i
PENGEMBANGAN SUMBER PEMBELAJARAN BERBASIS BLOG PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN KELAS XI
MAN 1 LAMPUNG TIMUR
Oleh:
RISKY SUCI PRATIWI NPM. 1801061031
Program Studi Tadris Biologi (TPB) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) METRO
1443 H / 2022 M
ii
PENGEMBANGAN SUMBER PEMBELAJARAN BERBASIS BLOG PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN KELAS XI
MAN 1 LAMPUNG TIMUR
Diajukan Untuk Memenuhi Tugas dan Memenuhi Sebagian Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd)
Oleh
RISKY SUCI PRATIWI NPM.1801061031
Pembimbing Skripsi : Suhendi, M. Pd.
Program Studi Tadris Biologi (TPB) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) METRO 1443 H / 2022 M
iii
iv
v
vi ABSTRAK
PENGEMBANGAN SUMBER PEMBELAJARAN BERBASIS BLOG PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN KELAS XI MAN 1 LAMPUNG
TIMUR Oleh:
Risky Suci Pratiwi
Teknologi informasi sebagai sumber pembelajaran dapat berdampak positif bagi peserta didik sehingga lebih mudah dalam mencari informasi yang diperlukan selama proses pembelajaran. Manfaat teknologi informasi pendidikan adalah menambah pengetahuan dan memudahkan akses belajar mengenai materi.
berdasarkan hasil survey di MAN 1 Lampung Timur peserta didik kurangnya suatu sumber pembelajaran yang dapat di akses melalui jaringan internet khususnya materi pada sistem pernapasan yang memiliki cakupan materi yang luas.
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sumber pembelajaran berbasis blog materi sistem pernapasan yang dikhususkan untuk siswa MAN 1 Lampung Timur. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation Evaluation).
Hasil penelitian dinyatakan layak digunakan dalam pembelajaran berdasarkan hasil observasi yang dilakukan oleh validasi ahli materi sebesar 93,3%
dan validasi ahli media 76%. Sedangkan uji kelompok kecil memperoleh nilai 92%
dari respon guru mata pelajaran biologi dan 87,6% dari respon siswa. Dengan hasil persentase tersebut maka sumber pembelajaran berbasis blog dinyatakan layak untuk digunakan menjadi sumber pembelajaran yang dapat membantu dalam kegiatan pembelajaran.
Kata Kunci : Sumber Pembelajaran, Blog, Sistem Pernapasan
vii ABSTRACT
DEVELOPMENT OF BLOG-BASED LEARNING RESOURCES ON RESPIRATORY SYSTEM MATERIALS IN CLASS XI MAN 1 LAMPUNG
EAST By:
Risky Suci Pratiwi
Information technology as a learning resource can have a positive impact on students making it easier to find the information needed during the learning process.
The benefits of educational information technology are to increase knowledge and facilitate access to learning about the material. Based on the results of a survey at MAN 1 East Lampung, students lack a learning resource that can be accessed via the internet, especially material on the respiratory system which has a broad material coverage.
This study aims to develop a blog-based learning resource for respiratory system materials specifically for students of Man 1 Lampung Timur. The method used is development research with the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation Evaluation).
The results of the study were declared suitable for use in learning based on the results of observations made by material expert validation by 93,3% and media expert validation 76%. Meanwhile, the small group test scored 92% of the biology subject teacher's response and 87.6% of the student's response. With the results of these percentages, the blog-based learning resource is declared feasible to be used as a learning resource that can assist in learning activities.
Keywords: Learning Resources, Blogs, Respiratory System
viii
ORISINALITAS PENELITIAN Yang bertanda tangan dibawah ini
Nama : Risky Suci Pratiwi
NPM : 1801061031
Program Studi : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Jurusan : Tadris Biologi
Menyatakan bahwa skripsi ini secara keseluruhan adalah asli hasil penelitian saya kecuali bagian tertentu yang dirujuk dari sumbernya dan disebutkan dalam daftar pustaka.
Metro, 16 Mei 2022 Yang menyatakan
Risky Suci Pratiwi NPM. 18010061031
ix MOTTO
“Jadilah seperti karang di lautan yang kuat dihantam ombak dan kerjakanlah hal yang bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain, karena hidup hanyalah sekali.
Ingat hanya pada Allah apapun dan dimanapun kita berada kepada Dia-lah tempat meminta dan memohon”.
“Tidak ada namanya Gagal!!!, yang ada Hanya Sukses atau Belajar !!!, Bila tidak Sukses maka itu artinya kita masih harus belajar hingga sukses”
(Tung Desem Waringin)
Do the best, be the best, and God will do the best’
x
PERSEMBAHAN
Puji syukur tak terhingga atas rahmat yang telah dianugerahkan Allah SWT hingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dalam rangka memenuhi tugas dan sebagai syarat untuk memperoleh gelar sarjana Pendidikan Biologi (S.Pd)
Ku persembahkan karya ini untuk:
1. Kedua orang tuaku tercinta yang senantiasa memberikan doa, nasehat dan selalu memberikan motivasi serta membimbing sehingga peneliti dapat menyelesaikan skripsi ini
2. Terimakasih untuk saudaraku tersayang Mbakku dan Mamas ipar yang selalu memberikan doa, nasehat serta motivasi kepada peneliti. Dan untuk Keponakanku Najwan Azhim Muntazhar yang menjadi penyejuk hati disaat rasa lelah menghampiri
3. Pembimbing skripsi Suhendi, M.Pd yang selalu memberikan bimbingan, arahan serta motivasi kepada peneliti sehingga mampu menyelesaikan skripsi ini serta Bapak dan Ibu dosen FTIK khususnya biologi yang telah banyak memberikan ilmu pengetahuan dan pengalaman bagi penulis.
4. Sahabat-sahabat dan teman-teman seperjuangan Angkatan 2018 khususnya Amelia Fitriyani, Fenny Safitri, Indah Safitri, Nurlita Kumala N, Riza Erviana, telah memberikan dukungan dan semangat serta bantuan saat aku membutuhkannya
5. Almamaterku tercinta Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro Lampung
xi
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan kehadiran Allah SWT yang telah melimpahkan segala nikmat serta rahmat-nya, shalawat dan salam semoga selalu tercurahkan kepada Baginda Muhammad SAW yang telah menuntut umatnya dari jalan kegelapan menuju kebahagiaan didunia dan diakhirat. Penulis menyadari bahwa penulisan skripsi ini adalah sebagai salah satu bagian dari persyaratan untuk menyelesaikan Pendidikan Program Studi Tadris Biologi IAIN Metro guna memperroleh Gelar Sarjana Pendidikan.
Secara khusus menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Dr. Hj Siti Nurjanah, M. Ag, PIA selaku Rektor Institut Agama Islam Negeri Metro. Nasrul Hakim, M. Pd. selaku Ketua Jurusan Tadris Biologi. Suhendi, M. Pd.
selaku Dosen Pembimbing telah memberikan bimbingan dan arahan kepada Penulis dalam menyelesaikan skripsi penelitian ini. Kepada kepala sekolah MAN 1 Lampung Timur, dan guru-guru MAN 1 Lampung Timur (khususnya ibu Dra.
Mursida) yang telah memberikan bantuan dan arahan dalam penelitian ini.
Demikian ucapan kata pengantar yang dapat disampaikan tentunya penulisan skripsi penelitian ini masih ada kekurangan dalam segi penulisan, kata dan tata bahasa. Penulis sangat berharap semoga penelitian ini dapat bermanfaat bagi kita semua Aamiin.
