• Tidak ada hasil yang ditemukan

Rahmi Masruroh NIM. 11311093 - repository iiq - IIQ Jakarta

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Rahmi Masruroh NIM. 11311093 - repository iiq - IIQ Jakarta"

Copied!
141
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Identifikasi Masalah

12Zidni Immawan Muslimin, “Prestasi Akademik Siswa Dilihat dari Jalur Penerimaan Siswa Baru, Sekolah Asal, dan Nilai Tes Potensi Akademik,” dalam Jurnal Penelitian Psikologi, Vol.

Pembatasan Masalah

Perumusan Masalah

Tujuan dan Manfaat Penelitian

Tinjauan Pustaka

Penelitian ini dilakukan pada siswa SMA dan MA Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta angkatan 2014, apakah perbedaan latar belakang sekolah mempunyai hubungan dengan prestasi belajar atau tidak ada korelasi dengan kinerja. Berdasarkan tabel dan gambar diatas terlihat bahwa prestasi belajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta angkatan 2014 didominasi oleh mahasiswa dengan IPK sangat baik. nilai. kategori yaitu berkisar antara 2,75 hingga 3,49 dengan persentase 73,96%. Dengan demikian, mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta angkatan 2014 dapat dikatakan mencapai prestasi belajar yang sangat baik.

Tidak ada satupun responden yang berasal dari SMA yang memiliki prestasi akademik yang masuk dalam kategori cumlaude. Dengan demikian hipotesis alternatif yang menyatakan terdapat hubungan positif signifikan antara perbedaan latar belakang sekolah dengan prestasi belajar siswa ditolak. Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta angkatan 2014 tidak mempunyai hubungan yang signifikan dengan nilai prestasi belajar (IPK).

Dari hasil perhitungan dengan menggunakan analisis chi-square terhadap perbedaan latar belakang sekolah dan prestasi akademik siswa, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara perbedaan latar belakang sekolah dengan prestasi akademik siswa pada program studi Pendidikan Kesehatan. dari Fakultas Kedokteran dan Kesehatan. Ilmu Pengetahuan Alam (FKIK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta angkatan 2014. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa perbedaan latar belakang sekolah tidak ada hubungan dengan prestasi akademik.

Sistematika Penulisan

KAJIAN TEORI

Sekolah Menengah Atas (SMA)

Mata pelajaran kelompok B merupakan kelompok mata pelajaran yang muatannya dikembangkan dari pusat dan dilengkapi dengan muatan lokal (yang dikembangkan oleh pemerintah daerah). Satu kali pembelajaran tatap muka adalah 45 menit per minggu dan mata pelajaran yang mempunyai alokasi waktu belajar 2 jam per minggu berarti mempunyai beban belajar tatap muka 2x45 menit per minggu, mata kuliah yang mempunyai Distribusi waktu belajar 3 jam/minggu berarti ada beban belajar tatap muka 3x45 menit per minggu dst. Total alokasi jam mengajar setiap kelas merupakan jumlah yang dapat ditingkatkan sesuai dengan kebutuhan siswa.

Secara khusus mata pelajaran pendidikan agama di Madrasah Aliyah dapat dikembangkan sesuai kebutuhan yang diidentifikasi oleh Kementerian Agama. Beban belajar adalah jumlah seluruh kegiatan yang harus diikuti siswa dalam satu minggu, satu semester, dan satu kelas. Beban belajar pada sekolah menengah dan madrasah aliyah dinyatakan dalam jam belajar per minggu.

Beban belajar kelas X, XI dan XII dalam satu semester minimal 18 minggu dan maksimal 20 minggu. Beban belajar di kelas XII semester ganjil minimal 18 minggu dan maksimal 20 minggu.

Madrasah Aliyah (MA)

Omar Hamalik berpendapat bahwa prestasi belajar adalah perubahan sikap dan perilaku setelah menerima pelajaran atau setelah mempelajari sesuatu.21. Ketika Nabi Adam AS mengajarkan kepada para malaikat nama-nama (benda) yang telah Allah SWT ajarkan kepadanya, hal tersebut merupakan salah satu bentuk prestasi belajar. Pengukuran prestasi belajar yang diambil dalam penelitian ini adalah indeks prestasi belajar (IPK/IPK) mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (UIN) Jakarta angkatan 2014. dari semester I (a) sampai dengan semester III (tiga) yang diambil dari bagian akademik fakultas.

