• Tidak ada hasil yang ditemukan

RESUME WEBINAR QUO VADIS

N/A
N/A
Naruka Uzumaki

Academic year: 2024

Membagikan "RESUME WEBINAR QUO VADIS "

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

RESUME

WEBINAR QUO VADIS

PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK DI PERGURUAN TINGGI Di Susun

O L E H

Naruka Uzumaki Tingkat 1 (satu)

(2)

POKOK MATERI PEMBAHASAN

TANTANGAN DAN HARAPAN BAGI CALON PENDIDIK AGAMA KATOLIK Setiap perguruan tinggi wajib menyelenggarakan mata kuliah pendidikan agama, khususnya agama Katolik, sesuai dengan UU No.12 Thn. 2012 tentang Pendidikan Tinggi.

Jika sebuah perguruan tinggi tidak menyelenggarakan pendidikan agama Katolik, maka siswa yang beragama Katolik akan mengalami kesulitan untuk memenuhi kriteria penilaian yang telah ditetapkan oleh pemerintah maupun dari pihak perguruan tinggi tersebut. Dari Lukas 10:2, membuktikan bahwa sekarang ini, banyak mahasiswa Katolik tetapi, kurang/bahkan tidak ada dosen yang mau menjadi pendidik agama Katolik. Dikarenakan alasan profesionalisme, tidak ada masa depan, gaji tidak seimbang antara pendapatan dan pengeluaran, tidak ada waktu luang, dll. Adapun, tantangan calon pendidik maupun mahasiswa Katolik dari perspektif lembaga, antara lain :

❖ Tantangan dalam Perguruan Tinggi Negeri :

 Banyak dosen honorer.

 Dosen dan mahasiswa Katolik seringkali mengalami diskriminasi serta tidak mendapatkan fasilitas yang memadai seperti dosen dan mahasiswa lainnya.

 Mahasiswa Katolik tidak memiliki pendamping dalam sistem organisasinya.

❖ Tantangan dalam perguruan tinggi swasta :

 Mahasiswa Katolik hanya mendapatkan pengajaran agama saja dan tidak ada kegiatan organisasi Katolik.

 Adanya penggabungan mahasiswa Kristen (Protestan, Katolik, dsb.) pada saat pembelajaran, dikarenakan pihak perguruan tinggi kesulitan mencari pengajar Katolik atau mahasiswanya yang hanya sedikit.

(3)

 Mahasiswa Katolik tidak pernah tersentuh oleh hierarki Gereja. Oleh karena itu,

menjadi pendidik agama Katolik merupakan sebuah tantangan sekaligus panggilan hidup, dan calon pendidik harus menguasai teknologi untuk membimbing mahasiswa generasi sekarang ini.

PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK

Perbedaan antara educatio dan formatio yaitu : educatio lebih ke pengetahuan sedangkan formatio lebih kepada pastoral. Oleh karena itu hal-hal yang tidak tersentuh dengan pembinaan, Pendidikan Agama Katolik di prguruan tinggi bisa diserahkan kepada pastur, paroki, atau komisi kepemudaan mahasiswa. Pendidikan tidak hanya memupuk kemampuan (skill) melainkan juga keistimewaan dalam berbuat. Terdapat 5 hal penting dalam pendidikan Katolik khususnya di perguruan tinggi, diantaranya :

❖ Identitas perguruan tinggi.

Dengan menggunakan nama dan bendera Katolik dapat diketahui bahwa yang mendirikan perguruan tinggi tersebut adalah otoritas wewenang ordinaris wilayah, dan Uskup sebagai otoritasnya ikut terlibat didalamnya, sehingga ke Katolikannya sangat kental dan menjadi kekhasan sebuah perguruan tinggi katolik.

❖ Pendidikan dalam konteks iman gereja.

Pendidikan yang diberikan harus sesuai dengan konteks dalam Gereja.

❖ Tantangan Pendidikan Agama Katolik.

Banyaknya dosen comotan (honorer), tidak sesuai profesi, gaji sangat kurang, dsb, Hal ini dapat dikatakan, harus ada kesepakatan atau persetujuan dari otoritas Gereja untuk mengadakan Pendidikan Agama Katolik. Selain itu, tidak ada kesinambungan pendidikan agama dan pembinaan agama dari SD, SMP, SMA/SMK ke perguruan

(4)

kembali pada perguruan tinggi. Tantangan yang dialami oleh mahasiswa Katolik yakni, tidak mempunyai kepercayaan diri untuk berdialog antar agama, serta sarana dan sumber pengetahuan yang terbatas, dsb.

❖ Visi teologis dan spiritual Pendidikan Agama Katolik.

