i
Institut Sains dan Teknologi Nasional i
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PENJUALAN BERBASIS WEB PADA KONVEKSI EXITO
INGGAR ANANTO 16350021
PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI INFORMASI
INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL JAKARTA
SEPTEMBER 2023
i
Institut Sains dan Teknologi Nasional
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PENJUALAN BERBASIS WEB PADA TOKO KONVEKSI EXITO
SKRIPSI
Diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Komputer
HALAMAN JUDU L
INGGAR ANANTO 16350021
PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI INFORMASI
INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL JAKARTA
SEPTEMBER 2023
ii
Institut Sains dan Teknologi Nasional
HALAMAN PERNYATAAN ORISINALITAS
Skripsi ini adalah hasil karya saya sendiri, dan semua sumber baik yang dikutipkan maupun yang di rujuk telah saya nyatakan benar.
Nama : INGGAR ANANTO
NIM : 16350021
Tanggal : 17 SEPTEMBER 2023
Jakarta, 17 September 2023 Yang menyatakan
INGGAR ANANTO 16350021
iii
Institut Sains dan Teknologi Nasional
HALAMAN PERNYATAAN NON PLAGIAT
Saya yang bertanda tangan dibawah ini :
Nama : Inggar Ananto
NIM : 16350021
Jurusan : Sistem Informasi Tahun Akademik : 2022/2023
Menyatakan bahwa saya tidak melakukan kegiatan plagiat dalam penulisan Tugas Akhir yang berjudul ‘’Rancang Bangun Sistem Informasi Penjualan Berbasis Web Pada Konveksi Exito’’ .
Apabila suatu saat nanti terbukti saya melakukan plagiat, maka saya akan menerima sanksi yang telah ditetapkan.
Demikian Surat Pernyataan ini saya buat dengan sebenar – benarnya.
Jakarta, 17 September 2023
INGGAR ANANTO 16350021
iv
Institut Sains dan Teknologi Nasional ii
HALAMAN PENGESAHAN Skripsi ini diajukan oleh :
Nama : Inggar Ananto
NIM : 16350021
Program Studi : Sistem Informasi
Judul Skripsi : Rancang Bangun Sistem Informasi Penjualan Berbasis Web Pada Koveksi Exito
Telah berhasil dipertahankan dihadapan Dewan Penguji dan diterima sebagai persyaratan yang diperlukan untuk memperoleh gelar Sarjana Komputer pada Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Sains Dan Teknologi Informasi, Institut Sains Dan Teknologi Nasional.
DEWAN PENGUJI
Pembimbing : Siti Nurmiati, S.Kom., M.Kom. ( )
Penguji : Marhaeni, S.Kom., M.Kom. ( )
Penguji : Siti Madinah Ladjamuddin, S.Kom., M.Kom. ( )
Penguji : Aryo Nur Utomo, S.T., M.Kom. ( )
Ditetapkan di : Jakarta
Tanggal : 17 September 2023
v
Institut Sains dan Teknologi Nasional
KATA PENGANTAR
Puji syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat dan rahmat-Nya, saya dapat menyelesaikan skripsi ini. Penulisan skripsi ini dilakukan dalam rangka memenuhi salah satu syarat untuk mencapai gelar Sarjana Program Studi Sistem Informasi pada Fakultas Sains dan Teknologi Informasi Institut Sains Dan Teknologi Nasional. Saya menyadari bahwa, tanpa bantuan dan bimbingan dari berbagai pihak, dari masa perkuliahan sampai pada penyusunan skripsi ini, sangatlah sulit bagi saya untuk menyelesaikan skripsi ini. Oleh karena itu, saya mengucapkan terima kasih kepada :
a) Ibu Marhaeni S.Kom.,M.Kom. selaku Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Informasi
b) Ibu Siti Nurmiati S.Kom.,M.Kom. selaku Kepala Program Studi Sistem Informasi, Institut Sains dan Teknologi Nasional dan dosen pembimbing yang telah menyediakan waktu, tenaga, dan pikiran untuk mengarahkan saya dalam penyusunan skripsi ini.
c) Bapak dan Ibu Dosen Program Studi Sistem Informasi Institut Sains Dan Teknologi Nasional atas ilmu yang diberikan selama masa perkuliahan d) Bapak Deni Eko Prasetyo., selaku pemilik Konveksi Exito yang telah
banyak membantu dalam usaha memperoleh data yang saya perlukan.
e) Orang tua dan keluarga saya yang telah memberikan bantuan dukungan material dan moral serta terima kasih atas doa, dukungan, cinta, kasih sayang, kesabaran yang selalu diberikan kepada penulis untuk dapat menyelesaikan Skripsi ini.
f) Keluarga Korps Mahasiswa ISTN yang telah banyak membantu saya dalam segala hal.
g) Keluarga Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi ISTN lintas angkatan yang telah banyak membantu saya dalam menyelesaikan skripsi ini.
h) Keluarga Sistem Informasi ISTN 2016 yang telah banyak membantu saya selama masa kuliah.
vi
Institut Sains dan Teknologi Nasional
Akhir kata, saya berharap Tuhan Yang Maha Esa berkenan membalas segala kebaikan semua pihak yang telah membantu. Semoga skripsi ini membawa manfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan.
Jakarta, 17 September 2023 Penulis
INGGAR ANANTO 16350021
vii
Institut Sains dan Teknologi Nasional
HALAMAN PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI SKRIPSI UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS
Sebagai civitas akademis Institut Sains dan Teknologi Nasional, saya yang bertanda tangan dibawah ini :
Nama : Inggar Ananto
Nim : 16350021
Program Studi : Sistem Informasi
Fakultas : Fakultas Sains dan Teknologi Informasi Jenis Karya : Skripsi
Demi pengembangunan ilmu pengetahuan, menyetujui untuk memberikan kepada Institut Sains dan Teknologi Nasional Hak Bebas Royalti Noneksklusif (Non - exclusive Royalti – Free Right) atas karya ilmiah penulis yang berjudul :
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PENJUALAN BERBASIS WEB PADA KONVEKSI EXITO
Beserta perangkat yang ada (jika diperlukan) dengan hak bebas Royalti Noneksklusif ini Institut Sains dan Teknologi Nasional berhak menyimpan, mengalihmedia/format-kan, mengelola dalam bentuk pangkalan data (database) soft copy dan hard copy, merawat dan mempublikasikan skripsi penilis selama tetap mencantumkan nama penulis/pencipta dan sebagai pemilik hak cipta. Demikian pernyataan ini penulis buat dengan sebenar – benarnya
Dibuat di : Jakarta
Pada tanggal : 17 September 2023
Tertanda (Inggar Ananto)
viii
Institut Sains dan Teknologi Nasional
ABSTRAK
Nama : Inggar ananto
Program Studi : Sistem Informasi
Judul : Rancang Bangun Sistem Informasi Penjualan Berbasis Website Pada Toko Konveksi Exito
Konveksi Exito, Berdiri sejak 2018. Menghadapi hambatan dalam pemasaran media sosial maupun dalam memproses pemesanan, dan juga metode pembayaran yang di lakukan oleh pelanggan karena keamanan yang masih kurang baik. Saat ini Exito dalam kondisi peningkatan pesanan yang datang hingga 500 pcs pesanan perbulannya, Dan penelitian ini berfokus peningkatan penjualan online berbasis website yang dapat memperluas pangsa pasar dan meningkatkan efisiensi oprasional Exito. Metode pengembangan sistem pada penelitian ini menggunakan Metode Extreme Programming dengan langkah awal yaitu planning dapat mengumpulkan informasi yang dibutuhkan dengan metode user stories atau mendengarkan dan memahami seorang user menceritakan yang terjadi pada Exito.
