• Tidak ada hasil yang ditemukan

SATUAN ACARA PENYULUHAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "SATUAN ACARA PENYULUHAN "

Copied!
36
0
0

Teks penuh

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kita nikmat kesehatan, rahmat, hidayah dan inayah sehingga kita diberikan kesempatan untuk melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan melakukan sosialisasi, pendidikan dan pelatihan. Farida Banjarnahor, SH selaku Wakil Presiden II Bidang Administrasi dan Prasarana STIKes Medistra Indonesia. Hainun Nisa, SST., M.Kes selaku Wakil Presiden III Bidang Kemahasiswaan dan alumni STIKes Medistra Indonesia.

Semoga apa yang telah diberikan oleh pihak-pihak terkait di atas bermanfaat dan mendapat pahala di sisi Allah SWT.

Analisis Situasi

Pengetahuan ibu yang rendah dapat menyebabkan anak mengalami gizi buruk karena kurangnya wawasan ibu dalam menyediakan bahan makanan yang mengandung zat gizi yang memenuhi kebutuhan balitanya (Liansyah, 2015). Pengetahuan ibu terhadap kebutuhan gizi anak juga sangat dipengaruhi oleh pengetahuan status gizi anak. Pendidikan tentang peningkatan tumbuh kembang anak mempengaruhi kemampuan ibu dalam mendeteksi tumbuh kembang sejak dini (Abidah SN, 2020).

Gizi seimbang adalah berbagai bahan pangan yang mengandung unsur gizi yang diperlukan tubuh, baik kualitas (fungsi) maupun kuantitas (kuantitas). Saat ini Indonesia sedang mengalami beberapa permasalahan gizi, tidak hanya masalah gizi kurang yang dihadapi Indonesia, gizi berlebih kini menjadi momok yang sedang diperjuangkan pemerintah. Gizi buruk ditandai dengan pertumbuhan tubuh yang lambat (terutama pada anak-anak), rendahnya ketahanan fisik, rendahnya kecerdasan, dan rendahnya produktivitas.

Gizi berlebihan ditandai dengan berat badan berlebih, tingginya risiko terjadinya berbagai penyakit kronis degeneratif seperti diabetes, darah tinggi, dan jantung. Indonesia saat ini berada pada masa transisi gizi, yaitu masa transisi antara permasalahan kekurangan pangan dan surplus pangan.

Masalah Mitra

  • Identifikasi Masalah
  • Rumusan Masalah

Sehingga para orang tua khususnya para ibu harus mengusahakan untuk mengolah bahan makanan hingga matang sempurna agar terhindar dari bakteri atau virus berbahaya. Bahan baku khususnya daging sapi, unggas, ikan laut, dan cairan yang dihasilkannya dapat mengandung mikroba patogen berbahaya yang dapat mengkontaminasi bahan pangan lain selama pengolahan dan penyimpanan. Meningkatkan kebersihan diri yaitu sering mencuci tangan sesuai anjuran di masa pandemi Covid-19 merupakan hal yang mutlak dilakukan setiap orang terutama orang tua/ibu dalam menyiapkan bahan makanan untuk menjaga kebersihan.

Kurangnya pengetahuan tentang penyiapan menu, pengolahan makanan dan penyajian makanan sesuai kebutuhan gizi anak usia 3 s/d 6 tahun pada masa pandemi Covid 19 2. Apa pengetahuan ibu tentang penyiapan menu untuk memenuhi kebutuhan gizi anak usia 3 s/d 19 tahun? 6 tahun pada masa pandemi Covid 19 Bagaimana pengetahuan ibu tentang penanganan makanan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak usia 3-6 tahun pada masa pandemi Covid 19.

Bagaimana pengetahuan ibu tentang penyajian makanan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak usia 3 sampai 6 tahun pada masa pandemi Covid 19? Pandemi covid-19.

