Ruang
Kolaborasi
Disusun Oleh:
Deni Hermawan (23940018) Fitri Utami (23940017) Kharisma Aulia (23940024) Mirna Nurlaela Dewi (23940026) Siti Khofipah (23940011) Topik 1. Prinsip Pengajaran dan Asesmen II
Kelompok B
Prinsip Pengajaran dan Asesmen II 02.02.b.3-T1-3-a Ruang Kolaborasi
Anda dapat menuliskan kelebihan dan kekurangan dari masing-masing teknik dan instrumen asesmen untuk membantu memutuskan teknik dan instrumen yang akan Anda pergunakan.
Gunakan tabel berikut sebagai acuan!
Teknik Asesmen Kelebihan Kekurangan
Wawancara • Mendapat informasi
yang lebih lengkap
• Mendapat gambaran mengenai perilaku dan interaksi peserta didik
• Menilai berdasarkan penyampaian ide dan gagasan, mendengarkan, dan menanggapi pertanyaan yang diajukan
• Membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan teknik asesmen lainnya
• Wawancara dapat menjadi subjektif yang disebabkan
pewawancara memiliki bias terhadap peserta didik tertentu
• Membutuhkan
keteampilan komunikasi yang efektif
• Kondisi peserta didik pada saat melakukan wawancara dapat mempengaruhi hasil asesmen
Kuis • Mudah, dibuat dan
dikoreksi terutama jika menggunakan format pilihan ganda
• Memberikan penilaian yang objektif terhadap pengetahuan peserta didik
• Efisien untuk menilai banyak peserta didik dalam waktu yang singkat
• Dapat memotivasi peserta didik untuk belajar
• Kuis lebih sering mengukur kemampuan peserta didik dalam menghapal informasi daripada kemampuan menerapkan konsep
• Membatasi kreativitas peserta didik jika formatnya pilihan ganda
• Peserta didik dapat merasa cemas dan stress jika tidak siap mengikuti kuis
• Rentan terjadi kecurangan, terutama jika dilakukan secara online
Penilaian diri • Peserta didik dapat menumbuhkan rasa percaya diri, karena mendapat kepercayaan menilai diri sendiri
• Kurang obyektif, karena penilaian hanya dipengaruhi sudut pandang terhadap diri sendiri
• Peserta didik dapat merefleksikan dan menyadari kelebihan serta kekurangan dirinya sendiri melalui penilaian diri
• Peserta didik lebih termotivasi, terbiasa dan terlatih untuk jujur dalam menilai diri, sehingga peserta didik juga dibiasakan melakukan penilaian yang jujur dan obyektif
• Peserta didik dapat meningkatkan tanggung jawab pribadi dan kesadaran terhadap diri sendiri
• Peserta didik cenderung membenarkan diri sendiri, sehingga terkadang malah menimbulkan sikap pembenaran terhadap kesalahan sendiri
• Kurang umpan balik dari eksternal, karena hanya mencakup penilaian dari diri sendiri
Observasi • Observasi
memungkinkan
pengamat untuk melihat perilaku peserta didik secara langsung dalam situasi yang sebenarnya, sehingga memberikan informasi yang lebih otentik dibandingkan dengan metode asesmen lainnya
• Observasi dapat difokuskan pada aspek perilaku tertentu yang ingin diamati, sehingga memungkinkan
pengamat untuk mendapatkan informasi yang lebih detail dan mendalam
• Observasi memungkinkan
pengamat untuk mengamati bahasa tubuh, ekspresi wajah, dan interaksi sosial siswa, yang dapat memberikan informasi penting tentang bagaimana mereka belajar dan berperilaku
• Pengamatan dapat dipengaruhi oleh bias dan interpretasi pengamat, sehingga hasilnya bisa menjadi kurang objektif
• Observasi membutuhkan waktu dan sumber daya yang cukuplama untuk dilakukan, terutama jika pengamatan dilakukan secara individual
• Observasi tidak dapat secara langsung mengukur kemampuan kognitif siswa, seperti kemampuan berpikir kritis atau pemecahan masalah.
• Observasi mungkin tidak dapat menangkap perilaku yang jarang terjadi
• Observasi dapat digunakan untuk mengamati kelompok
siswa secara
keseluruhan maupun individu secara spesifik
• Observasi dapat dilakukan di berbagai situasi, seperti dikelas, di lapangan, atau di rumah Survei pendapat/ sikap/
pengalaman responden • Survei dapat dilakukan dengan cepat dan mudah, dan dapat menjangkau responden dalam jumlah besar
• Survei dapat dilakukan dengan biaya yang relatif murah, terutama jika menggunakan platform online
• Responden dapat menjawab pertanyaan dengan anonim, sehingga mereka lebih cenderung untuk memberikan jawaban yang jujur
• Survei dapat digunakan untuk mengukur persepsi, sikap, dan pengalaman responden terhadap suatu topik tertentu
• Survei dapat digunakan untuk mengumpulkan data kualitatif dan kuantitatif, yang dapat digunakan untuk analisis lebih lanjut
• Responden mungkin tidak menjawab pertanyaan dengan jujur atau mungkin tidak memahami pertanyaan dengan benar
• Pertanyaan survei dapat bias dan mengarahkan responden untuk memberikan jawaban tertentu
• Tidak semua responden yang diundang akan menyelesaikan survei, sehingga hasil survey
mungkin tidak
representative
• Survei tidak dapat secara langsung mengukur perilaku responden
• Survei hanya dapat memberikan jawaban singkat dan tidak dapat menggali lebih dalam untuk mendapatkan informasi yang lebih mendalam
Instrumen Asesmen Kelebihan Kekurangan
Rubrik • Memungkinkan
penilaian lebih objektif dan konsisten
• Memberikan panduan penilaian yang jelas dan konsisten
• Meningkatkan
kesadaran siswa tentang
• Proses pembuatan lebih rumit
• Membutuhkan waktu yang untuk dibuat
• Sulit untuk diterapkan pada tugas yang kompleks
kriteria yang digunakan dalam menilai kinerja sebaya
• Mudah digunakan
Ceklis • Mudah digunakan dan
dinilai
• Memberikan
dokumentasi kemajuan peserta didik
• Dapat digunakan untuk melacak keterampilan atau perilaku tertentu
• Ceklis hanya mencatat keberadaan atau ketiadaan item dalam daftar, tetapi tidak memberikan informasi tambahan atau detail tentang setiap item- mengabaikan prioritas.
• Ceklis tidak memberikan penekanan pada prioritas atau urgensi item dalam daftar
• Ceklis sering mengandalkan ingatan visual
• Tidak memberikan umpan balik yang mendalam
Catatan anekdotal • Mencatat peristiwa yang penting untuk membantu mencapai perkembangan peserta didik agar berhasil dengan baik
• Hasil yang diperoleh otentik karena diambil dari kegiatan pembelajaran secara langsung
• Memberikan wawasan tentang kekuatan dan kelemahan individu
• Taraf reliabilitas yang rendah, karena dipengaruhi oleh pemikiran dari pendidik yang terkadang tidak seimbang
• Membutuhkan waktu yang cukup lama dalam mengamati suatu kegiatan yang dilakukan untuk memperoleh hasil yang maksimal
• Objektivitas catatan dapat berkurang jika pencatatan tidak dilakukan segera dan tidak sesuai dengan peristiwa yang terjadi sebenarnya