Langkah kedua yaitu desain yang dilakukan untuk membangun perancangan sistem berdasarkan user stories yang diolah menghasilkan dalam pemodelan data dan antarmuka UML. Langkah ketiga lakukan pengkodean menggunakan Sublime sebagai teks editor penulisan kode, PHP sebagai bahasa pemrograman, XAMPP sebagai pengujian secara localhost, dan MySQL sebagai penyimpanan data atau database. Dan langkah terakhir adalah testing dengan menggunakan metode black box tasting. Penelitian ini menghasilkan sistem yang memungkin admin mengelola produk pesanan, data pelanggan serta laporan, dan juga memungkinkan pelanggan melakukan pemesanan secara mudah dan pembayaran dengan mudah dan aman karna terintegrasi dengan Midtran
Kata kunci: penjualan, Midtrans, Extreme Programming, black box
ix
Institut Sains dan Teknologi Nasional
ABSTRACT
Name : Inggar ananto
Study program : Information Systems
Title : Design and Build Based Sales Information System Website at Exito Convection Shop
Exito Convection, Established since 2018. Facing obstacles in social media marketing and in processing orders, as well as payment methods made by customers due to poor security. Currently Exito is in a condition of increasing orders coming up to 500 pcs orders per month, and this research focuses on increasing website-based online sales that can expand market share and improve operational efficiency of Exito. The system development method in this study uses the Extreme Programming Method with the initial step that is planning to be able to collect the information needed by the user stories method or listening to and understanding a user telling what happened at Exito. The second step is the design carried out to build a system design based on user stories that are processed to produce data modeling and the UML interface. The third step is to code using Sublime as a text editor for writing code, PHP as a programming language, XAMPP as a localhost test, and MySQL as a data store or database. And the last step is testing using the black box tasting method. This research produces a system that allows admins to manage product orders, customer data and reports, and also allows customers to place orders easily and make payments easily and safely because it is integrated with Midtran
Keywords: sales, Midtrans, Extreme Programming, black box
x
Institut Sains dan Teknologi Nasional
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL ... i
HALAMAN PERNYATAAN ORISINALITAS ... ii
HALAMAN PERNYATAAN NON PLAGIAT ... iii
HALAMAN PENGESAHAN ... iv
KATA PENGANTAR ...v
HALAMAN PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI SKRIPSI UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS ... vii
ABSTRAK ... viii
ABSTRACT ... ix
DAFTAR ISI ...x
DAFTAR TABEL ... xiii
DAFTAR GAMBAR ... xiv
BAB I ...1
PENDAHULUAN...1
1.1 Latar Belakang ... 1
1.2 Rumusan masalah ... 3
1.3 Batasan Masalah ... 4
1.4 Tujuan Penelitian ... 4
1.5 Manfaat Penelitian ... 5
BAB II ...6
TINJAUAN PUSTAKA ...6
2.1 Penelitian pendahulu ... 6
2.2 Sistem Informasi ... 9
2.3 Sistem Informasi Penjualan ... 9
2.4 Internet ... 10
xi
Institut Sains dan Teknologi Nasional
2.5 E – Commerce ... 10
2.6 Sublime Text ... 12
2.7 PHP ... 12
2.8 XAMPP ... 13
2.10 Extreme Programing ... 15
2.11 Website ... 17
2.12 UML ... 17
2.13 Black Box Testing ... 18
2.14 Object-Oriented Programming ... 18
BAB III ...20
METODOLOGI PENELITIAN ...20
3.1 Tempat Dan Waktu Penelitian ... 20
3.1.1 Tempat Penelitian ...20
3.1.2 Waktu Penelitian ...20
3.2 Alat dan Bahan Penelitian ... 20
3.2.1 Alat Penelitian ...20
3.3 Metodologi Penelitian ... 21
3.3.1 Bagan Alur Penelitian ...21
3.3.2 Metode Pengumpulan data ...24
3.3.3 Metode Pengembangan Sistem ...25
3.4 Prosedur Sistem yang Berjalan ... 27
3.4.1 Prosedur Pemesanan ...27
3.4.2 Prosedur Pembayaran ...28
3.4.3 Prosedur Pembukuan ...28
3.5 Perancangan Sistem Usulan ... 29
3.5.1 Use Case Diagram ...29
3.5.2 Activity Diagram Sistem Berjalan ...32
3.5.3 Activity Diagram Sistem Usulan ...37
3.5.4 Squenci Diagram ...44
xii
Institut Sains dan Teknologi Nasional
3.5.5 Class Diagram ...45
3.6 Perancangan Database ... 46
3.6.1 Entity Relationship Diagram ...46
3.6.2 Sturktur Database ...47
BAB IV ...54
HASIL DAN PEMBAHASAN ...54
4.1 Tampilan program ... 54
4.1.1 Bagian pelanggan ...54
4.1.2 Bagian Administrator ...60
4.2 Pengujian Perangkat Lunak ... 62
BAB V ...71
PENUTUP ...71
5.1 Kesimpulan ... 71
5.2 Saran ... 71
DAFTAR PUSTAKA ...72
LAMPIRAN 1 ...74
LEMBAR MONITORING BIMBINGAN SKRIPSI ...74
LAMPIRAN 2 ...75
WAWANCARA ...75
LAMPIRAN 3 ...78
OBSERVASI ...78
LAMPIRAN 4 ...80
PENGECEKAN PLAGIARISME ...80
LAMPIRAN 5 ...84
SCRIPT PEMPROGRAMAN ...84
xiii
Institut Sains dan Teknologi Nasional
DAFTAR TABEL
Tabel 2.2 Persamaan penelitian pendahulu ... 6
Tabel 2.3 Perbadaan Penelitian Pendahulu ... 7
Tabel 2.4 Persamaan Penelitian Pendahulu ... 7
Tabel 2.5 Perbedaan Penelitian Pendahulu ... 8
Tabel 2.6Panellation Pendahulu ... 8
Tabel 3.7 User Stories ... 25
Tabel 3.8 Definisi Aktor ... 30
Tabel 3.9 Spesifikasi data tb_pelanggan ... 47
Tabel 3.10 Spesifikasi File Tabel Data tb_admin ... 47
Tabel 3.11 Spesifikasi File Tabel Data tb_category ... 48
Tabel 3.12 Spesifikasi File Tabel Data tb_keranjang ... 49
Tabel 3.13 Spesifikasi File Tabel Data tb_order ... 49
Tabel 3.14 Spesifikasi File Tabel Data detail tb_detail_order ... 50
Tabel 3.15 Spesifikasi File Tabel Data tb_product ... 51
Tabel 3.16 Spesifikasi data tb_alamat ... 51
Tabel 3.17 Spesifikasi data tb_pembayaran ... 52
Tabel 3.18 spesifikasi data laporan ... 53
Tabel 4.19 pengujian registrasi pada website ... 65
Tabel 4.20 pengujian login admin pada website ... 66
Tabel 4.21 pengujian login user pelanggan pada website ... 67
Tabel 4.22pengujian tambah kategori pada website ... 68
Tabel 4.23 pengujian tambah produk ... 69
Tabel 4.24 Pengujian Pemesanan ... 70
xiv
Institut Sains dan Teknologi Nasional
DAFTAR GAMBAR
Gambar 2.1 Extreme Programing ... 15
Gambar 3.2 Bagan Alur Penelitian... 21
Gambar 3.3 Usecase Diagram... 29
Gambar 3.4 Activity Diagram Pemesanan Brand Exito ... 33
Gambar 3.5 Activity Diagram Pemesana Kustomisasi ... 34
Gambar 3.6 Activity Diagram Pembayaran Brand Exito ... 35
Gambar 3.7 Activity Diagram Pembayaran kustomisasi ... 36
Gambar 3.8 Activity Diagram Login ... 37
Gambar 3.9 Activity diagram pendaftaran pelanggan... 38
Gambar 3.10 Activity Diagram Tambah Kategori ... 39
Gambar 3.11 Activity Diagram Tambah Produk ... 40
Gambar 3.12 Activity Diagram Pemesanan Brand Exito... 41
Gambar 3.13 Activity Diagram Pemesanan Kustomisasi ... 42
Gambar 3.14 Activity Diagram Pembayaran Midtrans ... 43
Gambar 3.15 Squence Diagram ... 44
Gambar 3.16 Class Diagram ... 45
Gambar 3.17 Entity Relatinship Diagram ... 46
Gambar 4.18 Halaman Login pelanggan ... 54
Gambar 4.19 Halaman Registrasi ... 55
Gambar 3.20 Halaman utama pelanggan ... 55
Gambar 3.21 Halaman produk kategori ... 56
Gambar 3.22 Halaman Detail Produk ... 57
Gambar 4.23 Halaman keranjang pelanggan ... 57
Gambar 4.24 Halaman checkout pelanggan... 58
Gambar 4.25 Halaman pengisian Alamat pengiriman ... 59
Gambar 4.26 Halaman metode pembayaran ... 59
Gambar 4.27 Halaman Login Administrator ... 60
Gambar 4.28 halaman tambak produk ... 60
Gambar 4.29 halaman tampilan produk dan kategori ... 61
Gambar 4.30 halampan pemroses pemesanan ... 62
1
Institut Sains dan Teknologi Nasional
