Repository Institut Teknologi Indonesia: PRA-RANCANGAN PABRIK POLYDIMETHYLSILOXANE DENGAN KAPASITAS 37.000 TON/TAHUN
Teks penuh
Dokumen terkait
Proses pembuatan heptena dari propena dan n–butena dilakukan dalam reaktor. fixed bed pada suhu 175 – 225 ° C dan tekanan diatas
Setelah proses asetilasi, produk hasil reaktor asetilasi dibawa menggunakan pompa (P-105) selanjutnya ke unit hidrolisis dalam reaktor hidrolizer (R-102) pada suhu 120 o
Hasil keluaran reaktor berupa campuran cairan yang kemudian didinginkan di HE-01 dan selanjutnya diumpankan ke dekanter dengan suhu 40oC dan 1 atm untuk memisahkan fraksi berat yaitu
Metanol yang dihasilkan kemudian masuk kedalam proses MTO yang menggunakan reaktor fluidized bed dengan suhu operasi 550oC dan tekanan 1 atm dengan menggunakan katalis SAPO-34 agar
Bahan baku produksi yang digunakan adalah kopra, kopra dapat diperoleh dari perkebunan kelapa di daerah Jawa Timur yakni Tuban dengan produksi kelapa 6.062 ton di tahun 2017 menurut
Bayer Indonesia merupakan satu-satunya perusahaan yang memproduksi asam asetil salisilat di dalam negeri akan tetapi untuk bahan baku yang digunakan seperti asam salisilat, dan asam
Tahap pemurnian produk 2.1 Tahap Persiapan Bahan Baku Udara pada tekanan 1 atm dan suhu 30OC dihisap dari lingkungan dengan menggunakan blower BL-01 dilewatkan ke dalam filter F-01
Mengingat fungsi dari Alkenyl Succinic Anhydride yang beragam dan sangat dibutuhkan di Indonesia, dengan ketersediaan produk tersebut belum ada di Indonesia atau belum ada perusahaan