Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mendeskripsikan dan menganalisis perencanaan permainan tradisional Lompat Tali di TK Muslimat NU 123 Bangsalsari. Hasil penelitian: 1) Perencanaan permainan tradisional lompat tali di TK Muslimat NU 123 Bangsalsari yaitu: (a) Guru menyiapkan RPPM dan RPPH (b).
PENDAHULUAN
Fokus Penelitian
Apa pengaruh permainan tradisional Lompat Tali terhadap peningkatan motorik kasar anak kelompok B TK Muslimat NU 123 Bangsalsari tahun pelajaran 2022/2023? Mendeskripsikan dan menganalisis bentuk pelaksanaan permainan tradisional Lompat Tali di TK Muslimat NU 123 Bangsalsari tahun ajaran 2022/2023.
Manfaat Penelitian
Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pendidikan dan juga memberikan referensi tambahan bagi mahasiswa yang ingin mengembangkan kajian pendidikan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah pemahaman pembaca tentang peningkatan motorik kasar anak melalui lompat tali pada anak prasekolah. Diharapkan juga dapat menjadi referensi untuk menambah ilmu pengetahuan dan mengembangkan penelitian selanjutnya.
Definisi Istilah
Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk memberikan gambaran mengenai peran guru dalam meningkatkan keterampilan motorik kasar anak melalui permainan lompat tali dan juga dapat dijadikan bahan evaluasi bagi lembaga TK lainnya mengenai proses peningkatan keterampilan motorik kasar anak di sekolah. .untuk memperbaiki institusi.
Sistematika Pembahasan
Penelitian Terdahulu
Pengaruh Penggunaan Permainan Lompat Tali Terhadap Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun Di TK. Meningkatkan motorik kasar anak usia 5-6 tahun melalui Permainan Lompat Tali di Paud Al-Ikhlas, Tangerang Selatan.
Kajian Teori
Oleh karena itu, peneliti memberi judul “Penggunaan Permainan Tradisional Lompat untuk Meningkatkan Keterampilan Motorik Anak Kelompok B di TK Muslimat NU 123 Bangsalsari Jember”. Permainan lompat merupakan permainan yang berisi kegiatan-kegiatan yang dapat merangsang motorik kasar anak yaitu berlari, melompat, mendarat. Permainan ini memerlukan gerakan-gerakan tertentu dari anak. 31 Gusti Ayu Dwi Padmaswari, I Nyoman Wirya, Mutiara Magta, "Penggunaan Permainan Lompat Tali untuk Meningkatkan Keterampilan Motorik Kasar Kelompok A TK Sekolah Tunas Gama", (Tesis Diploma, Pendidikan Prasekolah (Volume 4.
32 Nunung Uswatun Hasanah, Bermain Lompat Tali dan Perkembangan Motorik Kasar pada Anak Usia Dini, (FKIP Universitas Lampung, Jl. Prof. Dari beberapa uraian di atas, dapat disimpulkan penelitian bahwa manfaat lompat tali adalah peningkatan kemampuan motorik kasar. Permainan lompat tali dapat melatih motorik besar anak, karena anak menggunakan otot besarnya dengan permainan lompat tali. Salah satu kegiatan bermain yang cocok untuk meningkatkan motorik kasar adalah permainan lompat tali. Ini merupakan salah satu permainan.
37 Made Ayu Anggraeni, “Pengaruh Permainan Tradisional Lompat Tali Terhadap Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun”, Jurnal Early Childhood Care &. 38 Oktami Mayusta Putri, “Pengaruh Permainan Lompat Tali Terhadap Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun”, Jurnal Ilmiah Pesona PAUD, Vol.8 No.1 (2022).
Lokasi Penelitian
Subjek Penelitian
- Teknik Pengumpulan Data
- Keabsahan Data
- Tahap-tahap penelitian
Dengan observasi partisipan ini maka data yang diperoleh akan lebih lengkap dan tajam serta memudahkan Anda memahami tingkat makna dari setiap perilaku yang terlihat.44. Dari penjelasan di atas jelas bahwa metode dokumentasi digunakan untuk mencari data-data yang telah didokumentasikan, seperti buku, laporan, arsip, kegiatan dan lain sebagainya. Berdasarkan data yang dimilikinya, peneliti mencari data, tema dan pola mana yang penting, sedangkan data yang dianggap tidak penting akan dibuang.Dalam penelitian ini pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi langsung di lembaga TK Muslimat NOW 123. yaitu kepala sekolah, guru kelas dan siswa mengenai lompat tali tradisional untuk mengembangkan motorik kasar anak.
Peneliti kemudian menyajikan datanya. Data disajikan setelah direduksi atau dirangkum. Data yang diperoleh dari hasil observasi dan wawancara dianalisis kemudian disajikan dalam bentuk catatan wawancara dan catatan lapangan. Data yang disajikan dalam bentuk wawancara dan catatan lapangan diberi kode sebagai data untuk mengorganisasikan data sehingga peneliti dapat menganalisisnya dengan cepat dan mudah. TK Muslimat NU 123 Bangsalsari langkah selanjutnya peneliti mengelompokkan hasil observasi dan wawancara agar dapat disajikan dan dibahas lebih detail dan disajikan dalam bentuk teks. Triangulasi merupakan suatu teknik pemeriksaan keabsahan data yang menggunakan sesuatu selain data tersebut untuk kepentingannya.
