PENDAHULUAN
Pertanyaan Penelitian
Tujuan dan Manfaat Penelitian
Penelitian Relevan
Data primer diperoleh dari informan penelitian yang terdiri dari 32 pelaku UMKM kreatif, pemerintah dan akademisi pemerhati UMKM. Hasil kajian menunjukkan bahwa UMKM kreatif di Kota Bandar Lampung belum dapat dijadikan sebagai penopang utama perekonomian Kota Bandar Lampung. UMKM kreatif di Kota Bandar Lampung memiliki kemampuan yang terbatas dan mengalami kendala dalam mengembangkan usahanya.
Hal tersebut menyebabkan UMKM kreatif tidak mampu memberikan ciri khas tersendiri bagi kota Bandar Lampung. Permasalahan UMKM kreatif di kota Bandar Lampung meliputi permodalan, bahan baku dan faktor produksi, tenaga kerja, biaya transaksi, pemasaran dan HAKI (Hak Kekayaan Intelektual). Eja Armaz Hardi Mahasiswa Fakultas Syari'ah dan Ekonomi Islam Program Studi Ekonomi Islam IAIN Raden Intan Lampung (2013) meneliti Analisis Pemberdayaan Masyarakat Muslim Miskin Melalui Qardhul Hasan. Penelitian ini menggunakan empat variabel bebas Masa Program (JWP), Kualitas Bantuan (KP), Lama Jam Kerja (LJK) dan Sedekah (SDKH) dengan variabel terikat Peningkatan Pendapatan (PD).
Semua kajian atau tesis tersebut memiliki topik yang sama dengan penelitian yang dilakukan, yaitu pemberdayaan ekonomi. 8 Ejaan Armaz Hardi, Analisis Pemberdayaan Masyarakat Muslim Miskin Melalui Qardhul Hasan, IAIN Raden Intan Lampung (2013). www.iainradenintan.ac.id.
LANDASAN TEORI
- Pengertian Kelompok Tani
- Ciri-Ciri Kelompok Tani
- Fungsi Kelompok Tani
- Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
- Konsep Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
- Tujuan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pedesaan
- Prinsip-Prinsip Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
- Pendekatan Dalam Pemberdayaan Masyarakat
- Peranan Kelompok Tani Dalam Meningkatkan
Jadi kelompok tani padi merupakan kumpulan orang-orang yang mempunyai kegiatan berupa bercocok tanam yang hidup bersama sebagai satu kesatuan identitas dan interaksi antara sistem norma yang berlaku dalam diri mereka. Kemiskinan merupakan masalah besar yang perlu dipecahkan, karena kemiskinan membuat keluarga tidak bahagia, oleh karena itu diharapkan peran kelompok tani untuk membantu pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kelompok tani memiliki ciri saling mengenal, dikenal dan saling percaya antar anggota, memiliki pandangan dan kepentingan yang berbeda.
Kelompok tani sebagai unit produksi pertanian yang terwujud sepenuhnya harus dilihat sebagai unit usaha yang dapat dikembangkan untuk mencapai skala ekonomi, baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Oleh karena itu, penduduk aslilah yang mengetahui bagaimana mengembangkan potensi ekonominya, salah satunya dengan membentuk kelompok tani. Berdasarkan uraian di atas, terdapat permasalahan yang menjadi kewajiban kita sebagai kelompok tani untuk melihat bagaimana sistem pemberdayaan ekonomi masyarakat pedesaan yang terjadi di desa Srisawahan.
Kelompok tani dalam suatu desa memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap perubahan perekonomian masyarakat desa, terutama dengan membantu masyarakat desa kecil dan menengah. Dengan adanya peran kelompok tani diharapkan dapat membantu masyarakat untuk memperkuat perekonomian di Desa Srisawahan. Untuk bertahan lama, kelompok tani ini tentunya harus memiliki nilai-nilai keberdayaan dan diperkuat dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku dalam Islam.
METODE PENELITIAN
Sumber Data
Sumber primer yaitu “data yang diperoleh dari cerita pelaku kejadian itu sendiri, dan atau saksi mata yang mengalami atau mengetahui kejadian tersebut. 24. Sumber primer adalah” data yang dapat diperoleh langsung dari lapangan termasuk laboratorium. Ini disebut sumber primer”. Berdasarkan keterangan di atas, maka sumber primer adalah sumber utama penelitian yaitu objek yang akan diteliti, dalam penelitian sumber primer yaitu data yang diperoleh dari kelompok tani Srinanding.