Metro 16 Mei 2022
Risky Suci Pratiwi NPM.1801061031
xii DAFTAR ISI
HALAMAN SAMPUL ... i
HALAMAN JUDUL ... ii
HALAMAN NOTA DINAS ... iii
HALAMAN PERSETUJUAN... iv
HALAMAN PENGESAHAN ... v
ABSTRAK ... vi
ABSTRACT ... vii
HALAMAN ORISINALITAS PENELITIAN ... viii
HALAMAN MOTTO ... ix
HALAMAN PERSEMBAHAN... x
HALAMAN KATA PENGANTAR ... xi
DAFTAR ISI ... xii
DAFTAR TABEL... xiv
DAFTAR GAMBAR ... xv
DAFTAR LAMPIRAN ... xiv
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah ... 1
B. Identifikasi Masalah ... 5
C. Batasan Masalah ... 6
D. Rumusan Masalah ... 6
E. Tujuan Pengembangan ... 6
F. Manfaat Produk yang Dikembangkan ... 7
G. Spesifikasi Produk yang Dikembangkan ... 7
BAB II LANDASAN TEORI A. Kajian Teori ... 9
1. Pengertian Penelitian dan Pengembangan ... 9
2. Sumber Pembelajaran ... 11
3. Blog ... 20
4. Sistem Pernapasan ... 28
B. Kerangka Pikir ... 34
C. Kajian Studi Relevan ... 36
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian ... 38
B. Prosedur Pengembangan ... 38
C. Desain Uji Coba Produk ... 43
1. Desain Uji Coba ... 43
2. Subjek Uji Coba ... 43
D. Teknik dan Instrumen Pengumpulan Data ... 44
1. Teknik Pengumpulan Data ... 44
2. Instrumen Pengumpulan Data ... 45
E. Teknis Analisis Data ... 50
xiii
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN
A. Hasil Pengembangan Produk Awal ... 53
B. Hasil Validasi ... 60
C. Hasil Uji Coba Produk ... 65
D. Kajian Produk Akhir ... 68
E. Keterbatasan Penelitian ... 77
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Produk Akhir ... 79
B. Saran ... 81
DAFTAR PUSTAKA ... 82
LAMPIRAN ... 86
RIWAYAT HIDUP ... 144
xiv
DAFTAR TABEL
Halaman
1. Kisi-Kisi Penilaian ... 45
2. Kisi-Kisi Penilaian Ahli Media ... 46
3. Kisi-Kisi Penilaian Ahli Materi ... 47
4. Kisi-Kisi Instrumen Angket Respon Guru ... 48
5. Kisi-Kisi Instrumen Angket Uji Coba Kelompok Kecil ... 49
6. Kriteria Penilaian Skala Likert ... 50
7. Kategori Penilaian Validasi Ahli Materi dan Media ... 51
8. Kategori Penilaian Respon Guru dan Peserta Didik ... 52
9. KI dan KD ... 54
10. Saran dan Komentar Produk Ahli Materi... 63
11. Saran dan Komentar Produk Ahli Media ... 64
xv
DAFTAR GAMBAR
Halaman
1. Bagan Alur Kerangka Pikir ... 37
2. Desain Model Pengembangan ADDIE ... 39
3. Produk Tampilan Awal Blog ... 57
4. Tampilan Menu Pendahuluan Blog ... 57
5. Tampilan Menu Materi Blog ... 58
6. Tampilan Menu Unduh Evaluasi Blog ... 58
7. Tampilan Menu Unduh ... 59
8. Biografi Penulis ... 60
9. Persentase Hasil Validasi Ahli Materi ... 61
10. Persentase Hasil Validasi Ahli Media ... 62
11. Skor Rata-Rata Respon Guru Pendidik ... 66
12. Skor Rata-Rata Respon Peserta Didik... 67
13. Hasil Penilaian Produk ... 76
xvi
DAFTAR LAMPIRAN
Halaman
1. Hasil Wawancara Guru Biologi ... 86
2. Instrumen Analisis Kebutuhan Peserta Didik ... 89
3. Hasil Analisis Kebutuhan Peserta Didik ... 93
4. Hasil Validasi Ahli Materi Tahap 1 ... 98
5. Hasil Validasi Ahli Materi Tahap 2 ... 103
6. Hasil Validasi Ahli Media Tahap 1 ... 108
7. Hasil Validasi Ahli Media Tahap 2 ... 113
8. Hasil Respon Guru Biologi ... 118
9. Hasil Respon Peserta Didik ... 121
10. Surat Izin Pra Survey ... 131
11. Surat Balasan Pra Survey ... 132
12. Surat Izin Research ... 133
13. Surat Tugas Research ... 134
14. Surat balasan Research di MAN 1 Lampung Timur ... 135
15. Dokumentasi Wawancara Pra Survey Guru Biologi dan Analisis Kebutuhan Peserta Didik ... 136
16. Dokumentasi Penelitian Produk dengan Guru Biologi ... 137
17. Dokumentasi Penelitian Produk dengan Peserta Didik ... 138
18. Bimbingan Skripsi ... 139
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi sejak beberapa tahun terakhir telah banyak mempengaruhi terciptanya inovasi di segala bidang salah satunya pada bidang Pendidikan. Teknologi informasi sebagai sumber pembelajaran dapat berdampak positif bagi peserta didik sehingga lebih mudah dalam mencari informasi yang diperlukan selama proses pembelajaran. Manfaat teknologi informasi pendidikan adalah menambah pengetahuan dan memudahkan akses belajar mengenai materi. Teknologi informasi dalam pembelajaran dapat diakses melalui handphone, komputer/laptop atau sejenisnya yang didukung dengan adanya jaringan internet. Fungsi utama internet sebagai media komunikasi dan pertukaran informasi. 1
Pembelajaran dibutuhkan interaksi antara guru dengan peserta didik dan sumber belajar baik secara langsung ataupun tidak langsung yang berisikan susunan untuk mempengaruhi dan mendukung terjadinya proses belajar. Salah satu penunjang dalam proses pembelajaran adalah sumber belajar. Menurut Asosiasi Teknologi Komunikasi Pendidikan AECT sumber belajar meliputi sumber baik berupa data, barang dan benda yang digunakan untuk memberi fasilitas belajar peserta didik2. Sumber pembelajaran
1Deni Darmawan. Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi. (Bandung : PT Remaja Rosdakarya, 2010), 97
2 Refika Refina, Yurni Suasti, Nofrion. “Pengembangan Sumber Belajar Geografi Berbasis Weblog Pada Materi Pembelajaran Geografi Dikelas X Di SMA Negeri 8 Padang”. Jurnal Buana.
Vol. 2 No. 3/2018
memudahkan guru untuk menyampaikan materi kepada peserta didik sehingga materi pembelajaran menjadi lebih dipahami oleh peserta didik untuk menguasai tujuan pembelajaran yang lebih baik. Sumber pembelajaran memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berkembang sesuai kemampuan dan potensinya.
Berdasarkan hasil observasi di MAN 1 Lampung Timur berlangsungnya proses pembelajaran menerapkan tatap muka terbatas dengan durasi 30 menit setiap kegiatan pembelajaran berlangsung. Guru cenderung menyampaikan pembelajaran yang berpedoman pada buku teks dan power point untuk memudahkan dalam menerangkan materi yang akan diberikan. Penggunaan jaringan internet (wifi) yang disediakan oleh sekolah belum dimanfaatkan secara optimal. Guru mengalami kesulitan dalam mengembangkan media berbasis informasi dan teknologi saat proses pembelajaran yang sedang dilakukan Sumber pembelajaran berbasis informasi dan teknologi yang dapat di akses melalui internet sehingga peserta didik dapat menggunakan sumber pembelajaran dimanapun berada tanpa batas ruang dan waktu.
Pada mata pelajaran biologi terdapat materi-materi yang mempunyai karakteristik yang sulit untuk dipahami. Salah satu materi yang dirasa sulit adalah materi sistem pernapasan, seperti yang disampaikan oleh guru Biologi di MAN 1 Lampung Timur mengatakan bahwa materi sistem pernapasan merupakan materi yang masih bersifat abstrak dan karakteristik yang sulit untuk dipahami oleh peserta didik dengan tingkat pemahaman materi masih
rendah karena kurangnya sumber pembelajaran untuk mendukung pemahaman peserta didik.
Berdasarkan permasalahan tersebut perlu adanya pengembangan sumber pembelajaran yang berbasis teknologi dan informasi. Hal ini sesuai hasil analisis kebutuhan yang menunjukkan bahwa sembilan dari sepuluh orang peserta didik menyatakan perlu adanya sumber pembelajaran pada materi sistem pernapasan yang berbasis teknologi dan informasi yaitu blog.
Hal ini dikarenakan peserta didik mencari sumber pembelajaran yang dapat diakses melalui internet. Peserta didik berharap pada sumber pembelajaran yang dikembangkan, konsep disajikan secara jelas dengan ditambahkan video dan gambar untuk memudahkan dan memahami materi. Adapun sumber pembelajaran yang dikembangkan yaitu blog disajikan secara online berupa link yang dapat diakses oleh peserta didik.
Blog dapat menjadi pembelajaran berbasis internet dengan menyusun pembelajaran yang dapat diakses oleh peserta didik sehingga pembelajaran dapat memasuki media waktu dan ruang. (Tim Wahana Computer, 2013).3 Sumber pembelajaran berbasis blog dapat membuat peserta didik mengakses materi serta memanfaatkan teknologi informasi pada saat ini yang telah berkembang Memanfaatkan pembelajaran berbasis blog bagi peserta didik kesempatan untuk belajar mandiri dirumah dengan pembelajaran jarak jauh dimana saja dan kapan saja sehingga dapat diakses peserta didik diluar proses
3 Galuh Alif, F.R. dkk. “Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Blog Pada Materi Sistem Saraf Siswa Kelas XI” Jupemasi-Pbio. Vol. 1 No. 1/ 2014, 145
pembelajaran baik secara individu maupun kelompok serta peserta didik dapat menggunakan dalam kegiatan pembelajaran.
