REVIEW JURNAL NASIONAL
Judul Jurnal Tingkat pengetahuan mahasiswa keperawatan terhadap penyakit Hiv-Aids
Nama Penulis Fajar Agung Nugroho
Nama Jurnal Nursing science journal (NSJ)
Tahun & Halaman Volume 3, No 2, December 2022, Halaman 170-177
Reviewer Irna Dwiyanti
Tanggal 16 Apri 2024
Tujuan Penelitian Tujuan penelitian dari jurnal ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa keperawatan terhadap penyakit HIV/AIDS Populasi Dan Sampel Populasi dalam penelitian ini adalah semua Mahasiswa Keperawatan
Tingkat 2 Program Studi Keperawatan Program Sarjana sejumlah 130 orang . Sampel penelitian ini adalah 130 responden mahasiswa keperawatan tingkat 2 semester 1 Program Studi Keperawatan Program Sarjana Universitas Muhammadiyah Gombong Tahun Akademik 2021-2022
Metode Pengambilan Sampel
Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, di mana 130 responden mahasiswa keperawatan tingkat 2 semester 1 dipilih berdasarkan kriteria tertentu yang sesuai dengan tujuan penelitian
Metode Penelitian Metode penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan tujuan utama membuat gambaran atau deskriptif suatu keadaan secara objektif. Metode ini digunakan karena peneliti ingin mengetahui gambaran tingkat pengetahuan mahasiswa keperawatan terhadap penyakit HIV/AIDS
Hasil dan Pembahasan Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa keperawatan memiliki pengetahuan sedang tentang HIV/AIDS. Faktor-faktor seperti pengalaman dalam perkuliahan sebelumnya mempengaruhi
pengetahuan mahasiswa. Pengetahuan yang baik dapat membantu mahasiswa dalam praktik pemeriksaan fisik dan menghindari kesalahpahaman. Studi lain
menunjukkan hasil yang berbeda, dengan beberapa menunjukkan pengetahuan yang rendah.
Kesimpulannya, pengetahuan mahasiswa keperawatan tentang HIV/AIDS perlu terus ditingkatkan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa keperawatan terhadap penyakit HIV/AIDS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki pengetahuan sedang, diikuti oleh pengetahuan tinggi dan rendah.
Penting bagi mahasiswa keperawatan untuk memahami konsep, penyebaran, pencegahan, dan pengobatan HIV/AIDS. Pengetahuan yang baik dapat membantu dalam memberikan perawatan yang optimal kepada pasien HIV/AIDS.
Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan mahasiswa keperawatan tentang
HIV/AIDS perlu terus ditingkatkan agar mereka dapat memberikan perawatan yang optimal kepada pasien.
Faktor-faktor seperti pengalaman dalam perkuliahan sebelumnya juga dapat mempengaruhi tingkat pengetahuan mahasiswa. Oleh karena itu, disarankan agar program pendidikan keperawatan terus
meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang
HIV/AIDS melalui metode pembelajaran yang efektif.
Kesimpulan
Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa keperawatan memiliki pengetahuan sedang tentang HIV/AIDS.
Faktor-faktor seperti pengalaman dalam perkuliahan sebelumnya mempengaruhi pengetahuan mahasiswa. Pengetahuan yang baik dapat membantu mahasiswa dalam praktik pemeriksaan fisik dan menghindari kesalahpahaman. Studi lain menunjukkan hasil yang berbeda, dengan beberapa menunjukkan pengetahuan yang rendah. Kesimpulannya, pengetahuan mahasiswa keperawatan tentang HIV/AIDS perlu terus ditingkatkan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa keperawatan terhadap penyakit HIV/AIDS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa
memiliki pengetahuan sedang, diikuti oleh pengetahuan tinggi dan rendah. Penting bagi mahasiswa keperawatan untuk memahami konsep, penyebaran, pencegahan, dan pengobatan HIV/AIDS.
