PROPOSAL
AllSmart Webinar INSTANSI : PEMERINTAH KABUPATEN KUDUS UNIT KERJA : RSUD dr. LOEKMONO HADI-KUDUS KELOMPOK : UMUM
KATEGORI : PENGEMBANGAN KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA
Ringkasan
Jelaskan secara ringkas mengenai inovasi yang diusulkan meliputi seluruh aspek pertanyaan.
A. LATAR BELAKANG DAN TUJUAN
Uraikan latar belakang dan tujuan (10%), yang meliputi :
1. Rumusan masalah yang menggambarkan kondisi awal sebelum implementasi inovasi.
2. Kelompok sasaran masyarakat yang terdampak permasalahan 3. Tujuan Inovasi dilengkapi dengan target yang terukur
4. Lengkapi uraian tersebut diatas dengan melampirkan data pendukung yang relevan.
Rumusan masalah yang menggambarkan kondisi awal sebelum implementasi inovasi.
Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai aset penting, tentu saja harus berkualitas, berkemampuan kompetensi mumpuni agar mendongkrak performa dan mencapai Visi dan Misi organisasi. Pegawai wajib melakukan pengembangan kompetensi minimal 20 jam pelajaran(Jp)/tahun (>60% seluruh pegawai). Berikut capaian pengembangan kompetensi tahun 2021:
N
o Indikator Kegiatan
Nilai Target
capaian Deskripsi 1. Jumlah pegawai yang mengikuti diklat
a. Diklat Internal 30 % Rendah
b. Diklat Eksternal 70% Tinggi
2. Capaian JP dari kegiatan Diklat internal dan eksternal
a. Diklat Internal 40 % rendah
b. Diklat Eksternal 60 % Tinggi
3. Jumlah kegiatan online : offline (internal dan eksternal)
a. Online 40 % Tinggi
b. Offline 60 % rendah
4. Jumlah kegiatan online : offline (internal dan eksternal)
a. Online 70% Tinggi
b. Offline 30% rendah
5. Prosentase capaian Jpl
<10 JP 30 % tinggi
11-20 Jp 25 % Tinggi
20-25 JP 30 % rendah
25-35 Jp 9 % rendah
35-45 Jp 5 % rendah
>45 JP 1 % rendah
1. Pemenuhan target JP pengembangan kompetensi/org masih rendah 2. JP satu jenjang jabatan dengan yang lainnya belum merata.
3. Perubahan metode pembelajaran sebelum dan selama pandemi serta era new normal (Transformasi digital).
4. Tidak memungkinkannya pemberangkatan diklat eksteral dalam jumlah yang banyak
5. Quota kelas offline-internal tidak dapat mengikutsertakan peserta dalam jumlah yang banyak
6. Pengiriman diklat eksternal (offline maupun online membutuhkan biaya tinggi.
Hal ini dapat dilihat dari table berikut :
Target capaian 2021
Untuk mencapai target tersebut, maka kami membuat gagasan akselerasi pemenuhan target 20 JP bagi 973 org pegawai yang dapat dihitung nilai kebutuhannya hingga 19.420 JP (100%) dan 11.652 JP untuk memenuhi nilai minimal tercapai 60% dari seluruh pegawai.
Mengingat beragamnya profesi dan jenjang jabatan di RSUD dr. Loekmono Hadi, maka ide yang tepat yaitu dengan memanfaatkan perkembangan teknologi saat ini. Dengan adanya era transformasi digital sejak merebaknya covid-19, kegiatan pengembangan kompetensi yang tepat dengan metode jarak jauh dan efiensi waktu serta dapat diiukuti oleh pegawai dalam jumlah yang banyak.
