• Tidak ada hasil yang ditemukan

Radioaktif Bidang Kedokteran

N/A
N/A
Rosalina Fitri Anisa

Academic year: 2024

Membagikan "Radioaktif Bidang Kedokteran "

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

Radioaktif B idang

Kedokteran

Kelompok 5 Huslan Fauzi

Nur Faizah Rosalina Fitri Anisa

Wendy Yulf

Disusun Guna Memenuhi Ujian Akhir Semester Mata Kuliah Radio Kimia

(2)

Radioaktif Bidang Kedokteran 01

04

02

05

Deteksi Kanker

03

Metode CT Scan

Sinar UV sebagai sterilisasi

Peran

Radiografer

Sinar Y sebagai pembuatan

graf Radioterapi

(3)

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang

kamu tidak mengetahui” Q.S al-Baqarah 126

(4)

Reaksi nuklir ada yang terjadi secara spontan ataupun buatan. Reaksi nuklir spontan terjadi pada inti-inti atom yang tidak stabil. Zat yang mengandung inti tidak stabil ini disebut zat radioaktif. radiasi yang

dipancarkan zat radioaktif dapat dibedakan atas tiga jenis yaitu sinar alfa, sinar beta dan sinar gamma.

Radioaktif

(5)

Deteksi Kanker Metode CT Scan

Computed Tomography (CT) adalah alat diagnostik sinar-X yang membuat gambar penampang tubuh berdasarkan penyerapan sinar-X pada irisan tubuh yang ditampilkan di layar computer.

CT scan dapat mendeteksi sel kanker sebelum menjadi sel kanker aktif yang berkembang membahayakan tubuh.

Radioterapi dengan memancarkan radiasi elektromagnetik dapat menimbulkan kerusakan sebesar mungkin pada jaringan kanker dan sekecil mungkin pada jaringan sehat.

(6)

Prinsip Kerja Sinar X

(7)

Hasil CT Scan

"Dua nikmat yang dilalaikan oleh banyak manusia, yaitu kesehatan dan waktu luang.“

- H.R Bukhari -

(8)

Sinar UV Sebagai Sterilisasi

Sinar UV merupakan sinar yang mampu untuk menghasilkan radiasi yang dapat menghancurkan mikro organisme seperti kuman dan virus. Kemampuan sinar radiasi tersebut disebabkan jenis sinar UV memiliki panjang gelombang 4nm-400nm dimana bentuk organisme akan mati bila terpapar oleh sinar radiasi pada rentang 365nm.

sinar UV banyak digunakan pada tempat-tempat yang menuntut kondisi steril seperti saran medis dan rumah sakit serta yang berkaitan dengan proses pembuatan makanan. Berdasarkan penelitian sebelumnya yang telah dilakukan bahwa penyinaran menggunakan UV selama 1 menit memiliki efektivitas menghancurkan mikro organisme sebesar 80%.

(9)

Alat Sterilisasi Sinar UV

(10)

Radiografer

Radiologi adalah cabang ilmu kedokteran yang berhubungan dengan penggunaan semua modalitas yang menggunakan radiasi untuk diagnosis dan prosedur terapi dengan menggunakan panduan radiologi, termasuk teknik penggunaan radiasi dengan sinar-x dan zat radioaktif. Ilmu radiologi memiliki peranan yang sangat penting dalam bidang kedokteran dan bidang pelayanan kesehatan.

Peran radiogra

fer dalam kedokteran yaitu sebagai CAG (Coronary angiography) yang merupakan salah satu prosedur paling penting dalam :

Diagnosis penyempitan pembuluh darah koroner, sehingga penyakit jantung koroner dapat terdiagnosis dengan baik.

Berperan dalam USG, khususnya dibidang teknik pemeriksaan USG, menghasilkan dalam bentuk laporan gambar USG, disimpulkan oleh Dokter Spesialis Radiologi.

(11)

Radiografer

(12)

Sinar Y Sebagai Pembuatan Graf

Penggunaan graf di dunia kedokteran gigi termasuk di Indonesia sudah sejak lama dilakukan, terutama pada prosedur bedah dan perawatan periodontik. Ada empat macam material graf yang dikenal yaitu :

1. otograf (autogenous) 2. alograf

3. xenograf, dan 4. aloplas.

Otograf adalah material graf yang berasal dari individu yang sama, alograf berasal dari individu lain dalam spesies yang sama, xenograf berasal dari spesies yang berbeda, sedangkan aloplas adalah material graf yang berasal dari material alam maupun sintetik.

