Oleh karena itu, penelitian ini akan fokus pada hubungan penguasaan struktur kalimat dengan kemampuan menulis teks ekspositori siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Medan tahun pelajaran 2022/2023. Hubungan penguasaan struktur kalimat dengan keterampilan menulis teks ekspositori siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Medan. Bagaimana hubungan penguasaan struktur kalimat dengan kemampuan menulis teks ekspositori siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Medan tahun pelajaran 2022/2023.
Mengetahui hubungan struktur kalimat perintah dengan kemampuan menulis teks ekspositori siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Medan tahun pelajaran 2022/2023. Bagi guru diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran bahwa struktur kalimat berkaitan dengan kemampuan menulis teks ekspositori. Diharapkan dapat menyadarkan siswa bahwa penguasaan struktur kalimat dapat membantu meningkatkan kemampuan menulis siswa khususnya teks ekspositori.
Jadi acuan masalah yang digunakan dalam penelitian adalah “Hubungan struktur kalimat dengan kemampuan menulis teks ekspositori siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Medan tahun pelajaran 2022/2023”. Oleh karena itu, penelitian ini menjelaskan teori yang digunakan dalam penelitian yaitu kemampuan menulis teks eksplanasi dan struktur kalimat.
Subjek
Klausa yang disertai konjungsi itu dan klausa yang disertai konjungsi like/as merupakan klausa bawahan.
Predikat
Konjungsi yang disertai konjungsi pada contoh c berperan sebagai pelengkap, sedangkan pada contoh d berperan sebagai objek.
Objek
Unsur yang melengkapkan ayat, atau yang melengkapkan P daripada dua ayat di atas, ialah objek. Objek ayat aktif boleh ditukar kepada S jika ayat itu pasif (Sugihastuti & .. 2) Abang saya (S) ditipu oleh orang itu.
Pelengkap
Kedudukan pelengkap boleh diduduki oleh objek dan ayat yang mengisi pelengkap, dan objek juga boleh sama, iaitu kata nama dan ayat nominal. Sama seperti yang dikemukakan oleh Sugihastuti & Saudah yang menjelaskan perbezaan antara objek dan komplemen iaitu dalam ayat pasif objek boleh menduduki unsur subjek manakala jika ayat tersebut tidak boleh pasif maka komplemen tidak boleh menduduki unsur subjek. Kata “Pancasila” daripada contoh ayat kedua merupakan unsur tambahan yang tidak boleh dipindahkan kepada subjek dalam ayat pasif.
Selain kata benda dan frasa nominal, pelengkap juga dapat diisi dengan kata sifat, frasa kata sifat, frasa verbal, dan frasa preposisi. Dari tataran gramatikal, informasi dapat berupa kata, frasa dan juga klausa (Saryono & Soedjito, 2021:42).
Dia di Bali hanya dua hari
Ibu pergi ke Surabaya dengan ayah
Pola Kalimat Dasar
Ada enam jenis kalimat yang dijadikan model pola kalimat dasar menurut fungsi gramatikal dan peranannya (Finoza, 2013: 169).
S-P-O- Pel
- Teks Eksposisi
- Definisi Teks Eksposisi
- Tujuan Teks Eksposisi
- Ciri-ciri Teks Eksposisi
- Struktur Teks Eksposisi
- Kaidah Kebahasaan Teks Eksposisi
- Kriteria Karangan Teks Eksposisi
- Macam-macam Teks Eksposisi
- Langkah-langkah Menulis Teks Eksposisi
- Kerangka Berpikir
- Hipotesis
- Lokasi dan Waktu Penelitian .1 Lokasi Penelitian
- Waktu Penelitian
Senada dengan yang dikemukakan oleh Ramadania & Aswadi (2020:13) yang menyatakan bahwa teks ekspositori memberikan dan memberikan informasi yang diperkuat dengan data faktual kepada pembacanya. “Teks ekspositori bertujuan untuk memberikan informasi dan meyakinkan pembaca terhadap informasi yang diberikan penulis, yang telah dipelajari dari sudut pandang tertentu” (Fitri & Afnita, 2020: 78). Dari ketiga pernyataan di atas dapat disimpulkan bahwa teks ekspositori adalah teks yang menyajikan informasi berupa pendapat, gagasan, dan keyakinan serta diperkuat dengan data untuk meyakinkan pembaca terhadap permasalahan yang diangkat penulis.
Menurut Dalman, teks ekspositori sama dengan teks lainnya yang mempunyai tujuan kehadirannya. Dari kedua pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa ciri-ciri teks ekspositori adalah: 1) tujuannya untuk menyampaikan pendapat, pemikiran dan keyakinan 2) sifatnya menjawab pertanyaan seperti apa, mengapa, kapan dan bagaimana dari fakta yang ada 3) disajikan secara logis, sehingga memerlukan analisis atau sintesa 4) berusaha mencari gagasan dari observasi atau penelitian, pengalaman, serta sikap dan keyakinan 5) menghindari sumber-sumber yang sepenuhnya fiksi dan tidak dimaksudkan untuk menggugah emosi pembacanya 6) menggunakan bahasa yang informatif dan menggunakan kata denotatif dan sederhana 7) kesimpulan diakhiri dengan pernyataan. Menurut Dalman, ada beberapa jenis teks ekspositori, yaitu eksposisi gambar dalam eksposisi, eksposisi proses, dan eksposisi komparatif.