Berikut beberapa data capaian pada tahun 2021 :
N
o Indikator Kegiatan
Target capaian
kegiata n
kriteri a 6. Jumlah pegawai yang mengikuti diklat
a. Diklat Internal 30 % Rendah
b. Diklat Eksternal 70% Tinggi
7. Capaian JP dari kegiatan Diklat internal dan eksternal
a. Diklat Internal 40 % rendah
b. Diklat Eksternal 60 % Tinggi
8. Jumlah kegiatan online : offline (internal dan eksternal)
a. Online 40 % Tinggi
b. Offline 60 % rendah
9. Jumlah kegiatan online : offline (internal dan eksternal)
a. Online 70% Tingg
i
b. Offline 30% renda
h 10. Prosentase capaian Jpl
<10 JP 30 % tinggi
11-20 Jp 25 % Tingg
i
20-25 JP 30 % renda
h
25-35 Jp 9 % renda
h
35-45 Jp 5 % renda
h
>45 JP 1 % renda
h
5. Kelompok sasaran yang terdampak permasalahan
Tujuan dari AllSmart webinar yaitu sebagai akselerasi pemenuhan pengembangan kompetensi minimal 20 Jpl/org/tahun, sehingga tercapainya target perbaikan prosentase lebih dari 60% pegawai tercapai.
6. Tujuan
Tujuan menguraikan: penjelasan tujuan inovasi dilengkapi dengan target yang terukur
N
o Indikator Kegiatan
Target capaian
kegiatan Deskripsi 1. Jumlah pegawai yang mengikuti diklat
a. Diklat Internal 75 % Ada
peningkatan
b. Diklat Eksternal 25 % Menurun
2. Jumlah capaian JP dari kegiatan diklat internal dan eksternal
a. Diklat Internal 60 % lebih banyak
b. Diklat Eksternal 40% Lebih sedikit
3. Jumlah kegiatan online : offline (internal dan eksternal)
a. Online 60 % Meningkat
b. Offline 40 % berkurang
4. Jumlah capaian JP dari kegiatan diklat online dan offline
a. Online 70% Meningat
b. Offline 30% Menurun
5. Prosentase SDM capaian Jpl
<10 JP 15 % Rendah
11-20 Jp 15 % rendah
20-25 JP 35 % Tinggi
25-35 Jp 15 % Tinggi
35-45 Jp 8 % Tinggi
>45 JP 3 % Tinggi
Target inovasi ini adalah mengurangi jumlah pegawai dengan capaian JPL kurang dari 20 JP, menurunkan jenis pemberangkatan eksternal untuk menekan biaya pengeluaran dana pelatihan dan menghindari pemenuhan JP hanya pada bidang profesi tertentu daja.
7. Data dukung Terlampir (1)
B. KEBARUAN (Nilai Tambah 15%) 200 kata
Jelaskan ide/gagasan dan keunggulan (keunikan/nilai tambah/kebaruan) dari inovasi Inovasi ini menjadi wadah untuk berbagi ilmu dari pegawai internal untuk pegawai lain dilingkungan RSUD dr. Loekmono Hadi, dengan uraian riwayat berikut :
N o
Kegiatan Pelaksanaan Keterangan
1. Inisiasi Allsmart 1 September 2021 Dibahas dalam rapat internal DIKLIT
2. Nota dinas 10 September 2021 Nota dinas turun
3. Pembentukan Tim Inovasi 25 September 2021 SK Inovasi
4. Persiapan ASwW edisi -1 1 Oktober 2023 Melibatkan beberapa unit layanan
5. Pelaksanaan/implementasi ASwW edisi I, 17 November 2021 6. Dokumentasi dan publikasi 17 November 2021
ASwW sangat inovatif karena dalam pelaksanaannya bersifat fleksibel, tidak hanya membahas issu terkini, tetapi juga bias dimanfaatkan sebagai media pelaksanaan pendidikan dasar pegawai, mendukung akreditasi dan dengan jangkauan luas karena dilaksanakan secara online, dan menekan efisien biaya. Dengan manfaatkan aplikasi zoom meeting maka mampu menciptakan kelas pembelajaran interaktif. Hal ini terbukti dari data kegiatan setelah dilakukan AllSmart berikut :
N
o Indikator Kegiatan
Target capaian
kegiatan kriteria 1. Jumlah pegawai yang mengikuti diklat
