air merupakan kebutuhan penting dalam proses produksi dan kegiatan lain Air merupakan kebutuhan penting dalam proses produksi dan kegiatan lain dalam suatu industri. Untuk itu diperlukan penyediaan air bersih yang secara kualitas dalam suatu industri. Untuk itu diperlukan penyediaan air bersih yang secara kualitas memenuhi standar yang berlaku dan secara kuantitas harus memenuhi kebutuhan memenuhi standar yang berlaku dan secara kuantitas harus memenuhi kebutuhan

(7)

industri sehingga proses produksi tersebut dapat berjalan dengan baik. Air digunakan industri sehingga proses produksi tersebut dapat berjalan dengan baik. Air digunakan untuk keperluan produksi

untuk keperluan produksi seperti untuk pelarseperti untuk pelarutan, utan, sebagai air umsebagai air umpan pada pan pada boiler danboiler dan lainnya. Air didapatkan pada unit utilitas PT

lainnya. Air didapatkan pada unit utilitas PT. Marina Chemical Industry.. Marina Chemical Industry.

Tabel 1.7

Tabel 1.7 Sifat Sifat fisik fisik HH22OO Nama

Nama IUPAC IUPAC Water, Water, oxidaneoxidane Rumus

Rumus Molekul Molekul HH22OO

Fasa Cair

Fasa Cair

Density (g/cm

Density (g/cm33) ) 11 Berat

Berat Molekul Molekul (g/mol) (g/mol) 18,0118,01 Titik Didih (

Titik Didih (ooC) C) 100100 Titik Beku (

Titik Beku (ooC) C) 00

Sifat kimia : Sifat kimia : 1)

1)   Bersifat polar karena adanya perbedaan muatan.Bersifat polar karena adanya perbedaan muatan.

2)

2)   Sebagai pelarut yang baik karena kepolarannya.Sebagai pelarut yang baik karena kepolarannya.

3)

3)   Bersifat netral (pH=7) dalam keadaan murni.Bersifat netral (pH=7) dalam keadaan murni.

(Sumber : Kirk and Othmer, 1979) (Sumber : Kirk and Othmer, 1979)  

(8)

TK 410

TK 410 – – PLANT DESIGN PLANT DESIGN Production method Production method

Dalam memproduksi Borax kita dapat memanfaatkan kekayaan alam di sekitar, akan Dalam memproduksi Borax kita dapat memanfaatkan kekayaan alam di sekitar, akan tetapi sering kali masyarakat Indonesia hanya mengimpor bahan dari luar dan diolah di dalam tetapi sering kali masyarakat Indonesia hanya mengimpor bahan dari luar dan diolah di dalam negeri. Pengambilan borat biasanya dari pertambangan mineral dan kristalisasi dari air laut di negeri. Pengambilan borat biasanya dari pertambangan mineral dan kristalisasi dari air laut di luar negeri, dengan bahan dasar yang berbeda maka perlakuan dan pengolahannya juga luar negeri, dengan bahan dasar yang berbeda maka perlakuan dan pengolahannya juga berbeda, Garam borat umumnya dibuat dengan menetralkan asam borat dengan basa yang berbeda, Garam borat umumnya dibuat dengan menetralkan asam borat dengan basa yang sesuai. Asam borat itu sendiri diperoleh dari

sesuai. Asam borat itu sendiri diperoleh dari borat mineral anorganik (biasanya natrium boratborat mineral anorganik (biasanya natrium borat atau kalsium borat) dengan perlakuan dengan asam sulfat berair, keadaan ini telah atau kalsium borat) dengan perlakuan dengan asam sulfat berair, keadaan ini telah menghasilkan persyaratan untuk metode pembuatan garam borat dengan kemurnian yang menghasilkan persyaratan untuk metode pembuatan garam borat dengan kemurnian yang memadai, dan khususnya natrium tetraborat, langsung dari

memadai, dan khususnya natrium tetraborat, langsung dari mineral tanpa persiapan lanjutanmineral tanpa persiapan lanjutan dari asam borat, dengan demikian sangat

dari asam borat, dengan demikian sangat menyederhanakan metode dari ilmu yang dikenal.menyederhanakan metode dari ilmu yang dikenal.

Beberapa metode dalam pembuatan Borax terdapat pada Metode Paolo Mazzinghi

Beberapa metode dalam pembuatan Borax terdapat pada Metode Paolo Mazzinghi, Paul T, Paul T Dolley

Dolley, shreve (proses trona), shreve (proses trona) 1.

