• Tidak ada hasil yang ditemukan

SEKOLAH SEBAGAI LABORATORIUM DEMOKRASI

N/A
N/A
Wahyu Andiah

Academic year: 2024

Membagikan "SEKOLAH SEBAGAI LABORATORIUM DEMOKRASI"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

SEKOLAH SEBAGAI LABORATORIUM

DEMOKRASI

Kelompok 4 1. Sulis Setiana

2. Tika Devi Saraswati 3. Tri Anita Lianawati

4. Wahyu Andiah Wijayanti 5. Yessi Dwi Purnawati

6. Yuda Pranata

PEMBELAJARA N PPKN DI SD

UNIVERSITAS

TERBUKA

(2)

GURU

Poros utama pendidikan

Pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing,

mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik

Sosok utama yang menjadi lokomotif pembelajaran

(3)

SOSOK GURU

BAIK BAIK KILL KILL ER

ER

(4)

GURU BAIK

Guru yang baik identik dengan guru yang cara mengajarnya bagus, mudah

dipahami, tidak kaku, tidak pelit memberi nilai, berakhlak baik, murah

senyum, mau mendengar pendapat dan keluhan peserta didik, dan mau menjawab pertanyaan peserta didik

Setiap peserta didik akan merasa nyaman jika belajar dengan guru

tipe tersebut

(5)

GURU KILLER

Biasanya identik dengan guru yang kaku, tidak suka senyum, suka marah-

marah, pelit memberi nilai, mau menang sendiri, suka menyalahkan peserta didik, suka mengintimidasi,

dan sebagainya.

Peserta didik tentunya akan merasa tidak nyaman, dan

merasa tertekan belajar dengan guru tipe tersebut

(6)

Baik atau buruknya gaya mengajar guru akan

berdampak terhadap motivasi

belajar peserta didik

(7)

LABORATORIUM

DEMOKRASI

(8)

PROSES

PEMBELAJARAN

Pembelajaran Pasif

Peserta didik aktif terlibat dalam pembelajaran, bertanya, berdiskusi, presentasi

Pembelajaran Menarik

Peserta didik diam, melakukan aktivitas lain, tidak memperhatikan penjelasan guru, banyak mengantuk

(9)

RUANG LINGKUP LABORATORIUM

DEMOKRASI

Ruang kelas secara

fisik Ruang

kelas secara

fisik

Belajar di luar

ruangan Belajar di

luar

ruangan

(10)

Guru yang menjadikan ruang kelas sebagai

laboratorium demokrasi akan mendorong setiap peserta didik untuk berpikir kritis, menelaah,

menganalisis, sampai menemukan sendiri jawaban atau kesimpulan dari berbagai

permasalahan yang disampaikan oleh guru atau

masalah yang diidentifikasinya sendiri

(11)

MODEL PEMBELAJARAN

Yang mendukung Terlaksananya Laboratotium Demokrasi

Pembelajaran

berbasis projek (project

based

learning)  Pembelajaran berbasis masalah (problem

based learning)

Penyelesaian masalah (probem

solving) Menemukan

(discovery/

inquiry) Pembelajar

kooperatif an

(12)

PERAN GURU

Dalam ruang kelas yang didesain sebagai

“LABORATORIUM DEMOKRASI”,

Guru hanya sebagai fasilitator

Guru mengatur dan membimbing jalannnya diskusi antarpeserta didik serta menjadi wasit ketika terjadi perbedaan pendapat

diantara peserta didik

Guru melakukan penguatan, mengajak siswa menyimpulkan dan melakukan refleksi.

(13)

Kelas Yang Dibentuk Menjadi

LABORATORIUM DEMOKRASI

PESERT A DIDIK

Masyaraka t Madani

Kritis

Bertanggun g Jawab Memahami

Hak dan Kewajiban

(14)

Guru yang demokratis adalah sosok guru yang memberikan kesempatan

menyampaikan pendapat kepada peserta didik, mampu menghargai

setiap pendapat peserta didik, mampu menjadi pendengar yang baik, berani menerima kritik dan

menyikapinya dengan bijak,

mengapresiasi prestasi yang dicapai peserta didik, dan mampu menjadi

figur teladan bagi peserta didik

(15)

THANK YOU SO MUCH

UNIVERSITAS TERBUKA

Referensi

Dokumen terkait

Guru yang pernah melakukan praktek laboratorium juga mengalami, bahwa praktek laboratorium membutuhkan waktu yang lebih banyak untuk persiapan alat dan bahan, kesulitan

Peran guru hanya sebagai fasilitator, bukan sumber utama pembelajaran, hal ini berarti peran guru berkurang dalam proses belajar mengajar tetapi harus mampu membimbing dan

Saat melakukan diskusi siswa cenderung pasif dan terkadang ramai. Solusi :Guru lebih aktif lagi dalam membimbing, mengkondisikan dan mengatur jalannya diskusi sehingga diskusi

Peran tutor sebagai fasilitator pada peserta didik di LBB Primanesa sudah menjadi fasilitator yang baik dengan memberikan bimbingan kepada peserta didik sehingga peserta

7) Keterampilan membimbing diskusi. Agar pembelajaran dapat berjalan dengan baik, guru perlu menguasai keterampilan dalam membimbing diskusi. Maka dari itu penulis

Tujuan utama dari program pengabdian ini adalah: (1). Memberikan pengetahuan terhadap guru-guru SD di Jawa Tengahterkait nilai-nilai demokrasi dan model pendidikan

Ibu Nurul selaku guru PPKn di SMAN 1 Badegan memberikan penjelasan bahwa pelaksanaan pendidikan demokrasi dengan mengajarkan kepada siswa untuk diskusi,

Tindak lanjut berupa pengadaan alat dan bahan Berdasarkan masukan dari guru IPA yang telah membimbing peserta didik dalam kegiatan praktikum pengelola laboratorium IPA menindak lanjuti