Berdasarkan dari guru kelas XI MAN 1 Lampung Timur bahwa sumber pembelajaran blog akan dibuat dan dipercaya bahwa blog tersebut membantu siswa dalam sistem pembelajaran. bahkan pengajar guru biologi juga merekomendasikan blog untuk memperkenalkan materi secara singkat, padat, mendasar dan langsung pada inti materi sehingga peserta didik lebih bersemangat dalam belajar. Penjelasan guru sependapat dengan alasan bahwa sumber pembelajaran tidak ada dan setiap siswa kurang menarik dalam memanfaatkan power point dan buku teks sehingga diperlukan sumber pembelajaran lain bagi siswa agar dapat mengikuti sumber pembelajaran yang menarik dikembangkan untuk kegiatan pembelajaran
Guru menganggap untuk membuat situs pada blog diperlukan penguasaan Bahasa pemrograman computer, biaya pembuatan yang mahal serta kerumitan dalam membangun sebuah situs blog, sehingga kurangnya minat guru untuk membangun blog sebagai sarana inovasi pembelajaran.
sekarang ini banyak sarana pembuatan situs blog yang mudah dan gratis misalnya adalah Blogger. Namun, sangat sedikit guru yang menggunakan blog sebagai pembelajaran salah satu kegiatan kegemaran peserta didik adalah mencari data melalui internet salah satunya adalah blog. Dengan perkembangan yang maju dapat memanfaatkannya dengan membuat sumber pembelajaran berbasis blog hal ini sesuai dengan perubahan dalam penemuan
yang menjadikan peserta sebagai pusat dalam kegiatan pembelajaran.
(Ibrahim, 2010).4
Berdasarkan latar belakang tersebut membuat peneliti untuk melakukan suatu penelitian yang berjudul: PENGEMBANGAN SUMBER PEMBELAJARAN BERBASIS BLOG PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN KELAS XI MAN 1 LAMPUNG TIMUR
B. Identifikasi Masalah
1. Guru menganggap sulit untuk mengembangkan sumber pembelajaran berbasis teknologi dan informasi
2. Sumber pembelajaran hanya terbatas buku paket dan power point 3. Pengembangan sumber pembelajaran berbasis teknologi dan informasi
materi sistem pernapasan belum ada di MAN 1 Lampung Timur
4. Tuntunan bagi guru yang harus memiliki kemampuan mengembangkan dan menggunakan sumber pembelajaran yang sifatnya bisa diakses melalui internet.
5. Belum tersedianya blog sebagai sumber pembelajaran online yang dapat diakses oleh peserta didik dalam proses pembelajaran khususnya materi sistem pernapasan
6. Materi sistem pernapasan yang masih bersifat abstrak dan karakteristik yang sulit untuk dipahami
4 Fitri Dwi. A.H, dkk. “Pengembangan Media Pembelajaran Blog Pada Materi Pencemaran Lingkungan Untuk Kelas X”. Bioedu. Vol. 2 No. 2/Mei 2013, 123
C. Batasan Masalah
1. Penelitian ini memfokuskan pengembangan sumber pembelajaran berbasis blog pada materi sistem pernapasan kelas XI MAN 1 Lampung Timur
2. Pengujian terhadap perangkat sumber pembelajaran yang dibuat hanya meliputi pengujian produk. (tidak diuji pengaruh prestasi peserta didik) 3. Materi sistem pernapasan meliputi organ pernapasan manusia,
mekanisme pernapasan manusia dan gangguan sistem pernapasan D. Rumusan Masalah
1. Bagaimana mengembangkan sumber pembelajaran berbasis blog pada materi sistem pernapasan kelas XI MAN 1 Lampung Timur?
2. Bagaimana kelayakan sumber pembelajaran berbasis blog pada materi sistem pernapasan kelas XI MAN 1 Lampung Timur?
3. Bagaimana respon guru dan peserta didik terhadap produk sumber pembelajaran blog pada materi sistem pernapasan kelas XI MAN 1 Lampung Timur yang telah dikembangkan?
E. Tujuan Pengembangan
1. Untuk mengembangkan sumber pembelajaran berbasis blog pada materi sistem pernapasan kelas XI MAN 1 Lampung Timur
2. Untuk menganalisis kelayakan sumber pembelajaran berbasis blog pada materi sistem pernapasan kelas XI MAN 1 Lampung Timur
3. Untuk menganalisis respon guru dan peserta didik terhadap produk sumber pembelajaran berbasis blog pada materi sistem pernapasan kelas XI MAN 1 Lampung Timur
F. Manfaat Produk yang Dikembangkan 1. Bagi Peserta Didik
a. Dapat mempermudah mengakses materi dan memahami pada materi sistem pernapasan
2. Bagi Guru
a. Sebagai media pembelajaran membantu penyampaian materi oleh peserta didik
b. Menghasilkan media pembelajaran yang dapat dimanfaatkan berbagai pembelajaran aplikasi untuk membangun inovasi belajar 4. Bagi Peneliti
a. Menambah pengalaman sebagai bekal seorang guru pendidik biologi yang dapat membuat media pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi
5. Bagi Sekolah
a. Sekolah dapat menambah sarana dan prasarana yang dapat memelihara pembelajaran media untuk pada proses pembelajaran 6. Bagi Dunia Pendidikan
a. Dapat dijadikan sebagai masukan sumber pembelajaran atau referensi yang dapat diakses oleh siapapun
G. Spesifikasi Produk yang Dikembangkan
Penelitian pengembangan dibutuhkan dapat membuat sumber pembelajaran blog materi sistem pernapasan di kelas XI. Adapun spesifikasi produk pada penelitian sebagai berikut:
1. Peserta didik dapat mengakses media pembelajaran melalui komputer/handphone yang sudah tersebar di internet.
2. Sumber pembelajaran yang dikembangkan dalam review ini adalah sumber pembelajaran sebagai html yang dikembangkan pada penelitian.
3. Terinstall software sistem seperti Mozilla firefox dan Chrome 4. Blog berisi pembelajaran biologi dengan materi sistem pernapasan 5. Materi pada blog disusun sesuai berdasarkan kompetensi inti dan
kompetensi dasar dengan kurikulum 2013
6. Sumber pembelajaran berbasis blog berisi beberapa menu sebagai berikut:
a. Tampilan yang mendasari design blog
b. Menu Pendahuluan berisikan identitas materi, KI dan KD, Indikator serta tujuan pembelajaran.
c. Menu materi berisi materi sistem pernapasan manusia, organ pernapasan manusia, mekanisme pernapasan, yang disertai video mekanisme pernapasan dan gangguan sistem pernapasan
d. Menu Evaluasi Uji berisikan soal-soal yang telah disesuaikan dengan tujuan pembelajaran
e. Menu Unduh materi yang dapat diunduh secara langsung f. Biografi Penulis
BAB II
LANDASAN TEORI A. Kajian Teori
1. Pengertian Penelitian dan Pengembangan
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia pengembangan adalah cara, proses, perbuatan dalam merancang suatu produk yang dihasilkan.
Istilah Bahasa inggris metode pengembangan “Research and Development” adalah suatu metode penelitian yang digunakan penelitian untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji kemenarikan produk.
Metode penelitian dan pengembangan merupakan metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji keefektifan. Untuk mendapatkan produk tertentu penelitian bersifat analisis kebutuhan untuk menguji keefektifan produk5.
Menurut Sugiyono (2010)6 menghasilkan suatu produk berdasarkan survey analisis kebutuhan dan untuk menguji produk yang dihasilkan yang layak dan sesuai supaya dapat disebarkan di masyarakat luas maupun didunia Pendidikan.
Pengembangan adalah proses spesifikasi desain kedalam bentuk fisik. Pengembangan adalah proses penulisan dan pembuatan bahan- bahan pembelajaran. Pada domain pengembangan mencakup desain,
5 Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. (Bandung: Penerbit Alfabeta,2019), 297
6 Tatik Sutarti dan Edi Irawan. Kiat Sukses Meraih Hibah Penelitian Pengembangan.
(Yogyakarta : CV Budi Utama, 2017) 6
produksi, dan penyampaian maka suatu bahan dapat didesain dengan menggunakan jenis teknologi. Model penelitian dan pengembangan digunakan dalam pembelajaran, membantu menganalisa pembelajaran menentukan dan menjelaskan kegiatan pembelajaran7.
