Peraturan Bupati Agam Nomor 66 Tahun 2019 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas, Fungsi dan Tata Kerja Departemen Komunikasi dan Informatika. Rencana Strategis Dinas Komunikasi dan Informatika 2021-2026 disusun dalam koridor RPJMD 2021-2026 Kabupaten Agam untuk melaksanakan tugas dan fungsinya.
Tugas, Fungsi, dan Struktur Organisasi
Tugas Pokok
Layanan infrastruktur inti untuk pusat data, pusat pemulihan bencana dan TIK, layanan pengembangan intranet dan penggunaan akses Internet, layanan pengelolaan data dan informasi e-Government, integrasi layanan publik dan pemerintah, layanan keamanan informasi elektronik pemerintah, komunikasi dalam pemerintahan di bidang layanan sistem distrik dan enkripsi. Layanan generik, spesifik dan komplementer yang terintegrasi dari pengembangan dan pengelolaan aplikasi, implementasi ekosistem ICT Smart Regency, layanan nama domain dan subdomain untuk lembaga, layanan dan kegiatan publik, implementasi Government Chief Information Officers (GCIO) di Pemerintahan Kabupaten, Pemerintahan pengembangan sumber daya ICT wilayah Kabupaten dan masyarakat di Kabupaten.
Fungsi
Struktur Organisasi
10 Pengelola pelayanan mempunyai tugas memimpin, melaksanakan perumusan kebijakan, pelaksanaan, pemantauan, evaluasi, pelaporan dan pembinaan penyelenggaraan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah, serta pengawasan tugas di bidang komunikasi dan informatika, bidang statistik dan bidang pengkodean. Dalam melaksanakan tugas pokok Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Agam, sekretariat menyelenggarakan fungsi sebagai berikut.
Uraian Tugas Sub Bagian Umum, Kepegawaian, Perencanaan dan Pelaporan adalah
Uraian Tugas Sub Bagian Keuangan adalah
Bidang Informasi dan Komunikasi Publik
Seksi Pengelolaan Opini dan Aspirasi Publik
Seksi Pengelolaan Media Informasi Publik
Seksi Sumberdaya Komunikasi Publik
Seksi Infrastruktur Teknologi Informasi
Seksi Statistik Sektoral
Melaksanakan sosialisasi data melalui portal Satu Data Indonesia dan media lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi; Menerapkan pembatasan akses data pada portal Satu Data Indonesia setelah ditetapkan oleh Menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perencanaan pembangunan nasional;
Seksi Persandian
Menyusun peraturan teknis pengawasan dan evaluasi pelaksanaan pengelolaan informasi rahasia, pengelolaan sumber daya pengkodean, pengelolaan operasional komunikasi bersandi, dan pengamanan operasional komunikasi bersandi; Mengembangkan alat pemantauan dan evaluasi untuk penerapan manajemen informasi rahasia, manajemen sumber daya enkripsi, operasi manajemen komunikasi kata sandi dan operasi keamanan komunikasi kata sandi;
Bidang Layanan e-Government
19 lembaga, pelayanan dan kegiatan publik, penerapan Government Chief Information Officer (GCIO) pada pemerintah daerah, pengembangan sumber daya TIK bagi pemerintah daerah dan masyarakat lokal di daerah; Penyiapan bahan pemberian bimbingan teknis dan supervisi dalam layanan pengembangan dan pengelolaan aplikasi generik, spesifik dan tambahan, implementasi ekosistem TIK smart regency, layanan nama domain dan sub-domain untuk institusi, layanan publik, integrasi layanan dan kegiatan publik, implementasi dari Pejabat Kepala Informasi Pemerintah (GCIO) di otoritas lokal pengembangan sumber daya TIK untuk otoritas lokal dan komunitas di wilayah tersebut;.