a. Diklat Internal 82 % meningkat
b. Diklat Eksternal 18 % Menurun
2. Capaian JP dari kegiatan interal dan eksternal
a. Diklat Internal 70 % Tercapai
b. Diklat Eksternal 30 % tercapai
3. Jumlah kegiatan online : offline (internal dan eksternal)
a. Online 65 % meningkat
b. Offline 35 % menurun
4. Jumlah capaian JP dari kegiatan online dan offline
a. Online 70% Tercapai
b. Offline 30% tercapai
5. Prosentase SDM capaian Jpl
<10 JP 15 % rendah
11-20 Jp 12 % rendah
20-25 JP 40 % Tinggi
25-35 Jp 15 % Tinggi
35-45 Jp 8 % Tinggi
>45 JP 3 % Tinggi
Keunggulanya; karena ASwW hadir sebagai akselerasi peningkatan pengembangan kompetensi 20 JPL/tahun bagi SDM internal (pegawai ASN dan non ASN) dan eksternal (diluar RSUD dr. Loekmono Hadi. Sisi Kebaruan dari ASwW, karena menjadi salah satu langkah pertama reformasi Birokrasi Berdampak bagi pengembangan kompetensi pegawai yang mengoptimalkan teknologi tepat guna di era transformasi digital dalam bidang penyelenggaraan kediklatan bagi SDM, ditengah masa PSPB Covid-19. Nilai tambah; memanfaatkan keilmuan SDM hebat untuk berbagi ilmu yang bermanfaat, memenuhi pengembangan kompetensi tertentu yang belum dan harus dikuasai SDM kami serta memanfaatkan aplikasi pembelajaran interaktif yang dapat diikuti oleh instansi lain untuk maju bersama menuju Indonesia Emas 2045.
Dokumen pendukung; terlampir.
Implementasi Inovasi (5%)
Urutan implementasi inovasi dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi.
Pada awal pelaksanaan, inovasi ini diagendakan dilakukan 2-3 kali dalam sebulan, namun seiring berjalannya waktu menuju ke era new normal, intensitas hanya dapat dilaksanakan 1 s.d 2 kali sebulan, dan kami mengganti nama menjadi AllSmart Webinar (ASW). Dalam pelaksanaan saat ini, ASW menjadi wadah pelaksanaan transfer off knowledge pegawai Pasca Latih terutama untuk materi ajar yang dapat disampaikan secara online.
Dalam satu episode pelaksanaan, kami melakukannya berdasarkan pada Standar prosedur operasional, yang diawali dengan penentuan materi yang akan di bahas, mengajukan permohonan kepada fasilitator, berkoordinasi dengan pemberi materi untuk teknis pelaksanaannya. Kemudian trainer officer course menyusun dokumen yang diperlukan, menentukan sasaran sesuai dengan isi materi, membuat dan membagikan
undangan kepada sasaran, mempublikasikan kepada civitas hospitalia melalui flayer yang di bagikan (dishare) melalui group komunikasi elektronik. Dihari pelaksaaan, pemberi materi bertempat ditempat masing-masing dan atau bersama dengan tim TOC dan pengendali kegiatan. Peserta mengisi absensi pada link google form untuk nantinya menjadi register peserta kegiatan ASW yang berhak mendapatkan sertifikat.
Komponen isi ASW :
1. Materi Pendiidkan dasar pegawai, program kompetensi pendukung serta kompetensi tambahan pegawai.
2. Issue terkni dalam bidang kesehatan
3. Media DIseminasi pasca latih. Setiap pegawai yang telah selesai melaksanakan kegiatan pendidikan dan pelatihan eksternal wajib menyampaikannya dalam forum belajar transfer off knowledge kepada pegawai lain yang bekenaan dengan materi yang didapatkannya.
4. Setiap peserta wajib mengisi link resgitrasi untuk menjadi data register peserta pengembangan kompetensi dan menjadi dasar pembiatan sertifikat.
