• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pola Resepsi Mahasiswi Program Studi Ilmu Hadis IAIN Kediri Terhadap Hadis-Hadis Penggunaan Parfum - Etheses IAIN Kediri

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "Pola Resepsi Mahasiswi Program Studi Ilmu Hadis IAIN Kediri Terhadap Hadis-Hadis Penggunaan Parfum - Etheses IAIN Kediri"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

23

BAB III

METODE PENELITIAN

A. Jenis Penelitian

Penelitian ini adalah penelitian lapangan yang menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Peneliti memilih metode penelitian kualitatif karena metode ini mengungkap situasi sosial tertentu dengan mendeskripsikan kenyataan secara benar.

Menurut Bogdan dan Taylor penelitian kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif yang berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati1 , dalam penelitian kualitatif untuk mendeskripsikan penelitian maka perlu dilakukan secara intensif, terperinci dan mendalam terhadap suatu organisme (individu), lembaga, atau gejala tertentu dengan daerah atau subyek yang sempit.2

Fenomena atau juga bisa disebut suatu kejadian yang sedang menjadi pusat pembicaraan3 yang terjadi saat ini adalah maraknya produk parfum atau wewangian yang menampakkan semerbak harum yang di peruntukkan bagi perempuan berhijab, karena adanya hadis yang menyebut bahwa jika perempuan yang tercium harumnya kepada sekumpulan laki-laki bisa disebut sebagai seorang pezina, maka penulis mengangkat hal ini sebagai kasus yang masih hangat. Untuk itu peneliti memilih jenis penelitian lapangan, dalam hal ini dengan melakukan pendekatan kualitatif yang berfokus pada pengamatan peneliti kepada informan, yaitu dari beberapa mahasiswi kampus.

1Tohirin, Metode Penelitian Kualitatif dalam Pendidikan dan Bimbingan Konseling (Depok:Rajagrafindo Persada,2012), 2.

2 Limas Dodi, Metode Penelitian (Yogyakarta: Pustaka Ilmu, 2015), 291.

3 Mulasih, dan Winda Dwi Hudhana. Panduan Praktis Menulis Karya Ilmiah (Yogyakarta:

Checklist, 2020), 73.

(2)

24 B. Kehadiran Peneliti

Dalam penelitian ini peneliti sendiri atau dengan bantuan orang lain adalah sebagai kunci pengumpulan alat yang utama. Peneliti adalah orang pertama dalam membuka suatu penelitian ini kepada informan atau narasumber, kemudian peneliti mulai mengeksplorasi keadaan dan situasi di dalam lokasi yang diteliti. Peneliti dimudahkan di dalam mengobservasi karena peneliti sendiri juga termasuk dalam status mahasiswi kampus IAIN Kediri.

Gambar 3.1 diambil saat pertama kali pembukaan diskusi penelitian.

Dan karena beberapa hal, selain dari kehadiran peneliti dan informan di lokasi penelitian, peneliti juga melakukan penelitian dengan cara online atau jarak jauh untuk mendapatkan infomasi data dari narasumber dengan menggunakan alat bantu komunikasi elektronik4.

4 Pada tahun ini telah terjadi wabah virus corona 19 / covid 19 , mulai terjadi pada tahun 2020 diseluruh dunia. Maka dengan terjadinya keadaan ini, pemerintah mewajibkan seluruh aktifitas lembaga seperti perkantoran dan sekolah dapat dilakukan di rumah saja. Akan tetapi penulis sendiri sudah sempat menemui dan mewawancarai informan atau narasumber sebelum terjadinya wabah covid 19.

(3)

25 C. Lokasi dan Waktu Penelitian

Penelitian ini akan dilaksanakan di kampus IAIN Kediri , yang lokasinya berada di jalan Sunan Ampel no.7 Ngronggo Kediri. Narasumber yang akan di pilih peneliti ialah mahasiswi Program Studi Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Kediri, khususnya beberapa mahasiswi angkatan 2017 dan angkatan 2018.

