• Tidak ada hasil yang ditemukan

Repository Institut Teknologi Indonesia: PENGARUH PENAMBAHAN SERAT BAMBU DAN NANO SILICA TERHADAP KUAT TARIK BELAH PADA BETON

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "Repository Institut Teknologi Indonesia: PENGARUH PENAMBAHAN SERAT BAMBU DAN NANO SILICA TERHADAP KUAT TARIK BELAH PADA BETON"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

1

TEKNIK SIPIL – ITI

BAB I PENDAHULUAN I.1 LATAR BELAKANG

Beton adalah material konstruksi yang pada saat ini sudah sangat umum di gunakan. Pentingnya peranan dalam konstruksi beton menuntut untuk menciptakan suatu kualitas beton yang sesuai. Material beton terdiri dari campuran semen, air, agregat halus (pasir), serta Agregat Kasar (batu krikil).

Pengaplikasian beton pada saat ini terdapat di berbagai pekerjaan konstruksi seperti jembatan, gedung tingkat tinggi, jalan, bendungan, dll. Beton juga mempunyai kelemahan seperti bersifat getas dan mempunyai Kuat Tarik Belah yang kecil dibandingkan kuat tekan (Mulyono, 2004)

Kuat Tarik Belah beton biasanya berkisar 10% dari kuat tekannya. Solusi masalah tersebut dalam mengatasinya sejak akhir tahun 1960 telah di temukan solusi pengguanaan fiber reinforced concrete (FRC) atau biasa dikenal dengan beton fiber/beton serat. Jenis serat dapat dibedakan yaitu serat buatan yang di peroleh dalam proses kimia tertentu dan serat alami yang materialnya bias didapatkan langsung dari minerl, tumbuhan, maupun hewan . penguunan serat kimia/buatan sebagai bahan tambahan beton sangat baik dalam meningkatkan Kuat Tarik Belah maupun kuat tekan beton, tetapi material tersebut cukup mahal.

Oleh karena itu, dalam penelitian ini, peneliti kan menggunakan bahan tambahan serat alami bambu. Kelebihan material bambu beratnya relative ringan dan memiliki Kuat Tarik Belah yang cukup tinggi. Serat bambu sangat mudah untuk ditemukan dan harganya pun terbilang terjangkau. Dengan penggunaan material bambu sebagai tambahan bahan serat dalam campuran beton, diharapkan dapat memperbaiki sifat sifat beton khususnya Kuat Tarik Belah beton. (Terai et al, 2012)

(2)

2

TEKNIK SIPIL – ITI

I.2 RUMUSAN MASALAH

a. Apakah serat bambu dapat menjadi bahan tambahan pada beton dan dapat berpengaruh terhadap Kuat Tarik Belah beton ?

b. Bagaimana proporsi serat Bambu dan nano silika yang efisien dalam pencampuran beton?

c. Apakah penambahan Nanosilica dapat membuat workability terhadap mutu beton ?

I.3 TUJUAN

a. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan serat bambu terhadap kuat tarik beton. Persentase serat bambu bervariasi dari 1%, 2%, 3% dan 4% dari berat semen

b. Untuk mengetahui Kuat Tarik Belah reactive powder concrete akibat penambahan komposisi nano silica dan mengetahui presentase optimal nano silica terhadap kuat tekan beton. Dengan variasi 1% dan 2% dari berat semen

c. Untuk mengetahui Kuat tarik beton setiap penambahan persentase bahan tambah

I.4 MANFAAT PENELITIAN

Untuk mengetahui pengaruh penambahan serat bambu dan nano silica pada beton silinder terhadap kuat tarik belahnya. Kita juga dapat mengetahui apakah beton dengan bahan tambahan serat bambu dan nano silica ini akan menghasilkan kualitas yang lebih baik dengan harga yang lebih ekonomis yang dapat berguna untuk kebutuhan massal.

I.5 PEMBATASAN MASALAH

Penelitian ini di batasi pada pembuatan campuran beton balok menggunakan campuran air, semen, pasir dan kerikil.

Penelitian ini di batasi pada pembuatan campuran silinder beton menggunakan campuran air, semen, pasir dan kerikil. Dan bahan yang digunkan harus sesuai memnuhi standart SK SNI 2847-2013-03. Dan batasan masalah dalam tujuan penelitian ini lebih detailnya sebagai berikut :

(3)

3

TEKNIK SIPIL – ITI

1. Penilitian menggunakan 2 benda uji yang silinder dengan ukuran a. Silinder Kecil ukuran

b.Silinder Besar ukuran

2. Untuk bahan tambah variasi serat bambu 1%,2%,3% dan 4% dari semen 3. Untuk bahan tambah variasi Nano Silica 1% dan 2%dari semen

4. Pada penilitian ini dilakukan beberpa jenis pengujian. Uji slump, dan Uji Kuat Tarik Belah

5. Factor air semen (w/c) yang digunakan 0,5

6. Pengujian meliputi berat volume, Kuat Tarik Belah pada berumur 28 hari 7. Penilitian dilakukan di lab khusus bahan konstruksi Teknik Sipil

I.6 SISTEMATIKA PENULISAN

Sistematika penulisan Tugas Akhir ini Sebagai Berikut:

BAB I PENDAHULUAN

Bab ini membahas antara lain membahas gambaran singkat tentang latar belakang, maksud dan tujuan dari Tugas Akhir. Selain itu akan dijelaskan lebih lanjut mengenai ruang lingkup dan batasan akhir.

BAB II STUDI PUSTAKA

Bab ini membahas secara umum teori-teori tentang landasn berfikir secara ilmiah.

Sebagaimana hubungan bahan penelitian yang dijadikan landasan teori

BAB III METEDOLOGI PENELITIAN

Bab ini berisikan tentang urian metodologi yang digunakan dalam penyusunan tugas akhir, yang meliputi pendahuluan, sistematika penelitian, peralatan, pembuatan benda uji dan pengujian.

BAB IV ANALISA DAN HASIL BAB V KESIMPULAN

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan serat polypropylene terhadap sifat-sifat mekanik beton berupa kuat tekan, kuat tarik belah, dan

Dari hasil pengujian didapat saat umur beton 28 hari, beton dengan tambahan serat tutup botol ( crown cork ) memperoleh nilai kuat tekan dan kuat tarik belah

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penambahan pozzolan alami abu janggel jagung dan serat organik bambu pada pengujian nilai kuat tarik belah

Dari gambar 2 diatas dapat dilihat bahwa penggunaan serat kawat email tembaga dengan variasi campuran serat terhadap volume pasir didapat kuat tarik belah

Pengaruh Penambahan Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit Terhadap Kuat Tekan Dan Kuat Tarik Belah Beton, Jurnal Ilmiah Poli Rekayasa Volumel, Nomor 1.. Pemanfaatan janjang Kosong Sebagai

Sedangkan dengan penambahan variasi nano silika 2% ditambah serat kelapa ukuran panjang dibawah 5 mm 3%, peningkatan kuat tarik belah beton sebesar 30,72% terhadap beton normal.. Kata

Pengaruh Penambahan Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit Terhadap Kuat Tekan Dan Kuat Tarik Belah Beton, Jurnal Ilmiah Poli Rekayasa VolumeI, Nomor I.. Alireza Najigivi, Alireza Khaloo,

Pengaruh Panjang Serat kulit Bambu Terhadap Sifat Mekanik Beton.. Jorn FTEKNIK Vol 2,