Padahal, prestasi belajar yang dihasilkan dari proses pengajaran yang baik juga menjadi tujuan utama pendidikan nasional. Karakteristik responden berdasarkan prestasi belajarnya tercermin dari rata-rata nilai yang diperoleh mahasiswa selama berada di fakultas, dalam hal ini semester satu sampai semester tiga. Begitu pula dengan responden MA, sebagian besar siswa mempunyai prestasi belajar dengan kategori sangat baik yaitu sebanyak 29 siswa atau 30,21%.

Untuk mengetahui apakah korelasi dua variabel yaitu variabel latar belakang sekolah dan prestasi belajar siswa terdapat korelasi yang signifikan atau tidak maka dilakukan uji beda dengan chi-square yang hasilnya dapat dilihat pada tabel 9. Muslimin, Zidni Immawan, “Prestasi Akademik Siswa Dilihat dari Jalur Penerimaan Siswa Baru, Sekolah Asal, dan Nilai Tes Potensi Akademik”, dalam Jurnal Penelitian Psikologi, Vol.

Tinjauan Tentang Prestasi Belajar

  • Faktor-Faktor yang
  • Pengukuran Prestasi Belajar

Kerangka Berfikir

Dari latar belakang permasalahan dan teori yang telah dikemukakan pada bab sebelumnya, maka dapat disimpulkan secara kerangka berpikir bahwa prestasi belajar yang baik merupakan sesuatu yang ingin dicapai oleh setiap siswa (siswa). 52Tim Penyusun Buku Pedoman Akademik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Buku Pedoman Akademik Program Strata Ciputat: . Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan, 2014), hal. Oemar Hamalik menjelaskan dalam bukunya yang berjudul Proses Belajar Mengajar bahwa hasil belajar merupakan salah satu tolok ukur keberhasilan seseorang dalam menempuh kegiatan pendidikan dan keberhasilan dalam proses pembelajaran.53.

Capaian pembelajaran tersebut dapat menunjukkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Jadi harapannya semakin baik prestasi pembelajaran yang diperoleh maka akan semakin baik pula sumber daya manusianya. Fokus penelitian ini membagi latar belakang sekolah menjadi 2 (dua) yaitu Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Madrasah Aliyah (MA). Keduanya menawarkan program pendidikan tiga tahun, namun di Madrasah Aliyah proporsi pelajaran agama lebih besar.

Di Madrasah Aliyah (MA) yang lebih banyak pelajaran agamanya, dapat menjadi keuntungan bagi siswanya untuk memperdalam ilmu agama, dan menjadi nilai plus karena pelajaran tersebut tidak ada di Sekolah Menengah Atas (SMA). Namun melihat perbedaan jumlah mata kuliah dan perbedaan asumsi dari hasil wawancara dengan beberapa alumni Madrasah Aliyah, kami menyimpulkan bahwa penguasaan siswa terhadap mata kuliah di Madrasah Aliyah terkadang terpecah-belah. Hal ini memungkinkan siswa menguasai seluruh materi, namun tidak menutup kemungkinan untuk menguasainya sebagian atau tidak maksimal.

Hipotesis

Dalam penelitian ini hipotesis alternatif (Ha) yaitu terdapat hubungan positif yang signifikan antara perbedaan latar belakang sekolah dengan prestasi belajar mahasiswa pada Program Studi Pendidikan Dokter (PSPD) Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (UIN) Jakarta. Hipotesis nol (Ho) dalam penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan positif yang signifikan antara perbedaan latar belakang sekolah dengan prestasi belajar mahasiswa pada Program Studi Pendidikan Dokter (PSPD) Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah ( UIN) Jakarta. Penelitian ini dilakukan di Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah.

Dalam penelitian ini yang menjadi objek populasi adalah seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta angkatan 2014. Selain itu juga digunakan penelitian lapangan. yaitu dengan meneliti langsung subjek penelitian pada Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. Dalam teknik dokumentasi ini penulis menggunakan dokumentasi tertulis seperti sejarah berdirinya Fakultas Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK).