Dalam penelitian pengembangan terdapat tiga hal yang harus diperhatikan. Pertama, tujuan akhir pada penelitian dan pengembangan membuat produk tertentu yang dianggap dapat disesuaikan telah melalui suatu riset yang terus menerus8. Kedua, produk selanjutnya membahas permasalahan di lapangan selanjutnya sebuah penelitian dilakukan survey. Ketiga, proses peningkatan produk dimulai dari produk yang mendasar hingga produk yang telah disetujui.
Penelitian dan pengembangan dilakukan dalam beberapa tahapan. Setiap tahap yaitu interaksi tindakan memiliki tujuan selanjutnya. Pelaksanaan dan pencapaian fokus pada masing-masing tahap yang mempengaruhi pelaksanaan tahap berikutnya. Oleh karena ini pelaksanaan diselesaikan dengan penuh teliti menggunakan instrumen yang sudah di uji coba
Pengembangan media pembelajaran yang dimaksud merupakan pengembangan media pembelajaran dalam struktur yang sebenarnya dan mendesain kedalam sebuah blog. Penelitian pengembangan diselesaikan fase dari pemeriksaan ke rencana produk dan penelitian produk. Tahapan
7Yudi Hari Yanto dan Sugianti. Penelitian Pengembangan ADDIE & R2D2 : Teori dan Praktek. (Pasuruan : Lembaga Academic and Research Institute. 2020), 23
8 Wina Sanjaya. Penelitian Pendidikan Jenis, Metode Dan Prosedur. (Jakarta : Kencana Prenada Media Group, 2013), 130
selanjutnya akan dibahas pada bagian keempat, khususnya tahap penelitian. produk yang dibuat dalam penelitian dapat bermanfaat bagi guru pendidik peserta didik dan dunia Pendidikan.
2. Sumber Pembelajaran
a. Pengertian Sumber Pembelajaran
Sumber belajar adalah berupa suatu bahan atau media yang mengandung pesan pembelajaran. Sumber belajar adalah sumber data yang dapat digunakan oleh peserta didik dalam belajar baik secara terkombinasi sehingga mempermudah peserta didik dalam mencapai tujuan belajar atau mencapai kompetensi tertentu9 .Menurut Association For Educational Communications And Technology dalam Adam (2012) sumber belajar segala sesuatu yang dimanfaatkan secara menyeluruh ataupun berbeda untuk kepentingan belajar mengajar dengan tujuan efektifitas dan efisiensi tujuan pembelajaran.10
Sumber belajar adalah segala sesuatu yang tersedia di lingkungan kegiatan belajar berfungsi untuk mencapai yang diharapkan dari hasil belajar. Menurut Sadiman (1989) sumber belajar merupakan segala macam sumber yang ada di luar diri seseorang peserta didik dan memudahkan terjadinya proses pembelajaran11.
9 Ani Cahyadi. Pengembangan Media dan Sumber Belajar. (Serang : Laksita Indonesia, 2019), 6
10 Dr Nana. Pengembangan Bahan Ajar. (Jawa Tengah : Lakeisha, 2019), 109
11 Kasrina, Sri Irawati, Wahyu E Jayanti. “Ragam Jenis Mikroalga di Air Rawa Kelurahan
Bengkulu Bentiring Permai Kota Bengkulu sebagai Alternatif Sumber Belajar Biologi SMA”.
Jurnal Exacta. Vol. X No. 1/Juni 2012. 36
Peneliti menyebut sumber pembelajaran merupakan sebagai sumber informasi untuk membangun pengetahuan peserta didik.
Sumber belajar mencakup apa saja yang dapat dimanfaatkan untuk belajar. Sumber belajar dapat dikatakan sebagai segala sumber yang berisi tentang pengetahuan dan informasi yang bisa dikemas melalui komputer, handphone, internet dan lain-lain.
Sumber belajar memiliki beberapa kriteria diantaranya adalah:
1) Harus dapat tersedia dengan cepat
2) Memungkinkan peserta didik untuk memacu diri
3) Harus bersifat individual dan dapat memenuhi kebutuhan peserta didik dalam belajar mandiri
Sumber belajar segala sesuatu baik berupa barang, pesan dan alat yang dirancang secara khusus supaya dapat mempermudah peserta didik dalam melakukan kegiatan pembelajaran.12 Suatu faktor yang menyebabkan rendahnya kualitas pembelajaran antara lain belum dimanfaatkannya sumber belajar secara maksimal, baik oleh guru maupun peserta didik.
Sudjana (1989) membagi sumber belajar (learning resources) menjadi beberapa kategori:
1) Cetak berupa buku, majalah, ensiklopedia, brosur, koran, poster, denah, booklet dan lain-lain.
12 Faizah M. Nur.”Pemanfaatan Sumber Belajar dalam Pembelajaran Sains Kelas V SD Pada Pokok Bahasan Makhluk Hidup Dan Proses Kehidupan”. Jurnal Penelitian Pendidikan. Vol 13 No. 1/April 2012. 69
2) Non-cetak berupa film, slide, video, model, audio kaset, dan sebagainya.
3) Berbentuk fasilitas seperti auditorium, perpustakaan, ruang belajar, studio, lapangan olahraga, dan sebagainya
4) Sumber belajar berupa kegiatan seperti wawancara, kerja kelompok, observasi, simulasi, permainan, dan sebagainya.
5) Sumber belajar berupa lingkungan berupa taman, museum, dan sebagainya.
b. Jenis-Jenis Sumber Pembelajaran
Jenis sumber pembelajaran terbagi menjadi dua jenis:
1) Sumber pembelajaran yang dirancang (Learning Resources by Design) merupakan sumber belajar yang sengaja dibuat dan dipergunakan dalam suatu proses pembelajaran dengan tujuan tertentu. Sumber pembelajaran yang secara khusus dikembangkan sebagai komponen sistem instruksional untuk memberikan fasilitas belajar dan bersifat formal.
2) Sumber pembelajaran yang dapat dimanfaatkan dan digunakan (Learning Resources by Utilization) berada di masyarakat dan tidak dirancang secara khusus. Sumber belajar yang tidak secara khusus disusun untuk keperluan pembelajaran salah satunya media dan massa.
Dari kedua jenis sumber belajar, sumber-sumber belajar dapat berbentuk sebagai berikut:
1) Message (pesan), yaitu informasi atau ajaran yang dilanjutkan oleh komponen dalam bentuk gagasan, fakta, arti dan data. Pesan merupakan sumber belajar yang meliputi pesan formal, yaitu pesan yang dikeluarkan oleh Lembaga resmi, seperti pesan yang disampaikan guru dalam situasi pembelajaran. Pesan-pesan non formal yaitu pesan yang ada di lingkungan masyarakat luas yang dapat digunakan sebagai bahan pembelajaran.
2) People (orang), yaitu manusia yang bertindak sebagai penyimpan, pengolah dan penguji pesan. Contohnya guru, peserta didik dan lainnya. Semua orang pada dasarnya dapat berperan sebagai sumber belajar namun secara umum dapat dibagi dua kelompok.
Pertama, kelompok orang yang didesain khusus sebagai sumber belajar utama yang dididik secara profesional untuk mengajar seperti guru. Kelompok yang kedua, orang yang memiliki profesi selain tenaga yang berada di lingkungan Pendidikan dan profesinya, contohnya tenaga Kesehatan, pengusaha dan lain-lain.
3) Material (bahan), bahan merupakan suatu format yang digunakan untuk menyimpan pesan pembelajaran, seperti buku, modul, video, film dan sebagainya.
4) Technique (Teknik), yaitu prosedur atau acuan yang dipersiapkan untuk menggunakan bahan, peralatan untuk menyampaikan pesan.
Contohnya simulasi dan demonstrasi
5) Setting (lingkungan) yaitu situasi atau suasana sekitar dimana pesan disampaikan. Lingkungan yang berada didalam sekolah maupun lingkungan diluar sekolah.13
c. Fungsi Sumber Pembelajaran
Dalam menjalankan proses pembelajaran ada beberapa fungsi sumber belajar antara lain;
1) Meningkatkan produktivitas pembelajaran dengan membantu pengajar untuk menyajikan informasi, sehingga dapat lebih banyak membina dan mengembangkan kegiatan belajar bagi peserta didik14.
