• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

N/A
N/A
maya yulianda

Academic year: 2023

Membagikan "RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN"

Copied!
47
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Satuan Pendidikan : SMAS Dharma Loka Pekanbaru Mata Pelajaran : Ekonomi

Kelas /Semester : X / 1

Materi Pokok : Masalah Ekonomi Dalam Sistem Ekonomi Alokasi waktu : 3 x 45 menit (2 Pertemuan)

A. Kompetensi Inti (KI)

KI 1 dan KI 2

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual, yaitu “Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial, yaitu “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif, dan pro-aktif sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia”. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching),yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budata sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.

KI-3 : Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah

KI-4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, danmampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

(2)

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

NO KD KOMPETENSI

DASAR INDIKATOR PENCAPAIANKOMPETENSI

3.2 Menganalisis masalah ekonomi dalam sistem ekonomi

Pertemuan ke 1

3.1.1. Menelaah permasalahan pokok ekonomi klasik (produksi, distribusi, dan konsumsi) dan ekonomi modern (apa, bagaimana, dan untuk siapa barang diproduksi)

3.1.2. Menguraiakan permasaahan pokok ekonomi klasik (produksi, distribusi, dan konsumsi) dan ekonomi modern (apa, bagaimana, dan untuk siapa barang diproduksi)

3.1.3. Menganalisis permasalahan pokok ekonomi klasik (produksi, distribusi, dan konsumsi) dan ekonomi modern (apa, bagaimana, dan untuk siapa barang diproduksi)

4.1 Menyajikan hasil analisis masalah ekonomi dalam sistem ekonomi

4.2.1 Mempresentasikan hasil analisis masalah ekonomi dan cara mengatasinya berdasarkan sistem ekonomi

Nilai karakter:

Berpikir kritis, disiplin, cermat, jujur, tanggung jawab, kerja sama dan percaya diri

C. Tujuan Pembelajaran Pertemuan Pertama

Melalui pendekatan saintifik dan TPACK dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning, peserta didik dapat :

1. Menelaah permasalahan pokok ekonomi klasik (produksi, distribusi, dan konsumsi) dan ekonomi modern (apa, bagaimana, dan untuk siapa barang diproduksi) dengan tepat penuh tanggung jawab, bekerja keras, toleransi dan bekerja sama.

2. Menguraiakan permasaahan pokok ekonomi klasik (produksi, distribusi, dan konsumsi) dan ekonomi modern (apa, bagaimana, dan untuk siapa barang diproduksi) dengan tepat penuh tanggung jawab, bekerja keras, toleransi dan

(3)

bekerja sama.

3. Menganalisis permasalahan pokok ekonomi klasik (produksi, distribusi, dan konsumsi) dan ekonomi modern (apa, bagaimana, dan untuk siapa barang diproduksi) dengan tepat penuh tanggung jawab, bekerja keras, toleransi dan bekerja sama.

4. Menyajikan hasil analisis tentang masalah ekonomi klasik (produksi, distribusi, dan konsumsi) dan ekonomi modern (apa, bagaimana, dan untuk siapa barang diproduksi dengan tepat penuh tanggung jawab, bekerja keras, toleransi dan bekerja sama.

D. Materi Pembelajaran

1. Permasalahan pokok ekonomi Klasik (produksi, distribusi, dan konsumsi) dan ekonomi modern (apa, bagaimana, untuk siapa) barang diproduksi

2. Sistem Ekonomi

a. Pengertian sistem ekonomi b. Macam-macam sistem ekonomi

c. Kekuatan dan kelemahan masing-masing sistem ekonomi 3. Sistem Perekonomian Indonesia

a. Karakteristik perekonomian Indonesia menurut UUD 1945 Pasal 33

b. Nilai-nilai dasar perekonomian Indonesia menurut UUD 1945 Pasal 33 (kerja sama, kekeluargaan, gotong royong, keadilan)

E. Pendekatan dan Metode Pembelajaran : a. Pendekatan : Saintifik

b. Model : PBL

c. Metode Pembelajaran : Ceramah, Diskusi, Penugasan, Presentasi F. Media Pembelajaran

Media/Alat : Laptop dan LCD, Peta Konsep dan media presentasi nearpod.

G. Media, Al at da n S u mbe r B elajaran - Media

1. Pretest dan evaluasi menggunakan aplikasi Quizizz :

https://quizizz.com/admin/quiz/62f4e71d3ae8a50021597972?source=quiz_pag e

2. Video tentang masalah : https://www.youtube.com/watch?v=Wz1org27ImY 3. Aplikasi Nearpod (digunakan dalam presentasi dan refleksi) :

https://app.nearpod.com/?pin=96B1D800F646F8249527404A7606CB8C-1

(4)

4. Gambar yang berisi kata-kata motivasi 5. LKPD

- Alat : Laptop, infocus - S u mbe r B elajaran

Buku ekonomi lain yang relevan dan ber-isbn, internet dan nara sumber a. Alam Rudianto 2016. EKONOMI untuk SMA/MA: Penerbit

Erlangga

b. https://www.youtube.com/watch?v=Wz1org27ImY

Ismawanto, Inna Ratna Sari Dewi. 2014. Ekonomi 1. Kelompok Peminatan Ilmu Sosial Kelas X. Surakarta: CV Putra Kertonatan

Ismawanto. 2017. PanduanMateri Sukses Olimpiade Sains Ekonomi Jilid 1 (Makro dan Mikro). Jakarta: Bina Prestasi Insani.