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Dalam beberapa dekade terakhir, perkembangan teknologi, komputer, dan telekomunikasi telah mengubah dunia secara signifikan. Salah satu hasilnya adalah perkembangan teknologi internet. Pengguna internet di Indonesia pada tahun 2018 sebanyak 95,2 juta, tumbuh 13,3% dari tahun sebelumnya (84 juta pada 2017). Pada tahun 2019, diperkirakan akan ada 107,2 juta pengguna internet di Indonesia, dengan pertumbuhan 12,6%. Dalam rentang tahun 2019- 2023, pengguna internet di Indonesia diharapkan tumbuh rata-rata 10,2%. (Irwan Satria Wibawa, 2021). Perkembangan teknologi internet ini memainkan peran krusial dalam kehidupan sehari-hari. Internet telah membawa dampak luar biasa pada berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk dalam bidang bisnis. Dengan internet, pelaku bisnis dapat dengan mudah mengakses informasi yang relevan untuk menunjang aktivitas bisnis mereka, seperti data pasar, tren industri, dan analisis pesaing. Penggunaan internet dalam bisnis tidak hanya sebagai alat pertukaran informasi elektronik, tetapi juga sebagai alat untuk menerapkan strategi bisnis secara efektif. (Kurniawan et al., 2022)Salah satu sektor yang mengalami perkembangan pesat dengan adanya internet adalah industri fashion di Indonesia. Industri fashion di Indonesia telah mengalami pertumbuhan yang pesat dalam era globalisasi yang kompleks. Untuk tetap bersaing di pasar yang kompetitif, perusahaan pakaian di Indonesia telah mengadopsi strategi pemasaran baru, seperti melalui e-commerce.(Chintia Alifianti, 2022)
E-commerce, yaitu penggunaan internet untuk komunikasi bisnis dan transaksi komersial, memberikan keuntungan signifikan bagi perusahaan pakaian dan konsumen. Konsumen kini dapat dengan mudah mengakses berbagai produk fashion melalui platform e-commerce, kapan pun dan di mana pun mereka berada. Keuntungan seperti akses 24 jam, efisiensi, dan pilihan produk yang tak terbatas menjadikan e-commerce metode pemasaran yang
2
Institut Sains dan Teknologi Nasional
efektif dalam industri fashion. Perusahaan pakaian di Indonesia dapat menjual produk secara online dan menjangkau konsumen di berbagai wilayah(Rehatalanit, n.d.). Berdasarkan riset yang dilakukan NielsenIQ Indonesia, capaian transaksi Harbolnas 2022 mencapai Rp22,7 triliun. Bukan hanya nilai transaksi secara umum yang mengalami peningkatan, nilai transaksi produk lokal juga naik menjadi Rp10 triliun. (Rusdy Sumantri, 2022) Hal ini memberikan kesempatan bagi perusahaan untuk memperluas pangsa pasar dan meningkatkan penjualan. Strategi pemasaran digital, seperti iklan online, media sosial, dan konten kreatif, juga digunakan untuk meningkatkan visibilitas merek dan menarik konsumen potensial. Namun, persaingan di dunia online sangatlah ketat. Banyak perusahaan pakaian lainnya juga mengadopsi strategi yang serupa, sehingga perusahaan harus menciptakan pengalaman belanja yang menyenangkan, memberikan layanan pelanggan yang baik, dan menjaga kualitas produk untuk mempertahankan konsumen lama dan menarik konsumen baru.
Perusahaan harus terus berinovasi dan beradaptasi dengan tren terbaru dalam industri fashion serta memanfaatkan kekuatan teknologi internet untuk menghadapi tantangan di era globalisasi yang semakin kompleks.
Dalam industri konveksi, yang merupakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia, teknologi internet juga memberikan peluang dan kemudahan. Pengusaha konveksi dapat memanfaatkan internet dan e- commerce untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan visibilitas produk, dan memanfaatkan media sosial serta iklan online untuk mempromosikan bisnis mereka. Dengan menggunakan teknologi internet, pengusaha konveksi juga dapat memperoleh informasi mengenai tren fashion terbaru, meningkatkan efisiensi produksi, dan memperbaiki hubungan dengan pelanggan. Salah satu industri konveksi di Kelurahan Tambak Kidul, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, bernama Exito. Exito memproduksi berbagai jenis pakaian, seperti jersey olahraga, t-shirt, kaos kaki, celana pendek, celana panjang, rompi, dan seragam kerja. Exito didirikan pada tahun 2018 dan telah menggunakan beberapa media sosial untuk pemasarannya yang dimana sedikit kesulitan dalam melakukan pemasaran produknya karena sosial media itu sendiri masih kurang dalam hal mendeskripsikan sebuah produk dan jasa dalam
Institut Sains dan Teknologi Nasional
pemasaran produk. dan pemesanan yang dilakukan oleh pelanggan masih menggunakan fitur pemesanan melalui chatting WhatsApp atau Instagram pada akun media sosial Exito dapat menjadi kekeliruan dalam pemrosesan pesanan.
Pelanggan juga masih menggunakan platform media sosial untuk melihat produk yang ditawarkan oleh Exito yang menyulitkan Exito dalam hal management akun sosial media produk dan akun sosial media untuk pemasarannya. Seiring berjalannya waktu, pesanan yang diterima oleh Exito meningkat, hingga mencapai 500 pcs pesanan dalam satu bulan. Pesanan yang paling sering diminta oleh pelanggan adalah custom jersey olahraga dan seragam kerja dan hal ini dapat menimbulkan permasalahan lebih lanjut karna pemrosesan pesanan masih dapat di simpulkan menggunakan metode manual dengan sedikit pemanfaatan teknologi. Bukan hanya pemasarannya saja Exito masih menggunakan pencatatan manual melalui Excel atau Google Docs untuk mencatat, memproses, dan mengestimasi pesanannya. Metode pembayaran yang digunakan masih transfer manual melalui bank dan dompet digital dari rekening pelanggan ke rekening pemilik Exito dan itu dapat menimbulkan sebuah ancaman cukup besar karena seharusnya kerahasian nomor rekening harus bersifat pribadi atau privasi.
Berdasarkan latar belakang tersebut, direkomendasikan untuk membangun sebuah sistem informasi berbasis website untuk toko Exito guna meningkatkan penjualan dan mempermudah pelanggan dalam mendapatkan informasi produk serta melakukan pemesanan.
1.2 Rumusan masalah
Ruang lingkup rumusan masalah pada sistem informasi penjualan di Exito adalah sebagai berikut :
1. Bagaimana merancang dan membangun website penjualan yang menarik dan responsif?
2. Bagaimana menyusun struktur dan navigasi yang intuitif dalam website penjualan Exito agar pengguna dapat dengan mudah menemukan dan mengakses produk yang mereka inginkan?
3. Bagaimana menyediakan informasi produk yang lengkap, termasuk
4
Institut Sains dan Teknologi Nasional
deskripsi, gambar, ukuran, harga, dan opsi kustomisasi, dalam website penjualan Exito?
4. Bagaimana mengimplementasikan sistem pemesanan dan keranjang belanja yang aman dan mudah digunakan dalam website penjualan Exito?
5. Bagaimana mengintegrasikan Midtrans pada website Exito?
1.3 Batasan Masalah
Agar dalam pembuatan website ini dapat mencapai sasaran dan tujuan yang diharapkan maka permasalahan yang ada dibatasi sebagai berikut :
1. Pembuatan website akan berfokus pada aspek penjualan dan pemasaran produk Exito.
2. Website akan dirancang dan dikembangkan dengan bahasa
Pemrograman PHP dan database MySQL yang sesuai dengan kebutuhan Exito.
3. Pembuatan website tidak akan mencakup pengadaan infrastruktur fisik seperti server hosting, namun akan mempertimbangkan rekomendasi untuk memilih layanan hosting yang sesuai
1.4 Tujuan Penelitian
Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut :
1. Membangun sebuah website penjualan yang menarik dan responsif untuk Exito dengan tujuan meningkatkan kehadiran online dan memperluas pangsa pasar perusahaan.
2. Merancang dan mengembangkan fitur-fitur yang memudahkan pelanggan dalam melihat dan mencari produk, dan melakukan pemesanan.
3. Memudahkan pelanggan dengan menyediakan tampilan yang intuitif, informasi produk yang lengkap, serta fitur-fitur yang memungkinkan pelanggan untuk melacak pesanan.
Institut Sains dan Teknologi Nasional
4. Meningkatkan efisiensi operasional agar dapat menangani beban lalu lintas yang tinggi saat ada peningkatan pesanan dan jumlah pengunjung.
1.5 Manfaat Penelitian
Manfaat yang diharapkan dalam penelitian ini adalah :
1. Mendapatkan pengetahuan dan pemahaman yang lebih mendalam tentang desain dan pengembangan website penjualan. Mereka akan memperoleh keterampilan dalam menggunakan teknologi web, integrasi sistem pemesanan, dan pengujian website.
2. Mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan dalam merancang dan menjalankan penelitian. Mereka akan belajar tentang metode pengumpulan data, analisis data, dan interpretasi hasil penelitian.
3. Dengan adanya website penjualan yang menarik dan responsif, Exito dapat meningkatkan kehadiran dan eksistensinya secara online. Hal ini membantu perusahaan untuk lebih terlihat dan diakses oleh pelanggan potensial di berbagai wilayah.
4. Website penjualan Exito akan menyediakan fitur-fitur yang memudahkan pelanggan dalam melihat produk, melakukan pemesanan, dan pembayaran. Hal ini meningkatkan kenyamanan dan kepuasan pelanggan dalam bertransaksi.
5.
Dengan pemasaran online melalui website penjualan, Exito dapat meningkatkan branding dan visibilitas merek di kalangan pelanggan potensial. Hal ini membantu memperkuat citra merek dan membedakan Exito dari pesaing di pasar.6
Institut Sains dan Teknologi Nasional
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Penelitian pendahulu
Penelitian pendahulu melibatkan tinjauan literatur yang mendalam terhadap studi yang dilakukan sebelumnya oleh peneliti lain dalam bidang yang sama atau terkait. Tinjauan literatur ini memiliki beberapa tujuan penting, antara lain mengidentifikasi celah pengetahuan, memahami metode yang telah digunakan sebelumnya, mencegah duplikasi penelitian, memperkuat argumen dan analisis, serta mengidentifikasi peluang penelitian baru. Melalui ringkasan hasil penelitian terdahulu, peneliti dapat memperoleh perbandingan dan inspirasi baru untuk penelitian selanjutnya, serta memposisikan diri dan menunjukkan orisinalitas dari penelitian yang sedang dilakukan.
Penelitian yang di lakukan oleh (KOKO NOVIANTO PRATAMA-FST, 2021) yang berjudul ” Rancang Bangun Sistem Informasi E-commerce Penjualan Baju Fashion Wanita Berbasis Website ”. Metode pengembangan yang di terapkan adalah metode Rapid Application Development (RAD). Hasil penelitian ini menghasilkan sistem informasi E-Commerce berbasis web yang dapat digunakan pihak Ale Clothsky untuk mempermudah customer dalam melihat informasi produk yang dibutuhkan, serta pemrosesan data tersimpan secara terpusat dan terintegrasi ke dalam database dan dapat memasarkan dan mempromosikan produk secara online.
Tabel 2.1 Persamaan penelitian pendahulu
Persamaan penelitian sebelumnya dengan penelitian ini adalah Objek Penelitian Konveksi Exito Objek Penelitian Konveksi Ale
Clothsky Bahasa pemrograman sama sama
menggunakan PHP, dan database dengan MySQL
Bahasa pemrograman sama sama menggunakan PHP, dan database dengan MySQL
Institut Sains dan Teknologi Nasional
Tabel 2.2 Perbadaan Penelitian Pendahulu
Perbedaan penelitian sebelumnya dengan penelitian ini adalah metode yang digunakan penelitian
saat ini yaitu Extreme Programming
Metode yang digunakan penelitian sebelumnya yaitu Rational Unified Process (RUP)
Metode pembayarn terintegrasi dengan Midtran
Metode Pembayaran masih menggunakan tranfer manual antar bank
Penelitian yang dilakukan oleh (Nurhidayat & Tjahjo Utomo2022) yang berjudul “Sistem Informasi Website E-commerce Scracf i Look Dengan Menggunakan Laravel“ merancang sistem informasi pemasaran berbasis e- commerce dan mengimplementasikan sistem informasi tersebut pada scarf I look, dimana Sistem penjualan yang digunakan Scarf I Look saat ini masih konvesional dan hanya menerima pesanan lewat whatsapp saja dan dikirim lewat COD. Dengan menggunakan fasilitas seperti ini sebagai sarana penjualan maka lingkup penjualan dan promosi pun masih kecil karena hanya orang- orang yang mengetahui toko online scarf I look saja, Oleh karena itu scarf I look membutuhkan sebuah website e-commerce yang dapat memperluas lingkup penjualan produk. Dan Hasil Analisis sistem yang berjalan. Analisis sistem yang sedang berjalan dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui proses kerja yang sedang berjalan.
Tabel 2.3 Persamaan Penelitian Pendahulu
Persamaan penelitian sebelumnya dengan penelitian ini adalah Objek Penelitian Konveksi Exito Objek Penelitian Konveksi scarf I
look Memanfaatkan menggunakan website ecommerce sebagai salah satu media penjualan
Memanfaatkan menggunakan website ecommerce sebagai salah satu media penjualan
8
Institut Sains dan Teknologi Nasional
Tabel 2.4 Perbedaan Penelitian Pendahulu
Perbedaan penelitian sebelumnya dengan penelitian ini adalah Metode yang digunakan Extreme
Programing
Metode yang digunakan penelitian sebelumnya yaitu Rational Unified Process (RUP)
Metode pembayarn terintegrasi dengan Midtran
Metode Pembayaran masih menggunakan tranfer manual antar bank
Penelitian saat ini menggunakan binaryadmin sebagai pembantu pembuatan website
Untuk membangun websitenya penelitian sebelumnya menggunakan laravel
Dari hasil dari dua penelitian pendahulu Agus Nurhidayat (2023) yang berjudul “Sistem Informasi Website E-commerce Scracf i Look Dengan Menggunakan Laravel“ dan Koko Novianto Pratama (2022) yang berjudul ” Rancang Bangun Sistem Informasi E-commerce Penjualan Baju Fashion Wanita Berbasis Website ” dapat di simpulkan sebagi berikut
Tabel 2.5Panellation Pendahulu NO Nama
(Tahun)
Judul Tujuan Penelitian
Metode Pengembang an sistem
Hasil penelitian
1 Koko
Novianto Pratama (2022)
Rancang Bangun Sistem Informasi E-
commerce Penjualan Baju Fashion Wanita Berbasis Website
Merancang dan
membangun system informasi penjualan agar mempermudah pelanggan untuk bertransaksi dan membantu mempermudah toko
melakukan promosi secara langsung serta memperluas
metode Rapid Application Development (RAD)
menghasilkan sistem informasi E- Commerce berbasis web yang dapat digunakan pihak Ale Clothsky untuk mempermudah customer dalam melihat informasi produk yang dibutuhkan, serta pemrosesan data tersimpan secara terpusat dan terintegrasi ke dalam database dan dapat memasarkan
Institut Sains dan Teknologi Nasional informasi
produk yang di sediakan kepada
konsumen
dan
mempromosikan produk secara online
2 Agus
Nurhiday at (2023)
Sistem Informasi Website E-
commerce Scracf i Look Dengan Menggun akan Laravel
untuk menganalisa sistem yang sedang
berjalan, merancang sistem informasi pemasaran berbasis e- commerce dan mengimpleme ntasikan sistem informasi tersebut pada scarf I look
peneliti menggunaka n metode Rational Unified Process (RUP)
Analisis sistem yang berjalan Analisis sistem yang sedang berjalan dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui proses kerja yang sedang berjalan
2.2 Sistem Informasi
Sistem informasi merupakan sebuah sistem yang terintegrasi yang mampu menyediakan informasi yang dapat mendukung operasi manajemen dalam sebuah organisasi. Sistem informasi adalah kombinasi teratur dari orang, software, hardware, jaringan dan sumber daya data yang memiliki tugas mendapatkan, mengolah dan menyebarkan informasi dalam suatu organisasi.