2) Memberikan kemungkinan pembelajaran yang sifatnya lebih individual memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk belajar sesuai dengan kemampuannya
3) Memberikan dasar yang lebih ilmiah terhadap pengajaran sebagai perencanaan program pembelajaran yang lebih baik dalam kegiatan pembelajaran
4) Lebih menstabilkan pembelajaran dengan peningkatkan kemampuan manusia dalam penggunaan berbagai media komunikasi, beserta penyajian data dan informasi serta memberikan pengetahuan yang bersifat langsung
5) Memberikan penyajian pembelajaran yang lebih luas, terutama dengan adanya media massa, melalui pemanfaatan secara bersama
13 Wina Sanjaya, Perencanaan Dan Desain Sistem Pembelajaran, (Jakarta: Kencana, 2008), 228-230
14 Supriadi, “Pemanfaatan Sumber Belajar dalam Proses Pembelajaran” Lantanida
Journal. Vol 3 No 2/2015
yang lebih luas mengenai media massa dengan penyajian informasi15.
Berdasarkan fungsi sumber belajar di atas, maka dapat dikatakan bahwa dengan sumber belajar akan meningkatkan produktivitas pembelajaran baik pendidik dan peserta didik, motivasi dan ketertarikan belajar, ketuntasan belajar yang maksimal karena fokus pada belajar secara individual16, pengelolaan pembelajaran secara sistematis, dan pemanfaatan serta penggunaan multimedia dalam pembelajaran.
d. Manfaat Sumber Pembelajaran Teknologi dan Komunikasi Teknologi Informasi (Information Technology atau IT), merupakan kombinasi antara teknologi komputer hardware dan software yang berfungsi untuk mengolah dan menyimpan informasi, dengan teknologi komunikasi yang memiliki fungsi untuk transmisi informasi.17 Oleh karena itu, istilahnya kemudian bergeser dari Teknologi Informasi menjadi Teknologi Informasi dan Komunikasi.
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang sangat pesat akhir-akhir dalam kehidupan masyarakat, terutama kehidupan sosial anak-anak, remaja, dan kaum muda. Untuk itu, institusi pendidikan
15 Iskandar, Psikologi Pendidikan Sebuah Orientasi Baru. (Jakarta : Gaung Persada Press
2009), 196
16 Samsinar, S. “Urgensi Learning Resources (Sumber Belajar) Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran”. Didaktika : Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 2/Desember 2019
17 Budiana, dkkl. “Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pembelajaran Bagi Guru SMPN 2 Kawali Desa Citeureup Kabupaten Ciamis” Jurnal Aplikasi Iptek Untuk Masyarakat. Vol. 4 No. 1/Mei 2015, 59-62
harus tanggap terhadap perkembangan ini, dan memanfaatkannya untuk mendukung kegiatan Pendidikan.
Teknologi digital yang dapat digunakan untuk menunjang pembelajaran pada dasarnya dapat dikelompokkan ke dalam 4 kategori, yaitu:
1. Penggunaan komputer sebagai objek, alat dan perangkat pembelajaran.
2. Komputer sebagai multimedia.
Multimedia memiliki arti penggunaan berbagai format media dalam presentasi atau program untuk belajar secara mandiri.
3. Komputer untuk Pendidikan atau pembelajaran jarak jauh.
Pembelajaran jarak jauh adalah bentuk pembelajaran yang memiliki karakteristik antara pengajar dengan yang diajar terpisah secara fisik, program pembelajaran dan disampaikan melalui media telekomunikasi.
4. Komputer untuk pembelajaran online.
Pembelajaran online atau yang lebih dikenal sebagai electronic learning (e-learning) adalah pembelajaran yang materinya dikemas dengan menggunakan komputer, dan disampaikan menggunakan media berbasis komputer18.
18 Suci Zakiah Dewi dan Irfan Hilman. “Penggunaan TIK Sebagai Sumber dan Media Pembelajaran Inovatif di Sekolah Dasar” Jindonesian Journal Of Primary Education. Vol. 2 No.
2/2018, 49
e. Manfaat Sumber Pembelajaran
1) Meningkatkan produktivitas pendidikan untuk membantu pendidik dalam menggunakan waktu yang efektif, serta meningkatkan kelancaran belajar, dan mengurangi beban pendidik dalam penyajian informasi.
2) Memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berkembang sesuai dengan kemampuan dan potensinya.
3) Memberikan dasar-dasar pembelajaran yang lebih ilmiah dengan jalan merencanakan program pendidikan secara lebih sistematis, mengembangkan bahan ajar melalui penelitian terlebih dahulu.
4) Meningkatkan pemantapan belajar dengan jalan meningkatkan kemampuan manusia dengan berbagai media komunikasi, dan menyajikan informasi maupun data secara lebih mudah, jelas dan konkret.
5) Bersifat praktis dan sederhana yaitu mudah dijangkau, mudah dilaksanakan dan tidak sulit19
6) Relevan dengan tujuan pembelajaran dan komponen-komponen pembelajaran lainnya
7) Dapat membantu efisiensi dan kemudahan pencapaian tujuan pembelajaran
8) Dapat membantu interaksi dan strategi pembelajaran khususnya peserta didik
19 Muhammad Afifulloh. “Pemanfaatan Lingkungan Sekitar Sebagai Sumber Belajar Ilmu
Pengetahuan Sosial”. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Islam. Vol. 1 No. 1/Mei 2019, 22
Berdasarkan segi nilai kegunaan untuk mencapai tujuan pengajaran maka guru perlu memahami sumber pembelajaran yang dibutuhkan bagi pengajar yaitu sebagai berikut: 20
1) Penggunaan sumber belajar sebagai memotivasi khususnya untuk meningkatkan motivasi peserta didik
2) Penggunaan sumber belajar untuk pencapaian tujuan pengajaran menjadi daya dukung kegiatan pembelajaran. Contohnya dengan cara memprjelas pelajaran dengan sesuatu sumber belajar yang relevan
3) Penggunaan sumber belajar untuk mendukung program pengajaran yang melibatkan aktivitas penyelidikan. Contohnya sumber belajar yang didapat dari observasi, didata dan sebagainya
4) Penggunaan sumber belajar yang dapat membantu pemecahan suatu masalah
5) Penggunaan sumber belajar untuk mendukung pengajaran presentasi. Contohnya, penggunaan alat, pendekatan dan metode.
Dalam kegiatan pembelajaran, peserta didik tidak hanya berinteraksi dengan tenaga pengajar sebagai salah satu sumber, tetapi mencakup interaksi dengan semua sumber belajar yang
20 Ahmad Rohani. Pengelolaan Pengajaran. (Jakarta : Rineka Cipta, 2014), 167
memungkinkan dipergunakan untuk mencapai hasil yang diinginkan.
3. Blog
a. Pengertian Blog
Blogger adalah layanan yang diberikan secara gratis oleh Google untuk pengguna layanan internet yang ingin berbagi hasil karya pengguna layanan internet melalui media sebagai blog. Blog adalah jenis situs web yang dikembangkan dan dikelola menggunakan perangkat software online atau platform host yang mudah bagi pengguna untuk menulis.21 Blogger memudahkan pengguna untuk membuat halaman tulisan yang menarik dengan mudah dalam pengaturan blog. Blogger telah memudahkan dan memberikan fasilitas blog hasil karya yang memiliki dengan mudah memposting artikel menarik, membuat situs, membuat rencana jurnal online yang menarik dan tersedia melalui internet. 22
Blog suatu aplikasi software atau perangkat lunak web yang dibuat seseorang dengan tujuan tertentu dirancang sedemikian baik dengan menyajikan materi pembelajaran secara online dalam bentuk uraian materi, teks, gambar, posting terdahulu, video dan link. 23Blog nantinya dapat dibagi secara online berupa link yang dapat diakses oleh peserta didik supaya dapat mempelajari materi yang terdapat
21 Gween Solomon, Iyne Scrum. Web 2.0 Panduan Bagi Para Pendidik (Jakarta : Pt Indeks, 2011) 15
22 Nandhira, Arie. Bikin Blog Dari Nol Hingga Popular. (Yogyakarta: Cakrawala, 2012), 12
23 Ranchman Hakim. Cara Cerdas Mengelola Blog. (Jakarta : PT Telex Media Komputindo, 2010, 1
pada blog. Blog merupakan sebuah website blog yang penyedia layanan aplikasi web dalam bentuk blog subdomain dari system publikasi blog blogger.com keberhasilan blog ini mendapat perhatian dari perusahaan besar search engine yaitu google inc.
Pada tahun 2003 akhirnya blogger diakuisisi oleh google.