Penelitian ini termasuk data primer yaitu data yang diperoleh dengan melakukan wawancara dan observasi dengan pihak terkait yaitu Kelompok Tani Srinanding yang terdiri dari. Sumber sekunder adalah data yang diperoleh melalui bahan pustaka, yaitu diperoleh dengan melakukan penelusuran literatur dan penelusuran dokumen.
Teknik Pengumpul Data
Peneliti melakukan wawancara langsung dengan ketua Kelompok Tani Srinanding untuk mengetahui peran kelompok tani dalam meningkatkan keberdayaan ekonomi masyarakat Desa Srisawahan Kecamatan Punggur Kabupaten Lampung Tengah. Menurut Sugiyono, “observasi sebagai teknik pengumpulan data memiliki ciri khusus dibandingkan dengan teknik lainnya yaitu wawancara dan angket”. Observasi adalah teknik atau cara pengumpulan data dengan mengamati kegiatan yang sedang berlangsung.
Metode observasi digunakan untuk mengamati secara langsung peran kelompok tani dalam meningkatkan keberdayaan ekonomi masyarakat Desa Srisawahan Kecamatan Punggur Kabupaten Lampung Tengah kendala yang dihadapi dalam peran tersebut. Studi dokumentasi tidak hanya berarti studi sejarah, tetapi studi dokumen berupa data tertulis yang berisi informasi dan penjelasan serta pemikiran tentang fenomena nyata. Metode ini digunakan untuk memperoleh data tentang sejarah, tujuan, struktur organisasi, jenis usaha Boeregroep Srinanding dan sebagainya.
Teknik Analisis Data
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Desa Srisawahan
Posisi Kampung Srisawahan berada di bagian selatan Kecamatan Punggur yang berbatasan langsung dengan Kota Metro Madya dan Lampung Timur. Kampung (Kampung) Srisawahan dibuka tepatnya pada bulan Februari 1955. Sebelum menjadi pemukiman, merupakan hutan rimba dan hutan muda. Mula-mula dibuka oleh warga, berjumlah 57 KK, kemudian ditambah pendatang hingga tahun 1957 bertambah menjadi 197 KK dan diakui oleh Departemen Transmigrasi dan disahkan oleh pemerintah pada tahun 1957 dan diberi nama Desa (Kampung) Srisawahan sebagai pelopor ditafsirkan sebagai berikut.
Maka cita-cita desa Srisawahan adalah menjadi sumber pendapatan dari beras hasil sawah, yang sudah dibuktikan dengan keadaan desa Srisawahan saat ini. Oleh karena itu, kami berharap ketika masyarakat desa Srisawahan memberikan nama desanya, mereka sangat menginginkan daerah yang mereka tempati nantinya menjadi daerah persawahan, yang dapat meningkatkan produksi pertanian dengan tujuan meningkatkan kemakmuran dan pembangunan. masyarakat guna tercapainya cita-cita masyarakat Kampung Srisawahan yaitu: masyarakat yang adil, makmur, gemah ripah, loh jinawi, subur, kang sarwo tinandur, murah, kang sarwo tinuku. Oleh karena itu masyarakat Kampug Srisawahan selalu aktif bekerja dan berkolaborasi serta tidak meninggalkan musyawarah untuk mencari mufakat dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan.34 b. Keadaan geografis desa Srisawahan.
Mayoritas penduduk di Desa Srisawahan berprofesi sebagai petani sedangkan jumlah petani di Desa Srisawahan adalah 512 orang dan tanaman yang ditanam petani di Desa Srisawahan adalah jagung, padi, ubi kayu dan kedelai. Gambaran kondisi perekonomian masyarakat desa Srisawahan dapat dilihat dari potensi sumber daya yang ada seperti sumber daya alam, sumber daya manusia, sumber daya kelembagaan, serta sarana dan prasarana. Meningkatnya perekonomian masyarakat juga terlihat dari pola mata pencaharian dan sumber daya untuk menunjang kehidupan sehari-hari yang cukup penting bagi pemilik kendaraan untuk menunjang kegiatan sehari-hari di Desa Srisawahan, baik kendaraan roda dua maupun roda empat, dua kendaraan beroda sampai saat ini dinonaktifkan 821 dan mobil 73.
Sebagai upaya mengantisipasi masa kemarau yang diduga berdampak pada ketersediaan pangan, maka dibentuklah kelompok pelestari pangan masyarakat desa. Di sektor peternakan, saat ini terdapat 23 ekor sapi, 7 ekor kerbau, 300 ekor kambing dan 5000 ekor ayam, 300 ekor itik di desa Srisawahan. Potensi sumber daya berupa pertanian, kehutanan, perkebunan dan perikanan merupakan potensi sumber daya unggulan desa yang mendominasi kegiatan masyarakat yaitu hampir 8% masyarakat Srisawahan berprofesi sebagai petani, buruh tani, peternak, perekonomian masyarakat sangat baik dan berdampak pada pengurangan kemiskinan..