Pada penelitian ini sistem informasi digunakan untuk membantu pelaku kegiatan bisnis dalam pengambilan suatu keputusan. Dengan adanya sistem informasi ini dapat meningkatkan kinerja individual dari pelaku kegiatan penjualan pada bisnis. Sehingga akan memperoleh keunggulan kompetitif.(Ibnu Dwi Lesmono, 2022)
2.3 Sistem Informasi Penjualan
Sistem informasi penjualan merupakan sebuah sistem yangmemiliki fungsi mengolah data mengenai kegiatan penjualan baik dari transaksi pembelian sampai kegiatan pendukung lainnya. Dalam penelitian ini sistem informasi penjualan digunakan untuk membantu proses kegiatan penjualan pada Sutrino Konveksi. Sistem informasi penjualan pada Exito dikembangkan untuk
10
Institut Sains dan Teknologi Nasional
mempermudah pembelian produk yang tersedia secara online maupun pembelian produk sesuai dengan desain yang diingkan oleh pembeli. Dengan adanya fitur request pesanan pada sistem informasi penjualan akan meningkatkan jumlah pembelian. Sistem ini diharapkan dapat melayani pemesanan, penjualan atapun transaksi lain yang terjadi di Exito (Program et al., 2022)
2.4 Internet
Internet adalah sebuah jaringan yang menghubungkan jaringan komputer baik dari organisasi bisnis, organisasi permintaan dan sekolah-sekolah dari seluruh dubia secara langsung dan cepat. Internet dalam sebuah bisnis akan meningkat dalam penggunaan Internet untuk melakukan bisnis karena lebih banyak produk dan jasa hadir secara online dan rumah tangga bergati menggunakan telekomunikasi broadband. E-commerce memiliki keunikan dari pada bisnis tradisional, yaitu terdapat dari internet dan web. Secara sederhana teknologi intenet dan e-commerce jauh lebih kaya dan kuat dibandingkan denan revolusi teknologi sebelumnya, seperti radio, televisi dan telepon.(Dwi et al., 2020)
2.5 E – Commerce
E-commerce, atau perdagangan elektronik, adalah cara untuk menjual dan membeli barang dan jasa melalui jaringan internet. Ini melibatkan distribusi, penjualan, pembelian, pemasaran, dan layanan produk yang dilakukan melalui sistem elektronik seperti internet atau jaringan komputer lainnya. E-commerce bukan hanya jasa atau barang, tetapi merupakan perpaduan antara keduanya.
Penggunaan e-commerce dan aktivitas terkaitnya melalui internet dapat memperbaiki ekonomi domestik dengan mempercepat integrasi dengan kegiatan produksi global dan liberalisasi jasa domestik. E-commerce juga mengintegrasikan perdagangan domestik dengan perdagangan dunia dan melibatkan kebijakan domestik terkait pengawasan di berbagai sektor seperti telekomunikasi, jasa keuangan, dan pengiriman serta distribusi. Awalnya, e- commerce hanya mencakup pembuatan situs web untuk mempromosikan produk, namun dalam beberapa tahun terakhir, e-commerce telah berkembang menjadi lebih canggih dengan adanya toko online yang menyediakan ribuan
Institut Sains dan Teknologi Nasional
produk, pemesanan, pilihan metode pengiriman, dan berbagai metode pembayaran seperti ATM, mobile banking, dan kartu kredit Jenis Jenis E- Commerce(Nurhayati et al., 2020)
E-Commerce dapat dibagi menjadi beberapa jenis yang memiliki karakteristik berbeda-beda :
a) Business to Business (B2B)
E-commerce jenis ini melibatkan transaksi antara dua perusahaan.
Contohnya adalah platform pembelian grosir atau perusahaan yang menjual produk atau layanan kepada perusahaan lain.
b) Business-to-Consumer (B2C)
Jenis ini melibatkan transaksi antara perusahaan dengan konsumen akhir.
Contohnya adalah toko online, situs belanja, atau aplikasi yang menjual produk atau layanan kepada pelanggan.
c) Consumer-to-Consumer (C2C)
E-commerce jenis ini melibatkan transaksi antara konsumen ke konsumen.
Contohnya adalah platform jual-beli barang bekas, lelang online, atau situs perdagangan peer-to-peer.
d) Consumer-to-Business (C2B)
Jenis e-commerce ini melibatkan transaksi antara konsumen dengan perusahaan. Contohnya adalah ketika seorang individu memberikan produk atau jasa kepada perusahaan, seperti pekerja lepas atau influencer yang menjual konten iklan kepada perusahaan.
Dalam transaksi yang menggunakan E-Commerce terdapat 3 metode pembayaran yang bisa digunakan:
1. Online Processing Credit Cart
Metode ini digunakan untuk produk yang bersifat retail dimana mencakup pasar yang sangat luas yaitu seluruh dunia. Pembayaran dilakukan secara langsung atau saat itu juga
2. Money Transfer
Pembayaran dalam metode ini lebih aman namun membutuhkan biaya fee bagi pihak penyedia jasa money transfer untuk mengirim sejumlah uang
12
Institut Sains dan Teknologi Nasional
3. Cash On Delivery
Pembayaran dengan bayar di tempat ini hanya bisa dilakukan jika konsumen langsung data ke tempat produsen menjual produknya atau berada dalam satu wilayah yang sama dengan penyedia jasa (Rehatalanit, 2022)
2.6 Sublime Text
Aplikasi editor untuk kode dan teks yang dapat berjalan diberbagai platform operating system dengan menggunakan teknologi Phyton API.
Terciptanya aplikasi ini terinspirasi dari aplikasi Vim, Aplikasi ini sangatlah fleksibel dan powerfull. Fungsionalitas dari aplikasi ini dapat dikembangkan dengan menggunakan sublime-packages. Sublime Text bukanlah aplikasi open source dan juga aplikasi yang dapat digunakan dan didapatkan secara gratis, akan tetapi beberapa fitur pengembangan fungsionalitas (packages) dari aplikasi ini merupakan hasil dari temuan dan mendapat dukungan penuh dari komunitas serta memiliki linsensi aplikasi gratis(hasantarmizi, 2022).
2.7 PHP
PHP sendiri merupakan singkatan dari Personal Home Page, dikembangkan pertama kali tahun 1995 oleh Rasmus Lerdorf yang merupakan salah satu anggota group Apache. PHP pertama kali di design sebagai alat tracking pengunjung web site Lerdorf. Kemudian fungsinya di perlebar dan dihubungkan dengan Apache(T. Bayu Kurniawan(1), 2022). Script PHP ini membuat suatu aplikasi yang dapat diintegrasikan ke dalam HTML, sehingga suatu halaman web tidak lagi bersifat statis, namun menjadi bersifat dinamis.
PHP merupakan software open source, sehingga dapat digunakan dengan gratis.
Selain itu PHP bersifat server-side berarti pengerjaan script akan dilakukan di server, baru kemudian hasilnya dikirimkan ke browser(Kevin Tattroe, 2022).
Keunggulannya dari sifatnya yang server-side tersebut antara lain tidak diperlukan kompatibilitas browser atau harus menggunakan browser tertentu, karena serverlah yang akan mengerjakan skrip PHP. Hasil yang dikirimkan kembali ke browser umumnya bersifat teks atau gambar saja, sehingga pasti dikenal oleh browser apapun. Dapat memanfaatkan sumber-sumber aplikasi yang dimiliki oleh server, misalnya koneksi ke database. Skrip tidak dapat
Institut Sains dan Teknologi Nasional
“diintip” dengan menggunakan fasilitas view HTML source (Dasar Dasar PHP, 2021)
2.8 XAMPP
Xampp adalah perangkat lunak berbasis web server yang bersifat open source (bebas), serta mendukung di berbagai sistem operasi, baik Windows, Linux, atau Mac OS. Xampp digunakan sebagai standar one server (berdiri sendiri) atau biasa disebut dengan localhost. Hal tersebut memudahkan dalam proses pengeditan, desain, dan pengembangan aplikasi(SITI RISKI ROPIKA, 2022). Xampp tersusun atas kependekan dari beberapa kata berikut ini:
a. X (Cross Platform)
Maksudnya adalah, Xampp dalam dijalankan di berbagai perangkat sistem operasi yang ada, misalnya Windows, Linux, Mac OS, dan Solaris. Dari ke semua sistem operasi tersebut, software ini bersifat open source atau dapat digunakan secara gratis.
b. A (Apache)
Apache merupakan aplikasi web server yang bertugas untuk menciptakan halaman website yang benar berdasarkan kode program PHP yang ditulis oleh pengembang web (developer). Memungkinkan juga untuk mengakses sistem database terlebih dahulu untuk mendukung halaman situs yang dihasilkan.
c. M (MySQL / MariaDB)
MySQL merupakan salah satu aplikasi database server yang menerapkan bahasa pemrograman SQL (Structured Query Language). Fungsi dari MySQL sendiri adalah untuk mengelola dan membuat sistem basis data secara terstruktur dan sistematis.
d. P (PHP)
PHP adalah bahasa pemrograman khusus berbasis web untuk kebutuhan pada sisi server (back end). Sehingga, PHP sangat memungkinkan untuk membuat suatu halaman website menjadi lebih dinamis dengan menerapkan server-side scripting. PHP juga mendukung manajemen sistem pada Oracle, Postgresql, Microsoft Access, dan lain sebagainya.
e. P (Perl)
14
Institut Sains dan Teknologi Nasional
Perl merupakan bahasa pemrograman untuk segala kebutuhan (cross platform) yang berfungsi sebagai penunjuk eksistensi dari PHP. Perl biasanya banyak digunakan untuk website development pada sistem berbasis CMS (Content Management System) seperti WordPress.