Pelayanan blog yang tadinya berbayar menjadi gratis. Selain itu, google juga mengembangkan fitur dalam blog mengenai penawaran perubahan template. Disini pemilik atau penulis diperkenankan untuk mengubah desain template yang disediakan sesuai dengan keinginannya. Keberadaan fitur ini tentunya memberikan kekuasaan kepada pengguna blog yang memahami tentang Bahasa pemrograman dalam bentuk kode CSS (Cascading Stylesheet). Fitur ini yang ditawarkan oleh blog adalah pengguna blog secara kelompok artinya blog tidak hanya bisa diedit oleh satu orang tetapi dapat dilakukan beberapa orang. Fungsi blog membuat catatan harian sampai dengan membuat media pembelajaran dan media berbagi informasi dan komunikasi sesama pengguna blog. 24
Menurut Sccot Rosenberg dalam kolom majalahnya dimajalah online Salon May 1999 menyimpulkan bahwa blog berada pada Batasan website yang lebih hidup daripada sekedar kumpulan link yang disimpan diinternet.25
24 Indrianti Setyo Basori. Membuat Blog Edukasi Untuk Pemula. (Malang : Cv Multimedia Edukasi, 2020), 1
25 Joko Pramono. Teknologi Perkantoran. (Yogyakarta :Penerbit Andi), 233
Seiring perkembangan blog semakin pesat digunakan sebagai media informasi. Blog salah satu layanan internet yang dimanfaatkan oleh guru dan siswa sebagai media pembelajaran yang tidak terbatas. Guru dapat mengunggah informasi yang berkaitan dengan materi pembelajaran dengan menambahkan multimedia (gambar, animasi, efek, suara dan video) supaya menarik dan mudah dipelajari. Dapat disimpulkan blog sebagai sarana media informasi dengan karya menulis yang akan disampaikan dengan desain yang menarik dan tulisan tersebut dapat dilihat oleh semua pengguna internet. Aplikasi pembelajaran blog sebagai sarana media komunikasi elektronik yang dapat mempermudah komunikasi jarak jauh untuk membahas materi pelajaran dan soal untuk peserta didik.
b. Jenis-jenis blog
1) Blog Pendidikan biasanya ditulis untuk pelajar atau guru 2) Blog sastra lebih dikenal sebagai litblog berisi masalah yang
berkaitan dengan dunia sastra
3) Blog pribadi disebut sebagai buku harian online yang berisikan pengalaman keseharian seseorang
4) Blog bertopik yaitu blog yang membahas suatu topik masalah tertentu dan fokus pada bahasan tertentu
5) Blog Kesehatan lebih spesifik mengenai Kesehatan terbaru 6) Blog politik berisi tentang berita politik dan aktivis
7) Blog perjalanan berisi tentang bahasan cerita perjalanan yang menceritakan keterangan perjalanan
8) Blog riset berisi persoalan tentang akademis seperti riset terbaru 9) Blog hukum sebagai persoalan hukum atau urusan hukum
disebut blawgs
10) Blog media berfokus pada bahasan mengenai koran atau jaringan televisi
11) Blog agama berisi membahas masalah berkaitan dengan agama 12) Blog bisnis digunakan oleh pegawai atau wirausaha26
Jenis blog dibagi berdasarkan kualifikasi dan fokus yang dibahas didalamnya. Sesuai perkembangannya banyak blogger yang menjadikan satu blog dengan yang bervariasi. Blog saat ini semakin digemari oleh masyarakat dari kalangan terpelajar, eksekutif bahkan masyarakat biasa.
c. Fitur-Fitur Blog
Banyak fitur yang ditawarkan blog sebagai layanan yang dapat digunakan user dalam rangka memudahkan untuk interaksi sebagai sumber pembelajaran di dunia Pendidikan. Beberapa diantaranya dapat dimanfaatkan sebagai sumber pembelajaran, fitur- fitur blog adalah sebagai berikut:27
1) Logo atau icon blog yaitu untuk membawa ke halaman home pada akun blog
2) Ikon pensil merupakan ikon untuk membuat entri baru
26 Sartono. “Pemanfaatan Blog Sebagai Media Pembelajaran Alternatif Di Sekolah”.
Transformatika. Vol. 12 No. 1/ Maret 2016, 123
27 Rohmah Indahwati dan Chairul Fajar Tafrilyanti. “Penggunaan Blog-Gothic Pada Mata
Kuliah Geometri Analitik”. Jurnal Pendidikan Matematika. Vol 4 Edisi Dies Natalis/2018, 313
3) Ikon lihat entri merupakan fitur pada blogger yang berfungsi untuk melihat daftar entri yang sudah dibuat
4) Ikon lihat blog merupakan fitur pada blog yang berfungsi untuk melihat blog yang sudah diterbitkan
5) Tulisan blog saya adalah fitur blog yang berfungsi membawa kehalaman home
6) Entri baru merupakan fitur pada blog yang berfungsi untuk membuat entri atau postingan diblog
7) Ikon ikhtisiar adalah fitur blog berfungsi melihat halaman depan pada sabor halaman ini berisi grafik penayangan entri yang sudah terbit, iklan dari google dan penawaran lainnya
8) Ikon pos adalah fitur pada blog yang berfungsi untuk melihat daftar pos yang sudah diterbitkan’
9) Statistik adalah fitur blogger yang berfungsi untuk melihat statistik blog
10) Tata letak adalah fitur pada blogger yang berfungsi untuk tambah, hapus, edit, ubah kolom di blog.
11) Template adalah fitur blog yang berfungsi untuk mengubah latar, tata letak, warna font dan lain-lain pada blog
12) Setelan adalah fitur pada blog berfungsi untuk mengubah judul blog, deskripsi blog, privasi blog, penertiban blog, alamat blog, izin blog dan lain sebagainya.
13) Post yaitu sebuah tulisan yang terpisah dengan tulisan-tulisan lainnya yang ada di dalam blog
14) Komentar yaitu fasilitas yang memberi kesempatan bagi para pengunjung sebuah blog untuk memberikan tanggapan mengenai tulisan dalam blog
15) Tautan (link) yaitu sebuah tulisan yang menghubungkan antara sebuah halaman website dengan halaman lain
16) Blogroll yaitu kumpulan tautan atau link dari halaman blog atau halaman web yang sering dikunjungi pemilik blog
17) Sidebar yaitu bagian dari sebuah halaman blog yang berada disamping kiri, kanan atau keduanya
18) Sindikasi yaitu sebuah tulisan yang bisa dibaca di tempat lain tanpa mengunjungi blog itu sendiri dan blog aggregator. Blog juga terdiri dari berbagai jenis yaitu blog sebagai buku harian d. Manfaat Blog Dunia Pendidikan
Perkembangan blog di Indonesia tentunya menjadikan para guru untuk membuat hal menarik sebagai media pembelajaran 28 Manfaat blog bagi penggunanya antara lain:
1) Blog sebagai tempat belajar dan berbagi materi pembelajaran dari guru
Kreativitas dan kegemaran guru dapat disalurkan melalui blog seperti kreativitas dalam menulis maupun karya lainnya.
2) Blog dapat memudahkan guru dalam tugas dan dalam mengajar Blog akan memudahkan guru karena segalanya dapat dimasukkan kedalam blog seperti blog yang berisi materi
28 Sartono. “Pemanfaatan Blog Sebagai Media Pembelajaran Alternatif Di Sekolah”.
Transformatika., 124
pelajaran, video, gambar sehingga siswa dapat melihat isi materi yang dibagi melalui internet serta mengunduhnya tanpa batas waktu dan ruang.
3) Blog dapat meningkatkan minat belajar peserta didik
Dengan blog seorang guru dapat memposting suatu permasalahan atau materi pelajaran yang disusun dalam suatu Bahasa yang formal tetapi lebih fleksibel kemudian siswa bisa mengakses blog tersebut dan kegiatan belajar menyenangkan.
Materi yang diposting kedalam suatu blog dapat bermanfaat untuk kemajuan dunia Pendidikan.
4) Guru dapat berbagi materi dengan menggunakan media yang bisa di akses oleh siapapun.
Dengan blog guru dapat membagikan materi tidak hanya untuk siswa namun juga setiap orang yang membutuhkan pemikiran dimanapun berada dapat melihat hasil dari materi yang dibagikan. Materi yang dibagikan dapat diakses oleh siapapun sehingga materi dapat digunakan dalam proses pembelajaran untuk pendidikan
5) Blog berisi berita isu-isu berita terbaru seputar dunia Pendidikan Blog sebagai berita dunia Pendidikan yang saat ini perkembangan yang terjadi dalam dunia Pendidikan.
Pendidikan yang ditujukan untuk membagikan wawasan, informasi, praktik belajar dan pembelajaran untuk para pelajar dan komunitas Pendidikan lainnya.