Sejarah Berdirinya Program Studi Pendidikan Dokter (PSPD) Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (UIN) Jakarta. Untuk mempercepat integrasi tersebut, sidang Senat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada tanggal 30 Desember 2002 mempertimbangkan pentingnya pembukaan program studi baru di bidang Kedokteran dan Kesehatan. Pelopor yang turut serta dalam rencana pembukaan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta adalah Prof.

Pada tahun ajaran 2004/2005, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mulai menerima mahasiswa baru Program Studi Kesehatan Masyarakat dan Farmasi dengan jumlah mahasiswa sebanyak 74 dan 35 orang. Sedangkan Program Studi Pendidikan Kedokteran dan Keperawatan mulai tahun ajaran 2005/2006 menerima mahasiswa baru sebanyak 55 dan 50 mahasiswa. Mulai tahun ajaran 2010-2011, kegiatan belajar mengajar seluruh program studi di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah.

Jumlah Responden Berdasarkan Asal Sekolah Berdasarkan tabel dan gambar di atas terlihat bahwa responden asal sekolah angkatan 2014 pada Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta terbanyak. responden berasal dari Sekolah Menengah Atas (SMA) sebanyak 60 responden (62,5%) sedangkan dari Madrasah Aliyah (MA) hanya sebanyak 36 responden (37,5). Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan latar belakang sekolah pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran dan Sains.Sistem pembelajaran pada Program Studi Pendidikan Dokter terbagi menjadi dua yaitu tahap praklinis dan tahap klinis fase.

METODOLOGI PENELITIAN

Tempat dan Waktu Penelitian

Variabel Penelitian

Populasi dan Sampel Penelitian

Penelitian ini merupakan penelitian populasi sehingga seluruh siswa yang ada dalam populasi tersebut juga menjadi sampel dalam penelitian ini yaitu 96 siswa.

Teknik Pengumpulan Data

Observasi adalah “suatu teknik atau metode pengumpulan data dengan cara mengamati kegiatan yang sedang berlangsung”. 4. Penulis menggunakan teknik ini dengan tujuan untuk memperoleh data yang valid dengan cara observasi langsung di Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (UIN) Jakarta. Ilmu Kedokteran dan Kesehatan (FKIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, untuk mengungkap data bagaimana dosen memberikan layanan pembelajaran dalam upaya mengoptimalkan kinerja mahasiswa berdasarkan perbedaan latar belakang sekolah dan menggali informasi terkait penelitian.

Dokumen merupakan sumber data yang dapat memberikan data lengkap yang dibutuhkan peneliti yang dikumpulkan melalui arsip nyata. Dokumentasi merupakan teknik pengumpulan data dengan cara mengumpulkan dan menganalisis dokumen baik berupa dokumen tertulis, gambar maupun dokumen elektronik.

Teknik Pengolahan Data

Teknik Analisa Data

Dalam upaya memenuhi kebutuhan pendidikan tinggi yang sesuai dengan tuntutan masyarakat, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (UIN) Jakarta membuka jurusan dan program studi baru untuk mendukung pengembangannya dalam integrasi aspek keilmuan, keislaman, dan keindonesiaan. Berdasarkan keputusan Senat, maka dimulailah penyusunan usulan empat Program Studi di bawah naungan FKIK, yaitu program studi Pendidikan Dokter, Kesehatan Masyarakat, Farmasi, dan Keperawatan. Program Studi Pendidikan Dokter bertujuan untuk menghasilkan lulusan kedokteran yang berkualitas, beriman dan bertakwa, memiliki keunggulan kompetitif dan komparatif dalam persaingan global, mampu mengintegrasikan ilmu kedokteran dan ilmu keislaman, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Berdasarkan tabel di atas terlihat bahwa dari total responden yang berjumlah 96 mahasiswa, rata-rata prestasi mahasiswa yang ditunjukkan dengan nilai IPK adalah 2,9045 yang termasuk dalam kategori sangat baik. Selain itu walaupun terdapat hasil pada penelitian-penelitian terdahulu yang menyatakan adanya korelasi dan perbedaan prestasi belajar yang signifikan antara siswa SMA dan MA, namun menurut penulis hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain perbedaan sampel penelitian yang hasilnya sama. tidak dapat ditentukan. disamaratakan.

Tabel di atas dapat digambarkan dalam diagram  sebagai berikut:
Tabel di atas dapat digambarkan dalam diagram sebagai berikut:

HASIL PENELITIAN

Referensi

Dokumen terkait