Dari kedua pernyataan di atas dapat disimpulkan bahwa jenis-jenis teks eksposisi adalah, 1) Eksposisi ilustratif 2) Eksposisi berita 3) Eksposisi komparatif 4) Eksposisi proses 5) Eksposisi definisi 6) Eksposisi konflik 7) Eksposisi analisis. Teks ekspositori adalah teks yang menyajikan informasi berupa pendapat, ide, dan keyakinan serta diperkuat dengan data untuk meyakinkan pembaca terhadap permasalahan yang diangkat penulis. Hal ini juga didasari oleh rendahnya penguasaan struktur kalimat siswa sehingga sulit membuat teks ekspositori menarik yang menggunakan kaidah struktur kalimat.
Terlihat bahwa penguasaan struktur kalimat dalam menulis teks eksplanasi bertujuan agar siswa tidak mengalami kesulitan dalam menulis teks eksplanasi. Oleh karena itu penguasaan struktur kalimat diyakini mampu mengembangkan kualitas hasil belajar teks ekspositori karena dengan menguasai struktur kalimat siswa dapat. H0 : Tidak terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara penguasaan struktur kalimat dengan kemampuan menulis teks ekspositori siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Medan tahun pelajaran 2022/2023.
Ha : Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara penguasaan struktur kalimat dengan kemampuan menulis teks ekspositori siswa SMP kelas VIII. Hal ini sejalan dengan tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan atau menggambarkan hubungan antara penguasaan struktur kalimat dan keterampilan menulis ekspositori. Data dalam penelitian ini diolah dalam bentuk angka yaitu skor penguasaan struktur kalimat dan keterampilan menulis teks eksplanasi.
Hubungan antar variabel yang dianalisis meliputi tingkat hubungan antara variabel penguasaan struktur kalimat dengan keterampilan menulis teks ekspositori. Data dalam penelitian ini diperoleh dari nilai tes penguasaan struktur kalimat dan hasil menulis teks ekspositori siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Medan.
8. ACC
- Populasi dan Sampel Penelitian
- Populasi Penelitian
- Sampel Penelitian
- Deskripsi Variabel Penelitian
- Instrumen Penelitian
- Tes Objektif
- Penugasan
- Teknik Analisis Data
- Deskriptif Data
- Uji Coba Instrumen
- Uji Validitas Instrumen
- Uji Reliabilitas Instrumen
- Uji Persyaratan Analisis
- Uji Normalitas
- Uji Hipotesis
Bukan sekedar banyaknya objek/mata pelajaran yang diteliti, melainkan keseluruhan sifat/karakteristik dari benda/mata pelajaran itu sendiri (Sugiyono, 2016:80). Dengan demikian ditentukan objek dan subjek yang mempunyai sifat/ciri yang akan digunakan untuk penelitian dan ditarik kesimpulan. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 174 siswa SMP Negeri 14 Medan kelas VIII tahun pelajaran 2022/2023 sebagai berikut.
Angka-angka yang tertulis di kertas menjadi kelompok kelas yang dipilih dan menjadi sampel dalam penelitian. Dari langkah pengambilan sampel tersebut maka penelitian akan dilakukan terhadap sampel sebanyak 29 siswa dengan satu kelas yang representatif yaitu Kelas VIII-D SMP Negeri 14 Medan. Struktur kalimat adalah suatu pola atau unsur yang disusun menurut kaidah struktur kalimat yaitu subjek, predikat, objek, pelengkap, keterangan.
Variabel bebas penguasaan struktur kalimat adalah skor atau nilai yang diperoleh siswa setelah mengikuti tes penguasaan struktur kalimat. Teks ekspositori merupakan penyajian informasi berupa pendapat, ide, dan keyakinan serta diperkuat dengan data dan fakta untuk memberikan keyakinan kepada pembaca mengenai topik yang dibicarakan. Penelitian ini menggunakan instrumen berupa tes yang mampu mengukur tingkat penguasaan struktur kalimat dan keterampilan menulis teks ekspositori.
Tes objektif dalam penelitian ini digunakan sebagai tes untuk mengukur penguasaan struktur kalimat dengan mengisi jawaban yang paling tepat dari alternatif yang tersedia. Tes objektif yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes pilihan ganda dengan empat jawaban (A, B, C dan D). Untuk mengetahui apakah tes yang digunakan dapat mengukur apa yang ingin diukur, maka perlu dilakukan pengujian terhadap instrumen tes.
Instrumen yang belum teruji validitas dan reliabilitasnya ketika digunakan untuk penelitian akan menghasilkan data yang sulit dipercaya validitas dan reliabilitasnya. Untuk melihat apakah data berdistribusi normal antar variabel, terlebih dahulu dilakukan uji normalitas sebelum menguji hipotesis. Untuk mengetahui apakah suatu data berdistribusi normal dapat dilakukan uji normalitas data dengan Kolmogorof-Smirnof pada taraf nyata α = 0,05 (Quraisy, 2020:9).
Sebab penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dan membuktikan hipotesis hubungan dua variabel, yaitu asumsi adanya hubungan antar variabel dalam sampel.