6) Blog berisi mengenai artikel-artikel uraian tentang dunia Pendidikan
Blog artikel dalam dunia Pendidikan yang artinya materi yang ada di blog mencakup banyak hal berisi tips belajar mengajar hingga informasi terbaru dalam dunia Pendidikan.
Manfaat blog yang dapat diperoleh dari pemanfaatan blog sebagai media dan sumber belajar guru dan siswa. Para guru tentunya dapat mencoba menerapkan media tersebut. Memiliki blog artinya memiliki rumah maya. Dari blog tersebut dapat mengisi dengan apapun yang bermanfaat untuk orang lain.
Khususnya untuk menunjang tugas guru dalam mencerdaskan generasi bangsa.
e. Kelebihan Blog
Menurut Loft (2004) kelebihan blog terletak pada alat (tool) yang terdapat didalam blog itu sendiri. Tool yang dimaksud adalah Komentar (commenting), Penelusuran (searching), Pengarsipan (archiving), dan Tautan (links). Masing-masing kelebihan tool dalam blog dijelaskan sebagai berikut:
1) Komentar (commenting). Blog memiliki sistem yang mampu merekam komentar orang terhadap suatu artikel.
2) Penelusuran (searching). Jika seorang blogger memiliki banyak publikasi (post), Fitur penelusuran akan membantu blogger untuk menemukan kembali tulisan-tulisan lama yang telah disimpan pada halaman blognya.
3) Pengarsipan (Archiving). Blog menyediakan fitur penyimpanan dan pengarsipan file-file yang sudah di upload ke halaman blog.
4) Tautan (links). Blogger dapat menampilkan tautan kepada situs- situs yang dianggap penting oleh si blogger. Dengan adanya tautan, blogger dapat memaksimalkan informasi yang didapatkannya. 29
Selain kelebihan-kelebihan di atas, kelebihan lain dari blog adalah harganya yang murah dan terjangkau semua pengguna internet. Bahkan banyak yang menyediakan blog secara gratis. Blog bisa dibuat sangat menarik dan mengandung ciri khas pemilik blog dengan cara membuat tampilan blog seunik mungkin. Ini dapat dibuat dengan template html atau web programming yang lain. Dengan tampilan yang menarik tersebut, fungsi blog sebagai media Pendidikan dapat tersalurkan, karena umumnya pengakses situs pendidikan merasa bosan dengan situs-situs pendidikan yang telah ada karena tampilannya yang konvensional.
4. Sistem Pernapasan
Sistem pernapasan manusia atau biasa disebut sistem respirasi merupakan proses memasukkan oksigen kedalam tubuh (proses mengambil nafas inspirasi) dan mengeluarkan mengeluarkan karbondioksida keluar tubuh. (proses menghembuskan ekspirasi)30. Adapun respirasi adalah proses penggunaan oksigen yang kita hirup
29 Eka Sulistiyowati. “Peran Blog Sebagai Media Pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah”.
Al-Bidayah. Vol. 3 No. 2/Desember 2011, 223-236
30 Tati S. Syamsudin, Lilies S. Biologi Untuk SMA Kelas XI. (Bogor: Quadra, 2014),176
untuk menjalani suatu rangkaian reaksi kimia didalam sel. Proses kimia tersebut menghasilkan energi untuk digunakan tubuh serta zat buangan karbon dioksida dan uap air yang akan dikeluarkan dari tubuh. jumlah udara yang diambil oleh paru-paru dalam satu kali bernapas disebut volume tidal. Saluran pernapasan untuk menghantarkan udara ke paru- paru 31 Sistem pernapasan pada manusia sebagai pertukaran gas antara makhluk hidup organisme dengan lingkungannya.
Proses pernapasan oksigen merupakan zat kebutuhan utama.
Oksigen untuk pernapasan diperoleh dari udara di lingkungan sekitar.
Difusi udara pernapasan pada manusia terjadi dibagian dalam tubuh yaitu gelembung paru-paru (alveolus)32. Pada pernapasan udara masuk kedalam tubuh manusia dengan perantara alat-alat pernapasan. Dalam kondisi normal pernapasan berlangsung kurang lebih sebanyak 12-20 kali per menit.
Berdasarkan fungsinya sistem pernapasan meliputi pengambilan oksigen oleh organ pernapasan yang digunakan sebagai bahan energi sel-sel tubuh berfungsi sebagai pembuangan karbondioksida dan uap air yang merupakan bahan buangan proses respirasi sel melalui organ pernapasan dan melembabkan udara. Organ pernapasan pada manusia meliputi hidung (nasal) sebagai melembabkan dan menghangatkan udara untuk melindungi struktur organ sistem pernapasan.
31 Arif Mutaqin. Buku Ajar Asuhan Keperawatan Klien Dengan Gangguan Pernapasan.
(Jakarta; Salemba Medika. 2008), 2
32 Saktiyono Kimball. J.W. Biologi Edisi Kelima. (Jakarta: Erlangga, 1983), 168
Hidung merupakan organ tubuh yang menyaring udara untuk menghilangkan partikel penyebab penyakit yang masuk faring sebagai saluran corong yang membawa udara menuju laring, laring sebagai saluran pendek berukuran panjang kurang lebih 5 cm dengan lokasi terdapat ditengah leher. Beberapa lapisan tulang rawan dilengkapi otot, membran, jaringan ikat dan ligamentum sebelah atas ruang masuk laring membentuk tepi epiglottis.
Epiglottis jaringan tipis bentuk seperti daun. Terdapat organ trakea saluran dengan panjang 12-15 cm tepat dibagian bawah laring.
Trakea disusun oleh 15-2- cincin kartilago (jaringan tulang rawan) yang berbentuk C bronkus menyalurkan udara dibagian kanan dan kiri didalam paru-paru bronkus bercabang menjadi pipa-pipa lebih kecil disebut bronkiolus. Trakea, bronkus dan bronkeolus juga berkontribusi membersihkan udara.
Paru-paru seperti dua spons besar didalam rongga dada. Satu paru-paru berada disebelah kanan dan satunya berada disebelah kiri.
Bagian paru-paru kiri dibagi menjadi dua bagian yaitu lobus superior dan inferior. Paru-paru kanan dibagi menjadi tiga lobus superior, tengah dan inferior. Paru-paru kanan dan dikiri ditutup oleh membrane eksternal yaitu disebut pleura. Di paru-paru bronkiolus terus terbagi-bagi menjadi cabang-cabang semakin kecil diameternya tidak lebih besar dari 0,5 mm.
cabang-cabang kecil berakhir dikantong kecil yang disebut alveolus. Jumlah alveolus diparu-paru kurang lebih 300-400 juta per paru-parunya. Alveolus menyusun sebagian besar jaringan paru-paru.
Alveolus mirip dengan balon kecil dengan dinding tipis dan elastis yang
dapat dan dapat membesar ketika udara memasukinya dan mengecil ketika udara dilepaskan. Terdapat satu lapis sel yang diliputi pembuluh- pembuluh kapiler darah33.
Mekanisme sistem pernapasan yaitu aliran udara yang masuk dan keluar dari paru-paru dikontrol oleh sistem saraf, sistem pernapasan manusia terjadi dengan pola dan kecepatan yang teratur, bernapas terjadi pada siang hari maupun pada malam hari melalui proses dibawah sadar.
Pernapasan dimulai dengan sekelompok sel saraf yang berada diotak saraf dikenal sebagai pusat respiratori. Sel tersebut secara simultan akan mengirimkan sinyal kediafragma dan otot-otot tulang rusuk yang terlibat dalam proses inhalasi. Diafragma sebagai otot yang besar, pipih dengan bentuk seperti kubah tepat dibagian bawah paru-paru ketika diafragma distimulasi oleh saraf diafragma akan mendatar. Mendatarnya membuat volume rongga dada membesar. Stimulasi tersebut membuat tulang rusuk naik ke atas dan membuat rongga dada membesar pertambahan rongga dada tersebut membuat udara masuk kedalam paru-paru.