5. Penerbitan sertifikat, diawali dengan pembuatan lembar pengabsahan untuk memberikan keterangan bahwa sertifikat diterbitan atas sepengetahuan direktur dan untuk efisiensi waktu yang dibutuhkan untuk penandatangan direktur dan kepala instalasi pendidikan, pelatihan dan penelitian (Ka.Instalasi DIKLIT). Setelah satu lembar utama sertifikat dan lembar pengabsahan di tanda tangani oleh Direktur kemudian data tersebut di buat menjadi Barcode pada lembar depan sertifikat elektronik. Kemudian, jika bagian belakang sertifikat yang berisi daftar materi dan jumlah JPL ditandatangani oleh Ka.Inst.DIKLIT, maka dokumen ini di PDF kan bersama dukumen lainyang erkenaan dengan kegiatan ini untuk dijadikan barcode dan menjadi bukti pengabsah pengganti tanda tangan asli Ka.Instalasi DIKLIT di bagian belakang setifikat. Kemudian sertifikat dalam bentuk elektronk dibagikan melalui email.
6. Penyimpanan dokumentasi kegiatan dalam bentuk soft file elektronik di google drive email [email protected] dan atau [email protected]
Data dukung terlampir.
C. SIGNIFIKASI (30%)
Uraikan dampak inovasi (Bandingkan kondisi sebelum dan sesudah inovasi dimplementasikan)
Jelaskan metode yang digunakan untuk mengukur dampak inovasi
Lengkapi uraian tersebut dengan melampirkan data dukung berupa laporan hasil evaluasi inovasi baik dari internal maupun eksternal yang memuat data sebelum dan sesudah implementasi inovasi (Kualitatif fan kuantitatf).
Dampak signifikan ASW terhadap menigkatnya capaian 20 JPL/pegawai/tahun dapat dijelaskan pada data korelasi berikut :
No Indikator Kegiatan
Target capaian
kegiatan Selisih Keterangan 2021 2022
1. Jumlah pegawai yang mengikuti diklat
a. Diklat Internal 30 % 72 % 52 % Efisiensi niaya
b. Diklat Eksternal 70% 28 % 12 % Efisiensi niaya
2. Capaian jumlah JP dari kegiatan Diklat
a. Diklat Internal 40 % 70 % 30% JP meningkat
b. Diklat Eksternal 60 % 30 % 30% Jumlah kegiatan Eksternal menurun JP meningkat
3. Jumlah kegiatan online : offline (internal dan eksternal)
a. Online 40 % 65 % 25 % Lebih banyak
b. Offline 60 % 35 % 25 % Lebih sedikit
4. Capaian JP dari kegiatan online dan offline
a. JP dari diklat Online 27 % 70
% 43 % AllSmart dapat dilanjutkan b. JP dari diklat Offline 73 % 30
% 43 % JP offline murun
menyesuaikan pola belajar era New normal
5. Prosentase capaian Jpl pegawai ASN dan Non ASN
<10 JP 30 % 15 % 15 % Lebih baik
11-20 Jp 25 % 12 % 13 % Lebih baik
20-25 JP 30 % 40 % 10 % Lebih baik
25-35 Jp 9 % 15 % 6 % Meningkatkan JPL
35-45 Jp 5 % 8 % 3 % Jumlah Jpl gendut lebih
banyak
>45 JP 1 % 3 % Lebih baik
Dampak signifikan ASW sesuai dengan tujuan penyelenggaraannya telah mengurai kesenjangan pada indeks professionalitas dari dimensi target 20 JP pegawai.
Sebagaimana tuntutan dari Undang-Undang Aparatur Sipil Negara nomor 5 tahun 2014 yang digantikan dengan UU ASN nomor 20 tahun 2023, Peraturan Pemerintah (PP) nomor 11 tahun 2017 dan PP nomor 17 tahun 2020.
Dengan meningkatnya pengetahuan dan penguatan kompetensi SDM, memberikan dampak langsung dan tidak langsung. Dampak langsung ASW berupa terpenuhinya hak dan kewajiban rumah sakit dalam peningkatan kapasitas kompetensinya. Secara tidak langsung dengan meningkatnya kemampuan kompetensi maka akan mampu meningkatkan kepercayaan diri pegawai dalam bekerja, kemudian berimbas pada pelayanan yang baik dan bermutu. Pelayanan yang baik dan bermutu akan mengurangi komplain pelanggan dan meningkatnya angga kunjungan pasien. Dengan meningkatkan jumlah kunjungan, secara automatis dapat meningkatkan income bagi rumah sakit, kemudian kesejahteraan pegawai meningkat masyarakat sehat.