H. Kegiatan Pembelajaran Pertemuan Pertama

Kegiatan Deskripsi kegiatan Alokasi

waktu

Level Kognitif Pendahuluan Orientasi

1. Kelas dipersiapkan agar lebih kondusif untuk proses belajar mengajar; kerapian dan kebersihan ruang kelas, berdoa, presensi (absensi, kebersihan kelas, menyiapkan media dan alat serta buku yang diperlukan).

(Disiplin, religius dan tanggung jawab)

2. Guru memberikan apersepsi dengan Peserta didik disinggung tentang materi minggu lalu yaitu konsep dasar ilmu ekonomi dan ekonomi Islam kemudian menghubungkannya dengan kondisi kehidupan sehari-hari.

3. Guru mengajukan pertanyaan yang memiliki keterkaitan dengan pelajaran yang akan dilakukan. (Berpikir kritis)

Apersepsi

4. Sebelum peserta didik mempelajari masalah ekonomi, peserta didik dapat diberikan

20 Menit

(5)

apersepsi dengan menanyakan tentang masalah ekonomi dan system ekonomi yang mereka ketahui serta melakukan pretest

melalui Quizizz :

https://quizizz.com/admin/quiz/62f4e71d3ae8a50 021597972?source=quiz_page

5. Peserta didik ditegaskan kembali tentang topik dan menyampaikan KD, IPK, tujuan dan manfaat serta materi pembelajaran yang akan yang akan dicapai melalui Nearpod (TPACK dan disiplin)

Motivasi dan Petunjuk Acuan

6. Peserta didik mencermati gambar berisi kata- kata motivasi gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam kehidupan sehari-hari:

7. Peserta didik menerima informasi dari guru terkait langkah pembelajaran yang akan dilakukan.

8. Peserta didik menerima bahan ajar dan LKPD 9. Peserta didik membentuk kelompok, masing-

masing kelompok berjumlah 4 orang. (Disiplin) Inti (Problem

Base Learning)

Tahap 1: Pemberian rangsangan (Stimulation) 1. Peserta didik mencermati gambar permasalahan

ekonomi dalam kehidupan sehari-hari(Cermat)

5 menit LOTS

(6)

Tahap 2: Pernyataan/ identifikasi masalah 2. Peserta didik secara berkelompok merumuskan

pertanyaan terkait masalah pokok ekonomi berdasarkan gambar dan berinteraksi langsung melalui media nearpod Berpikir kritis dan TPACK)

No Pertanyaan 1

2 3

3. Peserta didik secara berkelompok mencari informasi dari berbagai sumber referensi (buku, modul, jurnal, dan lainnya) serta menyimak video youtube

https://www.youtube.com/watch?v=Wz1org27I mY untuk menjawab pertanyaan yang sudah diidentifikasi (Mandiri dan TPACK)

15 menit LOTS

(7)

Tahap 3: Pengumpulan data

4. Peserta didik menyimak penjelasan melalui presentasi guru

5. Peserta didik secara berkelompok menuliskan masalah pokok ekonomi secara umum, klasik dan modern berdasarkan penjelasan guru (Cermat) 6. Peserta didik secara berkelompok mencermati

bagian-bagian masalah pokok ekonomi klasik dan modern (Cermat)

25 menit MOTS

Tahap 4: Pengolahan Data (Data Processing) 7. Peserta didik secara berkelompok berdiskusi

dalam menganalisis masalah pokok ekonomi modern studi kasus (Berpikir kritis, kerja sama) 8. Peserta didik mengisi lembar LKPD berdasarkan

hasil analisis (Cermat jujur, dan tanggung jawab)

9. Peserta didik memastikan tiap anggota kelompok memahami hasil kerja kelompok terkait analisis masalah pokok ekonomi (Tanggung jawab)

20 Menit HOTS

Tahap 5: Pembuktian

10. Peserta didik dengan nomor terpilih

mempresentasikan hasil kerjanya (Percaya diri)

11. Peserta didik menanggapi presentasi teman.

(Berpikir kritis)

20 menit HOTS

(8)

Tahap 6: Penarikan kesimpulan

12. Peserta didik secara berkelompok memperbaiki hasil

pekerjaan/presentasinya berdasarkan masukan dari teman/kelompok lain (Cermat)

13. Peserta didik bersama guru menyimpulkan materi yang telah dipaparkan.

14. Peserta didik mengumpulkan LKPD

10 Menit HOTS

Penutup 1. Peserta didik melakukan evaluasi terhadap materi pembelajaran melalui aplikasi quizizz (TPACK dan jujur)

2. Peserta didik melakukan refleksi dan penguatan melalui aplikasi Nearpod (TPACK dan jujur) 3. Peserta didik diberi tugas membaca materi untuk

pertemuan selanjutnya yaitu macam-macam sistem ekonomi.

4. Kegiatan pembelajaran diakhiri dengan doa (religious).

20 Menit

Penilaian Proses dan Hasil Belajar 1. Penilaian sikap

2. Penilaian pengetahuan 3. Penilaian keterampilan

(9)

Remedial dan pengayaan 1. Pembelajaran remedial

Bagi peserta didik yang belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM) 2. Pembelajaran pengayaan

Guru memberikan nasihat agar tetap rendah hati, karena telah mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal).