Tahapan ini merupakan tahap yang dilakukan pada saat peneliti melakukan penelitian di lapangan, pada tahap ini peneliti mulai terjun ke lapangan, dan mulai serius mengamati peristiwa-peristiwa yang terjadi di lapangan dan mengumpulkan data-data yang telah ditentukan sebelumnya. . Tahapan ini dilakukan dengan mengumpulkan data-data yang berkaitan dengan fokus penelitian dari lokasi penelitian dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi.
Gambaran Objek Penelitian
Pembelajaran aktif di TK MUSLIMAT SEKARANG 123 berlangsung selama 6 hari, dimulai pada hari Senin sampai dengan Sabtu, mulai pukul 07.30 hingga pukul 09.30 WIB. Berdasarkan data yang diperoleh dari bagian administrasi, dapat dikemukakan bahwa struktur organisasi TK Muslimat NU 123 adalah sebagai berikut: 60. Struktur organisasi di TK Muslimat NU 123 yaitu direktur Siti Mujikah, S.Pd, dan panitia 1, bendahara 1, sekretaris 1, guru kelas 2 yaitu kelas A dan B.61.
Data siswa kelompok B TK Muslimat NU 123 Bangsalsari Jember tahun ajaran 2022/2023 berjumlah 16 siswa yang terdiri dari 11 putra dan 5 putri.63. Sarana dan Prasarana di TK Muslimat NU 123 Bangsalsari Jember Unsur pendukung lain yang membantu lancarnya proses belajar mengajar di TK Muslimat NU 123 Bangsalsari Jember adalah tersedianya sarana dan prasarana yang memadai. Dari tabel tersebut terlihat bahwa sarana dan prasarana di TK Muslimat NU 123 Bangsalsari Jember sudah memadai untuk menunjang kegiatan pembelajaran di lembaga tersebut.64.
Selain program semester yang dipersiapkan untuk proses pembelajaran dalam bentuk pusat, TK Muslimat NU 123 Bangslasari Jember juga memiliki program kegiatan yang mencakup bidang pengembangan pembentukan perilaku dan keterampilan dasar pada anak. Muslimat NU 123 Pendidik TK Bangsalsari Jember melakukan evaluasi hasil belajar siswa setiap selesai pembelajaran, dengan.
Penyajian Data dan Analisi Data
- Perencanaan Permainan Tradisonal Lompat Tali Di TK Muslimat NU 123 Bangsalsari
- Bentuk Pelaksanaan Permainan Tradisonal Lompat Tali Di TK Muslimat NU 123 Bangsalsari
- Dampak Permainan Tradisional Lompat Tali Dalam Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Pada
Dari gambar tersebut peneliti menceritakan bahwa mereka akan memainkan permainan tradisional engklek, dan sekarang mereka akan memberitahukan lokasi permainan yang akan dimainkan besok dan secara acak menentukan kelompok permainan tradisional engklek tersebut.68. Dari data yang disajikan di atas dapat disimpulkan pada perencanaan permainan tradisional lompat di TK Muslimat NU 123, sebagai berikut: Guru menyiapkan RPPM dan RPPH, guru menentukan topik, guru menentukan media permainan, guru menentukan lokasi dimana permainan akan berlangsung, dan guru secara individu menentukan kelompok bermain secara acak. Bentuk pelaksanaan yang akan dilakukan dalam permainan tradisional lompat ski ini sesuai dengan langkah-langkah yang telah ada. Setiap langkah permainan tradisional lompat tali akan selalu dipandu oleh guru agar anak dapat meningkatkan kesehatan dan keseimbangan tubuhnya.
Pada gambar ini seorang guru mengawasi seorang anak memainkan permainan tradisional lompat tali sampai selesai, agar anak dapat bermain dengan lebih baik dan mengikuti langkah-langkah yang diberikan oleh guru.76. Oleh karena itu dari bentuk pertunjukan yang telah dipraktekkan yaitu permainan tradisional lompat tali yang dalam permainan ini menggunakan karet gelang yang mudah ditemukan, maka bentuk pertunjukan dari permainan ini adalah dengan terlebih dahulu menentukan kelompok dengan hompipo melompati karet gelang di bagian mata kaki, dilanjutkan dengan lutut, lagi-lagi dilanjutkan dari perut hingga puncak kepala. Berdasarkan data yang tersaji di atas maka bentuk pertunjukan permainan tradisional lompat tali di TK Muslimat NU 123 Bangsalsari dapat disimpulkan: Berdoa bersama, Guru menjelaskan tata cara permainan, Guru membagi menjadi beberapa kelompok, Guru mempraktikkan permainan tradisional permainan lompat tali, Anak secara bergiliran memainkan permainan tradisional lompat tali, Guru mengawasi anak dalam memainkan permainan lompat tali dan mengingat (mengevaluasi kegiatan hari ini, memberikan informasi kegiatan besok dan berdoa).
