• Tidak ada hasil yang ditemukan

SLIDE PENGANTAR TENTANG TELEMEDICINE

N/A
N/A
handrian rahman

Academic year: 2024

Membagikan "SLIDE PENGANTAR TENTANG TELEMEDICINE"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

Telemedicine

(2)

Deskripsi Modul Telemedicine

Modul elektif pada semester VII Fakultas Kedokteran Militer Unhan- RI.

Total bobot kredit semester mencapai 3 SKS yang akan diberikan selama 3

minggu.

Adalah modul pemebelajaran dengan memberikan gambaran pengembangan

teknologi terkini sehingga memiliki pengetahuan dasar tentang telemedicine, praktik telemedicine di

berbagai negara, pengembangan teknologi telemedicine serta pengaplikasiaanya dalam praktek sehari-hari dan dalam praktek militer.

Pendekatan yang dilakukan Telemedicine yang mencakup 3

komponen, yaitu:

Memahami konsep Telemedicine dan E- Health

Menggambarkan pengaplikasian telemedicine dan E-health pada

penugasan sehari-hari.

Pengaplikasian telemedicine dan e- health serta kendala yang ditemui pada

saat penugasan prajurit

(3)

Capaian Pembelajaran Lulusan

CPL 1 Mampu melaksanakan praktik kedokteran yang profesional sesuai dengan nilai dan prinsip ketuhanan, moral yang luhur, etika, disiplin, hukum dan sosial budaya dalam supervisi adekuat (area kompetensi profesionalitas luhur).

CPL 2 Mampu menerapkan praktik kedokteran dengan menyadari keterbatasan, mengatasi masalah personal, mengembangkan diri,

mengikuti penyegaran dan peningkatan pengetahuan secara berkesinambungan serta mengembangkan pengetahuan demi keselamatan pasien (area kompetensi mawas diri).

CPL 3 Mampu menggali dan bertukar informasi secara verbal dan non verbal dengan pasien pada semua usia, anggota keluarga,

masyarakat, kolega dan profesi lain dalam tatanan simulasi dan dengan berbagai pihak dalam tatanan akademis (area kompetensi komunikasi efektif).

CPL 4 Mampu memanfaatkan teknologi informasi komunikasi dan informasi kesehatan dalam tatanan akademis dan simulasi kasus (area kompetensi pengelolaan informasi).

CPL 5 Mampu mengelola masalah kesehatan berdasarkan landasan ilmiah ilmu kedokteran dan kesehatan yang mutakhir untuk mendapatkan hasil yang optimum (area kompetensi landasan ilmiah ilmu kedokteran).

CPL 6 Mampu mengelola masalah kesehatan melalui telemedicine dan E health (area kompetensi pengelolaan kesehatan)

CPL 7 Mampu mengelola masalah kesehatan matra yang terdiri dari kesehatan terkait CBRNE, bencana, dan intelijen medik secara

komprehensif, holistik, koordinatif, kolaboratif dan berkesinambungan dalam penggunaan Telemedicine dengan menerapkan prinsip kedokteran militer dalam tatanan simulasi (area kompetensi pelayanan kesehatan matra)

CPL 8 Mampu mengidentifikasi topik, menyusun rencana, mengumpulkan data, melaporkan dan mempresentasikan hasil penelitian di bidang kedokteran, kesehatan bencana, kesehatan matra dan CBRNE dengan menerapkan prinsip siklus penyelesaian

masalah dan metode ilmiah (area kompetensi riset dan teknologi kedokteran militer)

(4)

CPMK 1 Bila dihadapkan pada kasus sebenarnya dalam individu atau masyarakat, mahasiswa mampu mengidentifikasi, menyelesaikan, dan menilai hasil penyelesaian masalah kesehatan dengan mengedepankan pengaplikasian telemedicine baik dalam praktek sehari-hari, maupun pada saat praktek militer

SUB Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (SUB CPMK)

CPMK 1 SUB Mampu memahami dan menjelaskan Penerapan pelayanan berbasis telemedicine di Indonesia, terkait dengan kebijakan-kebijakan dan pembaharuan pelayanan Kesehatan berbasis Telemedicine di Indonesia

SUB

CPMK 2 Mampu memahami dan menjelaskan mengenai penerapan prinsip pelayanan berbasis telemedicine dan keterkaitannya dengan praktek sehari-hari