SOLUSI TARGET DAN LUARAN

Tujuan

  • Tujuan Umum
  • Tujuan Khusus

Manfaat Kegiatan

  • Bagi Ibu
  • Bagi Masyarakat

METODE PELAKSANAAN

Solusi Yang Ditawarkan

Metode Pendekatan

Partisipasi Mitra

Peserta kegiatan sosialisasi ini terdiri dari ibu-ibu yang memiliki anak usia 3-6 tahun yang bersekolah di PAUD AL-HIDAYAH, jumlah peserta sebanyak 30 orang. Pengetahuan ibu semakin meningkat tentang pemberian gizi seimbang pada anak usia 3-6 tahun terutama pada masa pandemi ini, terlihat dari peningkatan hasil tes yang dilakukan pasca penyuluhan. Berdasarkan pelaksanaan Kegiatan Edukasi Kesehatan terkait Gizi Seimbang pada anak usia 3 – 6 tahun pada masa pandemi Covid-19 di PAUD Al-Hidayah, dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut.

Para ibu bersedia mengikuti pretest dan posttest untuk menilai pengetahuannya tentang gizi seimbang. Diharapkan para ibu yang mengikuti kegiatan sosialisasi ini dapat memberikan gizi seimbang kepada anak usia 3 hingga 6 tahun, sehingga anak dapat tetap sehat dan beraktivitas di masa pandemi. Topik Pembahasan: Gizi seimbang pada anak usia 3-6 tahun pada masa pandemi Sasaran: Anak prasekolah usia 3-6 tahun.

Diharapkan ibu yang memiliki anak usia 3-6 tahun dapat memahami dan memahami gizi pada anak. Menurut buku Variasi Makanan Balita (2000) karya Tuti Soenardi, gizi seimbang dapat membantu anak tetap sehat, aktif, dan tumbuh optimal.

HASIL KEGIATAN DAN LUARAN

HASIL

Hasil akhir dari kegiatan sosialisasi ini, diperoleh hasil antara lain : Peserta kegiatan sosialisasi pada kegiatan pengabdian masyarakat ini sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut, terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang datang kepada kami sebagai pemateri atau penyelenggara. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan sangat relevan dengan hal-hal yang umumnya dikeluhkan ibu hamil sebagai persiapan menghadapi kelahiran nanti.

Luaran

KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan

Saran

Saya mengucapkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT. Atas karunia dan bimbingan-Nya kami dapat menyelesaikan program perluasan ini. Unit acara penyuluhan ini merupakan salah satu syarat untuk memenuhi syarat kelulusan pada Tahap 7 Program Studi Kebidanan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kedokteran Indonesia. Penulis menyadari sepenuhnya akan keterbatasan dan kekurangan yang dimiliki oleh program penyuluhan ini, sehingga masih jauh dari kesempurnaan. Jadi segala kritik dan saran yang membangun akan sangat membantu penyempurnaan laporan ini.

Kami berupaya untuk mengidentifikasi, mencegah dan mengatasi permasalahan gizi yaitu melalui penimbangan teratur, perubahan pola makan, konsumsi garam beryodium dan suplemen gizi. WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) dalam Soekirman mengartikan ilmu gizi sebagai ilmu yang mempelajari proses-proses yang terjadi pada makhluk hidup untuk perolehan dan pengolahan zat padat dan cair dari makanan yang diperlukan untuk pemeliharaan kehidupan, pertumbuhan, berfungsinya makanan. organ tubuh dan produksi energi Masalah Ketidakseimbangan gizi merupakan suatu keadaan yang disebabkan oleh asupan makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan.

Jika seorang anak kelebihan berat badan, jauh di atas grafik, namun terlihat lesu dan tidak konsentrasi di kelas, ada kemungkinan ia mengalami pola makan yang tidak seimbang. Buah merupakan sumber vitamin (terutama vitamin A, B, B1, B6 dan C). Berikan komponen makanan bergizi dalam porsi yang sesuai. Bergizi: Masakan mengandung berbagai macam bahan dan disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga ibu.

Sumber vitamin dan mineral: aneka sayuran dan buah-buahan Agar tidak mengalami malnutrisi dan gangguan tumbuh kembang, lengkapi tiga aspek utama di atas dalam menu makanan harian anak Anda.

Referensi

Dokumen terkait

But Kurzweil thinks that if he keeps( E )enough, both his mind and his body may be able to live forever... 2 Kurzweil is making a computer that can work just as people