TB2205 MEKANIKA FLUIDA DAN PARTIKEL
Scale-up Pengadukan
Meiti Pratiwi
Elvi Restiawaty
• Screen Shot 2020-03-02 at 05.12.26
2
4
𝑁′!" = 𝐷#$𝑁𝜌 𝜇
Reynold’s Number in Agitated Vessel
𝑁′!" < 10 à laminar
10 < 𝑁′!" < 10%àtransisi 𝑁′!" > 10%à turbulen Keterangan:
Da = diameter agitator (m) N = kecepatan putaran (rps)
Korelasi antara Np dengan N’re pada berbagai jenis impeller/agitator dan baffle
Scale-up Pengadukan
Menggunakan prinsip kesamaan berbasis bilangan tak berdimensi:
• Kesamaan Geometri
Menggunakan kesamaan rasio ukuran
• Kesamaan Kinematika
Menggunakan kesamaan rasio kecepatan
• Kesamaan Dinamik
Menggunakan kesamaan rasio gaya (inersia, gravitasi atau viscous)
08. Pengadukan 6
Prosedur scale-up
Catatan: berlaku jika ukuran geometri awal sesuai dengan acuan
“konstruksi umum”. (1) menunjukan tangki kecil dan (2) menunjukan tangki setelah scale-up (2).
1. Hitung rasio scale-up (R). D
T= H
Prosedur scale-up
2. Menggunakan nilai R, hitung dimensi-dimensi lain dari geometri tangki.
3. Menghitung kecepatan pengaduk.
Nilai n dipilih berdasarkan pertimbangan empiris dan teoretis.
n = 1 untuk asumsi pergerakan cairan serupa, n = ¾ untuk asumsi
suspensi solid yang serupa, dan n = 2/3 untuk asumsi laju perpindahan massa yang serupa (=daya/volume yang serupa).
4. Setelah kecepatan pengaduk di tangki besar diketahui (N
2), hitung daya.
8
𝑁$ = 𝑁& 1 𝑅
'
= 𝑁& 𝐷(&
𝐷($
'
𝑅 = ))!"
!# = ))$"
$# = **"
# = … … atau
Latihan Soal
10
Sebuah pengaduk flat-blade turbine memiliki enam bilah. Dimensi dari tangki tersebut adalah: D
T= 1,83 m, D
a= 0,61 m, W
1= 0,122 m, J =
0,15 m, N = 90 rpm. Tangki tersebut akan diperbesar sehingga
volumenya menjadi tiga (3) kali lipat. Hitung daya yang dibutuhkan tangki besar:
(a) Jika diinginkan laju perpindahan massa yang setara.
(b) Jika diinginkan pergerakan cairan yang setara.
Hitung V1 = 4,813 m3; Hitung V2 = 3V1 = 14,22 m3; Hitung 𝑅 = ++"
#
&/-
= 1,442 Hitung dimensi tangki 1 à Dt2, Da2, W2, J2
(a) laju perpindahan massa yang setara à𝑁$ = 𝑁& !& $/-= 1,175rps; Hitung Nre = 8,453.104 à Np dari grafik = 5; P2 = 3.977 J/s = 3.977 W
(b) pergerakan cairan yang setara à𝑁$ = 𝑁& !& &= 1,040rps; Hitung Nre = 8,453.104 à Np dari grafik = 5; P2 = 2.757 J/s = 2.757 W
TB 2205 MEKANIKA FLUIDA DAN PARTIKEL
FLUIDA NON-NEWTONIAN
Meiti Pratiwi
Elvi Restiawaty
Apa itu fluida Non Newtonian?