1.   Metode Paolo MazzinghiMetode Paolo Mazzinghi

a) mereaksikan mineral colemanite (2CaO.3B

a) mereaksikan mineral colemanite (2CaO.3B22   OO33.5H.5H22  O) dengan natrium karbonat  O) dengan natrium karbonat (Na

(Na22COCO33) dalam lingkungan berair ) dalam lingkungan berair untuk menghasilkan larutan natrium tetraborat danuntuk menghasilkan larutan natrium tetraborat dan natrium hidroksida dalam air, dengan presipitasi kalsium karbonat padat;

natrium hidroksida dalam air, dengan presipitasi kalsium karbonat padat;

2 (2CaO.3B

2 (2CaO.3B22OO33.5H.5H33O) + 4NaO) + 4Na22 CO CO33 + H + H22O → 3NaO → 3Na22BB44OO77.5H.5H22O + 4CaCOO + 4CaCO33 + 2NaOH + 2NaOH

(b) memperlakukan larutan berair yang diperoleh dalam tahap (a), setelah (b) memperlakukan larutan berair yang diperoleh dalam tahap (a), setelah memisahkan endapan kalsium karbonat, dengan asam borat (H

memisahkan endapan kalsium karbonat, dengan asam borat (H33BOBO33) untuk) untuk menetralkan natrium hidroksida dan membentuk jumlah natrium tetraborat lebih menetralkan natrium hidroksida dan membentuk jumlah natrium tetraborat lebih lanjut;

lanjut;

2NaOH + 4H

2NaOH + 4H33BOBO33  → Na→ Na22BB44OO77.5H.5H22O + 2HO + 2H22OO

(c) memisahkan natrium tetraborat dengan kristalisasi dari larutan berair yang (c) memisahkan natrium tetraborat dengan kristalisasi dari larutan berair yang diperoleh dalam tahap (b). Dalam perwujudan yang disukai, colemanit mineral diperoleh dalam tahap (b). Dalam perwujudan yang disukai, colemanit mineral dikalsinasi dan digiling sebelum reaksi

dikalsinasi dan digiling sebelum reaksi dengan natrium karbonat.dengan natrium karbonat.

(9)

Menurut perwujudan yang disukai lebih lanjut, cairan buangan dari tahap kristalisasi Menurut perwujudan yang disukai lebih lanjut, cairan buangan dari tahap kristalisasi (c)

(c) digunakan pada tahap (a) untuk membedigunakan pada tahap (a) untuk membentuk lingkungan berair untuk reaksi antarantuk lingkungan berair untuk reaksi antara colemanit mineral dan natrium karbonat.

colemanit mineral dan natrium karbonat.

(10)

TK 410

TK 410 – – PLANT DESIGN PLANT DESIGN

K

KAALLSSIINNAASSI I & & GGRRIINNDDIINNGG RREEAAKKSSII SSEEPPAARRAASSI I ((FFIILLTTEERR)) RREEAAKKSSII KKRRIISSTTAALLIISSAASSII

   N    N   a    a   2   2    B    B   4   4    O    O   7   7  .    5 .    5   H    H   2   2    O    O (2CaO.3B

(2CaO.3B22 O O33.5H.5H22 O O))

4Na

4Na22 CO CO33 +H +H22 O O    4   4   C   C   a   a

   C    C   O    O   3   3

4H 4H33 BO BO33

   Gambar 1.2 Block

Gambar 1.2 Block diagram metode Paolo Mazzinghidiagram metode Paolo Mazzinghi

  

2.

2.   Metode Paul T DolleyMetode Paul T Dolley

Beberapa metode telah dirancang dan digunakan untuk pemulihan

Beberapa metode telah dirancang dan digunakan untuk pemulihan Borax dariBorax dari larutan asam. Larutan tersebut dapat diolah dengan pereaksi, dalam jumlah tertentu larutan asam. Larutan tersebut dapat diolah dengan pereaksi, dalam jumlah tertentu sehingga secara praktis mengendapkan sepenuhnya kandungan karbonat dari

sehingga secara praktis mengendapkan sepenuhnya kandungan karbonat dari larutanlarutan tersebut, meninggalkan hanya borax dalam larutan. Metode lain adalah tersebut, meninggalkan hanya borax dalam larutan. Metode lain adalah menghilangkan sebagian kandungan borat dari larutan dengan penyerapan CO

menghilangkan sebagian kandungan borat dari larutan dengan penyerapan CO22 atau atau aplikasi bikarbonat, umumnya pada suhu tinggi, dan setelah pemisahan larutan

aplikasi bikarbonat, umumnya pada suhu tinggi, dan setelah pemisahan larutan BoraxBorax dari endapan karbonat, untuk mendinginkan larutan dan menyebabkan kristalisasi dari endapan karbonat, untuk mendinginkan larutan dan menyebabkan kristalisasi Borax. Dengan menggunakan metode ini, Borax yang pertama kali dipulihkan Borax. Dengan menggunakan metode ini, Borax yang pertama kali dipulihkan dicampur dengan 5 sampai 25% dari bikarbonat, dan harus dicuci secara ekstensif, dicampur dengan 5 sampai 25% dari bikarbonat, dan harus dicuci secara ekstensif, menyebabkan kehilangan Borax yang besar, atau diperbaiki kembali dan menyebabkan kehilangan Borax yang besar, atau diperbaiki kembali dan direkristalisasi, juga menyebabkan hilangnya Borax secara bersamaan. dengan biaya direkristalisasi, juga menyebabkan hilangnya Borax secara bersamaan. dengan biaya pemrosesan ekstra. Tidak ada metode utama untuk mendinginkan atau mengolah pemrosesan ekstra. Tidak ada metode utama untuk mendinginkan atau mengolah Larutan, untuk mencegah pengendapan karbonat, telah ditentukan atau digunakan Larutan, untuk mencegah pengendapan karbonat, telah ditentukan atau digunakan dalam prosedur ini. Metode lain, dapat diterapkan untuk larutan yang kandungan dalam prosedur ini. Metode lain, dapat diterapkan untuk larutan yang kandungan karbonatnya relatif rendah atau telah direduksi menjadi kondisi

karbonatnya relatif rendah atau telah direduksi menjadi kondisi ini dan di mana asamini dan di mana asam

