• Tidak ada hasil yang ditemukan

DI PT. SANSAN SAUDARATEX JAYA TEKSTIL CHEMICAL ANALISIS PENERAPAN METODE 5S PADA AREA KERJA GUDANG BESAR

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "DI PT. SANSAN SAUDARATEX JAYA TEKSTIL CHEMICAL ANALISIS PENERAPAN METODE 5S PADA AREA KERJA GUDANG BESAR"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISIS PENERAPAN METODE 5S PADA AREA KERJA GUDANG BESAR CHEMICAL DI PT. SANSAN SAUDARATEX JAYA TEKSTIL

Ditulis oleh:

Ratna Hendrawati

Pembimbing:

Anton Mulyono Azis, SE., MT

ABSTRAK

Area kerja merupakan segala sesuatu yang berada di lingkungan kerja yang dapat mempengaruhi karyawan dalam melaksanakan aktivitasnya baik dilihat dari segi fisik maupun non fisik. Area kerja yang kondusif akan memberikan rasa nyaman dan memungkinkan para karyawan untuk dapat bekerja dengan optimal.

Terdapat masalah ketidakoptimalan pada area kerja gudang besar chemical di PT.

Sansan Saudaratex Jaya Tekstil, kondisi area kerja gudang yang tidak seiri (ringkas), seiton (rapi), seiso (resik), seiketsu (rawat) dan shitsuke (rajin) hal tersebut menyebabkan adanya pemborosan waktu dan tenaga sehingga aktivitas yang dilakukan digudang menjadi tidak efisien.

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data observasi dan wawancara. Bertujuan untuk mengetahui faktor- faktor penyebab area kerja gudang besar chemical tidak optimal, mengetahui penerapan metode 5S pada area kerja gudang besar chemical¸dan mengetahui tingkat efisiensi penerapan metode 5S.

Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat lima faktor penyebab area kerja gudang besar chemical tidak optimal yaitu disebabkan oleh faktor manusia, proses, lingkungan, material, dan mesin. Terdapat permasalahan pada kondisi area kerja gudang besar chemical, dan adanya efisiensi waktu dan tenaga setelah dilakukannya penerapan metode 5S.

Kata Kunci: Area Kerja, Metode 5S, Efisiensi Penerapan Metode 5S.

(2)

ANALYSIS OF APPLICATION 5S METHOD AT WORK AREA WAREHOUSE OF THE CHEMICAL IN THE PT. SANSAN SAUDARATEX JAYA TEKSTIL

Written by:

Ratna Hendrawati

Preceptor:

Dr. Anton Mulyono Azis, SE., MT

ABSTRACT

The work area is anything that is in a work environment that can affect employees in carrying out their activities both in terms of physical and non-physical aspects. A conducive work area will provide a sense of comfort and allow employees to work optimally.There is a problem of unoptimal in the large chemical warehouse work area at PT. Sansan Saudaratex Jaya Tekstil, the condition of the warehouse work area that is not concise, seiton (neat), seiso (rehearsal), seiketsu (care) and shitsuke (diligent) it causes waste of time and energy so that activities carried out in the warehouse become.

This research uses descriptive qualitative method by collecting observation and interview data. As a purpose to find out the factors that cause a large chemical warehouse work area is not optimal, knowing the application of the 5S method in the chemical warehouse large work area and knowing the efficiency level of the 5S method.

The results showed that there were five factors that caused the large chemical warehouse work area to be not optimal, which was caused by human factors, processes, environment, materials, and machinery. There are problems in the conditions of the large chemical warehouse work area, and there is time and energy efficiency after the implementation of the 5S method.

Keywords: Work Area, 5S Method, Efficiency of the Application 5S Method.

Referensi

Dokumen terkait

Dalam hal ini uji validitas diperlukan untuk mengetahui adakah pengaruh motivasi kerja dalam menerapkan konsep 5S tersebut pada stasiun kerja engine service

Hasil yang diperoleh dari implementasi 5S adalah saat kondisi awal masih tergolong dalam kriteria yang buruk dengan nilai penerapan 27% di stasiun kerja pemotongan, stasiun kerja

36 Setiap orang hadir dan terlibat aktif dalam meeting untuk keberhasilan area kerja mereka Belum ada meeting mengenai konsep 5S 37 Terdapat peraturan dan prosedur tertulis

Judul untuk tugas sarjana ini adalah Analisis Penerapan Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Bagian Produksi dengan Metode 5S sebagai Upaya Pencegahan Kecelakaan Kerja

Berdasarkan latar belakang di atas, maka peneliti berkeinginan untuk menganalisis penerapan program keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di bagian produksi dengan metode 5S

Chandra Suwondo, Penerapan Budaya Kerja Unggulan 5S ( Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu , dan Shitsuke ) di Indonesia, (Yogyakarta: Universitas Borobudur, 2012).. Teknik

Tabel diatas menunjukkan hasil observasi yang berupa checklist mengenai penerapan seiketsu. Dari keempat kriteria yang harus dipenuhi supaya bisa mencapai maksimal,

Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat risiko postur kerja yang dihadapi oleh pekerja gudang menggunakan metode Ovako Working Posture Analysis System (OWAS) dan Quick Exposure Check (QEC) di PT. Sami Surya