Gambar 3.2 lokasi penelitian, tampak depan kampus.

Peneliti melakuan observasi dan diskusi bersama mahasiwi diruang kelas, dimulai dari perkenalan pada tanggal 22 Mei 2019 dan dilanjut dengan interview terstruktur pada tanggal 17 Oktober 2019 dan sampai pada tanggal 23 Oktober 2019.

Untuk mendapatkan data tambahan dari narasumber, maka pada tanggal 22 November 2021, dibentuk pendataan berbentuk kuesioner yang mana pendataan menggunakan alat bantu elektronik yang memudahkan pendataan secara tidak langsung.

(4)

26 D. Sumber Data

Sumber data sampel atau subjek penelitian menggunakan nama yang di samarkan untuk menjaga privasi dari para mahasiswi , maka narasumber dari beberapa mahasiswi angkatan 2017 dan angkatan 2018 sebagai berikut:

NO NAMA NIM ALUMNI ANGKATAN

1 M W M 933200417 MA 2017

2 T L 933202017 SMAN 2017

3 D P Y 933200517 SMAN 2017

4 A Y 933201517 SMAN 2017

5 S 933200217 MAN 2017

6 N L 933202117 MA 2017

7 A M 933201917 SMKN 2017

8 N I L 933200817 MAN 2017

9 D N E 933200317 SMAN 2017

10 N E 933202517 MA 2017

11 S A N 933200917 SMKN 2017

12 N H U 933200218 SMAN 2018

13 S Y P K 933200918 MAN 2018

14 S R F 933200718 MAN 2018

15 N F R 933201518 MA 2018

16 N T K 933200818 MA 2018

17 N F C 933200518 MA 2018

18 S N F 933201218 SMA 2018

19 P Y 933202718 MA 2018

20 Y D A 933200118 MAN 2018

21 A D S 933201018 MAN 2018

22 M D R 933201918 MA 2018

(5)

27

23 H K 933201818 MA 2018

Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif, sedangkan sumber datanya adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh langsung dari lapangan atau tempat penelitian, dimana sumber data utama dalam penelitian kualitatif berupa mendeskripsikan suatu peristiwa atau keadaan, situasi, dan informasi dari informan. Jadi, sumber data yang diperoleh di lapangan adalah melalui observasi (pengamatan) dan wawancara. 5

Dan merupakan data sekunder melalui kajian pustaka, yang diperoleh dari sumber bacaan, termasuk yang berkaitan dengan masalah yang diteliti, seperti dari buku-buku, kitab hadis, artikel, jurnal, kamus, dan berbagai sumber lainnya seperti data dari internet dan aplikasi yang mendukung bahan penelitian ini.

E. Pengumpulan Data

Berdasarkan pada jenis penelitian yang digunakan, maka pengumpulan data menggunakan metode sebagai berikut:

a) Metode observasi, metode ini merupakan metode menggali informasi tentang keadaan objek yang akan diteliti. Seperti mengamati dan merekam fenomena yang terjadi saat ini. Untuk mendapatkan gambaran tentang peristiwa yang berkaitan dengan penelitian yang akan diteliti6

b) Metode kuesioner, yang merupakan suatu teknik atau alat pengumpulan data yang biasa disebut angket yang berisi sejumlah pertanyaan yang harus dijawab oleh responder7 boleh dengan cara tidak langsung, dan berhak menjawab dan

5 Rulam Ahmadi. Metodologi Penelitian Kualitatif (Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2014 ), 108.

6 Lexy J. Moleong. Metodologi Kualitatif (Bandung: Rosdakarya, 2011), 175.

7 HB. Sutopo. Metode Penelitian Kualitatif (Surakarta:UNS Press,2006), 82.

(6)

28

menanggapi isi pertanyaan sesuai dengan apa yang ada pada pemikirannya masing-masing.