Menurut Gravissium Educationis.2 dan Lumen Gentium.11 & 17 menekankan pentingnya pembinaan spiritual dan teologis bagi orang yang telah di baptis dan pembinaan hati nurani. Karena itu, pengajar Katolik harus mempunyai ciri skramental.

PAK diharapkan lebih banyak mendalami praktek hidup mengenai materi-materi yang telah diterima.

❖ Materi Pendidikan Agama Katolik.

Materi-materi PAK perguruan tinggi yaitu: Tradisi Suci dan Maria dalam Sejarah, Iman yang Memasyarakatkan, Iman Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Ekologi, Moral dan Masalah Social Aktual, dan Tugas Perutusan Gereja. Dengan materi-materi ini, mahasiswa diharapkan bukan hanya mengembangkan keterampilan dan pengetahuan saja tetapi juga beriman secara matang dan mengerti bagaimana menerapkannya dalam kehidupan berpastoral.

PELUANG DAN HARAPAN REKSA PASTORAL BAGI YANG MUDA DAN YANG BERDAYA

Pendidikan Agama Katolik menjadi sarana untuk membuat mahasiswa mampu berubah, baik dari dirinya sendiri maupun dalam lingkungannya. Ada 2 hal untuk mencapai hal tersebut, yaitu :

❖ Preparasi internal dosen.

Ini sangat penting, dimana dosen memberikan penegasan, pelurusan, ataupun ceramah kepada mahasiswa untuk memberikan hasil akhir dari pembahasan materi. Tetapi hal ini

(5)

mempunyai dampak seperti, kuliah model ceramah, pembelajaran yang membosankan dan tidak menyentuh hati mahasiswa. Disamping itu,ada mindset pembelajaran, seperti dosen aktif mahasiswa juga aktif.

❖ Pemetaan pendampingan.

Pemetaan pendampingan didapat dari :

 Latar belakang personal mahasiswa.

Sebagai contoh yaitu perbedaan antara pendidikan agama dan pendidikan iman. Soal pendidikan agama otomatis mengenai kognitif dan didapatkan dalam perkuliahan agama Katolik, sedangkan pendidikan iman akan diberikan fakultas tersendiri dan tergantung pada dosen yang bersangkutan. Pemetaan latar belakang ini berfungsi untuk mengetahui lebih dalam keluarga dan perkembangan iman mahasiswa/i.

 Komunitas dan situasi kontekstual mahasiswa.

Dengan pendidikan, pendidik mampu memanusiakan manusia muda.

Perlu diperhatikan bahwa perlakuan dosen dapat mempengaruhi psikologi mahasiswa, oleh karena itu dibutuhkan kepekaan terhadap masalah-masalah yang dihadapi oleh mahasiswa dengan kelembutan hati, saat mendengarkan mereka bercerita.

Kesimpulan

Menjadi dosen atau pengajar agama Katolik adalah panggilan, bukan hanya semata- mata kebutuhan jasmani tetapi juga melibatkan kehidupan rohani, juga kita sebagai calon pendidik merupakan perpanjangan tangan Tuhan. Apapun yang terjadi tetap hubungkan diri dengan Tuhan. Tetap sejahterahkan dosen agama Katolik dan beri Pendidikan Agama Katolik kepada setiap mahasiswa/i. Materi yang diberikan bukan hanya sekedar mantransfer pengetahuan melainkan bagaimana cara dosen/pengajar membuat peserta didik, terampil

Referensi

Dokumen terkait

Hakim pengadilan agama yang akan menangani perkara ekonomi syariah sebagai kewenangan baru di lingkungan peradilan agama, perlu meningkatkan pengetahuan dan

Berbagai upaya pemerintah dan masyarakat dalam membangun pendidikan tinggi telah menunjukkan hasil yang cukup menggem- birakan yang ditunjukkan dengan semakin me- ningkatnya

Kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata adalah dengan pemberian materi melalui webinar yang berisi mengenai konsep dasar penelitian tindakan kelas,

Kemampuan mahasiswa dalam menganalisis video pembelajaran pada matakuliah Pemantapan Kemampuan Mengajar melalui penggunaan strategi pembelajan webinar dengan

Salah satu perubahan mendasar dalam UUD 1945 adalah dimunculkannya pasal yang berisi norma konstitusi yang tidak dapat diubah yang kerap disebut sebagai Unamendable Articles,

Kurikulum 2013 memberikan kesempatan yang lebih besar bagi guru/satuan pendidikan untuk meningkatkan efektivitas waktu pembelajaran .... Kurikulum 2013 sesuai dengan

Dokumen ini mengusulkan penyelenggaraan webinar AllSmart untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di lingkungan RSUD dr. Loekmono Hadi,

Hal ini berarti, kumpulan data dari dalam kelas didisain untuk mengembangkan kualitas belajar murid dengan jalan meningkatkan kualitas perilaku mengajar guru.25 Cogan kemudian