Dampak dari adanya ASW di evaluasi melalui evaluasi internal dan eksternal.
1. Evaluasi Internal
No Jenis kegiatan Waktu Pelaksana Hasil akhir 1. Monitoring dan
evaluasi pemenuhan JP/org/tahun
2021 Tim inovator
Diperlukan kegiatan percepatan capaian JPL yang lebih efisien waktu, dan biaya
2. Monitoring dan evaluasi
pemenuhan JP/org/tahun
2022 Tim Diklit Upaya capaian 20 JPL tercapai lebih dari 60% Pegawai
2. Evaluasi eksternal
No Jenis kegiatan Waktu Pelaksana Hasil akhir
1. Pemenuhan 20
JPL /tahun/pegawai 2021 Bagian perencanaa n
Masih kurangnya capaian JP/tahun dan minimnya data pada penyelenggaraan kegiatan kediklatan tak berbayar.
2. Pemenuhan 20
JPL /tahun/pegawai 2022 Bagian perencanaa n
Kebutuhan 20
JP/tahun/org terpenuhi 3.
Signnifikasi capaian jumlah JP pasca pelaksanaan ASW, sangat kuat karena :
1. Meningkatnya jumlah kegiatan diklat internal, memicu meningkatkan jumlah sebaran capaian 20 JP /pegawai yang tidak hanya mencakup SDM tertentu.
2. Meningkatnya kegiatan online, Capaian JP/pegawai meningkat karena jangkauan pelaksanaan online lebih flesinel untuk era transformasi digital, peserta dapat mengikuti diklat dimanapun.
Dokumen Terlampir
D. ADAPTABILITAS (20%)
Apakah inovasi ini sudah direplikasi? Sudah
Inovasi ini sudah diadaptasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten dan Rumah Sakit lain disekitar RSUD dr. Loekmono Hadi.
Sebutkan UPD mana/Instansi mana yang mereplikasi inovasi ini !! Terlampir
Jelaskan potensi inovasi untuk direplikasi dengan menggambarkan luasan populasi dan kesamaan karakter masalah yang dialami atau ada pada daerah lain
Inovasi ini sangat potensial untuk direplikasi, drngan memseiring dengan tematik
pemerintahan saat ini , bahwa teknologi elektronik era saat ini era trasformasi digital dan transformasi reformasi birokrasi berdampak.
Alasan Replikasi
No Alasan replikasi Penjelasan
1 Adanya kesamaan kebutuhan pemenuhan 20 Jp/Pegawai/tahun
ASN diwajibkan mengembangkan kompetensinya sebagaimana amanat dalam Undang-undang tentang ASN.
2. Adanya kesamaan jenis sasaran Sarasan AllSmart meliputi Pegawai internal dan ekternal, ASN dan non ASN 3. Adanya kesamaan gerakan efisiensi
pembiayaan sebagaimana prinsip kerja cerdas
Efisiensi biaya pada 2 kegiatan, minimal dapat untuk mengadakan 1 kegiatan serupa lainnya.
4. Adanya era baru seiring perkembangan teknologi
Transormasi kesehatan dalam SDM harus menyesuaikan perken=mbangan
tekknoologi
5. Metode yang digunakan AllSmart Dengan media online zoom meeting, peserta dapat hadir mengikuti dengan cakupan yang banyak, luas dan dimanapun
SUMBER DAYA (5 %)
1. Jelaskan sumber daya yang digunakan, yang terdiri dari:
a. Sumber daya keuangan;
b. Sumber daya manusia;
c. Metode;
d. Peralatan atau material.
2. Lengkapi uraian tersebut di atas dengan melampirkan data pendukung yang relevan.
1. Sumber Daya (SD) pendukung AllSmart Webinar : N
o
Sumber Dana Peruntukan Jumlah
1. RAB alokasi umum tahu 2021 dan 2022
Biaya
operasional/kegiatan ASW
Rp. 500.000/kegiatan
2. Sumber Daya Manusia (SDM)
Penjaminan mutuu inovasi, dilakukan melalui :
No Kegiatan Status kegiatan Bukt
i 1.