Komponen dan fungsi dari XAMPP yaitu :
• Htdoc merupakan folder dimana tempat penyimpanan file yang akan dijalankan, seperti PHP, HTML, dan script lainya.
• PHPMyadmin merupakan bagian untuk mengelola database Mysql yang terdapt pada komputer.
• Control Panel yang berfungsi untuk mengelola layanan (service) Xampp, seperti stop service (berhenti), atau mulai(Taryana & Kom, 2019)
2.9 MySQL
MySQL yang dibaca “MY-ES-KYOO-EL" merupakan sistem manajemen database yang bersifat open-source yang menggunakan perintah dasar atau bahasa pemrograman yang berupa structured query language (SQL) MySQL berguna sebagai database. Saat ini, relational database management system (RDBMS) Adapun MySQL memiliki dua bentuk lisensi, yaitu Free Software dan Shareware atau perangkat lunak bermilik yang penggunaannya terbatas(Reza Hermiati, 2020).
Dapat disimpulkan MySQL adalah database server gratis dengan lisensi GNU General Public License (GPL) yang bisa dipakai untuk keperluan pribadi atau komersil tanpa harus membayar lisensi yang ada dalam istilah pemrograman, SQL sendiri menjadi bahasa yang dipakai di dalam pengambilan data pada relational database atau database yang terstruktur. Dengan kata lain, MySQL merupakan database management system yang menggunakan bahasa SQL sebagai bahasa penghubung antara perangkat lunak aplikasi dengan database server.(Wahyudi et al., 2022)
Institut Sains dan Teknologi Nasional
2.10 Extreme Programing
Gambar 2.1 Extreme Programing
Sumber : http://repo.palcomtech.ac.id/id/eprint/284/3/BAB%20III.pdf Extreme Programming (XP) merupakan salah satu metodologi dalam rekayasa perangkat lunak yang berfokus pada coding sebagai aktivitas utama di semua tahap pada siklus pengembangan perangkat lunak (software development lifecycle). Metodologi ini mengedepankan proses pengembangan yang lebih responsive terhadap kebutuhan customer dibandingkan dengan metode-metode tradisional sambil membangun suatu software dengan kualitas yang lebih baik.
Menurut penggagas dari metode XP, Kent Beck mendefinisikan empat kunci utama (inti) dari XP yaitu:
Communication (Komunikasi)
Tugas utama developer dalam membangun suatu sistem perangkat lunak adalah mengkomunikasikan kebutuhan sistem kepada pengembang perangkat lunak. Komunikasi dalam XP dibangun dengan melakukan pemrograman berpasangan (pair programming). Developer didampingi oleh pihak klien dalam
16
Institut Sains dan Teknologi Nasional
melakukan coding dan unit testing sehingga klien bisa terlibat langsung dalam pemrograman sambil berkomunikasi dengan developer. Tujuannya untuk memberikan pandangan pengembang sesuai dengan pandangan pengguna sistem.
Simplicity (Kesederhanaan)
XP mencoba untuk mencari solusi paling sederhana dan praktis. Perbedaan metode ini dengan metodologi pengembangan sistem konvensional lainnya terletak pada proses desain dan coding yang terfokus pada kebutuhan saat ini daripada kebutuhan besok, seminggu lagi atau sebulan lagi. Lebih baik melakukan hal yang sederhana dan mengembangkannya besok jika diperlukan.
Feedback (Masukan)
Hal ini diperlukan untuk mengetahui kemajuan dari proses dan kualitas dari aplikasi yang dibangun. Informasi ini harus dikumpulkan setiap interval waktu yang singkat secara konsisten. Ini dimaksudkan agar hal-hal yang menjadi masalah dalam proses pengembangan dapat diketahui sedini mungkin. Setiap feed back ditanggapi dengan melakukan tes, unit test atau system integration dan jangan menunda karena biaya akan membengkak (uang, tenaga, waktu).
Courage (Keberanian)
Berani mencoba ide baru. Berani mengerjakan kembali dan setiap kali kesalahan ditemukan, langsung diperbaiki. Contoh dari courage adalah komitmen untuk selalu melakukan design dan coding untuk saat ini dan bukan untuk esok. Ketika ada kode yang terlalu rumit, sulit dibaca dan dipahami, tidak sesuai dengan kemauan pelanggan, dll maka seharusnya kode program seperti itu di refactor (kalau perlu dibangun ulang). Hal ini menjadikan pengembang merasa nyaman dengan refactoring program ketika diperlukan.
Respect (Menghormati)
Pentingnya respect terhadap anggota team lainnya karena dengan siklus pendek dan integrasi continue, programmer tidak boleh melakukan perubahan yang dapat merusak kompilasi dan menyebabkan keberadaan unit uji gagal atau
Institut Sains dan Teknologi Nasional
memperlambat kerja team. Respects tiap individu akan selalu menghasilkan kualitas tinggi.(Carolina et al., 2021)
Keuntungan XP:
• Menjalin komunikasi yang baik dengan client.
• Meningkatkan komunikasi dan sifat saling menghargai antar developer.
Kerugian XP:
• Developer harus selalu siap dengan perubahan karena perubahan akan selalu diterima.
• Tidak bisa membuat kode yang detail di awal (prinsip simplicity dan juga anjuran untuk melakukan apa yang diperlukan hari itu juga).
2.11 Website
Website adalah kumpulan halaman web yang saling terhubung dan dapat diakses melalui internet. Setiap halaman web dalam sebuah website berisi beragam informasi, seperti teks, gambar, audio, dan video, yang dapat dilihat oleh pengguna melalui browser web. Website ini membentuk lingkungan online yang memungkinkan akses ke berbagai konten, termasuk berita, blog, toko online, dan banyak lagi. Jenis website dapat bersifat statis dengan konten tetap atau dinamis dengan konten yang bisa diperbarui. Website juga digunakan untuk komunikasi, pemasaran, dan interaksi dengan pengguna serta sebagai platform untuk berbagi informasi dan hiburan di seluruh dunia melalui internet.(Christiando Purba &
Utomo, 2022)
2.12 UML
UML (Unified Modeling Language) adalah sebuah bahasa standar yang digunakan dalam rekayasa perangkat lunak untuk menggambarkan, merencanakan, dan memodelkan berbagai aspek dari sebuah sistem perangkat lunak. UML memberikan notasi visual yang kaya untuk menggambarkan struktur, perilaku, dan
18
Institut Sains dan Teknologi Nasional
interaksi komponen dalam sistem perangkat lunak, dan ini membantu dalam pemahaman yang lebih baik, komunikasi yang efisien, serta dokumentasi yang lebih baik dalam pengembangan perangkat lunak. UML digunakan oleh para profesional dalam industri perangkat lunak untuk merancang, menganalisis, dan memahami sistem perangkat lunak sebelum memulai proses pengembangan yang sebenarnya.(Fajar Ikhsan et al., 2020)
2.13 Black Box Testing
Metode pengujian sistem dengan black box, juga dikenal sebagai pengujian fungsional, adalah pendekatan di mana sistem atau perangkat diuji tanpa memeriksa rincian internal atau logika operasinya. Pengujian ini fokus pada input yang diberikan kepada sistem dan output yang dihasilkan, tanpa memperhatikan bagaimana proses di antara keduanya terjadi. Tujuannya adalah untuk memverifikasi apakah sistem berperilaku sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan, tanpa perlu mengetahui cara kerjanya secara mendalam. Dengan demikian, metode black box memungkinkan pengujian yang lebih independen dari implementasi internal sistem, sehingga memungkinkan pengujian yang lebih obyektif dan efisien terhadap fungsionalitas yang diharapkan dari suatu sistem atau perangkat.(Nurmiati & Al Hafidz, n.d.)
2.14 Object-Oriented Programming
Pendekatan OOP, atau Object-Oriented Programming (Pemrograman Berorientasi Objek), adalah paradigma pemrograman yang berfokus pada penggunaan objek-objek sebagai unit utama dalam pengembangan perangkat lunak.
Dalam OOP, sebuah objek adalah sebuah instance dari sebuah kelas, yang mendefinisikan atribut-atribut (data) dan metode-metode (fungsi) yang dapat digunakan oleh objek tersebut. Pendekatan ini menggabungkan data dan perilaku ke dalam sebuah entitas tunggal, yang disebut objek, sehingga memungkinkan pemrogram untuk mengorganisasi kode secara lebih terstruktur, modular, dan memfasilitasi pemeliharaan serta pengembangan perangkat lunak yang lebih mudah.