Pekanbaru, September 2022

Kepala SMAS Dharma Loka Guru Mata Pelajaran

Dessy Pratiwi, S.Pd. Linceria Idawati, S.Pd.

(10)

Lampiran I. Penilaian Sikap dan Spiritual

Jurnal Penilaian Sikap Spiritual

Satuan Pendidikan : SMA Dharma Loka Tahun Pelajaran : 2022-2023

Kelas/Semester : X/ I Mata Pelajaran : Ekonomi

Materi : Masalah pokok ekonomi dalam sistem ekonomi

Indikator:

a. Membuka dan menutup pembelajaran dengan berdoa menurut kepercayaan masing-masing dengan sungguh-sungguh.

b. Taat menjalankan ibadah sesuai kepercayaannya masing-masing

No Waktu Nama Kejadian/Perilaku Butir Sikap Positif/

Negatif

Tindak Lanjut 1

2 3 4 5

(11)

2. Penilaian Sikap Sosial

Jurnal Penilaian Sikap Spiritual

Satuan Pendidikan : SMA Dharma Loka Tahun Pelajaran : 2022-2023

Kelas/Semester : X/ I Mata Pelajaran : Ekonomi

Materi : Masalah pokok ekonomi dalam sistem ekonomi

Indikator:

a. Berpikir Kritis : memecahkanmasalah dengan melewati proses berpikir yang mendalam dan detil.

b. Disiplin : mengikuti pembelajaran tepat waktu mengumpulkan tugasTepat waktu.

c. Cermat : teliti dan tidak ceroboh dalam menyelesaikan tugas.

d. Jujur : tidak melakukan plagiasi e. Kerja sama : aktif dalam kegiatan diskusi.

f. Tanggung jawab : berpendirian teguh dalam penyelesaian tugas.

g. Percaya diri : berani berpendapat, bertanya, menjawab pertanyaan, danberani presentasi di depan kelas.

No Waktu Nama Kejadian/Perilaku Butir Sikap Positif/

Negatif

Tindak Lanjut 1

2 3 4 5

(12)

3. Penilaian Pengetahuan

1) Teknik penilaian : Test tertulis

2) Bentuk instrument : Uraian dan pilihan ganda (terlampir) 3) Kisi-kisi Penilaian Pengetahuan

Kisi-kisi soal

No KD Kelas Materi Level

Koqnitif

Indikator soal

Jenis Soal

No soal 1 3.2 Menganalisis masalah

ekonomi dalam sistem ekonomi

X Masalah pokok ekonomi

Menganalisis (C4)

Disajikan ilustrasi tentang masalah ekonomi yang dihadapi masyarakat, siswa diminta untuk

menganalisis masalah ekonomi yang dihadapi masyarakat tersebut

Pilihan Ganda

1

2 3.2 Menganalisis masalah ekonomi dalam sistem ekonomi

X Masalah pokok ekonomi

Menganalisis (C4)

Disajikan ilustrasi tentang masalah ekonomi yang dihadapi masyarakat, siswa diminta untuk

menganalisis solusi untuk mengatasi masalah yang

Pilihan Ganda

2

(13)

dihadapi masyarakat tersebut 3.2 Menganalisis

masalah ekonomi dalam sistem ekonomi

X Masalah pokok ekonomi

Menganalisis (C4)

Disajikan beberapa pernyataan tentang tentang masalah yang dihadapi oleh pelaku ekonomi, siswa diminta untuk

menganalisis masalah ekonomi modern

Pilihan Ganda

3

3.3 Menganalisis masalah ekonomi dalam sistem ekonomi

X Masalah pokok ekonomi

Menganalisis (C4)

Disajikan ilustrasi tentang masalah ekonomi yang dihadapi masyarakat, siswa diminta untuk

menganalisis solusi untuk mengatasi masalah yang dihadapi masyarakat tersebut

Pilihan Ganda

4

5 3.4 Menganalisis masalah

ekonomi dalam sistem ekonomi

X Masalah pokok ekonomi

Menganalisis (C4)

Disajikan beberapa pernyataan tentang

Pilihan Ganda

5

(14)

tentang masalah yang dihadapi oleh pelaku ekonomi, siswa diminta untuk

menganalisis masalah ekonomi modern

4. Penilaian Keterampilan Instrumen Penilaian Diskusi

No Aspek yang Dinilai 100 75 50 25

1 Penguasaan materi diskusi

2 Kemampuan menjawab pertanyaan 3 Kemampuan mengolah kata

4 Kemampuan menyelesaikan masalah Keterangan :

100 = Sangat Baik

75 = Baik

50 = Kurang Baik 25 = Tidak Baik

(15)

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

YAYASAN PENDIDIKAN PANCA DHARMA PEKANBARU SMAS DHARMA LOKA PEKANBARU

TAHUN PELAJARAN 2022/2023

Mata Pelajaran : Ekonomi Peminatan

Nama siswa :

Kelas/ Semester : Tanggal pengerjaan : Pertemuan ke- : 1

Materi : Masalah Ekonomi Dalam Sistem Ekonomi Alokasi Waktu : 90 Menit

Tujuan : Setelah kegiatan pembelajaran 1 ini diharapkan Anda dapat menyajikan masalah ekonomi klasik dan modern dengan cermat dan teliti dalam kehidupan sehari-hari sehingga terbentuk sikap kritis, kreatif, jujur, dan bertanggung jawab.