(13)

Sinar Y Sebagai Pembuatan Graf

Aloplas adalah material graf yang berasal dari material alam maupun sintetik. Banyak teknologi yang dapat diterapkan dalam pembuatan graf, yang paling populer adalah liofilisasi dan radiasi sinar γ. Saat ini pembuatan graf jenis alograf dan xenograf dengan menerapkan kedua teknologi tersebut telah dilakukan di Indonesia yaitu di Pusat Aplikasi Teknologi Isotop dan Radiasi Badan Tenaga Nuklir Nasional (Patir-Batan).

(14)

Radioterapi

Radioterapi adalah salah satu prosedur pengobatan kanker yang dilakukan dengan menggunakan paparan sinar-X. Tujuan radioterapi untuk membunuh sekaligus menghentikan penyebaran sel-sel kanker, serta mencegah kambuhnya penyakit kanker. Radioterapi dapat dibedakan menjadi :

1. Radioterapi eksternal 2. Radioterapi internal

Radioterapi eksternal dilakukan dengan memancarkan sinar radiasi ke bagian dalam tubuh yang terjangkit kanker. Masing- masing durasi radioterapi dilakukan kurang lebih selama 30 menit dan dilakukan sesuai dengan rencana pengobatan yang telah ditentukan oleh dokter spesialis onkologi radiasi.

(15)

Radioterapi

Alat radioterapi eksternal yang digunakan linear accelerator (LINAC). Alat ini  dapat menghancurkan sel kanker dengan energi dan akurasi tinggi, sehingga tidak merusak jaringan normal di area sekitarnya. Sedangkan radioterapi internal atau brachytherapy perawatan yang menggunakan radiasi internal. Brakiterapi bekerja dengan menempatkan sumber radiasi secara spesifk dari dalam atau di dekat tumor ganas dalam tubuh pasien.

(16)

Alat Radioterapi

(17)

CREDITS: This presentation template was created by Slidesgo, and includes icons by Flaticon and infographics & images by Freepik Please keep this slide for attribution

(18)

Niwele, A. (2021). Penyuluhan Kepada Masyarakat Mengenai Hubungan Radiasi Dan Kanker Di Gemba. Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan, 1(3), 40–44.

Wahyuni, S., & Amalia, L. (2022). Perkembangan Dan Prinsip Kerja Computed Tomography (CT Scan). GALENICAL : Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan

Mahasiswa Malikussaleh, 1(2), 88. https://doi.org/10.29103/jkkmm.v1i2.8097 Alfan,dkk. (2023). Peran Radiografer Pada Tindakan Intervensi Coronary

Angiography (Cag) Di Rumah Sakit Tk.Ii Pelamonia Makassar Ditinjau Dari Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (Skkni). Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin. ISSN: 2829-7466. Hlm 1094-1097

Akhmadi,dkk. 2021. Peran Radiografer Dalam Pemeriksaan Ultrasonograf (Usg).

Jurnal Radiografer Indonesia. ISSN 2620-9950. Hlm 79-81

Habel,Agustinus Leonard &Muhammad Ellbendl Rivaldi. 2022. Penggunaan Sinar Uv Sebagai Sterilisasi Pada Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Desain Universitas Pembangunan Jaya. Volume 1. Nomor 1. Hlm 24-28

Referensi

Referensi

Dokumen terkait

Gangguan nutrisi (kurang dari kebutuhan tubuh) berhubungan dengan hipermetabolik yang berhubungan dengan kanker, konsekwensi khemotherapi, radiasi, pembedahan (anoreksia,

Gangguan nutrisi (kurang dari kebutuhan tubuh) berhubungan dengan hipermetabolik yang berhubungan dengan kanker, konsekwensi khemotherapi, radiasi,

Gangguan nutrisi (kurang dari kebutuhan tubuh) berhubungan dengan hipermetabolik yang berhubungan dengan kanker, konsekwensi khemotherapi, radiasi,

Gangguan nutrisi (kurang dari kebutuhan tubuh) berhubungan dengan hipermetabolik yang berhubungan dengan kanker, konsekwensi khemotherapi, radiasi, pembedahan (anoreksia,

4.Gangguan nutrisi (kurang dari kebutuhan tubuh) berhubungan dengan hipermetabolik yang berhubungan dengan kanker, konsekuensi khemoterapi, radiasi, pembedahan

Radioterapi merupakan suatu tindakan pengobatan medis yang dilakukan dengan menggunakan radiasi pengion yang untuk mematikan sel kanker yang di derita oleh pasien

Radiasi yang dihasilkan dengan pengaturan tegangan yang cukup tinggi maka akan dihasilkan sinar-X dengan daya tembus yang besar dan panjang gelombang yang pendek [1]..

Pengukuran kerapatan tulang dilakukan dengan &ara menyinari tulang Pengukuran kerapatan tulang dilakukan dengan &ara menyinari tulang dengan radiasi gamma atau