Seksi Pengembangan Aplikasi
Penyiapan bahan penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria pelaksanaan di bidang layanan pengembangan dan pengelolaan aplikasi generik, spesifik dan tambahan yang terintegrasi, implementasi ekosistem TIK smart regency, layanan nama domain dan subdomain untuk institusi, layanan publik, integrasi pelayanan dan kegiatan publik, penerapan Government Chief Information Officer (GCIO) di pemerintahan daerah, pengembangan sumber daya TIK bagi pemerintah daerah dan masyarakat lokal; 20 b) Melaksanakan fasilitasi, konsultasi, koordinasi, bimbingan. teknis dan pengembangan penyelenggaraan portal dan website Pemerintah Daerah;
Seksi Tata Kelola dan Ekosistem E-Government
Seksi Integrasi Sitem Informasi
Kelompok Jabatan Fungsional
- Sumber Daya OPD
Jumlah pegawai di lingkungan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Agam pada tahun 2021 sebanyak 33 orang dengan rincian sebagai berikut. Dalam pelaksanaannya, tenaga ahli dikerahkan untuk mendukung kinerja Kementerian Komunikasi dan Informatika, umumnya Pemerintah Kabupaten, untuk membantu penyelenggaraan sistem pemerintahan berbasis elektronik dengan kerangka acuan sebagai berikut:
Programmer
Infrastruktur TIK
13 [email protected] Kementerian Perikanan dan Keamanan Pangan 14 [email protected] Kementerian Pertanian. 24 [email protected] Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari 25 [email protected] Dinas Lingkungan Hidup.
PCARE 18. E-Planing
- Sumber Daya Aset/Modal
- Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan Dinas Komunikasi dan Informatika Komunikasi dan Informatika
- Peluang
- Tantangan
- Kinerja Pelayanan OPD
- Tantangan
- Peluang
- Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Dinas Komunikasi dan Informatika
Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Agam bertempat di gedung Jalan Soekarno-Hatta No. 43 Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Agam merupakan organisasi perangkat daerah (OPD) yang baru dibentuk pada akhir tahun 2016 dan ditambah.
Perlu meningkatkan pengelolaan TIK
Berdasarkan gambaran layanan Dinas Komunikasi dan Informatika yang meliputi sumber daya perangkat, kondisi penyediaan layanan serta tantangan dan peluang saat ini, teridentifikasi beberapa permasalahan pada sektor komunikasi dan informatika.
Belum Optimalnya Pengelolaan Persandian dan Keamanan Informasi Belum memiliki aparatur ahli sandi ataupun funsional persandian
Terbatasnya sumber daya manusia yang trampil dan profesional
Kurangnya Sarana dan Prasarana TIK
- Telaahan Visi, Misi dan Program Bupati dan Wakil Bupati Agam Visi Bupati dan Wakil Bupati Agam sebagai visi Pemerintah Kabupaten
Seperti kebutuhan akan tersedianya akses telekomunikasi dan Internet kepada masyarakat, komunikasi dan Internet sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat di kecamatan dalam penerapan e-Government tidak lepas dari kebutuhan akan telekomunikasi dan akses Internet. Demikian pula dengan kebutuhan akan tersedianya akses telekomunikasi dan internet kepada masyarakat, pelayanan pemerintah seperti kantor kecamatan, puskesmas, puskesmas penunjang (pustu), kantor perwalian nagari, sekolah yang menjadi tempat pelayanan masyarakat di masyarakat. tingkat kecamatan tidak lepas dari penerapan e-Government, kebutuhan telekomunikasi dan akses internet. Jaringan intranet yang digunakan untuk menghubungkan antar OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Agam saat ini menggunakan kombinasi kabel dengan teknologi UTP dan radio dengan teknologi nirkabel.
Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Agam yang telah beroperasi sejak tahun 2003, hendaknya dapat dimanfaatkan secara optimal oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Agam. Rencana Strategis Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Agam merupakan salah satu elemen penting untuk mendukung Visi dan Misi Kabupaten Agam yaitu Misi 1. 56 Dari identifikasi tersebut, Dinas Komunikasi dan Informatika masih mempunyai hal-hal yang dapat menjadi kendala dan insentif dalam pembangunan. pelaksanaan pelayanan yang dilakukan untuk mencapai visi dan misi Pemerintah Daerah, yang akan dijadikan masukan dalam perumusan. strategi pelayanan Dinas Komunikasi dan Informatika.