(11)

TK 410

TK 410 – – PLANT DESIGN PLANT DESIGN 4H

4H33BOBO33 + 2Na + 2Na22COCO33  ⇌⇌ Na Na22BB44OO77 + 2NaHCO + 2NaHCO33 + 5H + 5H22OO

LARUTAN YANG LARUTAN YANG MENGANDUNG BORAT

MENGANDUNG BORAT    KKAARRBBOONNAASSI I SSEEPPAARRAASSI I DDEEKKAARRBBOONNAASSII

KRISTALISASI KRISTALISASI SEPARASI

SEPARASI PENGERINGAN

PENGERINGAN BORAKS MURNI

BORAKS MURNI

   Gambar 1.3 Block diagram metode Paul T Dolley

Gambar 1.3 Block diagram metode Paul T Dolley

  

3.

3.   Trona ProsesTrona Proses

Bahan baku yang digunakan pada proses trona yaitu air dari danau searles di Bahan baku yang digunakan pada proses trona yaitu air dari danau searles di california, dengan kandungan Na

california, dengan kandungan Na22BB44O7 yang dimiliki sebesar 1,5%, sisanya merupakanO7 yang dimiliki sebesar 1,5%, sisanya merupakan garam-garam yang larut dalam air.

garam-garam yang larut dalam air.

Aliran bawah dari evaporator pertama yang

Aliran bawah dari evaporator pertama yang mengandung garam melewatimengandung garam melewati lubang ke evaporator kedua, menerima pencucian berlawanan dengan cairan yang lubang ke evaporator kedua, menerima pencucian berlawanan dengan cairan yang diklarifikasi dari evaporator kedua. Garam gabungan dari kerucut pertama dan kedua diklarifikasi dari evaporator kedua. Garam gabungan dari kerucut pertama dan kedua diberi pencucian arus berlawanan dengan cairan dari kerucut ketiga saat mereka diberi pencucian arus berlawanan dengan cairan dari kerucut ketiga saat mereka melewati lubang evaporator ketiga ini.

melewati lubang evaporator ketiga ini. Larutan disaring dan filtrat dikembalikan keLarutan disaring dan filtrat dikembalikan ke evaporator. Cake (garam: NaCI + burkeite: Na2COa · 2Na

evaporator. Cake (garam: NaCI + burkeite: Na2COa · 2Na22SOSO44) dikirim ke pabrik) dikirim ke pabrik produk soda. Liquor panas terakhir

produk soda. Liquor panas terakhir ditarik dari limpahan evaporator pertama keditarik dari limpahan evaporator pertama ke klarifikasi. Luapan dari mesin penjernih dipompa ke penyimpanan di pabrik potas.

klarifikasi. Luapan dari mesin penjernih dipompa ke penyimpanan di pabrik potas.

Aliran bawah dari penjernihan disaring dan diperlakukan dengan cara yang sama Aliran bawah dari penjernihan disaring dan diperlakukan dengan cara yang sama seperti aliran bawah sebelumnya

seperti aliran bawah sebelumnya

(12)

TK 410

TK 410 – – PLANT DESIGN PLANT DESIGN

untuk menggantikan yang diuapkan sehingga natrium klorida tetap dalam larutan.

untuk menggantikan yang diuapkan sehingga natrium klorida tetap dalam larutan.

Penangguhan kalium klorida padat dalam larutan induk diteruskan ke pemukim Penangguhan kalium klorida padat dalam larutan induk diteruskan ke pemukim kerucut di mana lumpur kental yang diperoleh dalam aliran bawah mengalir ke

kerucut di mana lumpur kental yang diperoleh dalam aliran bawah mengalir ke bateraibaterai sentrifugal gula tipe Weston. Kalium klorida dikeringkan dalam rotary dryer, dan sentrifugal gula tipe Weston. Kalium klorida dikeringkan dalam rotary dryer, dan menghasilkan 97 persen KCI. Garam ini dikirim ke penyimpanan, ke pabrik menghasilkan 97 persen KCI. Garam ini dikirim ke penyimpanan, ke pabrik pengemasan, atau ke prosedur rekr

pengemasan, atau ke prosedur rekristalisasi.istalisasi.