Jumlah data seluruh petani di desa Srisawahan dijelaskan pada tabel di bawah ini.
Kelompok Tani Srinanding
Bahkan, bupati memberikan bantuan kepada dua kelompok di Desa Srisawahan, tepatnya kelompok tani Srinanding dan Sido Makmur. Pada awal berdirinya, Kelompok Tani Srinanding beranggotakan 60 orang di bawah kepemimpinan Ali Umar. Alasan pengangkatan Ali Umar karena dianggap sebagai sesepuh desa dan memiliki keterampilan yang mumpuni dalam mengelola organisasi kelompok tani serta mampu memimpin kelompok tani Srinanding.
Sarana yang dimiliki kelompok tani tidak semuanya dalam keadaan baik, tetapi ada yang dalam keadaan baik dan ada yang rusak, sedangkan yang dalam keadaan baik adalah jalan tani, jaringan irigasi teknis, traktor tangan, perusahaan benih padi, kios-kios bersubsidi. pupuk/pengecer, peternakan sebagai penghasil pupuk organik. Jumlah data anggota kelompok tani Srinanding adalah 60 orang, yang terdiri dari 57 orang anggota laki-laki dan 3 orang anggota perempuan. Berdasarkan tabel di atas dapat disimpulkan bahwa jumlah anggota kelompok tani Srisawahan adalah 60 orang sedangkan luas lahan yang digarap adalah 37 hektar dan anggotanya berasal dari Dusun 3 RT.
Penetapan kebijakan petani yang telah dilaksanakan oleh Kelompok Tani Srinanding untuk mendukung keberhasilan program Kelompok Tani Srinanding adalah melalui beberapa kebijakan yaitu. Adapun peningkatan prosentase peningkatan hasil kelompok tani Srinanding mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu, hal ini dikarenakan peran kelompok tani sudah dilakukan secara maksimal, hal ini terlihat dari tabel berikut ini. Berdasarkan tabel di atas dapat dijelaskan bahwa kelompok tani Srinanding menanam padi, jagung, ubi kayu dan kedelai.
Tanaman yang ditanam oleh Kelompok Tani Srinanding setiap tahunnya mengalami kemajuan karena Kelompok Tani Srinanding selalu memberikan penyuluhan dan bimbingan jika petani mengalami kendala dalam penanaman, mulai dari persiapan, pelaksanaan dan pemanenan yang semuanya dievaluasi setiap musim.
Peranan Kelompok Tani Srinanding Dalam
- Konsep Pemberdayaan Kelompok Tani Srinanding
- Tujuan Pemberdayaan Kelompok Tani Srinanding
- Pendekatan Dalam Pemberdayaan yang dilakukan
- Kendala Yang Dihadapi Kelompok Tani
- Faktor Pendukung dan Penghambat Kegiatan
Menurut Pak Teguh, kelompok tani Srinanding sudah maksimal dalam menjalankan programnya, terbukti dari respon anggotanya. Di sisi lain, ada juga anggota kelompok tani Srinanding yang sukses di bidang pertanian (jagung, sayuran). Kelompok Tani Srinanding telah melakukan berbagai macam program/kegiatan untuk pemberdayaan ekonomi Desa Srisawahan, antara lain sebagai berikut.
Karena jika dilakukan seperti ini, petani tidak akan berkembang dan hanya bergantung pada pengelolaan kelompok tani Srinanding. Peran Kelompok Tani Srinanding telah terpenuhi dengan baik. Konsep Pemberdayaan Kelompok Tani Srisawahan Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Desa Srisawahan Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Desa Srisawahan.
Setiap tiga bulan sekali kelompok tani Srinanding mengadakan pertemuan rutin yang didampingi oleh petugas pertanian. Berdasarkan informasi di atas, konsep pemberdayaan yang dilakukan oleh Kelompok Tani Srinanding sudah kompleks untuk beberapa orang. Srinanding Tujuan Pemberdayaan Kelompok Tani Tujuan pemberdayaan kelompok tani meliputi: Yaitu tujuan pemberdayaan kelompok tani meliputi.
Untuk pelaksanaan program pemberdayaan ekonomi masyarakat pedesaan oleh Srinanding Boeregroep sebaiknya dilakukan diversifikasi usaha. Pelaksanaan program pemberdayaan ekonomi masyarakat pedesaan oleh Srinanding Boeregroep menghadapi beberapa kendala yang sebenarnya dapat diatasi bersama.