TB2205 Mekanika Fluida dan Partikel 12
Viskositas
• Menunjukkan kemudahan/kesulitan mengalir suatu fluida ketika mengalami deformasi kontinu akibat terkena shear stress
Gradien kecepatan/shear rate
Shear stress à tekanan yang muncul karena pergerakan molekul relatif terhadap molekul lainnya
Viskositas
• Menunjukkan kemudahan/kesulitan mengalir suatu fluida ketika mengalami deformasi kontinu akibat terkena shear stress
02. Besaran dan Sifat Fluida 14
• Lapisan fluida berada di antara dua pelat paralel berukuran sangat besar dengan jarak l
• Pelat bagian atas dikenai gaya F,
sementara pelat bawah diam à pelat atas bergerak dengan kecepatan konstan V
• Shear stress (𝜏) yang bekerja pada lapisan fluida:
𝝉 = 𝑭 𝑨
• Lapisan fluida akan mengalami deformasi secara kontinu
• Kecepatan lapisan fluida yang mengalami kontak dengan pelat bawah = 0
• Kecepatan lapisan fluida di antara kedua
pelat akan bervariasi dari 0 sampai V
• Profil kecepatan/ gradien kecepatan:
• Profil aliran fluida terhadap waktu:
• Laju deformasi fluida akan sebanding dengan shear stress dan sebanding dengan gradien kecepatan
02. Besaran dan Sifat Fluida 16
• Fluida Newtonian à Laju deformasi berbanding linier terhadap shear stress
• 𝝁 adalah viskositas dinamik/
viskositas absolut
• Shear force (F) pada fluida
Newtonian:
• Untuk fluida non-Newtonian à hubungan antara shear stress dan laju deformasi tidak linier
• Perbandingan (gradien) dari shear stress ( 𝜏 ) terhadap laju deformasi (
!!!"
) disebut
apparent viscosity
02. Besaran dan Sifat Fluida 18
• Viskositas Kinematik ( 𝝊 ):
𝜐 = 𝜇
𝜌 (stokes = 𝑐𝑚
!𝑠 )
• Viskositas fluida bergantung pada kondisi tekanan dan temperatur
• Untuk fluida cair à pengaruh T dan P kecil
(kecuali pada P yang sangat tinggi)
• Untuk fluida gas à 𝜐 sangat
bergantung pada P
Pengaruh T terhadap viskositas ( 𝝁 ):
• Fluida Gas (Sutherland correlation):
untuk udara pada kondisi atmosferik:
𝑎 = 1.458×10./ 𝑘𝑔 𝑚. 𝑠. 𝐾&$
, 𝑏 = 110.4 𝐾
• Fluida Cair:
untuk air (water) pada 0-370
oC:
a= 2..414x10
-5N.s/m
2, b= 247.8 K, c= 140 K
02. Besaran dan Sifat Fluida 20
Viscosity Nomograph
02. Besaran dan Sifat Fluida 22
Jenis Fluida Non-Newtonian
TB2205 Mekanika Fluida dan Partikel 24
Time-independent Fluids
• Bingham plastic fluids
Resist a small shear stress indefinitely but flow easily under larger shear stress.
At low stresses, the viscosity is infinite and at higher stresses the viscosity decreases with the increasing velocity gradien.
Example: drilling muds, mayonaise, toothpaste, mustard.
• Pseudoplastic fluids
Apparent viscosity decreases with increasing velocity gradien (stress) à shear thinning.
The most common type of non-Newtonian fluids.
Example: blood, wall paints.
Represented by Power-Law equations (Ostwald-deWaele equation)
Dilatant fluids
Apparent viscosity increases with increasing velocity gradien (stress) à shear thickening.
Example: corn flour-sugar solutions, wet beach sand, starch in water, potassium silicate in water.
.
Time-dependent Fluids
• Thixotropic fluids.
Exhibit a reversible decrease in shear stress with time at a constant rate of shear.
Example: ketchup.
• Rheopectic fluids.
Exhibit a reversible increase in shear stress with time at a constant rate of shear. These fluids are quite rare.
Example: gypsum suspensions.