Pemisahan Borax:

Pemisahan Borax:

Overflow, dikombinasikan dengan filtrat dari sentrifugal, dipompa ke pabrik Overflow, dikombinasikan dengan filtrat dari sentrifugal, dipompa ke pabrik Borax untuk menghilangkan Borax. Cairan induk kalium didinginkan dengan Borax untuk menghilangkan Borax. Cairan induk kalium didinginkan dengan penguapan hingga 75°F menggunakan alat kristalisasi vakum

penguapan hingga 75°F menggunakan alat kristalisasi vakum dengan ekspansi amoniadengan ekspansi amonia cair dalam kondensor refluks. Air yang hilang oleh eyaporasi dikembalikan ke larutan cair dalam kondensor refluks. Air yang hilang oleh eyaporasi dikembalikan ke larutan mendidih (tapi mendinginkan) untuk menghasilkan kristalisasi kalium klorida dengan mendidih (tapi mendinginkan) untuk menghasilkan kristalisasi kalium klorida dengan Borax kasar. Borax mengkristal keluar dan menetap di pengental. Borax kasar Borax kasar. Borax mengkristal keluar dan menetap di pengental. Borax kasar dibersihkan dan dicuci, overflow dari pengental dan dari filter dikembalikan ke awal dibersihkan dan dicuci, overflow dari pengental dan dari filter dikembalikan ke awal

  

siklus evaporator. Garam ini disentrifugasi, dikeringkan, dan dikemas untuk siklus evaporator. Garam ini disentrifugasi, dikeringkan, dan dikemas untuk dipasarkan.

dipasarkan.

(13)

Gambar 1.4 Block diagram metode Trona Gambar 1.4 Block diagram metode Trona

Na Na22SOSO44   Brine

Brine Some NaCl

Some NaCl

LiNa LiNa22POPO44   Burkeite (Na

Burkeite (Na22COCO33.2NaSO.2NaSO44)) Dislloved H Dislloved H22OO

Brine Brine Underflow NaCl Underflow NaCl (Na

(Na22COCO33.2NaSO.2NaSO44)+)+

NaCl+LiNa NaCl+LiNa22POPO44  

condensing condensing

Washing (halite)

Washing (halite) EvaporationEvaporation Vacuum coolingVacuum cooling (38

(38ooC)C) CentrifugeCentrifuge

Crystallized Crystallized

Filter Filter

Recrystallized Recrystallized

Refined borax Refined borax Filter

Filter

heater heater cooler cooler

Cooler & Filter Cooler & Filter

Soda Ash Soda Ash Filter

Filter

Drying Drying Raw Lake Brine

Raw Lake Brine

KCl KCl

Burkeite Burkeite

(14)

TK 410

TK 410 – – PLANT DESIGN PLANT DESIGN Parameter

Parameter Metode Metode Trona Trona Paolo Paolo Mazzinghi Mazzinghi Paul Paul T T DolleyDolley Reagen

Reagen Raw Raw Lake Lake Brine Brine 2(2CaO.3B2(2CaO.3B22 O O33.5H.5H22 O)+4Na O)+4Na22 CO CO33 +H +H22 O O   4H4H33BOBO33+2Na+2Na22COCO22

Produk Produk Samping Samping

Soda ash, Soda ash, Na

Na22SOSO44,KCl,KCl   Endapan CaCOEndapan CaCO33, H, H22O O NaNa22SOSO44,NaCl,NaCl Kemurnian

Kemurnian Produk

Produk 97% 97% 99% 99% 98,82%98,82%

Yield

Yield - - 96-99% 96-99% --

Bentuk Bentuk Produk

Produk Kristal Kristal Kristal Kristal KristalKristal Temp

Temp Reaksi (

Reaksi (℃ )℃ )   - - 95 95 8080

Selain dari pertimbangan proses, berikut tabel perbandingan antara tiap bahan baku yang Selain dari pertimbangan proses, berikut tabel perbandingan antara tiap bahan baku yang digunakan

digunakan

Tabel 1.9 Perbandingan Berdasar Bahan Baku Tabel 1.9 Perbandingan Berdasar Bahan Baku Parameter

Parameter Trona Trona Process Process Paolo Paolo Mazzinghi Mazzinghi Paul Paul T T DolleyDolley Kemurnian

Kemurnian 1,5% 1,5% 50,70%-50,81% 50,70%-50,81% -Tergantung-Tergantung pengambilan pengambilan bahannya dimana bahannya dimana Kelebihan

Kelebihan -Produk -Produk samping samping yangyang dihasilkan banyak dihasilkan banyak -tidak adanya reaksi -tidak adanya reaksi

-Kemurnian produk -Kemurnian produk paling besar dengan paling besar dengan 99%

99%

-Bahan yang -Bahan yang

digunakan terjangkau digunakan terjangkau (bisa impor)

(bisa impor)

-Reaksi yang terjadi -Reaksi yang terjadi hanya 1

hanya 1

Kekurangan

Kekurangan -Bahan -Bahan baku baku hanyahanya ada di california ada di california -Pabrik harus dekat -Pabrik harus dekat dengan searless lake dengan searless lake -Kemurnian Bahan -Kemurnian Bahan dan produk sangat dan produk sangat kecil

kecil

-Memerlukan suhu -Memerlukan suhu yang tinggi

yang tinggi

-Memerlukan air yang -Memerlukan air yang lumayan banyak

lumayan banyak

dalam pencucian filter dalam pencucian filter

-Data yang didapat -Data yang didapat kurang

kurang

-Bahan yang di -Bahan yang di

gunakan tidak spesifik gunakan tidak spesifik darimananya

darimananya -Laju pendinginan -Laju pendinginan lambat

lambat

  

(15)

TK 410

TK 410 – – PLANT DESIGN PLANT DESIGN

sehingga dalam penjualannya nanti akan lebih menguntungkan bagi perusahaan sehingga dalam penjualannya nanti akan lebih menguntungkan bagi perusahaan 2.