c) Metode interview atau metode wawancara adalah metode yang termasuk dalam penelitian kualitatif, maksud dalam metode ini untuk mendapatkan informasi mendalam dari para narasumber8, yang mana adanya interaksi bertatap muka bersama dengan para narasumber, dan mengajukan beberapa pertanyaan yang akan dikaji di dalam penelitian. Metode ini digunakan untuk mendapatkan informasi dan pendapat atau tanggapan dari para mahasiswi IAIN KEDIRI mengenai hal wewangian.

d) Metode dokumentasi, dimana data yang dikumpulkan diperoleh dari berbagai referensi, yaitu dengan penggalian data atau informasi dari buku atau catatan lainnya9. Dan selain data yang diperoleh berupa catatan, data yang diperoleh juga bisa berupa gambaran, diagram dan lain sebagainya.

F. Analisis Data

Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif.

Analisis ini menggunakan pemahaman logis10 tentang gambar, informasi data, dan peristiwa dari kumpulan data yang dikumpulkan ketika berinteraksi dengan informan atau narasumber.

Data yang terkumpul kemudian dirangkum dan dibahas dalam pembahasan tersendiri yang nantinya akan dianalisis secara rinci.

Dikombinasikan dengan berbagai sumber yang diperoleh dari beberapa referensi kitab hadits, kitab fiqih dan kitab ilmu agama, yang kemudian dapat

8 Djam’an Satori dan Aan Komariah. Metodologi Penelitian Kualitatif (Bandung: Alfabeta, 2013),130.

9 Jusuf Soeadji, Pengantar Metodologi Penelitian (Jakarta: Mitra Wacana Media, 2012), 160.

10 Tatang M. Amirin, Menyusun Rencana Penelitian (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada,1995), 95.

(7)

29

mengambil isi suatu pesan dan mengolahnya dengan tujuan menangkap isi pesan yang tersirat dari satu pernyataan atau beberapa pernyataan. 11

Maka dalam pengumpulan data baik data primer dan data sekunder akan disajikan dalam bentuk deskriptif yang mana peneliti menganalisis jawaban dari para mahasiswi ilmu hadis IAIN Kediri yang masuk kedalam ranah fokus penelitian, agar pembahasan dan analisis tidak terlalu melebar dan tepat sasaran.

11 Neong Muhadjir, Metodologi Penelitian Kualitatif (Yogyakarta: Rake Sarasin, 1993), 76-77.

Referensi

Dokumen terkait

Kehadiran internet telah membawa revolusi serta inovasi pada cara manusia berkomunikasi dan memperoleh informasi termasuk dalam penggunaan media sosial sebagai

Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes tertulis (pre test dan post test), dan wawancara. Analisis data dalam peneliti data adalah teknik analisis

Pada tataran praktis, pola internalisasi pemahaman teks Hadis yang tampak pada keikutsertaan civitas akademika Prodi Ilmu Hadis dalam kegiatan tanam pohon dan bunga di

Metode pengumpulan data adalah informasi yang dapat diperoleh. melalui pengukuran-pengukuran tertentu, untuk digunakan

Corak penafsiran Tafsir al-Misbah termasuk dalam kategori Adabĭ Ijtimā’ĭyakni corak tafsir memahami suatu ayat dengan mengemukakan ungkapan-ungkapan dalam Al-Qur’an secara teliti,

Metode Wawancara Wawancara adalah proses tanya jawab yang berlangsung antara peneliti dan narasumber, dua orang atau lebih dalam penelitian yang berlangsung secara lisan dengan

Moleong dalam metode kualitatif yaitu menghasikan data deskriftif berupa dokumen tertulis maupun lisan, dari seseorang serta perilaku untuk diamati.1 Denzin dan Lincoln berpendapat

Penelitian yang penulis lakukan adalah dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, yang dalam pengertiannya pendekatan kualitatif adalah suatu proses penelitian yang berdasarkan