A. Permasalahan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, pandemi Corona (Covid-19) menimbulkan tiga masalah terhadap perekonomian di dalam negeri.

Pertama, pandemi ini menimbulkan masalah sosial di tengah masyarakat. Khususnya, pada saat pemerintah menjalankan berbagai langkah untuk melakukan pencegahan penyebaran Covid-19.

"Terutama pada usaha kecil menengah atau sektor informal yang menjadi salah satu bantalan bagi perekonomian Indonesia, saat ini pun ikut terpukul," ujar Sri Mulyani di dalam di dalam diskusi virtual, Selasa (30/6).

Ini dikarenakan, kebijakan pemerintah dalam mencegah penyebaran pandemi telah membatasi interaksi fisik antarmasyarakat, sehingga berbagai aktivitas ekonomi secara informal menjadi terpukul.

Terkecuali, mereka yang bisa berpindah ke platfowm daring yang mungkin masih bisa bertahan.

Oleh karena itu, di dalam penanganan dampak Covid-19 ini pemerintah melihat konsumsi masyarakat akan turun secara drastis. Padahal, konsumsi masyarakat memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian, yaitu hampir 59%.

Kedua, adanya ketidakpastian di tengah pandemi membuat tingkat investasi juga ikut melemah. "Ini karena orang yang akan melakukan investasi, atau sedang dalam posisi menjalankan suatu investasi, mereka terhenti akibat Covid-19," papar Sri Mulyani.

SCORE :

(16)

Ketiga, dikarenakan perekonomian di seluruh dunia mengalami pelemahan, maka kinerja ekspor juga ikut terpukul. Hal ini tecermin dari penurunan harga komoditas, minyak, batu bara, sampai Crude Palm Oil (CPO).

Alhasil penurunan ini berpengaruh terhadap basis perekonomian Indonesia yang berorientasi ekspor. Tak hanya itu, bahkan sektor manufaktur Indonesia yang membutuhkan impor juga mengalami penurunan karena adanya disrupsi dari pandemi.

"Jadi kondisi ekonomi kita itu sangat dipengaruhi oleh situasi Covid-19, baik yang terjadi di Indonesia maupun di seluruh dunia. Semua negara juga melakukan upaya untuk mengurangi penularan Covid-19 melalui langkah-langkah yang cukup drastis, serta mempengaruhi kegiatan sosial ekonomi," kata Sri Mulyani.

Sri Mulyani menegaskan, pandemi ini akan sangat memengaruhi kinerja perekonomian maupun kehidupan masyarakat. Untuk itu dampaknya terhadap perekonomian harus segera diatasi.

Salah satunya, melalui perubahan postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 yang difokuskan untuk penanganan pandemi di dalam negeri.

https://nasional.kontan.co.id/news/sri-mulyani-ungkap-tiga-masalah-ekonomi-yang- disebabkan-pandemi-covid-19

Secara umum masalah ekonomi dalam masyarakat muncul karena keterbatasan sumber daya untuk memenuhi keinginan manusia yang tidak terbatas. Masalah ekonomi dibedakan menjadi dua yaitu:

1. Masalah ekonomi klasik mencakup proses produksi, distribusi, dan konsumsi 2. Masalah ekonomi modern, lebih menekankan pada barang apa yang akan

diproduksi dan berapa jumlahnya (what), bagaimana cara memproduksi (how), dan untk siapa barang tersebut diproduksi (for whom).

B. Alat, Bahan dan Sumber Belajar

 Alat dan Bahan : Laptop, Bahan Ajar E_modul , Google Classroom

 Sumber Belajar : E_modul Masalah pokok ekonomi, internet

 Bacalah Buku dan sumber belajar yang telah ditentukan.

C. Kegiatan

PETUNJUK PENGERJAAN E_LKPD

Sebelum melakukan kegiatan belajar, perhatikan beberapa petunjuk berikut ini ! 1. Berdoa sebelum mengerjakan

2. Isi nama, kelas dan tanggal pengerjaan LKPD 3. Kerjakansecara Jujur dan Mandiri sesuai intruksi soal

(17)

D. Penugasan Kelompok

Setelah Anda membaca dan memahami permasalahan di atas, saatnya mengeksplorasi dengan mengerjakan tugas dengan berpikir kritis dan kerja keras. Selamat mengerjakan, jangan lupa berdoa sebelum memulai mengerjakan.

Sejak pandemi Covid-19 semua negara mengalami dampaknya. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, pandemi Covid-19 menimbulkan tiga masalah terhadap perekonomian di dalam negeri. Masalah tersebut adalah masalah sosial terutama usaha kecil dan menengah, masalah ketidakpastian yang menyebabkan investasi ikut melemah atau turun, dan dampak melemahnya perekonomian dunia sehingga ekspor juga turun.

Pak Adrian diberhentikan dari pekerjaannya karena perusahannya mengalami kemunduran akibat Covid-19. Dia ingin memulai suatu usaha (bisnis).

Buatlah analisis dari permasalahan tersebut dengan menguraikan langkah-langkah yang akan dilakukan Pak Adrian pada masa pandemi berdasarkan masalah ekonomi modern (What, How, For whom)!