2.   Proses Paolo Mazzinghi bahan yang di gunakan tidak sulit di temukan dibandingProses Paolo Mazzinghi bahan yang di gunakan tidak sulit di temukan dibanding metode lain, bahan tersebut yaitu colemanite, jika di bandingkan dengan metode metode lain, bahan tersebut yaitu colemanite, jika di bandingkan dengan metode trona yang bahan hanya didapat di danau trona yang jauh di california

trona yang bahan hanya didapat di danau trona yang jauh di california 3.

3.   Proses Paolo juga memiliki bahan dengan kemurnian yang tinggiProses Paolo juga memiliki bahan dengan kemurnian yang tinggi

Site selections Site selections

Letak geografis suatu pabrik

Letak geografis suatu pabrik sangat berpengaruh terhadap kelangsungan pabrik tersebut.sangat berpengaruh terhadap kelangsungan pabrik tersebut.

Untuk sebelum mendirikan suatu pabrik perlu

Untuk sebelum mendirikan suatu pabrik perlu dilakukan suatu survey untuk mempertimbangkandilakukan suatu survey untuk mempertimbangkan faktor-faktor penunjang yang satu dengan yang lainnya saling berkaitan. Penentuan lokasi faktor-faktor penunjang yang satu dengan yang lainnya saling berkaitan. Penentuan lokasi pendirian pabrik “borax” dari PT. Marina Chemical industry ini terdapat lokasi di dalam negeri pendirian pabrik “borax” dari PT. Marina Chemical industry ini terdapat lokasi di dalam negeri (indonesia). Terdapat beberapa faktor yang dapat ditinjau untuk menentukan pemilihan lokasi (indonesia). Terdapat beberapa faktor yang dapat ditinjau untuk menentukan pemilihan lokasi pabrik yang disajikan pada tabel 1.10 :

pabrik yang disajikan pada tabel 1.10 :

Tabel 1.10 Faktor Pemilihan Lokasi Pendirian Pabrik PT.

Tabel 1.10 Faktor Pemilihan Lokasi Pendirian Pabrik PT. Marina Chemical IndustryMarina Chemical Industry

Faktor

Faktor Cilegon, jalan insinyurCilegon, jalan insinyur sutami

sutami KIKC, CikampekKIKC, Cikampek Bekasi, jalanBekasi, jalan sempora sempora

Sumber Sumber bahan baku bahan baku

   SodiumSodium bicarbonate bicarbonate impor dari jinan impor dari jinan runqiang

runqiang chemical., Ltd.

chemical., Ltd.

china china

   Colmanite imporColmanite impor dari Paris

dari Paris

Industries Gujarat Industries Gujarat India

India

   Sodium bicarbonateSodium bicarbonate impor dari jinan impor dari jinan runqiang chemical., runqiang chemical., Ltd. china

Ltd. china

   Colmanite dari ParisColmanite dari Paris Industries Gujarat Industries Gujarat India

India

   Boric acid dari yun liBoric acid dari yun li rong machinery co., rong machinery co., ltd dari china

ltd dari china

   SodiumSodium bicarbonate bicarbonate impor dari jinan impor dari jinan runqiang

runqiang chemical., Ltd.

chemical., Ltd.

china china

   Colmanite dariColmanite dari Paris Industries Paris Industries Gujarat India Gujarat India

  

   Boric acidBoric acid impor dari yun impor dari yun

   Boric acid dariBoric acid dari yun li rong yun li rong

(16)

TK 410

TK 410 – – PLANT DESIGN PLANT DESIGN Pemasaran

Pemasaran produk produk

Industri deterjen Industri deterjen

   PT. UnileverPT. Unilever

   PT. TotalPT. Total

chemindo loka chemindo loka

   PT KAO indonesiaPT KAO indonesia

   PT. Wings suryaPT. Wings surya Industri pupuk Industri pupuk

   PT. Antako wisenaPT. Antako wisena Industri gelas

Industri gelas

   PT. Lautan luas tbkPT. Lautan luas tbk Industri gelas

Industri gelas

   PT. Umbra PrasiaPT. Umbra Prasia

   PT. Lautan luas tbkPT. Lautan luas tbk

Industri deterjen Industri deterjen

   PT. UnileverPT. Unilever

   PT. KAO indonesiaPT. KAO indonesia

   PT. Wings suryaPT. Wings surya Industri pupuk Industri pupuk

   PT. Antako wisenaPT. Antako wisena Industri keramik

Industri keramik

   PT. Cahayaputra AsaPT. Cahayaputra Asa Keramik tbk

Keramik tbk Indstru gelas Indstru gelas

   PT. Umbra PrasiaPT. Umbra Prasia

   PT. Lautan luas tbkPT. Lautan luas tbk

Industri deterjen Industri deterjen

   PT. UnileverPT. Unilever

   PT. KAOPT. KAO indonesia indonesia

   PT. Wings suryaPT. Wings surya

   PT. TotalPT. Total

chemindo loka chemindo loka Industri pupuk Industri pupuk

   PT. AntakoPT. Antako wisena wisena Industri keramik Industri keramik

   PT. CahayaputraPT. Cahayaputra Asa Keramik tbk Asa Keramik tbk Industri gelas

Industri gelas

   PT. UmbraPT. Umbra Prasia Prasia

   PT. Lautan luasPT. Lautan luas tbk

tbk Ketersediaan

Ketersediaan lahan pabrik

lahan pabrik    17,4 hektar17,4 hektar    16,70 hektar16,70 hektar    17,14 hektar17,14 hektar