Institut Sains dan Teknologi Nasional
OOP didasarkan pada empat konsep utama:
1. Enkapsulasi
Ini mengacu pada pembungkus data (atribut) dan metode (fungsi) ke dalam satu unit yang disebut objek. Dengan demikian, hanya metode yang didefinisikan dalam objek yang dapat mengakses dan memanipulasi data tersebut, memungkinkan kontrol yang lebih baik atas data.
2. Pewarisan (Inheritance)
Pewarisan memungkinkan kelas untuk mewarisi sifat-sifat (atribut dan metode) dari kelas yang lain. Ini memungkinkan pembuatan hierarki kelas, di mana kelas baru dapat dibangun berdasarkan kelas yang sudah ada, mewarisi sifat-sifatnya, dan menambahkan atau mengganti fungsionalitas tertentu.
3. Polimorfisme
Polimorfisme memungkinkan objek dari kelas yang berbeda untuk merespons metode dengan cara yang berbeda, tergantung pada implementasi kelas tersebut. Ini memungkinkan fleksibilitas dalam penggunaan objek, dan memungkinkan pemrogram untuk menulis kode yang lebih generik.
4. Abstraksi
Abstraksi melibatkan penyederhanaan kompleksitas dengan mengidentifikasi fitur- fitur penting suatu objek dan mengabaikan detail yang tidak relevan. Dalam OOP, ini sering mencakup penciptaan kelas-kelas abstrak yang menyediakan kerangka dasar untuk kelas-kelas yang lebih spesifik.
Pendekatan OOP digunakan secara luas dalam pengembangan perangkat lunak modern dan membantu dalam pengorganisasian kode yang besar dan kompleks menjadi struktur yang lebih mudah dikelola dan dimodifikasi.(Nurmiati
& Cakrawali, 2023)
20
Institut Sains dan Teknologi Nasional
BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
3.1 Tempat Dan Waktu Penelitian 3.1.1 Tempat Penelitian
Lokasi penelitian ini bertempat di kelurahan Tambak kidul, kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Konveksi Exito Indonesia
3.1.2 Waktu Penelitian
Penelitian ini dilakukan sejak mulainya semester genap 2022/2023 tepatnya pada bulan Maret 2023 sampai dengan waktu pengumpulan Tugas Akhir pada bulan Agustus 2023
3.2 Alat dan Bahan Penelitian 3.2.1 Alat Penelitian
Hardware yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebuah Laptop dengan spesifikasi :
• Jenis atau tipe : LENOVO idealpad 320
• Processor : AMD A9-9420 RADEON R5, 5COMPUTE CORES 2C+3G 3.0GHz (2 CPUs)
• RAM : 4096MB
• Hardisk : 1000GB
Software yang di gunakan dalam penelitian ini adalah :
• Operating system : Windows 10 Pro 64 bit
• XAMPP : Penghubung MySQL dengan database dan sebagai lokal host
• Sublime Text : digunakan untuk membuat source code
• Microsoft Word : digunakan sebagai media penulisan laporan penelitian
Institut Sains dan Teknologi Nasional
3.3 Metodologi Penelitian
3.3.1 Bagan Alur Penelitian
Gambar 3.2 Bagan Alur Penelitian Sumber : ..\..\Downloads\Alur Penelitian.png
22
Institut Sains dan Teknologi Nasional
• Latar belakang masalah, Rumusan Masalah, dan Batasam Masalah Tahapan ini adalah tahap penentuan latar belakang, rumusan masalah, dan batasan masalah merupakan elemen kunci dalam melakukan penelitian. Latar belakang menjelaskan konteks dan pentingnya topik yang tentukan seperti kemajuan teknologi informasi saat ini dan perilaku masyarakat terhadap pemanfaatan teknologi tersebut, sementara rumusan masalah merinci pertanyaan atau pernyataan berdasarakan topik latar belakang masalah tersebut terhadap dunia bisnis konveksi. Selain itu, batasan masalah membantu mempersempit lingkup penelitian agar tetap terfokus dan terarah pada konveksi Exito.
• Pengumpulan data
Tahapan pengumpulan data dari studi pustaka dan wawancara dengan pemilik usaha Konveksi Exito merupakan langkah penting dalam penelitian ini. Studi pustaka membantu dalam memahami industri konveksi secara umum dan informasi seputar Konveksi Exito yang telah diungkapkan sebelumnya. Sementara itu, wawancara dengan pemilik usaha memberikan pandangan langsung tentang strategi bisnis, proses produksi, tantangan, dan visi masa depan Konveksi Exito.
• Pengolahan Data
Tahapan pengolahan data melibatkan pengumpulan data dari berbagai sumber, seperti studi pustaka dan wawancara, untuk mendapatkan informasi yang relevan dengan latar belakang masalah yang diteliti. Data yang terkumpul kemudian diidentifikasi dan diseleksi untuk memilih informasi yang paling relevan
• Perancangan Pembuatan Aplikasi
Metode Extreme Programming (XP) digunakan dalam perancangan pembuatan aplikasi berdasarkan hasil pengolahan data sebelumnya. Dan merencanakan proyek dan merancang struktur aplikasi dengan mengacu pada data yang telah diolah sebelumnya.
Institut Sains dan Teknologi Nasional
• Pembuatan Database
tahapan ini dilakukan membangun atau membuat database setelah rancangan setujui oleh client. Sebagai penyimpanan, mengatur dan mgelola data
• Pembuatan Program
Tahapan ini proses pembutan program yang menggambarkan keseluruhan program, antarmuka pengguna, dan alur kerja program.
Menggunakan bahas pemrograman PHP, dan menggunakan text editor Sublime Text
• Testing Program
Tahapan ini adalah tahapan untuk melakukan pengujian dari hasi pembuatan program dan database berdasarkan fungsi fungsi yang ada dalam aplikasi tersebut dengan menggunakan black box. Yang membantu mengidentifikasi bug dan kesalahan dalam program sehingga dapat di perbaiki kembali
• Implementasi Program
Tujuan dari tahapan implementasi ini adalah memastikan program siap digunakan dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan dan solusi permasalahan yang ada berdasarkan ketentuan sebelumnya
• Hasil pembuatan Aplikasi
Tahapan ini adalah memastikan aplikasi berjalan dengan baik, sesuai dengan tujuan awal, dan memberikan nilai tambah yang diharapkan. Proses ini berfokus pada kualitas dan keberhasilan aplikasi dalam jangka waktu yang lebih panjang.
• Laporan
tahap pelaporan ini merupakan serangkaian mengenai hasil dari apa yang sudah dikerjakan selama skripsi yang dibuat.
24
Institut Sains dan Teknologi Nasional
3.3.2 Metode Pengumpulan data
Metode pengumpulan data berupa informasi atau data yang relevan dan diperlukan dalam penelitian ini. Metode ini membantu dalam memperoleh data yang valid, akurat, dan sesuai dengan tujuan Rancang Bangun Sistem Informasi Penjualan Berbasis WEB pada Toko Konveksi Exito yaitu:
1) Wawancara
Tahapan ini menggunakan metode wawancara semi-terstruktur, yang mengombinasikan pertanyaan utama berdasarkan 5W1H dengan pertanyaan yang disesuaikan berdasarkan tanggapan para responden. Tujuannya adalah untuk memberikan fleksibilitas dan mendalami lebih dalam topik penelitian.
Salah satu konsep kunci yang dipegang oleh Konveksi Exito adalah tahap transaksi, yang melibatkan proses pemesanan, pembayaran, dan promosi. Meskipun fokus utama mereka terletak pada aspek kualitas produk, namun terdapat kendala dalam upaya promosi guna menjangkau pangsa pasar yang lebih luas. Selain itu, proses transaksi masih dilakukan secara manual. Saat ini, pemesanan produk dapat dilakukan melalui pesan atau telepon, dengan pembeli memilih produk berdasarkan foto-foto yang disediakan. Adapun harga produk bersifat negosiasi tergantung pada jumlah pesanan, dan pembayaran diselesaikan melalui transfer bank setelah pemesanan selesai dikonfirmasi.
Keputusan untuk menjalankan usaha konveksi ini didasari oleh minat yang terlihat dari masyarakat akan produk kustom serta permintaan akan seragam kerja untuk perusahaan atau acara khusus.
Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah dalam menggalang promosi agar dapat menjangkau pasar yang lebih luas, dan dalam mengotomatisasi proses transaksi yang saat ini masih dilakukan secara manual. Dalam rangka mengatasi hal ini, Konveksi Exito terus berupaya untuk mengembangkan sistem transaksi dan strategi promosi, dengan tujuan meningkatkan pengalaman pelanggan dan
Institut Sains dan Teknologi Nasional
meraih pangsa pasar yang lebih besar. Dan pertanyaan wawancara terdapat pada Lampiran 1
2) Observasi
Observasi yang dilakukan berdasarkan metode observasi non-partisipatif dalam pengamatan ini dilakukan menggunkan teknologi informasi berupa vidio call dengan pekerja konveksi Exito berupa menggambarkan dan menjelaskan alur proses yang saat ini berjalan pada konveksi exito dan juga tahapan tahapan yang harus diperhatikan dalam memproses pesanannya. Adapun hasil dari pengamatan yang dilakukan yang terlampir pada Lampiran 2 3) Studi Pustaka
Tahapan studi pustaka di lakukan dengan mengumpulkan data dan informasi berdasarkan e-jurnal, penelitian sebelumnya maupun sumber sumber informasi lainnya yang terdapat di internet yang berhubungan atau berkaitan dengan judul penelitian.
3.3.3 Metode Pengembangan Sistem
Metode pengembangan sistem ini adalah dengan menggunakan metode pengembangan perangkat lunak Extremee Programming. Tahapan Metode Extremee Programing Dalam mengembangkan perangkat lunak terdapat beberapa tahapan yang harus dilalui antara lain :
• Planing
Merupakan tahapan awal dari pendekatan XP, pada tahapan ini, peneliti melakukan eksplorasi kebutuhan user yang dijabarkan dengan menggunakan User Stories (US). US dideskripsikan berdasarkan hasil dari interview kepada klien
Tabel 3.6 User Stories User Kebutuhan Sistem
Admin - Melakukan login
26
Institut Sains dan Teknologi Nasional
- Melakukan tambah, edit ̧ hapus, simpan pada data kategori.
- Melakukan tambah, edit ̧ hapus, simpan pada data produk.
- Melakukan tambah, edit ̧ hapus, simpan pada data customer,
- Mengubah update status pembayaran dan cetak invoice penjualan.
- Dapat menampilkan laporan penjualan sesuai tanggal yang diinputkan.
- Cetak laporan penjualan, dapat tambah, edit ̧ hapus, simpan pada data admin
- Melakukan keluar atau logout Pelanggan - Melakukan Registrasi
- Login
- Dapat melihat seluruh informasi yang ditampilkan pada halaman website
- Dapat menambah mengubah menghapus data keranjang produk belanja
- Melakukan pemesanan - Melakukan pembayaran - Melihat status pengiriman - Melakukan logout atau keluar
• Design
Tahapan desain adalah tahap mendapatkan wawasan tentang aliran dan kontrol data, proses bisnis, perilaku operasi, dan informasi yang dikandungnya. Meliput pemodelan data dan aktivitas desain antarmuka untuk sistem yang dibangun dengan menggambarkan.pemodelan UML
• Coding
Tahap pengkodean merupakan tahapan pengimplementasian sistem yang termasuk tahap penerapan
Institut Sains dan Teknologi Nasional
sistem agar dapat dioperasikan secara optimal sesuai kebutuhan.
Perancangan Antarmuka yang dibuat pada tahap perancangan,diimplementasikan menjadi bentuk halaman web.Sistemyang diimplementasikan digunakan untuk upaya meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan
• Testing
Pada tahap pengujian sistem, penulis melakukan pengujian terhadap program yang telah dibuat. Dalam penelitian ini, pengujian perangkat lunak menggunakan pengujian black box testing
3.4 Prosedur Sistem yang Berjalan
Berdasarkan hasil wawancara sebelumnya dapat di uraikan secara detail proses penjualan pada Konveksi Exito sebagai berikut :
3.4.1 Prosedur Pemesanan
a. Prosedur Pemesanan Brand Exito
Pelanggan datang langsung ke toko Exito untuk memilih produk dan akan di layani oleh karyawan Exito, kemudian menentukan size ukuran yang pelanggan inginkan dan akan di carikan size ukuran yang sesuai dengan pelanggan inginkan oleh karyawan Exito. Kemudian pelanggan membawa produk yang diingikan ke meja kasir dan akan di catat dan packing oleh karyawan Exito.
b. Prosedur Pemesanan Costum produk
Pelanggan datang langsung ke toko Exito untuk memberikan desain produk dan akan di periksa hasil desain oleh karyawan Exito, jika tidak memiliki desain akan di bantu dibuatkan langsung oleh karyawan Exito. kemudian menentukan size ukuran, jumlah berapa banyak, dan pemilihan bahan yang pelanggan inginkan dan karyawan Exito akan mencatat pada nota dan memberikan nota copyan kepada pelanggan. Kemudian melakukan kesepakatan untuk estimasi proses pembuatan dan biaya yang di butuhkan
28
Institut Sains dan Teknologi Nasional
3.4.2 Prosedur Pembayaran
a. Prosedur Pembayaran Brand Exito
Pelanggan langsung membayarkan secara lunas berdasarkan harga yang tertera pada produk yang di pilih pelanggan, kasir akan menerima pembayaran mencatat pada nota dan memberikan copyan kepada pelanggan sebagai bukti pembayaran dan nota aslinya akan di simpan sebagai arsip
b. Prosedur Pembayaran Costum Produk
Pelanggan melakukan pembayaran berdasarkan harga pada nota copy 1. Dan kasir akan menerima pembayaran dan mencatat pada buku arsip dan nota asli akan di simpan sebagai arsip. Jika pelanggan langsung melakukan pembayaran lunas maka akan diberikan cap atau tanda pembayaran lunas pada nota sebagai bukti sudah dibayar dengan lunas
3.4.3 Prosedur Pembukuan
Pada akhir bulan, membuat laporan penjualan berdasarkan faktur penjualan dan juga akan membuat laporan pembelian bulanan sebagai laporan barang yang telah dibeli berdasarkan kwitansi pembelian yang diarsip
Institut Sains dan Teknologi Nasional
3.5 Perancangan Sistem Usulan 3.5.1 Use Case Diagram
Gambar 3.3 Usecase Diagram
Sumber : UseCase Diagram pErancangan Aplikasi
30
Institut Sains dan Teknologi Nasional
Penjabaran use case diagram di atas didefinisikan atas definisi aktor dan definisi use case. Definisi aktor sebagai berikut :
Tabel 3.7 Definisi Aktor Aktor Keterangan
Admin Admin di haruskan untuk login terlebih dahulu. Admin merupakan aktor yang berperan untuk mengelola/manajemen data-data pelanggan. Kategori, produk dan pesanan, Status pembayaran, dan laporan pembayaran serta melakukan logout.
Pelanggan Pelanggan di haruskan regitrasi terlebih dahulu jika tidak memiliki akun, jika sudah maka akun di arahkan untuk login. Pelanggan merupakan aktor yang dapat melihat produk berdasarkan kategori, melakukan pemesanan, melakukan transaksi pembayaran dan melakukan pelacakan status pesanannya serta melakukan logout
Sedangkan untuk penjelasan definisi use case sebagai berikut Tabel 3.3 Definisi Aktifitas Usecase Diagram
Use Case Keteranagn
Registrasi Pelanggan di haruskan registrasi terlebih dahulu untuk melihat detail produk dan melakukan pemesanan dan pembayaran
Login Pelanggan maupun Admin harus melakukan login terlebih dahulu dengan menginput username dan password
Mengelola data kategori Admin dapat melukakn tambah, edit, hapus data kategori
Institut Sains dan Teknologi Nasional
Mengelola data produk Admin dapat melakukan tambah, edit, hapus data produk
Mengelola data
pelanggan
Admin dapat melakukan edit, hapus data diri maupun paswoordpelanggan
Mengelola data
pemesanan
Admin dapat melakukan proses pesanan untuk dilakukan proses pembuatan atau packing, ubah pesanan bila ada perubahan pesanan dan hapus pesanan jika pembayaran belum dilakukan pelanggan
Status pembayarn Admin menerima status pembayaran dari midtrans dan melakukan konfirmasi pesanan untukdapat di proses pemesanan pelanggan ke tahap selanjutnya Laporan pembayaran Admin melakukan pembukuan berdasarkan laporan
pembayarn dari setiap proses pembayaran danpelanggan mendapatkan laporan pembayaran berdasarkan pembayaran yang dilakukan
Pemesanan Produk Pelanggan melaukan pemilihan produk yang ingin di pesan. Melakukan pengiriman desain untuk produk Costum
Keranjang belanja Pelanggan dapat menyimpan produk yang diinginkan dalam keranjang apabila belum bisa melakukan transaksi pembayaran
Checkout Pelanggan melakukan pembayaran berdasarkan harga produk yang dipilih
Pilih metode pembayaran Pelanggan melakukan pembayaran dengan pilihan metode pembayaran yang disediakan oleh midtrans