Pengetahuan yang baik dapat membantu dalam memberikan perawatan yang optimal kepada pasien HIV/AIDS.
.
Keunggulan Keunggulan Jurnal
1. Penelitian yang Relevan: Jurnal ini memberikan kontribusi yang relevan terhadap pengetahuan tentang tingkat
pengetahuan mahasiswa keperawatan terhadap penyakit HIV/AIDS. Hal ini penting untuk meningkatkan pemahaman dan kualitas perawatan pasien.
2. Metode Penelitian yang Jelas: Jurnal ini menggunakan metode penelitian yang jelas, yaitu desain deskriptif, untuk mencapai tujuan penelitian. Dengan demikian, hasil penelitian dapat dipercaya dan diandalkan.
3. Pentingnya Pendidikan Keperawatan: Jurnal ini menyoroti pentingnya pendidikan keperawatan dalam meningkatkan pengetahuan mahasiswa tentang HIV/AIDS. Hal ini
memberikan pemahaman yang lebih baik kepada mahasiswa
dalam memberikan perawatan yang optimal.
4. Implikasi Praktis: Hasil penelitian ini memiliki implikasi praktis yang penting dalam konteks pendidikan keperawatan.
Dengan mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa, program pendidikan dapat disesuaikan untuk meningkatkan
pemahaman mereka.
5. Rekomendasi untuk Penelitian Selanjutnya: Jurnal ini memberikan rekomendasi untuk penelitian selanjutnya, yaitu terus meningkatkan pengetahuan mahasiswa keperawatan tentang HIV/AIDS. Hal ini dapat menjadi dasar untuk penelitian lanjutan dalam bidang ini.
Dengan keunggulan-keunggulan tersebut, jurnal ini memberikan kontribusi yang berharga dalam bidang pendidikan keperawatan dan pengetahuan tentang HIV/AIDS.
Kekurangan Kekurangan Jurnal
1. Keterbatasan Sampel: Jurnal ini menggunakan sampel yang terbatas pada mahasiswa keperawatan tingkat 2 semester 1 di satu universitas tertentu. Hal ini dapat mempengaruhi
generalisasi hasil penelitian untuk populasi mahasiswa keperawatan secara keseluruhan.
2. Keterbatasan Metode: Meskipun metode penelitian yang digunakan jelas, penelitian ini hanya menggunakan desain deskriptif. Penggunaan metode penelitian tambahan seperti studi komparatif atau kualitatif mungkin dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam.
3. Keterbatasan Variabel: Jurnal ini fokus pada tingkat pengetahuan mahasiswa keperawatan tentang HIV/AIDS tanpa mempertimbangkan faktor-faktor lain yang mungkin memengaruhi pengetahuan, seperti pengalaman praktik klinis atau tingkat kepercayaan diri.
4. Kesalahpahaman Potensial: Meskipun penelitian ini menyoroti pentingnya pengetahuan mahasiswa keperawatan
tentang HIV/AIDS, masih ada potensi kesalahpahaman atau bias dalam pengukuran pengetahuan yang dapat memengaruhi validitas hasil.
5. Keterbatasan Rekomendasi: Jurnal ini memberikan rekomendasi untuk penelitian selanjutnya namun tidak memberikan saran konkret untuk implementasi perbaikan dalam program pendidikan keperawatan berdasarkan temuan penelitian.
Dengan memperhatikan kekurangan-kekurangan tersebut, penelitian ini dapat ditingkatkan dengan memperluas sampel, menggunakan metode penelitian yang lebih variatif, mempertimbangkan faktor- faktor tambahan, serta memberikan rekomendasi yang lebih spesifik untuk pengembangan program pendidikan keperawatan.
memberikan kontribusi yang berharga dalam bidang pengabdian masyarakat dan dapat menjadi dasar untuk penelitian lebih lanjut dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang IMS dan HIV/AIDS.