• Tidak ada hasil yang ditemukan

Relasi sosial-ekonomi

N/A
N/A
Shalas Asp

Academic year: 2023

Membagikan "Relasi sosial-ekonomi"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Relasi sosial-ekonomi dalam produksi dan sirkulasi sastra lisan merujuk faktor yang dapat dilihat dari berbagai aspek tersebut memiliki keterlibatan antara budaya, politik, dan ekonomi dalam karya sastra lisan. Dalam konteks ini, sastra lisan dapat menjadi alat untuk menggambarkan, menggali, dan mengkaji peristiwa, cerita, dan tradisi yang terkait dengan kehidupan masyarakat dan mencerminkan nilai-nilai sosial, budaya, politik, dan ekonomi. (Udasmoro, 2001)

Berikut adalah beberapa aspek hubungan keterkaitan antara relasi ekonomi paritsipan dalam produksi dan sirkulasi sastra lisan:

1. Menggambarkan cerminan budaya masyarakat: Contoh nya paada suku Minangkabau, daerah Sumatra barat, sastra lisan yang berfokus pada ketertiban dan kesejahteraan masyarakat. Dalam karya sastra lisan ini, dapat diamati peristiwa seperti perjuangan dan konflik yang terjadi di antara masyarakat Nagari Koto Salak dan Nagari Koto Gadang Dalam kasus ini, sastra lisan menjadi alat untuk menggambarkan peristiwa tersebut dan menggali nilai-nilai yang mengaitannya dengan kehidupan masyarakat, seperti kepedulian dan kesadaran tentang perjuangan dan konflik yang berdampak bagi masyarakat. (Anwar, 2019a)

2. Penggunaan sastra lisan pada konteks Pendidikan: Sastra lisan juga berfungsi sebagai alat untuk menggambarkan tradisi orang dan menggali nilai-nilai sosial, budaya, politik, dan ekonomi yang terkait dengan tradisi tersebut. (Mudana et al., 2021)Misalnya, dalam penelitian yang meneliti penggunaan tradisi lisan dalam pengembangan materi pembelajaran bahasa IPS untuk siswa SMP, sastra lisan dianggap sebagai capital sosial yang dapat membantu mengintegrasikan siswa dan mengembangkan keterampilan komunikasi mereka.

3. Hubungan relasi ekonomi partsipian: Sastra lisan dapat berhubungan relasi kegiatan ekonomi dengan mengambarkan kegiatan ekonomi yang melibatkan sastra lisan untuk berdagang dengan menjalani relasi masyarakat, contohnya seperti perternarkan, pertanian dan pemandu wisata.

Misalnya dalam masyarakat Ciomas Kabupaten Banten mengenalkan sistem kerja yang melibatkan kegiatan ekonomi. (Anwar, 2019b; Mashuri, 2014)

4. Pengontrol norma-norma: Sastra lisan juga berfungsi sebagai alat pemaksa atau pengontrol norma-norma, supaya masyarakat dapat mengetahui norma-norma atau hukum-hukum yang ada pada suatu daerah tertentu, supaya saling menjaga keharmonisan.

Secara keseluruhan, relasi sosial-ekonomi dalam produksi dan sirkulasi sastra lisan

mencerminkan keterlibatan antara berbagai aspek kehidupan masyarakat, seperti kecintaan, budaya, politik, dan ekonomi. Dalam konteks ini, sastra lisan berfungsi sebagai alat untuk menggambarkan, menggali, dan mengkaji peristiwa, cerita, dan tradisi yang terkait dengan kehidupan masyarakat dan mencerminkan nilai-nilai yang mengaitannya dengan kehidupan masyarakat.

Ekonomi partisipan dalam hubungan sastra lisan menyoroti keterkaitan antara sastra

lisan dengan aspek ekonomi masyarakat. Sastra lisan sering kali mencerminkan realitas sosial dan

ekonomi masyarakat tempat ia berkembang. Sebagai contoh, dalam masyarakat Minangkabau, sastra lisan

fokus pada isu-isu seperti ketertiban dan kesejahteraan masyarakat, yang secara tidak langsung

(2)

mencerminkan aspek ekonomi masyarakat tersebut selain itu, sastra lisan juga dapat menjadi sumber pengetahuan tentang kehidupan ekonomi masyarakat, seperti dalam studi tentang tradisi lisan di Bali yang mencakup dimensi ekonomi dan sosial budaya masyarakat pesisir

.Dengan demikian, sastra lisan tidak hanya merupakan warisan budaya, tetapi juga mencerminkan dan

terlibat dalam realitas ekonomi masyarakat tempat ia berkembang. Hal ini menunjukkan pentingnya

memahami relasi antara sastra lisan dan aspek ekonomi dalam konteks kajian sastra lisan.

Referensi

Dokumen terkait

Hubungan sastra dengan masyarakatnya tak dapat dipisahkan dalam crita rakyat karena peranan sastra dalm kehidupan masyrakat besar sekali pada masa tradisi lisan tersebut

Data yang diperoleh dari berbagai sumber informasi tentang budaya pesta giling pada masyarakat disekitar Pabrik Gula Djatiroto ditinjau dari aspek sosial ekonomi,

Khasan Rochmad. Refleksi Kehidupan Sosial Budaya Masyarakat Jawa dalam Novel Suti Karya Sapardi Djoko Damono Kajian Sosiologi Sastra. Program Studi Sastra

tercermin di dalam karya sastra baik sastra tertulis maupun tradisi lisan dan dalam upacara tradisi; juga dalam bahasa, dan pada sikap hidup sebagian

Namun terlepas dari itu, komputer dan masyarakat merupakan sebuah studi tentang bagaimana pemanfaatan komputer di berbagai aspek kehidupan di masyarakat

dikembangkan dan dilestarikan oleh orang tua kepada anak-anak. Padahal jika masyarakat setempat mampu mengembangkan sastra lisan maupun tradisi lisan masyarakat Kepulauan Banda

Zahratul Jannah, 2017: Perubahan Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat Pengusaha Tape Desa Sumber Tengah Kecamatan Binakal Kabupaten Bondowoso pada Masa Pandemi

dikembangkan dan dilestarikan oleh orang tua kepada anak-anak. Padahal jika masyarakat setempat mampu mengembangkan sastra lisan maupun tradisi lisan masyarakat Kepulauan Banda