• Tidak ada hasil yang ditemukan

Repository Institut Teknologi Indonesia: PENGARUH PENAMBAHAN SERAT LIMBAH TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT TERHADAP KUAT TARIK BELAH BETON

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "Repository Institut Teknologi Indonesia: PENGARUH PENAMBAHAN SERAT LIMBAH TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT TERHADAP KUAT TARIK BELAH BETON"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

DAFTAR PUSTAKA

Ananta, A,. 2005. Pengaruh Pemakaian Serat Terkait Pada Kekuatan Beton Mutu Tinggi Berdasarkan Optimasi Diameter Serat. Universitas Diponegoro.

Semarang.

Bangun, Derom. 2010. Memoar “Duta Besar” Sawit Indonesia. Kompas. Jakarta.

Briggs, A., Bowen, D. H and Kollek, J. 1974. Mechanical Properties and Durability of Carbon Fibre Reinforced Cement Composite. Proceeding of International Conference Carbon Fibres. The Plastic Institute, London.

Darmosarkoro, W. dan S. Rahutomo.2007. Tandan Kosong Kelapa Sawit Sebagai Bahan Pembenah Tanah. Jurnal Lahan dan Pemupukan Kelapa Sawit Edisi

1. Pusat Penelitian Kelapa Sawit, C3: 167-180.

Darmoko, dkk. 1995. Sifat Fisik dan Morfologi Tandan Kosong Kelapa Sawit, Medan.

Depertemen pekerjaan umum. 2000. Tata Cara Pembuatan Rencana Campuran Beton Normal. SK SNI 03-2834-2000, Indonesia.

Fauzi, Y., Widyastuti, Y.E ., Satyawibawa, 1 ., dan Hartono, R. 2002 . Kelapa sawit budidaya, pemanfaatan hasil dan limbah, analisis usaha dan pemasaran . Penebar Swadaya. Jakarta.

Gurning, Nuria,. 2013. Pembuatan Beton Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit,

Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Tangerang, .

Herlina, Riana L, M.T.,1996. Buku Petunjuk Praktikum Beton., Institut Teknologi Indonesia, Serpong.

Intan.A. H., E.G. Said dan IT. Saptono. 2005. Strategi Pengembangan Industri Pengolahan Sabut Kelapa Nasional. Jurnal Manajemen dan Agrobisnis,

Vol.1, No.1, Hal, 42-54.

(2)

Nasrul, Teuku Maimun. 2009. Pengaruh Penambahan Jamur Pelapuk Putih (White Rot Fungi) pada Proses Pengomposan Tandan Kosong Kelapa Sawit.

Jurusan Teknik Kimia. Fakultas Teknik. Universitas Syiah Kuala. Jurnal Rekayasa Kimia dan Lingkungan Vol. 7, No. 2.

Mulyono, T. 2004. Teknologi Beton, Yogyakarta: Andi Offset.

Pusat Penelitian Kelapa Sawit. 2008. Kompos bio organik tandan kosong kelapa sawit. Pusat Penelitian Kelapa Sawit. Medan.

Satwarnirat., 2003. Pengaruh Penambahan Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit Terhadap Kuat Tekan Dan Kuat Tarik Belah Beton, Jurnal Ilmiah Poli Rekayasa Volumel, Nomor 1.

Sarwono. E. 2008. Pemanfaatan janjang Kosong Sebagai Substitusi Pupuk tanman Kelapa Sawit. Fakultas teknik Universitas Mulawarman. Jurnal

“Aplika” 8 (1).

Tjokrodimulyo, Kardiyono, 1994 , Teknologi Beton, Yogyakarta.

Winarna, W. Darmosarkoro dan E. S. Sutarta. 2007. Teknologi pemupukan tanaman kelapa sawit. hal.113-131. Dalam W. Darmosarkoro, E. S. Sutarta dan Winarna (Eds). Lahan dan Pemupukan Kelapa Sawit. Pusat Penelitian Kelapa Sawit. Medan.

Wismogroho.A. 2002.7he Use of Natural Fibre Reinforced Composites in Building Materials, ProceedingsInternational Symposium, Building Research and The Sustainability of The Built Environment in The Tropics, Tarumanagara University Indonesia. pp. 598-610.

Yunindanova, M. B. 2009, Tingkat kematangan kompos tandan kosong kelapa sawit dan penggunaan berbagai jenis mulsa terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat (Liycopersicon esculentum mill) dan Cabai (capsicum annuum I). Program studi agronomi, Fakultas pertanian , Institut pertanian bogor.

Referensi

Dokumen terkait

Rahmat Budiyanto, 2015, Pengaruh Penambahan Serat Tembaga Pada Beton Mutu Tinggi Metode Dreux Terhadap Kuat Tekan, Kuat Tarik Belah, dan Modulus Elastisitas, Tugas Akhir

Aries Munandar, 2015, Pengaruh Penambahan Serat Nylon pada Beton Ringan dengan Teknologi Gas terhadap Kuat Tekan, Kuat Tarik Belah, dan Modulus Elastisitas, Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan serat polypropylene terhadap sifat-sifat mekanik beton berupa kuat tekan, kuat tarik belah, dan

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar optimum penambahan serat fiberglass pada kuat tekan, modulus elastisitas, dan kuat tarik belah beton serta

Pada penelitian ini, serat yang digunakan adalah serat alam yaitu serat tandan kosong kelapa sawit yang telah melalui proses kimiawi, dikeringkan, dan dipotong potong sepanjang 20 mm

Hasil pengujian menunjukan untuk setiap variasi persentase rasio perbandingan beton porous normal dan beton porous tambah serat ijuk didapat kuat Tarik belah beton porous pada rasio

Kajian Pengaruh Serat ljuk Teradap Kuat Tarik Belah Beton K-175 Haq, Hekmatyar Aslamthu dan Relly Andayani 2017 Pengaruh Penambahan Serat Kawat Bendrat dan Serat ljuk pada Beton

Dengan penggunaan material bambu sebagai tambahan bahan serat dalam campuran beton, diharapkan dapat memperbaiki sifat sifat beton khususnya Kuat Tarik Belah beton... Apakah serat bambu