Transportasi Transportasi

   Darat : bagusDarat : bagus

   Udara : soekarnoUdara : soekarno hatta

hatta

   Darat : bagusDarat : bagus

   Udara : halimUdara : halim perdana kusuma perdana kusuma airport

airport

   Darat : bagusDarat : bagus

   Udara : halimUdara : halim perdana perdana

kusuma airport kusuma airport

  

   Laut : pelabuhanLaut : pelabuhan merak

merak

   Laut : pelabuhanLaut : pelabuhan tanjung priok tanjung priok

   Laut :Laut : pelabuhan pelabuhan tanjung priok tanjung priok

Labor Labor

Tenaga kerja terlatih Tenaga kerja terlatih maupun kasar tidak maupun kasar tidak

Tenaga Kerja terlatih Tenaga Kerja terlatih maupun kasar dapat maupun kasar dapat didatangkan dari kota didatangkan dari kota – –   kota besar cikampek kota besar cikampek

Tenaga kerja terlatih Tenaga kerja terlatih maupun kasar tidak maupun kasar tidak

(17)

TK 410

TK 410 – – PLANT DESIGN PLANT DESIGN

cikampek.

cikampek.

utilitas utilitas

Listrik : Listrik :

   PLTU KrakatauPLTU Krakatau Daya listrik Daya listrik

dengan kapasitas dengan kapasitas 2x310 MW

2x310 MW Air :

Air :

   Kebuthan airKebuthan air didapat dari didapat dari waduk krakatau waduk krakatau steel

steel

Listrik : Listrik :

   PT. PLN wilayah jawaPT. PLN wilayah jawa barat dengan

barat dengan

kapasitas 10.000 MW kapasitas 10.000 MW

   PT. KTP denganPT. KTP dengan kapasitas

kapasitas

220V/1PH,380V/3PH/

220V/1PH,380V/3PH/

50Hz 50Hz Air : Air :

   Kebutuhan airKebutuhan air didapat dari unit didapat dari unit penjernih air PT. KIKC penjernih air PT. KIKC

Listrik : Listrik :

   PT. PLN wilayahPT. PLN wilayah bekasi dengan bekasi dengan kapasitas 8200 kapasitas 8200 MW

MW Air : Air :

   Kebutuhan airKebutuhan air didapat dari didapat dari danau pasir danau pasir raya

raya

Fasilitas Fasilitas pendukung pendukung

   KesehatanKesehatan

   PendidikanPendidikan

   Listrik dan airListrik dan air

   Export and importExport and import processing zone processing zone

   KesehatanKesehatan

   PendidikanPendidikan

   Listrik dan airListrik dan air

   Export and importExport and import processing zone processing zone

   KesehatanKesehatan

   PendidikanPendidikan

   Listik dan airListik dan air

   Export andExport and import import

processing zone processing zone

  

Berdasarkan pertimbangan pada tabel lokasi

Berdasarkan pertimbangan pada tabel lokasi yang dipilih untuk pembangunan pabrik borax dariyang dipilih untuk pembangunan pabrik borax dari PT. Marina chemical adalah kawasan industri PT.KIKC, Cikampek. Dengan alasan :

PT. Marina chemical adalah kawasan industri PT.KIKC, Cikampek. Dengan alasan : 1.

1.   Penyediaan bahan bakuPenyediaan bahan baku

Sumber bahan baku merupakan faktor penting dalam pemilihan lokasi pabrik terutama Sumber bahan baku merupakan faktor penting dalam pemilihan lokasi pabrik terutama pada pabrik yang membutuhkan bahan baku dalam jumlah besar. Hal ini dapat pada pabrik yang membutuhkan bahan baku dalam jumlah besar. Hal ini dapat mengurangi biaya transportasi dan penyimpanan. Bahan baku yang digunakan dalam mengurangi biaya transportasi dan penyimpanan. Bahan baku yang digunakan dalam pabrik borax PT. Marina chemical Industry adalah sodium

pabrik borax PT. Marina chemical Industry adalah sodium carbonate, colmanite dancarbonate, colmanite danboricboric acid 

acid . Dengan pembangunan pabrik di kawasan industri PT. KIKC, cikampek maka jarak. Dengan pembangunan pabrik di kawasan industri PT. KIKC, cikampek maka jarak

(18)

TK 410

TK 410 – – PLANT DESIGN PLANT DESIGN

dan jumlah kebutuhannya. Produk berupa sodium tetraborate pentahydrate dan jumlah kebutuhannya. Produk berupa sodium tetraborate pentahydrate direncanakan akan dipasarkan ke beberapa industri seperti industri kaca, industri direncanakan akan dipasarkan ke beberapa industri seperti industri kaca, industri detergen, industri keramik dan

detergen, industri keramik dan industri gelas. Daerah cikampek industri gelas. Daerah cikampek merupakan daerah yangmerupakan daerah yang strategis untuk pendirian pabrik karena terdapat banyak kawasan industri.

strategis untuk pendirian pabrik karena terdapat banyak kawasan industri.