Faktor Penghambat
Untuk memastikan penerapan e-Government di Kabupaten Agam dapat memenuhi harapan yang diinginkan dan juga dapat bersinergi satu sama lain (interoperabilitas), maka perlu adanya rencana jangka panjang (master plan) yang mengatur komunikasi data dan informasi. infrastruktur, infrastruktur sistem aplikasi, standarisasi metadata, pengembangan sumber daya manusia dan kelembagaan sebagai landasan pengambilan kebijakan. Standar Pengelolaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dimaksudkan untuk memberikan acuan atau tata cara pengelolaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Agam. Peraturan/kebijakan di bidang komunikasi dan informasi merupakan bagian dari pengelolaan e-Government dalam kerangka pemerintahan Kabupaten Agam dalam bentuk Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati.
Keterbatasan sumber daya manusia (SDM) yang menguasai teknologi informasi dan komunikasi (TIK) membuat Pemerintah Kabupaten Agam belum mampu bersaing dengan daerah maju lainnya. Berbagai aplikasi yang telah dimiliki Pemkab Agam mempunyai banyak perbedaan baik dari platform maupun database yang digunakan. Sejak diberlakukannya struktur baru tersebut, Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Agam berlokasi di bekas Gedung Dinas Lingkungan Hidup dekat Pasar Padang Baru Lubuk Basung.
Faktor Pendorong
- Telaahan Renstra Kementerian dan renstra Dinas Komunikasi dan Informatika
- Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Lingkungan Hidup Strategis (KLHS)
- Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW)
- Analisis terhadap Dokumen Hasil Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Sesuai dengan Pelayanan OPD
Dinas Komunikasi dan Informatika merupakan OPD yang baru dibentuk pada bulan Januari 2017, sehingga seluruh sarana dan prasarana penunjang pekerjaan masih sangat minim atau belum lengkap. Mengacu pada Rencana Strategis Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kementerian Komunikasi dan Informatika) tahun ini untuk mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berdasarkan gotong royong. Terciptanya budaya pelayanan, revolusi spiritual, reformasi birokrasi dan manajemen Kementerian Komunikasi dan Informatika yang berintegritas, bersih, efisien dan efektif.
Sementara itu, Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumbar menetapkan Rencana Perangkat Strategis Daerah Tahun 2021-2026 perlu direvisi sebagai berikut. Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Agam fokus pada pencapaian tujuan strategis nasional di tingkat kabupaten yaitu pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi, pengembangan aplikasi pemerintah dan layanan masyarakat serta keterbukaan informasi publik. Permasalahan pelayanan Dinas Komunikasi dan Informatika berdasarkan analisis KLHS, beserta faktor penghambat dan pendorong keberhasilan penanganannya, terangkum dalam tabel berikut.
Peningkatan penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi
Permasalahan strategis merupakan kondisi atau hal yang perlu diperhatikan atau diprioritaskan dalam perencanaan pembangunan karena mempunyai dampak yang signifikan terhadap wilayah di masa yang akan datang. Isu strategis juga diartikan sebagai suatu kondisi penting yang apabila tidak diantisipasi akan menimbulkan kerugian yang lebih besar atau sebaliknya menghilangkan peluang apabila tidak dimanfaatkan. Oleh karena itu, untuk memperoleh rumusan isu strategis, diperlukan analisis terhadap berbagai fakta dan informasi kunci yang telah diidentifikasi untuk dipilih menjadi isu strategis, yaitu:.
Layanan telekomunikasi dan internet
Pengaturan menara telekomunikasi
Kalau menara telekomunikasi lebih berkaitan dengan aspek infrastruktur yang dibangun, dan kewenangan pengaturan ada di pemerintah daerah. Pemerintah daerah sebagai kewenangan mengatur perencanaan fisik daerah kemudian menyediakan menara telekomunikasi umum di daerahnya masing-masing. Tujuan dari acara tersebut tidak hanya untuk menjadikan desain perkotaan lebih estetis dan selaras dengan desain tata ruang dan kawasan sekitarnya.