SUB

CPMK 3 Mampu memahami dan menjelaskan mengenai pelayanan telemedicine dalam kegiatan militer

Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK)

(5)
(6)
(7)
(8)

Kegiatan

Pembelajaran : Kuliah

Tutorial 2x Pleno 2x

Praktik

Lapangan 1x

Kode

kuliah Materi JP Departemen Dosen Pengampu

K1 Pengantar Modul Telemedicine 1 IKM dr. Handrian Purawijaya, Sp.Em., MARS

K2 Konsep E-Health dan Telemedicine 2 IKM dr. Handrian Purawijaya, Sp.Em., MARS

K3 Aplikasi Telemedicine dan E Health

di Indonesia dan Berbagai Negara 2 IKM dr. Handrian Purawijaya, Sp.Em., MARS

K4 Aspek Etik, Privasi Dan

Perlindungan Data (Big Data) dan Pelayanan Telemedicine

2 IKM Zahwa Azzahra, ST., M.Sc

K5 Dokumentasi Dan E-Medical Record Dalam Penggunaan Telemedicine

2 IKM Marsma (Purn) Wawan

Mulyawan, Sp. BS., Sp. KP K6 Aspek Hukum Dalam Pelayanan

Telemidicine 2 IKM Dr. Dr. dr. Dian Andriani Ratna

Dewi, SP. KK., FAADV., M.

Biomed., MARS K7 Kebijakan Pemerintah Dalam

Implementasi Telemedicine 2 IKM dr. Novita Indah., M. Biomed (AAM )

K8 Telemedicine dan Perkembangan

Teknologi 2 Kedokteran

Militer Dr. Sherryn, MBBS., MSPH K9 Layanan Farmasi Dan E-Resep

Dalam Pelayanan Telemedicine 2 Farmako dr. Putrya Hawa, M.Biomed K10 Aplikasi Telemedicine di Negara

Kepulauan 2 Kedokteran

Militer Kolonel (Purn) Iwan Trihapsoro, Sp. KK

K11 Telemedicine Dalam Kesehatan

Militer dan Operasi Militer 2 Kedokteran

Militer Marsma Dr. dr. Arif Setiawan, Sp.

OG K12 Penerapan Telemedicine Untuk Program

Jaminan Kesehatan Nasional 1 IKM dr. Hanifah, M. Kes

(9)

Praktik Lapangan (PK3D)

No Waktu Kegiatan Pembicara

1 08.00 – 08.30 Registrasi Committee

2 08.30 – 09.00 Pembukaan Committee

3 09.00 – 10.30 Introduction of Company Profile 1. What is PK3D?

2. Implementation of Telemedicine at PK3D

dr. Winarto., MARS

4 10.30 – 12.00 Telemedicine Support for Prehospital Care Emergency Medical Services

dr. Sartika and Team

ISHOMA Committee

5 13.00 – 14.30 Telemedicine Use in Disaster and Health Crisis Response dr. Sartika and Team

6 14.30 – 15.15 CCA Room & System Tour dr. Sartika and Team

7 15.15 - 16.00 Ambulance Unit Show dr. Roy Michael and Team

(10)

TERIMA KASIH

Referensi

Dokumen terkait

Kader dan mahasisa mampu memerikan pendidikan kesehatan terkait masalah pene*ahan+ penan*anan dan peraatan 77 kepada kader+ a*re*at remaa dan ar*a

Berdasarkan WHO (World Health Organization ) ,tingkat pertumbuhan penyakit diabetes merupakan yang tertinggi saat ini . Salah satu masalah kesehatan utama di dunia yaitu diabetes . Diabetes sering terjadi karena gagalnya tubuh dalam memproduksi hormon insulin yang berfungsi membawa glukosa ke sel dalam tubuh untuk menjadi bahan bakar energi bagi tubuh kita. Pada tahun 2019 , Indonesia menduduki peringkat ke 7 di dunia dengan jumlah penderita diabetes tertinggi setelah China , India , dan Amerika Serikat. Pendeteksi dini penyakit diabetes dapat menurunkan tingkat pertumbuhan orang terkena penyakit diabetes. Salah satu cara untuk mendeteksi penyakit diabetes dapat menggunakan algoritma machine learning .