Permasalahan What How For whom

Masalah Sosial (kebijakan

pemerintah dalam mencegah

penyebaran pandemi telah membatasi interaksi fisik antarmasyarakat)

Jasa titip jual dan beli. Jasa ini menyediakan pelayanan untuk membelikan

keinginan konsumen terhadap produk- produk UMKM.

Pak Adrian menyediakan whatsapp business atau membuat aplikasi sederhana yang menyediakan daftar UMKM dan produk yang bisa dibeli oleh konsumen.

Kemudian Pak Adrian dan kerabat dekat bisa sebagai orang yang

membelanjakan pesanan tersebut.

untuk ibu rumah tangga yang aktivitasnya dibatasai karena ada pembatasan sosial. Sehingga mereka tetap bisa masak di rumah, dengan membeli bahan murah dari pasar.

Masalah

Ketidakpastian/inv estasi menurun ( orang yang akan melakukan investasi, atau sedang dalam

menjadi distributor alat kesehatan seperti masker kesehatan, vitamin, alat pengukur oksigen dan jasa

menjadikan rumah sebagai kantor, dan seluruh penjualan

dilakukan dengan pengiriman langsung ke

umum dan pelaku perjalanan dinas.

Sebab semua orang

membutuhkan alat-alat tersebut, terutama untuk

(18)

posisi

menjalankan suatu investasi, mereka terhenti akibat Covid-19)

swab.

rumah-rumah konsumen.

jasa swab sangat dibutuhkan untuk orang yang masih harus bekerja antar kota.

Masalah kelemahan ekonomi global (penurunan harga komoditas,

minyak, batu bara, sampai Crude Palm Oil (CPO))

menjual kebutuhan pokok dengan harga yang murah namun kualitas yang baik.

Saat ekonomi melemah maka orang akan beralih ke kebutuhan pokok dan menyampingkan kebutuhan sekunder.

membuka warung di rumah.

ibu rumah tangga sekitar rumah.

Pembahasan

Masalah ekonomi modern menekankan pada tiga hal yaitu:

Barang dan jasa apa yang harus diproduksi (What?). Masalah ini menekankan barang atau jasa apa yang cocok diproduksi berdasarkan keinginan manusia. Termasuk juga inovasi apa yang diperlukan, barang apa yang mengundang rasa penasaran, barang atau jasa apa saja yang mempermudah kehidupan manusia dan barang atau jasa apa yang bisa memberi rasa prestise pada manusia.

Bagaimana cara memproduksinya (How?). Permasalahan ini membahas bagaimana proses produksi yang sesuai, efektif dan efisien. Tujuannya harga pokok produksi menjadi murah dan harga jual tidak terlalu tinggi.

Untuk siapa barang dan jasa tersebut diproduksi (For whom?). Permasalahan ini menekankan mengidentifikasi konsumen supaya penyaluran barang dan jasa tepat sasaran.

(19)

E. Tes Formatif

Setelah Anda membaca materi masalah ekonomi, cobalah kerjakan soal latihan di bawah ini!

1. Bu Andri adalah produsen kerupuk udang yang berusaha menekan biaya produksi sehingga menghasilkan kerupuk udang dengan harga murah namun tetap berkualitas.

Hal ini dilakukan karena daya beli masyarakat yang menurun. Dari ilustrasi tersebut, masalah ekonomi yang dihadapi adalah ....

A. Untuk siapa barang diproduksi?

B. Berapa barang yang diproduksi?

C. Barang apa yang akan diproduksi?

D. Mengapa barang diproduksi?

E. Bagaimana cara memproduksi?

2. Pak Hadi adalah pengusaha tas mengalami penurunan omzet karena tidak ada pesanana akibat dampak dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Cara mengatasi agar karyawannya tetap bisa bekerja dan usahanya tetap bisa berjalan adalah ....

A. menambah barang yang diproduksi B. memperluas daerah pemasaran

C. membuka usaha baru di bidang makanan D. memproduksi masker selama masa pandemi E. meminjam modal tambahan usaha

3. Perhatikan pernyataan berikut.

(1) Penerbit mencetak buku cerita berwarna agar menarik minat anak-anak (2) Bu Anis menjual kebutuhan pokok di tokonya karena jauh dari pasar (3) Deni menjual Yoguht buatannya langsung ke konsumen.

(4) Selain menjadi petani pisang, Pak Agus menjadi produsen keripik pisang.

(5) Pak Aris menggunakan mesin baru untuk mengembangkan usahanya Masalah pokok ekonomi klasik terdapat pada pernyataan nomor ....

A. (1), (2), dan (3) B. (1), (2), dan (4) C. (2), (3), dan (4) D. (2), (3), dan (5) E. (3), (4), dan (5)

4. Saat ini persaingan usaha sangat ketat, terutama di bidang produksi plastik. Plastik dari Cina di pasar dalam negeri dijual dengan harga yang sangat murah. Pak Yuda seorang pengusaha plastik ingin mengembangkan usaha agar dapat bersaing dan meningkatkan keuntungan perusahaannya. Masalah ekonomi modern yang dihadapi Pak Yuda adalah ....