Dari sisi bisnis, menara telekomunikasi bersama juga dapat meningkatkan efisiensi dan menjadi sumber pendapatan daerah.
Keterbukaan Informasi Publik
Statistik Sektoral
- Tujuan dan Sasaran
- Strategi
Dalam pelaksanaan pembangunan Kabupaten Agam ditetapkan Visi RPJP Kabupaten Agam yaitu: “Agam mandiri dan mempunyai kinerja kemasyarakatan” berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Agam Nomor 11 Tahun 2005 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang. Untuk pelaksanaan RPJP terkait, ditetapkan RPJMD tahunan yang dibarengi dengan Visi Kabupaten Agam yaitu: “Mewujudkan Kabupaten Agam Maju, Masyarakat Sejahtera Menuju Agam Mandiri Berprestasi”. Dengan demikian, Departemen Komunikasi dan Informatika sebagai unsur penyelenggara di bidang teknologi komunikasi dan informatika akan selalu menjadi pendukung utama daerah dalam mewujudkan visi tersebut, dengan selalu berorientasi pada kemandirian dan prestasi yang terwujud. tentang kehidupan yang lebih baik di masyarakat.
Sebagai lembaga pemerintah yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan bidang komunikasi dan ilmu komputer, Departemen Komunikasi dan Informatika harus mampu mendorong terlaksananya tugas pemerintahan dengan baik. Maksud dan tujuan yang harus dicapai Dinas Komunikasi dan Informatika dalam 5 (lima) tahun ke depan disajikan pada tabel 4.1. Rencana program dan kegiatan, indikator kinerja, kelompok sasaran dan indikatif pembiayaan untuk setiap tujuan strategis Dinas Komunikasi dan Informatika periode 2021-2026 adalah sebagai berikut.
Program Penunjang Urusan Pemerintah Daerah
Program, kegiatan dan sub kegiatan yang termasuk dalam program Kewenangan Daerah ZPZ yaitu program, kegiatan dan sub kegiatan yang akan dilaksanakan oleh ZP antara lain.
Program Informasi dan Komunikasi Publik
Program Aplikasi Informatika
Program penyelenggaraan Statistik Sektoral
Sub Kegiatan: Pengelolaan dan pengendalian e-Government dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah di kabupaten/kota. Subkegiatan Pengembangan dan pengelolaan sumber daya teknologi informasi dan komunikasi pemerintah daerah h. Sub kegiatan kehumasan, media dan pengelolaan kemitraan masyarakat.
Jumlah peralatan kantor yang dipelihara 3. Subkegiatan Penyediaan material logistik kantor. Sub Kegiatan : Penyediaan dan pemanfaatan barang cetakan. Jangka waktu persediaan dan biaya cetak spanduk, spanduk, kartu, penjilidan, fotokopi. dan membawa ntoka r operasional. Sub Kegiatan Menyelenggarakan rapat koordinasi dan konsultasi SKPD. Sub Kegiatan : Pengadaan proposal dan prasarana gedung perkantoran atau gedung lainnya.
Sub Kegiatan : Penyediaan pelayanan publik. jangka waktu pemenuhan kebutuhan biaya lembur bagi PNS dan non PNS, jangka waktu pemenuhan pembayaran bagi pengelola, pelamar. Kegiatan Pemeliharaan Properti. memenuhi kebutuhan operasional dasar. h Dukungan Pemerintahan Kewenangan Daerah h 1. Sub Kegiatan Pemberian jasa pemeliharaan, biaya pemeliharaan dan pajak kendaraan pribadi Dinas atau kendaraan Dinas Kantor.
Kegiatan Kegiatan K egia
Sub Kegia
Sub Kegiatan
Sub Kegia
Sub Kegia
Sub Kegiatan
Sub Kegiatan
Subaktivitas Jumlah pemberitahuan pengiriman. berpartisipasi dalam kegiatan literasi digital. difasilitasi oleh pemerintah daerah, jumlah KIM yang didukung.