Menurut tempat terjadinya pertukaran gas maka pernapasan dapat dibedakan atas 2 jenis, yaitu pernapasan luar dan pernapasan dalam. Pernapasan luar adalah pertukaran udara yang terjadi antara udara dalam alveolus dengan darah dalam kapiler, sedangkan pernapasan dalam adalah pernapasan yang terjadi antara darah dalam kapiler dengan sel-sel tubuh. Diafragma dan otot tulang rusuk berelaksasi kembali akibatnya rongga dada mengecil ketika rongga dada mengecil udara didorong keluar. Pada pernapasan perut yaitu pernapasan yang dibantu
33 Tati S. Syamsudin, Lilies S. Biologi Untuk SMA Kelas XI, 178
oleh otot-otot diafragma berkontraksi otot diafragma mengakibatkan diafragam rata yang pada awalnya mengembang saat diafragma mendatar rongga dada bertambah besar sehingga tekanan kecil maka udara luar masuk ke paru-paru lewat hidung kemudian ke tenggorokan menuju paru-paru
Paru-paru dapat menampung sekitar 5000 ml udara yang disebut kapasitas total paru-paru. Apabila kita bernafas biasa volume udara dapat keluar masuk lebih kurang 500 ml. udara ini biasa disebut udara tidal. Jika kita menarik napas dalam-dalam maka volume udara yang masih dapat masuk sekitar 1500 ml. udara ini disebut udara komplementer. Sebaliknya, udara suplementer adalah jika kita menghembuskan napas sekuat-kuatnya masih dapat mengeluarkan volume udara sebanyak 1500 ml. ternyata setelah kita mengeluarkan udara suplementer volume udara tersisa di dalam paru-paru 1500 ml. sisa udara ini disebut udara residu.
Beberapa gangguan (kelainan dan penyakit) pada sistem pernapasan manusia antara lain sebagai berikut:
1) Asma
Asma adalah kelainan penyumbatan saluran pernapasan yang disebabkan oleh alergi seperti debu, bulu, ataupun rambut. Global Initiative for Asthma, sebuah lembaga nirlaba internasional untuk penanggulangan asma, mendefinisikan asma sebagai gangguan pada selaput pipa udara yang menyalurkan udara ke dalam paru-paru.
2) Tuberkulosis (TBC)
TBC adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini dapat menyerang seluruh organ tubuh manusia, namun yang paling sering diserang adalah paru-paru (maka secara umum sering disebut sebagai penyakit paru- paru / TB Paru-paru). Bakteri ini menyerang paru-paru sehingga pada bagian dalam alveolus terdapat bintil-bintil.
3) Faringitis
Faringitis merupakan peradangan pada faring sehingga timbul rasa nyeri pada waktu menelan makanan ataupun kerongkongan terasa kering. Gangguan ini disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus dan dapat juga disebabkan terlalu banyak merokok.
4) Bronkitis
Bronchitis adalah penyakit karena peradangan pada bronkus (saluran yang membawa udara menuju paru-paru). Penyebabnya bisa karena infeksi kuman, bakteri atau virus. Penyebab lainnya adalah asap rokok, debu, atau polutan udara. Pneumonia adalah peradangan paru-paru dimana alveolus biasanya terinfeksi oleh cairan dan eritrosit berlebihan. Infeksi disebarkan oleh bakteri dari satu alveolus ke alveolus lain hingga dapat meluas ke seluruh lobus bahkan seluruh paru-paru.
5) Kanker Paru-Paru
Kanker paru-paru adalah kelainan karena pertumbuhan sel kanker yang tidak terkendali di dalam jaringan paru-paru. Kanker ini
mempengaruhi pertukaran gas di paru-paru dan menjalar ke seluruh bagian tubuh34
6) Penyakit Influenza
Influenza disebabkan oleh virus influenza. Gejala yang ditimbulkan antara lain pilek, hidung tersumbat, bersin-bersin, dan tenggorokan terasa gatal. Influenza merupakan suatu penyakit infeksi akut saluran pernafasan terutama ditandai oleh demam, gigil, sakit otot, sakit kepala dan sering disertai pilek, sakit tenggorokan dan batuk yang tidak berdahak.
B. Kajian Studi yang Relevan
Penelitian ini berdasarkan tiga penelitian yang relevan yaitu:
1. Penelitian oleh Aji Arif Nugroho yang berjudul Pengembangan Media Pembelajaran Berbantuan Blog Pada Materi Trigonometri 35tujuannya penelitian ini mengetahui kelayakan media pembelajaran yang efisien untuk siswa pada pembelajaran trigonometri. Penilaian oleh 2 ahli materi 2 ahli media dan 1 ahli bahasa dan 33 peserta didik SMAN 1 Batanghari.
Berdasarkan hasil penilaian validasi ahli materi, ahli media, dan ahli Bahasa umumnya “sangat baik”. Sedangkan uji coba skala besar peserta didik “baik” dengan demikian dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran khususnya materi trigonometri.
34 Saktiyono. Biologi. (Jakarta: PT Gelora Aksara Pratama, 2004), 180
35 Aji Arif Nugroho, Pengembangan Media Pembelajaran Berbantuan Blog Pada Materi Trigonometri, Skripsi : Raden Intan Lampung,2017
2. Penelitian yang dilakukan oleh Yuli Andriani yang berjudul Pengembangan Media Pembelajaran Biologi Blog Berbasis Blended Learning Disertai Latihan Soal Berfikir Kritis Untuk Siswa SMP.
36Penelitian ini merupakan penelitian lanjutan yang hasil penelitian dilaksanakan di SMP AL Azhar 3 Bandar Lampung. Penelitian ini hasil yang didapat ahli materi adalah 93%. Validasi ahli media adalah 97%, validasi ahli bahasa adalah 91% dan penilaian guru pendidik adalah mencapai sebesar 95% dengan rata-rata 95,25% termasuk pada kriteria yang sangat layak. Uji kelompok kecil 91% dan uji kelompok besar 92%
aturan yang benar-benar dapat dicapai sehingga media blog dapat digunakan oleh peserta didik.
3. Penelitian relevan oleh Riska Puspita Nanda yang berjudul Pengembangan Media Pembelajaran Berbantuan Blog Untuk Meningkatkan Habits Of Mind Pada Materi Sistem Gerak Pada Manusia. 37Penelitian menggunakan jenis R&D menggunakan metodologi Borg & Gall. Prosedur pengumpulan informasi seperti lembar validasi, angket, respon guru dan peserta didik. Berdasarkan analisis data menggunakan data kuantitatif dan kualitatif. Hasil dari penilaian ahli Bahasa, ahli media, ahli materi sudah “Sangat Layak”.
Respon guru pendidik “Sangat Layak” dan reaksi siswa menunjukkan 88%. Dengan ini hasil validasi media memenuhi kriteria.
36 Yuli Andriani, Pengembangan Media Pembelajaran Biologi Blog Berbasis Blended Learning Disertai Latihan Soal Berfikir Kritis Untuk Siswa Smp, Skripsi : Raden Intan Lampung, 2020
37 Riska Puspita Nanda, Pengembangan Media Pembelajaran Berbantuan Blog Untuk Meningkatkan Habits Of Mind Pada Materi System Gerak Pada Manusia, Skripsi : Raden Intan Lampung, 2019
C. Kerangka Pikir
Proses pembelajaran di MAN 1 Lampung Timur membuat sistem pembelajaran berubah secara drastis menjadi tatap muka terbatas. Guru mengalami kesulitan dalam mengembangkan sumber pembelajaran yang dapat dijangkau oleh peserta didik dan dapat di akses melalui internet pembelajaran dengan berbasis informasi dan teknologi saat pembelajaran.
Guru cenderung menyampaikan pembelajaran yang berpedoman pada buku teks dan power point.
Berdasarkan hasil wawancara guru biologi tidak ada sumber pembelajaran yang dapat diakses melalui internet pada materi sistem pernapasan sehingga menjadikan sumber pembelajaran kurangnya pembaharuan pada pembelajaran untuk menarik peserta didik dengan berbagai fitur dan adanya jaringan internet juga penyediaan wifi gratis oleh pihak sekolah sehingga tercapainya aktivitas pembelajaran dapat menghadirkan dampak internet positif bagi peserta didik salah satu bentuk sumber pembelajaran yang dapat dikembangkan adalah sumber pembelajaran berbasis blog dengan harapan peserta didik dapat memanfaatkan jaringan internet sebagai sumber pembelajaran sehingga dapat diakses melalui pembelajaran jarak jauh oleh peserta didik. Berikut ini bagan alur kerangka berfikir terdapat pada Gambar 2.1 sebagai berikut
Solusi
Harapan
Tahapan Pengembangan
Gambar 2.1 Bagan Kerangka Pikir Proses pembelajaran
tatap muka terbatas
Sumber pembelajaran kurang
Fasilitas internet kurang
dimanfaatkan dalam pembelajaran biologi
Sumber pembelajaran berbasis blog
Fasilitas internet dimanfaatkan dalam pembelajaran biologi Efisiensi
pembelajaran tatap muka terbatas
Sumber Pembelajaran yang digunakan menarik
Uji validasi
Validasi Materi Validasi Media
Revisi Produk Implementasi
Uji Coba Produk Respon Guru
Uji Coba Produk Respon Peserta Didik Respon Pne