3.

3.   Sarana transportasiSarana transportasi

Sarana dan prasarana transportasi sangat diperlukan untuk proses penyediaan bahan Sarana dan prasarana transportasi sangat diperlukan untuk proses penyediaan bahan baku dan pemasaran produk. Pada kawasan industri PT. KIKC, dekat dengan kawasan baku dan pemasaran produk. Pada kawasan industri PT. KIKC, dekat dengan kawasan industri dan pelabuhan mempermudah pengiriman produk dalam skala nasional dan industri dan pelabuhan mempermudah pengiriman produk dalam skala nasional dan internasional. Selain itu kawasan ini juga berdekatan dengan halim perdana kusuma internasional. Selain itu kawasan ini juga berdekatan dengan halim perdana kusuma airport maupun jalan raya, sehingga memberi kemudahan dalam operasional, airport maupun jalan raya, sehingga memberi kemudahan dalam operasional, administrasi dan pengelolaan manajemen.

administrasi dan pengelolaan manajemen.

4.

4.   UtilitasUtilitas

Perlu diperhatikan pula sarana-sarana pendukung seperti air dan listrik sehingga proses Perlu diperhatikan pula sarana-sarana pendukung seperti air dan listrik sehingga proses produksi dapat berjalan dengan baik. Pada kawasan industri PT. KIKC menyediakan produksi dapat berjalan dengan baik. Pada kawasan industri PT. KIKC menyediakan sumber air

sumber air bersih bersih yang dapat yang dapat digunakan digunakan untuk menjalankauntuk menjalankan proses n proses yang sedayang sedangng berlangsung.

berlangsung.

5.

5.   Tenaga kerjaTenaga kerja

  

Tersedianya tenaga kerja yang terampil mutlak diperlukan untuk menjalankan mesin- Tersedianya tenaga kerja yang terampil mutlak diperlukan untuk menjalankan mesin- mesin produksi, pemasaran dan administrasi. Tenaga kerja dapat diperoleh dari mesin produksi, pemasaran dan administrasi. Tenaga kerja dapat diperoleh dari masyarakat sekitar kota cikampek yang lokasinya berdekatan dengan kawasan industri masyarakat sekitar kota cikampek yang lokasinya berdekatan dengan kawasan industri PT. KIKC serta didapat profesional lulusan dari universitas dan SMK yang berada di

PT. KIKC serta didapat profesional lulusan dari universitas dan SMK yang berada di pulaupulau  jawa.

 jawa.

(19)

TK 410

TK 410 – – PLANT DESIGN PLANT DESIGN

  

Proposed process block diagram Proposed process block diagram

  

K

KAALLSSIINNAASSI I & & GGRRIINNDDIINNGG RREEAAKKSSII SSEEPPAARRAASSI I ((FFIILLTTEERR)) RREEAAKKSSII KKRRIISSTTAALLIISSAASSII

   N    N  a  a   2   2    B    B   4   4    O    O   7   7  .    5 .    5   H    H   2   2    O    O

(2CaO.3B

(2CaO.3B22 O O33.5H.5H22 O O))

4Na

4Na22 CO CO33 +H +H22 O O    4   4   C   C  a  a

   C    C   O    O   3   3

4H 4H33 BO BO33

  

(20)

TK 410

TK 410 – – PLANT DESIGN PLANT DESIGN

dan natrium hidroksida, dengan presipitasi kalsium karbonat padat.

dan natrium hidroksida, dengan presipitasi kalsium karbonat padat.

Reaksi dapat direpresentasikan oleh persamaan:

Reaksi dapat direpresentasikan oleh persamaan:

2 (2CaO.3B

2 (2CaO.3B22 O O33.5H.5H22 O) + 4Na O) + 4Na22 CO CO33 + H + H22O → 3NaO → 3Na22 B B44 O O77.5H.5H22 O + 4CaCO O + 4CaCO33 + 2NaOH + 2NaOH