09. Fluida Non Newtonian 26
t
Time independent Rheopectic
Thixotropic
𝝉
Jenis Fluida Non-Newtonian
• Ingat kembali bahwa pada fluida Newtonian à korelasi linier antara shear stress ( 𝝉
𝒚𝒙) dengan gradien kecepatan (
𝒅𝑼𝒅𝒚𝒙) atau shear rate ( ̇𝛾 ) à dihubungkan dengan konstanta “viskositas (μ)”
• Pada aliran fluida Newtonian à jika tidak ada gradien kecepatan (=0) à tidak ada shear stress
• Fluida Non-Newtonian à viskositas tidak konstan à fungsi dari gradien kecepatan
• Contoh fluida Non-Newtonian: cat, polimer, saos, darah, dll
TB2205 Mekanika Fluida dan Partikel 28
Korelasi Shear Stress pada Fluida Non- Newtonian
• Umumnya persamaan korelasi Shear Stress untuk fluida Non-
Newtonian dimodelkan dalam fungsi power law
Apparent Viscosity
• Digunakan untuk menyatakan satu nilai viskositas untuk fluida Non- Newtonian
• D: diameter pipa, u: kecepatan rata-rata
TB2205 Mekanika Fluida dan Partikel 30
Aliran Laminar Fluida non-Newtonian time-independent
• 𝝉
w, shear stress at the wall (N/m
2) for Power-law fluids
n’=1 à Newtonian
n’ < 1 pseudoplastic atau Bingham plastic n’ > 1 àdilatant
• Shear rate at the wall
K’ consistency index (N.sn’/m2
09. Fluida Non Newtonian 32
Aliran Laminar Fluida non-Newtonian time-independent
When the flow properties are constant over a range of shear stresses
Generalized viscosity coefficient (𝜸)
Aliran Laminar Fluida non-Newtonian time-independent
34
Aliran Laminar Fluida non-Newtonian time-independent
Predict the frictional pressure drop in laminar flow in a tube:
Average velocity:
à
à Bilangan Reynolds:
Friction factor: Nre,gen
Latihan
Fluida power-law memiliki densitas sebesar 1.041 kg/m3 mengalir dalam tube sepanjang 14,9 m dengan diameter dalam tube 0,0524 m pada kecepatan rata- rata 0,0728 m/s. Rheologi atau karakteristik aliran fluida adalah K’=15,23 N.sn’/m2 dan n’=0,40.
(a). Hitung pressure drop dan friction loss untuk aliran laminar menggunakan power-law.
Periksa apakah Nre yang digunakan sesuai untuk aliran laminar.
(b). Ikuti langkah (a) tapi gunakan metode faktor friksi.
(a). Hitung ∆P àhitung Ff à Nre,gen (b). Hitung f àhitung ∆P
à laminar
09. Fluida Non Newtonian 36
Friction losses in contraction,
expansions, and fittings in laminar flow
Energi kinetik pada aliran laminar:
Untuk fluida Newtonian, 𝞪 = ½ (laminar).
Untuk fluida power-law non-Newtonian (laminar):
Untuk fluida Newtonian dan non-Newtonion (turbulen), 𝞪 = 1.
Friksi loss fluida non-Newtonian yang melalui sudden expansion, Skelland:
hex = friction loss (J/kg)
Aliran Turbulen pada Fluida Non- Newtonian
Friksi pada fluida non-Newtonian untuk aliran turbulen
Latihan Soal
TB2205 Mekanika Fluida dan Partikel 38
Fluida pseudoplastic yang mengikuti power-law memiliki densitas 961 kg/m3 mengalir dalam tube mulus yang memiliki diameter dalam 0,0508 m dengan kecepatan rata-rata 6,10 m/s. Karakteristik aliran fluida adalah n’ = 0,30 dan K’ = 2,744 N.sn’/m2.Hitung hilang tekan friksi untuk tube sepanjang 30,5 m.
Jawab:
137,4.103 N/m2 Hitung Nre, gen à tentukan rejim aliran.
Nre,gen = 1,328.104
Aliran turbulen, gunakan pendekatan Fanning friction factor à diperoleh fp : 0,0032
Hitung ∆P
Bilangan Reynolds dan Kecepatan
• Bilangan Reynolds:
• Profil kecepatan laminer:
• Kecepatan maksimum di pusat pipa:
• Kecepatan rata-rata (area average velocity):
• Laju alir volumetrik:
TB2205 Mekanika Fluida dan Partikel 40
Friksi pada Fluida Non-Newtonian
• Untuk aliran laminer
• Untuk aliran turbulen
TB2205 Mekanika Fluida dan Partikel 42
TB2205 Mekanika Fluida dan Partikel 44
TB2205 Mekanika Fluida dan Partikel 46
Friksi akibat Fitting
• Panas friksi akibat pemasangan fitting pada pipa pada fluida Non- Newtonian:
• Turun tekan (pressure drop) pada sudden expansion:
08. Pengadukan 48
Kebutuhan daya cairan non-Newtonian
Shear rate rata-rata ( ̇𝜸𝒎)yang disebabkan oleh pengaduk akan sebanding dengan kecepatan rotasi pengaduk (N):
Untuk fluida non-Newtonian Power law:
Kebutuhan daya cairan
non-Newtonian
Latihan Soal
50
Tentukan K, n, dan apparent viscosity
TB2205 Mekanika Fluida dan Partikel