A. Untuk siapa barang tersebut diproduksi B. Berapa banyak dana untuk produksi

(20)

C. Kapan barang akan diproduksi D. Barang apa yang harus diproduksi E. Bagaimana cara memproduksi barang

5. Berikut ini beberapa masalah yang dihadapi oleh pelaku ekonomi

(1) Bapak Suhadi sedang berfikir barang apa yang akan diproduksi dalam rangka membuka usaha baru

(2) Ibu Mimin sedang memilih-milih barang apa yang akan ia beli sewaktu berbelanja di Mall

(3) Bapat Toto sedang menghitung-hitung berapa jumlah pesanan kaos pada bulan ini, untuk menetukan jumlah kaos yang akan dibuat

(4) Pabrik Sepeda sedang merencanakan bagaimana dapat memproduksi sepeda dengan harga di bawah Rp5.000.000,00 agar terjangkau untuk masyarakat lapisan terbawah

(5) CV Kenari sedang melaksanakan rapat pimpinan untuk memprediksi jumlah keuntungan yang akan diraih tahun ini

Yang merupakan masalah ekonomi modern adalah ....

A. (1), (2), dan (3) B. (1), (3), dan (4) C. (1), (3), dan (5) D. (2), (3), dan (4) E. (3), (4), dan (5)

Tuliskan materi yang belum Anda Pahami!

………

………

………

………

………

(21)

BAHAN AJAR

YAYASAN PENDIDIKAN PANCA DHARMA PEKANBARU SMAS DHARMA LOKA PEKANBARU

TAHUN PELAJARAN 2022/2023 EKONOMI KELAS X

MASALAH EKONOMI DALAM SISTEM EKONOMI

“Usaha dan Kerja kerasmu, itulah makna dari kata BELAJAR.”

(22)

Modul Ekonomi Kelas X KD 3.2 dan 4.2

MASALAH EKONOMI DALAM SISTEM EKONOMI EKONOMI

KELAS X

(23)

Modul Ekonomi Kelas X KD 3.2 dan 4.2

GLOSARIUM

barter : kegiatan tukar-menukar barang yang terjadi tanpa perantaraan uang

etatisme : suatu paham dalam pemikiran politik yang menjadikan negara sebagai pusat segala kekuasaan.

for whom : untuksiapa barang-barang tersebut diproduksi free fight liberalism : eksploitasi terhadap manusia dan bangsa lain.

how : bagaimana cara memproduksi barang tersebut

retailer : pedagang kecil

what : barang apa yang akan diproduksi dan berapa banyak

(24)

Modul Ekonomi Kelas X KD 3.2 dan 4.2

Masalah Ekonomi

Klasik Modern

Produksi Konsumsi Distribusi What How For whom

Sistem Ekonomi

Tradisional Komando/Sosialis Pasar/Liberal

Sistem Ekonomi Campuran

Menjadi dasar

Sistem Perekonomian Indonesia PETA KONSEP

(25)

Modul Ekonomi Kelas X KD 3.2 dan 4.2

PENDAHULUAN

A.

Identitas Modul

Mata Pelajaran : Ekonomi Kelas/Semester : X/Ganjil Alokasi Waktu : 3 x 3 JP

Judul Modul : Masalah Ekonomi Dalam Sistem Ekonomi

B.

Kompetensi Dasar

3.2 Menganalisis masalah ekonomi dalam sistem ekonomi.

4.2 Menyajikan hasil analisis masalah ekonomi dalam sistem ekonomi.

C.

Deskripsi Singkat Materi

Senang berjumpa dengan anak-anak hebat Indonesia. Tentu Anda telah siap untuk mempelajari modul ini dengan penuh semangat. Melalui modul ini Anda akan belajar tentang masalah ekonomi dalam sistem ekonomi.

Sumber daya yang terbatas tidak dapat memenuhi kebutuhan manusia yang sangat beragam. Oleh karena itu, manusia selalu berupaya untuk menciptakan dan menghasilkan barang dan jasa untuk pemuas kebutuhan. Dalam melakukan upaya tersebut, manusia dihadapkan pada masalah ekonomi.

Tahukah Anda, apa saja masalah ekonomi tersebut? Masalah ekonomi dibedakan menjadi masalah ekonomi klasik dan modern. Bagaimana suatu negara memilih sistem ekonomi untuk mengatasi masalah ekonomi? Setiap negara memiliki cara yang berbeda-beda. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai masalah ekonomi dan sistem ekonomi, yuk... pelajari modul ini dengan saksama.

Modul “Masalah Ekonomi Dalam Sistem Ekonomi” ini terbagi dalam 3 sub tema atau topik bahasan, yaitu:

1. Masalah ekonomi, memuat penjelasan mengenai perkembangan masalah ekonomi dari masalah ekonomi klasik ke masalah ekonomi modern.

2. Sistem ekonomi, menjelaskan mengenai pengertian sistem ekonomi, macam- macam sistem ekonomi yang ada di dunia, serta kekuatan dan kelemahan dari masing-masing sistem ekonomi.

3. Sistem perekonomin Indonesia, menjelaskan karakteristik perekonomian Indonesia dan nilai-nilai dasar perekonomian Indonesia menurut UUD 1945

(26)

Modul Ekonomi Kelas X KD 3.2 dan 4.2

Pasal 33 yang sudah diamandemen.

Selain penjelasan mengenai materi, modul ini juga dilengkapi dengan latihan untuk menguji pemahaman dan penguasaan Anda terhadap materi yang telah dipelajari.