2. Menghadirkan narasumber internal yang menguasai materi yang disampaikan
Profesional, terlatih dan materi update/issue terkini/kebutuhan dasar pendidikan pegawai
Ada
3. Narasumber merupakan pegawai internal dan bersifat sukarela
Pegawai internal yang mumpuni dan tanpa imbalan
Ada
4. Tim pelaksana merupakan SDM yang berkontribusi langsung
Termaktub dalam kerangka acuan kegiatan
Ada
5. SDM utama kegiatan telah terlatih
Trainer Officer terlatih Manajer training terlatih
Ada
3. Sumber Daya Metode
Kesinambungan invasi , didukung :
No Kegiatan Sumber Metode Keterangan
1. Pembentukan
Team Inovasi SK Direktur 2. Penetapan jenis
inovasi SK Direktur
3. Kerangka acuan kegiatan
Diketahui Direktur 4. Penetapan SPO
AllSmart
Regulasi internal
4. Sumber Daya Material
No Material Kondisi Keterangan
1. Quota internet RS Baik dan lancar Milik RS 2. Perangkat
elektronik/Media Baik dan lancar -Penyelenggara : menggunakan perangkat milik RS
-Peserta : menggunakan perangkat RS dana tau
perangkat pribadi 3. Publikasi informasi -Pembuatan
Flayer/kegiatan.
-Rutin dan melalui beberapa media sharing
Publikasi mll : -Instagram
Instalasi diklit -Wa Group internal
RSUD dr.
Loekmono Hai dan Gorup WA lainnya
-Hardfile undangan 4. Link zoom Disediakan tim
SIMRS RSLH Kapasitas quota zoom tergantung jumlah sasaran STRATEGI KEBERLANJUTAN (15%)
Jelaskan strategi berkelanjutan inovasi, yang terdiri dari : 1. Strategi Institusional
Sebagaimana Misi RSUD dr. Loekmono Hadi, : No Strategi Institusional Jenis kegiatan 1. Keberlanjutan
AllSmart 1. Penetapan Misi Rumah Sakit 2. Penetapan SK Tim Inovasi
3. Penetapan SK Pemberlakuan Inovasi 4. Pemberangkatan pelatihan untuk tim penyelenggara dan pegawai internal rumah sakit.
2. Strategi Manajerial
Keberlanjutan pelaksanaan AllSmart kami lakukan dengan beberapa hal diantaranya dengan meningkatkan dan mengembangkan SDM pelaksana kegiatan AllSmart baik tenaga Administrasi penyelenggaraan maupun tenaga pelatih yang bersertifikat melatih dari pegawai internal yang terdiri dari dokter, Perawat, Bidan dan tenaga kesehatan lain.
N o
Langkah strategi Kegiatan
1. Pemberangkatan Diklat bagi penyelenggara kegiatan
Pelatihan TOC dan MOT
2. Monitoring evaluasi pengembangan kompetensi berkala
Akreditasi rumah sakit 3 tahun sekali4.
3. Penyelenggaraan Pelatihan tenaga pelatih
Pelatihan tenaga pelatih kesehatan 4. Mengisi kegiatan AllSmart untuk
kegiatan Diseminasi pasca latih Presentasi pasca latih bukan menghasilkan
ketrampilan klinis diselenggarakan di ASW
5. Publikasi kegiatan PRa pelaksanaan
melalui WAG internal dan Eksternal
6. Penerbitan sertifikat Meneritkan sertifikat elektronik bagi peserta dengan keterangan nama materi dan jumlah jam pelajaran Strategi Sosial
Langka strategi sosial kegiatan ini, dengan memanfaatkan teknologi tepat guna terkini (2021) melalui aplikasi room zoom/ kelas online. Kelas online ini dapat diikuti oleh siapapun dan dimanapun, narasumber dan peserta dapat berinteraksi secara langsung sehingga menjamin informasi yang disampaikan dapat diterima dan diapahami oleh peserta.