Pengaruh Permainan Tradisional Lompat Tali Dalam Meningkatkan Motorik Kasar Anak Pada Peningkatan Motorik Kasar Anak Kelompok B TK Muslimat NU 123 Bangsalsari. 3 Dampak permainan tradisional lompat tali terhadap peningkatan motorik kasar anak kelompok B di TK Muslimat NU 123 Bangsalsari.
Pembahasan Tambahan
- Perencanaan Permainan Tradisonal Lompat Tali Di TK Muslimat NU 123 Bangsalsari
- Dampak Permainan Tradisional Lompat Tali Dalam Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Pada
Berdasarkan hasil di TK Muslimat NU 123, guru menentukan lokasi permainan karena menentukan lokasinya agar anak-anak nyaman bermain dan terhindar dari bahaya apabila bermain di tempat yang telah ditentukan. Berdasarkan hasil di TK Muslimat NU 123, pembentukan kelompok dilakukan oleh guru dengan menggunakan metode hompipa, dimana anak akan membuat hompipa sampai. Berdasarkan data diatas, setelah dilakukan analisa dengan menggabungkan teori dan temuan di lapangan, maka dapat diartikan bahwa perencanaan dalam permainan tradisional lompat tali di TK Muslimat NU 123 Bnagsalsari sudah sesuai dengan data di lapangan dan dapat disimpulkan. dikatakan sangat bagus.
Ketiga, kegiatan penutup pembelajaran merupakan kegiatan yang dilakukan guru untuk menyimpulkan kegiatan inti pembelajaran. Dalam kegiatan ini guru mengevaluasi materi yang disampaikan, kegiatan yang harus diselesaikan esok hari dan berdoa bersama. Dari data diatas, setelah dilakukan analisa dengan menggabungkan teori dengan temuan lapangan maka dapat diartikan bahwa bentuk pelaksanaan permainan tradisional lompat tali di TK Muslimat NU 123 Bangsalsari sudah sesuai dengan data lapangan dan dapat dikatakan baik. . Berdasarkan hasil observasi, wawancara dan dokumentasi di TK Muslimat NU 123 dapat diuraikan sebagai berikut.
Dari hasil temuan di TK Muslimat NU 123 Bangsalsari : pada saat latihan lompat anak menggunakan lompat tali tradisional dengan fase tinggi karet, pertama lompat pada mata kaki, lompat pada lutut, lompat pada perut, lompat pada dada dan melompat ke kepala. Dari data diatas, setelah dianalisis dengan menggabungkan teori dengan temuan di lapangan maka dapat diartikan bahwa pengaruh lompat tali tradisional terhadap peningkatan motorik kasar anak kelompok B di TK Muslimat NU 123 Bangsalsari sesuai dengan data di lapangan. dan bisa dianggap baik.
PENUTUP
Saran
- Lokasi Penelitian
- Informan a. Kepala
- Pendekatan dan Jenis Penelitian
- Teknik Pengumpulan Data
Anggraeni, Made Ayu, “Pengaruh Permainan Tradisional Lompat Terhadap Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun”, Jurnal Perawatan & Edukasi Anak Usia Dini 1(1), (Maret 2018) Hal. Hasanah, Nunung Uswatun, Bermain Lompat Tali dan Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia Dini, FKIP Universitas Lampung, Jl. Khotimah, Lailatul Khusnul, “Upaya meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia dini melalui tari kreasi di RA Rhaudhotul Huda Sumber.
Muslimah, Esa, “Meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia 5-6 tahun melalui permainan papan lompat di Paud Al-Ikhlas Tangsel”, Skripsi, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, 2019. Padmaswari, Gusti Ayu Dwi, I Nyoman Wirya , Mutiara Magta, “Penerapan Permainan Lompat Tali Untuk Meningkatkan Keterampilan Motorik Kasar Kelompok A TK Sekolah Tunas Gama”, Skripsi, Pendidikan Anak Usia Dini (Volume 4) Putri, Oktami Mayusta, “Pengaruh Permainan Lompat Tali Terhadap Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun”, Jurnal Ilmiah Pesona PAUD, Vol.8 No.1 (2022).
Rudiyanto, Ahmad, Perkembangan Motorik Kasar dan Halus pada Anak Usia Dini, Way Jepara Lampung: Darussalam Press Lampung, 2016. Yuniantik, Verani, “Pengaruh penggunaan permainan lompat tali terhadap perkembangan motorik kasar anak usia 5-6 tahun di TK.”
Pedoman Dokumentasi
Pedoman Wawancara
Apa dampak permainan tradisional lompat tali terhadap peningkatan motorik kasar anak kelompok B di TK Muslimat NU 123 Bangsalsari. Program Studi : PENDIDIKAN ISLAM UNTUK ANAK DINI untuk mengetahui “Penerapan Permainan Tradisional Lompat Tali Untuk Meningkatkan Keterampilan Motorik Kasar Anak Kelompok B di TK Muslimat SEKARANG 123 Bangsalsari” selama 30 (tiga puluh) hari dalam kewenangan Bapak/Ibu SITI MUJIKAH , S.Pd.