(27)

Modul Ekonomi Kelas X KD 3.2 dan 4.2

D.

Petunjuk Penggunaan Modul

1. Modul ini terdiri dari 3 kegiatan pembelajaran 2. Ikuti setiap tahapan kegiatan pembelajaran

3. Baca uraian materi di setiap kegiatan pembelajaran

4. Cermati setiap materi pembelajaran dalam modul ini dengan sungguh-sungguh 5. Kerjakan latihan soal untuk menguji pemahaman konsep tentang

masalah ekonomi dalam sistem ekonomi 6. Cocokkan jawaban Anda dalam modul ini

7. Apabila tingkat penguasan Anda mencapai 70% ke atas maka lanjutkan materi pada kegiatan belajar berikutnya

8. Apabila tingkat penguasaan Anda masih di bawah 70% ulangi lagi materi tersebut dan kerjakan soal tugas kegiatan kembali pada jawaban-jawaban yang belum benar.

9. Kerjakan uji kompetensi yang terdapat pada setiap kegiatan pembelajaran dan cocokkan dengan kunci jawaban

10. Untuk mengetahui ketuntasan belajar, hitunglah tingkat penguasaan materi dengan menggunakan rumus sebagai berikut:

Jumlah Skor Perolehan

=

Skor maksimal

x 100%

Keterangan tingkat penguasaan:

1. 90% -100% = Sangat Baik 2. 80% - 89% = Baik 3. 70% - 79% = Cukup 4. Di bawah 70% = Kurang

E.

Materi Pembelajaran

Modul ini terbagi menjadi 3 kegiatan pembelajaran dan di dalamnya terdapat uraian materi, contoh soal, soal latihan dan soal evaluasi.

Pertama : Masalah Ekonomi Kedua : Sistem Ekonomi

Ketiga : Sistem Ekonomi Indonesia

(28)

Modul Ekonomi Kelas X KD 3.2 dan 4.2

KEGIATAN PEMBELAJARAN 1

Masalah Ekonomi

A.

Tujuan Pembelajaran

Setelah kegiatan pembelajaran 1 ini diharapkan Anda dapat mengidentifikasi masalah ekonomi klasik dan modern dengan cermat dan teliti dalam kehidupan sehari-hari sehingga terbentuk sikap kritis, kreatif, jujur, dan bertanggung jawab.

B.

Uraian Materi

1. Masalah Ekonomi Secara Umum

Menurut Anda apa yang menjadi masalah ekonomi? Tentu Anda masih ingat apa itu kelangkaan? Ya... benar! Timbulnya kelangkaan terjadi karena tidak terbatasnya kebutuhan manusia sementara alat pemuas kebutuhan yaitu barang dan jasa jumlahnya sangat terbatas. Dan hal tersebut menjadi masalah besar yang ada dalam lingkup ekonomi.

Berdasarkan teorinya, masalah ekonomi dapat dibagi menjadi dua yaitu masalah ekonomi klasik dan masalah ekonomi modern. Apa saja ya maksudnya? Yuk, kita bahas!

Secara umum masalah ekonomi adalah kebutuhan manusia yang tidak terbatas, sedangkan alat pemuas untuk memenuhi kebutuhan sifatnya terbatas, sehingga manusia harus dapat menentukan kebutuhan mana yang harus didahulukan agar seluruh kebutuhannya dapat terpenuhi.

2. Masalah Ekonomi Klasik

Masalah ekonomi klasik adalah masalah yang dilihat dari sudut pandang yang sangat sederhana dengan tujuan memperoleh kemakmuran, dan kemakmuran ini adalah suatu keadaan dimana barang dan jasa sebagai pemuas kebutuhan tersedia dan mencukupi kebutuhan. Dan cara pemecahan masalah ekonomi klasik ini dengan cara melakukan kegiatan yang dapat mencapai tingkat kemakmuran tersebut yaitu: produksi, distribusi dan konsumsi.

(29)

Modul Ekonomi Kelas X KD 3.2 dan 4.2

a. Masalah Produksi

Bagaimana memproduksi barang dan jasa yang dibutuhkan oleh orang banyak, menggunakan tenaga kerja, dan bagaimana cara memproduksi barang dan jasa tersebut sehingga bisa memenuhi kebutuhan semua

masyarakat.

Gb 1.1 Produksi Masker

Sumber: https://www.detik.com

Coba Anda amati gambar di atas. Apa yang Anda pikirkan tentang gambar tersebut saat pandemi Covid-19? Ya... pasti Anda ingat, saat pandemi covid-19, terjadi kelangkaan masker. Harga masker mengalami kenaikan karena permintaan masker bertambah, sedangkan produsen tidak dapat memproduksi masker dengan jumlah banyak sesuai dengan permintaan pasar.

b. Masalah Distribusi

Bagaimana menyalurkan barang dan jasa dari produsen sampai ke konsumen serta saluran distribusi apa yang akan digunakan. Distribusi dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu sebagai berikut:

1) Distribusi langsung, artinya menyalurkan barang dari produsen langsung kepada konsumen tanpa melewati perantara, seperti seorang penjual nasi goreng memproduksi sendiri dan langsung menjual dagangannya kepada pembeli (konsumen).