Tahap ini dapat dilakukan dengan perbandingan berat variabel colemanite dengan natrium Tahap ini dapat dilakukan dengan perbandingan berat variabel colemanite dengan natrium karbonat umumnya dari 2,0 hingga 2,1, kuantitas stoikiometrik dari dua reagen yang lebih disukai karbonat umumnya dari 2,0 hingga 2,1, kuantitas stoikiometrik dari dua reagen yang lebih disukai untuk reaksi yang mengarah pada pembentukan natrium tetraborat. Temperatur reaksi untuk reaksi yang mengarah pada pembentukan natrium tetraborat. Temperatur reaksi umumnya dapat bervariasi dari 87°C hingga 97°C, tetapi berada pada urutan 95°C dalam umumnya dapat bervariasi dari 87°C hingga 97°C, tetapi berada pada urutan 95°C dalam perwujudan yang disukai.Dalam prakteknya, colemanite tanah yang dikalsinasi dan bubuk perwujudan yang disukai.Dalam prakteknya, colemanite tanah yang dikalsinasi dan bubuk natrium karbonat dapat diumpankan ke reaktor yang diaduk yang dilengkapi dengan alat kontrol natrium karbonat dapat diumpankan ke reaktor yang diaduk yang dilengkapi dengan alat kontrol suhu dan mengandung media reaksi berair.Media reaksi berair yang disukai adalah cairan suhu dan mengandung media reaksi berair.Media reaksi berair yang disukai adalah cairan pengeluaran dari kristalisasi pentahidrat natrium tetraborat, dan berasal dari siklus pengeluaran dari kristalisasi pentahidrat natrium tetraborat, dan berasal dari siklus sebelumnya.Natrium karbonat dapat secara total atau sebagian diganti dengan jumlah yang sebelumnya.Natrium karbonat dapat secara total atau sebagian diganti dengan jumlah yang

  

setara dari natrium bikarbonat untuk memperoleh hasil yang masih bermanfaat.Ketika setara dari natrium bikarbonat untuk memperoleh hasil yang masih bermanfaat.Ketika beroperasi di bawah kondisi yang disebutkan di atas, hasil reaksi dari urutan 98-99%

beroperasi di bawah kondisi yang disebutkan di atas, hasil reaksi dari urutan 98-99% diperoleh.diperoleh.

STAGE (b) STAGE (b)

Suspensi berair yang diperoleh pada tahap (a) diperlakukan untuk memisahkan kalsium karbonat Suspensi berair yang diperoleh pada tahap (a) diperlakukan untuk memisahkan kalsium karbonat dari larutan berair yang

dari larutan berair yang mengandung natrium tetraborat dan natrium hidroksida. Filtrasi mudahmengandung natrium tetraborat dan natrium hidroksida. Filtrasi mudah digunakan untuk tujuan ini, dilakukan dalam kisaran suhu di mana tidak ada curah hujan.

digunakan untuk tujuan ini, dilakukan dalam kisaran suhu di mana tidak ada curah hujan.

Temperatur yang nyaman adalah yang dinyatakan untuk tahap

Temperatur yang nyaman adalah yang dinyatakan untuk tahap sebelumnya (a). Panel filter sebelumnya (a). Panel filter dicucidicuci dengan air deionisasi dan air cuci ditambahkan ke filtrat. Menurut metode penemuan ini, asam dengan air deionisasi dan air cuci ditambahkan ke filtrat. Menurut metode penemuan ini, asam borat ditambahkan ke larutan berair yang diperoleh dengan cara ini,

borat ditambahkan ke larutan berair yang diperoleh dengan cara ini, untuk menetralkan natriumuntuk menetralkan natrium hidroksida dan membentuk jumlah natrium tetraborat lebih

hidroksida dan membentuk jumlah natrium tetraborat lebih lanjut sesuai dengan persamaan:lanjut sesuai dengan persamaan:

2NaOH + 4H

2NaOH + 4H33 BO BO33  → Na→ Na22 B B44 O O77.5H.5H22 O + 2H O + 2H22 O O

Secara mudah, jumlah asam borat yang ditambahkan secara stoikiometri setara dengan jumlah Secara mudah, jumlah asam borat yang ditambahkan secara stoikiometri setara dengan jumlah natrium hidroksida dalam larutan. Pada tahap reaksi ini,

natrium hidroksida dalam larutan. Pada tahap reaksi ini, suhu operasi berada dalam kisaran 93 °suhu operasi berada dalam kisaran 93 ° hingga 97 ° C dan lebih disukai dari urutan 95 ° C.

hingga 97 ° C dan lebih disukai dari urutan 95 ° C.

STAGE (c) STAGE (c)

Pada tahap ini, pentahidrat natrium tetraborat dipisahkan dengan kristalisasi dari larutan yang Pada tahap ini, pentahidrat natrium tetraborat dipisahkan dengan kristalisasi dari larutan yang berasal dari tahap sebelumnya (b).Kristalisasi mudah dilakukan dengan mendinginkan larutan berasal dari tahap sebelumnya (b).Kristalisasi mudah dilakukan dengan mendinginkan larutan misalnya sampai sekitar 70 ° C (Swensend walaker), dan garam yang diendapkan dipisahkan misalnya sampai sekitar 70 ° C (Swensend walaker), dan garam yang diendapkan dipisahkan misalnya dengan sentrifugasi. Cairan buangan dapat didaur ulang ke tahap proses (a).Ketika misalnya dengan sentrifugasi. Cairan buangan dapat didaur ulang ke tahap proses (a).Ketika beroperasi dalam kondisi yang disebutkan di atas, natrium tetraborat pentahidrat dapat beroperasi dalam kondisi yang disebutkan di atas, natrium tetraborat pentahidrat dapat diperoleh dengan hasil orde 96%, dievaluasi berkenaan dengan B

diperoleh dengan hasil orde 96%, dievaluasi berkenaan dengan B22OO33.Sodium tetraborate.Sodium tetraborate

Referensi

Dokumen terkait