No Strategi Kegiatan
1. Mengundang instansi lain untuk turut serta menjadi peserta pada kegiatan ASW
AllSmart dengan peserta dari Puskesmas dan rumah sakit lain mengikuti kegiatan AllSmart
2. Mempublikasikan kegiatan AllSmart melalui media massa
Promosi informasi kegiatan ASW melalui WAG, Instagram dll 3. Membagikan sertifikat elektronik bagi peserta e-Sertifikat dikirim
melalui Email peserta
SPBE
Nama Aplikasi
Tuliskan nama aplikasi secara lengkap beserta akronimnya
AllSmart Webinar / ASW (semua pegawai pintar dan berkompetensi tanpa membedakan status kepegawaiannya.
Uraiakan aplikasi
Uraikan Definisi dan penjelasan dari aplikasi
AllSmart Webinar (ASW) diselenggarakan di kelas interaktif melalui aplikasi zoom Meeting yang memerlukan kelas pembelajaran dengan membuka kelas meeting beberapa hari sebelum kelas dilaksanakan.
Fungsi aplikasi
Jabarkan fitur utama dalam aplikasi
AllSmart Webinar yang diselenggarakan melalui aplikasi tepat guna Zoom meeting, karena memuat fiture mute/unmute percakapan, on/off video, pembacaan jumlah
participant yang hadir, kolom chat untuk diskusi dan Tanya jawab, dan pengaturan lainnya untuk mendukung pembelajaran interaktif.
Layanan
1. Apa saja layanan yang difasilitasi dalam aplikasi kelas AllSmart Webinar
Layanan share screen powerpoint, video, audio dan auto setting person serta kendali admin kelas terhadap peaksanaan kelas pada saat berlangsung.
2. Apa saja data yang dihasilkan oleh aplikasi
Aplikasi dapat menyimpan proses pembelajaran setelah pelaksaaan kelas selesai yang diatur pada awal mulainya kelas online. Hasil rekaman kegiatan dapat disimak kembali dalam bentuk audio dan audiovisual
Dapat di hyperlinkkan ke link Chanel Youtube, agar dapat diikuti oleh khalayak umum.
Apakah terdapat interoperabilitas data yang dilakukan dengan aplikasi lain?
Ada.
Proses Bisnis
Uraiakan alur proses utama pada aplikasi dalam memberikan layanan
Download aplikasi di goole play store, lalu memilih kriteria sebagai peserta atau admin kelas online, peserta mengisi nama/data diri, menyimas dan menggunakan fiture2 yang ada sesuai keperluan, kemudian peserta dapat keluar dari aplikasi kapanpun, dapat dikelurkan oleh admin/host apabila acara telah selesai atau membuat gaduh kelas pembelajaran.
Infrastruktur SPLP
Apakah Aplikasi sudah menerapkan interkoneksi dengan aplikasi lain (WebService) Apakah aplikasi menggunakan API GAthway
Petugas Admin AllSmart dapat mengkoneksikan dengan chanell youtube sesuai otoritas admin.
Tidak
JAringan intra
Untuk mengakses aplikasi apakah harus menggunakan jaringan khusus atau jaringan oublik?
Deskripsikan topologi jaringan yang digunakan oleh aplikasi Aplikasi hanya dapat diakses melalui wiifi dan internet
Pusat Data
Apakah aplikasi tersimpan pada server di pusat data pemerintah (Pribadi/Diskominfo/pusdatin (PDN?
Tidak.
Keamanan
Apakah telah menerapkan standar keamanan sesuai peraturan BSSN 4/2021?
Tidak ada keterikatan. Data yang terbagikan hanya dapat didownload oleh perangkat yang masuk dan bergabung serta diijinkan bergabung oleh admin.
Apakah sudah melakukan IT Security Assesmen ? sebutkan tanggal pelaksanaann) AllSmart hanya sebagai pengguna teknologi tepat guna yang ada dan bebas bagi siapapun.
Apakah sudah melakukan audit keamanan aplikasi ??
Tidak diperlukan