2) Distribusi tidak langsung, artinya menyalurkan barang dari produsen kepada konsumen melalui perantara, seperti pedagang besar (grosir), pedagang kecil (retailer), agen, makelar, komisioner, eksportir, importir, dan penyalur-penyalur yang lainnya.

(30)

Modul Ekonomi Kelas X KD 3.2 dan 4.2

Gb1.2 Distribusi Gas Elpiji Sumber:

https://kalsel.prokal.co/read/news/31148

Coba Anda amati gambar di atas. Apa yang Anda pikirkan tentang gambar tersebut? Ya... pasti Anda berpikir telah terjadi kelangkaan Gas Elpiji, karena adanya kendala dalam penyaluran gas Elpiji dari produsen ke konsumen.

c. Masalah Konsumsi

Apakah barang yang diproduksi dan telah didistribusikan ke konsumen tersebut benar-benar bermanfaat untuk konsumen atau malah terbuang sia- sia. Untuk melakukan kegiatan konsumsi dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu sebagai berikut:

1) Faktor intern, meliputi sikap, kepribadian, motivasi diri, pendapatan seseorang, selera, dan watak (karakter).

2) Faktor ekstern, meliputi kebudayaan, adat istiadat, lingkungan masyarakat, status sosial, keluarga, dan pemerintah.

(31)

Modul Ekonomi Kelas X KD 3.2 dan 4.2

Gb 1.3 Konsumsi Sumber:

http://seputarpengertian.blogspot.com/2016/08/pengertian- konsumsi-beserta- faktor-dan-cirinya.html

3. Masalah Ekonomi Modern

Seiring berkembangnya zaman dan ilmu pengetahuan dan teknologi, muncul masalah ekonomi modern yang menekankan pada 3 hal yaitu:

a. Barang apa yang akan diproduksi dan berapa banyak (what) Manusia tidak mungkin memproduksi semua barang yang dibutuhkan karena adanya keterbatasan sumber daya yang disediakan oleh alam kita. Nah, untuk mengatasi hal tersebut, manusia harus pandai dalam membuat prioritas barang apa saja yang akan diproduksi dan berapa jumlah yang sesuai.

b. Bagaimana cara memproduksi barang tersebut (how)

Memilih cara dan teknologi yang dipakai sangatlah penting dalam proses produksi. Pertimbangan teknologi modern atau padat modal maupun teknologi manual atau padat karya tentu harus melalui proses penghitungan yang detail. Hal ini berkaitan dengan efektifitas dan efisiensi dalam produksi.

c. Untuk siapa barang-barang tersebut diproduksi (forwhom) Masalah ekonomi ini menyangkut pasar mana yang dibidik, didasarkan pada penghasilan, daerah, gender atau usia. Masalah ini sangat dipengaruhi oleh distribusi barang tersebut.

(32)

Modul Ekonomi Kelas X KD 3.2 dan 4.2

C.

Rangkuman

Secara umum masalah ekonomi dalam masyarakat muncul karena keterbatasan sumber daya untuk memenuhi keinginan manusia yang tidak terbatas. Masalah ekonomi dibedakan menjadi dua yaitu:

1. Masalah ekonomi klasik mencakup proses produksi, distribusi, dan konsumsi 2. Masalah ekonomi modern, lebih menekankan pada barang apa yang akan

diproduksi dan berapa jumlahnya (what), bagaimana cara memproduksi (how), dan untk siapa barang tersebut diproduksi (for whom).

(33)
(34)
(35)
(36)
(37)
(38)
(39)
(40)
(41)
(42)
(43)
(44)
(45)
(46)
(47)

Gambar

4. Gambar yang berisi kata-kata motivasi  5. LKPD

Referensi

Dokumen terkait

ketergantungan antar ruang dilihat dari konsep ekonomi (produksi, distribusi, konsumsi, harga, pasar) dan perubahannya terhadap migrasi penduduk, tranportasi, lembaga

Materi : ketergantungan antarruang dilihat dari konsep ekonomi (produksi, distribusi, konsumsi, harga, pasar) dan pengaruhnya terhadap Ekonomi kreatif dan upaya

Menganalisis lahirnya pemikiran ekonomi klasik sebagai revolusi teori ekonomi modern Sejarah Pemikiran Ekonomi Neo Klasik Ruang lingkup pemikiran ekonomi neoklasik

Menjelaskan konsep kegiatan ekonomi ( produksi, distribusi, dan konsumsi). Menjelaskan konsep pelaku ekonomi yaitu rumah tangga konsumsi, rumah tangga produksi, pemerintah

Masalah ekonomi klasik terdiri dari masalah produksi, konsumsi dan distribusi Permasalahn ekonomi mdern terdiri dari pilihan tentang barang dan jasa apa(what) yang harus diproduksi

4.3 Menjelaskan hasil analisis tentang konsep interaksi antar manusia dengan ruang sehingga menghasilkan berbagai kegiatan ekonomi (produksi, distribusi, konsumsi, permintaan dan

ketergantungan antarruang dilihat dari konsep ekonomi (produksi, distribusi, konsumsi, harga, pasar) dan pengaruhnya terhadap migrasi penduduk, transportasi, lembaga sosial

2) Mendefinisikan istilah produsen, konsumen, distributor, produksi, konsumsi, distribusi, pasar input, pasar output.. 3) Mengemukakan peran produsen dalam kegiatan ekonomi