Review Jurnal Psikologi: Hubungan Antara Tingkat Kontrol Diri Dengan
Kecenderungan Perilaku Kenakalan Remaja.
Nama Kelompok:
1. Sholucha Amalia Mukhlis NIM: 230401110321 2. Meddysha Firlana K NIM: 230401110322
Judul
Artikel Review Jurnal Psikologi: Hubungan Antara Tingkat Kontrol Diri Dengan Kecenderungan Perilaku
Kenakalan Remaja
Jurnal Jurnal Ilmu Perilaku Manusia
Tahun 2012
Penulis Iga Serpianing Aroma, Dewi Retno Suminar
Latar Belakang
Perilaku kenakalan remaja mengalami peningkatan yang cukup signifikan dalam merupakan kumpulan dari berbagai perilaku beberapa tahun terakhir. Hal tersebut nampak dari fakta yang dilansir oleh
Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), yakni pelaku kriminal dari kalangan remaja dan anak-anak mengalami peningkatan.Berdasarkan data yang ada, terhitung sejak Januari hingga Oktober 2009 meningkat 35% dibandingkan tahun
sebelumnya. Pelakunya rata-rata berusia 13 hingga
17 tahun.
Teori Penulis menggunakan teori utama berupa teori konvergensi yang dicetuskan oleh William Stern dalam karya ilmiah ini. Teori konvergensi ini
merupakan teori yang meyakini bahwa seorang anak sejak ia lahir telah memiliki sifat baik dan buruk dalam dirinya.
Metode
Penilitian Jurnal ini menggunakan pendekatan kuantitatif dalam penelitiannya. Semua data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan metode pengumpulan data dengan alat variable control diri yang diadaptasi dari Self Control Scale milik Tagney dkk, (2004).
Sampel Penelitian
Penelitian ini dilakukan di pada siswa SMK X Kediri dengan rentang usia 12-22 tahun yang berjumlah 265 orang.
Hasil
Penelitian Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh koefisien korelasi sebesar -0,318, dengan signifikansi sebesar 0,000. Signifikansi p=0,000 < 0,05, angka tersebut berarti Hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis penelitian ini (Ha) diterima. Hipotesis alternatif berbunyi terdapat hubungan negatif antara kontrol diri dengan kecenderungan perilaku kenakalan
remaja diterima. Koefisien - 0,318 menyatakan kuat lemahnya hubungan antara kedua variabel tersebut.
Tanda negatif (-)menunjukkan arah hubungan yang berbanding terbalik antara kedua variabel. Artinya, semakin tinggi skor kontrol diri, maka semakin rendah kecenderungan perilaku kenakalan remaja.
Begitu pula sebaliknya, semakin rendah skor kontrol diri, maka semakin tinggi kecenderungan perilaku kenakalan remaja. Korelasi sebesar -0,318 menyatakan bahwa korelasi antara kontrol diri dengan kecenderungan kenakalan remaja berada pada rentang sedang.