• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sosialisasi Pendidikan Politik di Desa Sambirejo

N/A
N/A
arianca

Academic year: 2024

Membagikan " Sosialisasi Pendidikan Politik di Desa Sambirejo"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

YAYASAN PUSAKA INDONESIA KEMBALI MENGADAKAN SOSIALISASI PENDIDIKAN POLITIK

Yayasan Pusaka Indonesia Kembali mengadakan sosialisasi Pendidikan politik pada pemilihan Kepala Daerah Provinsi Sumatera Utara dan Kabupaten/Kota Tahun 2024.

Sebelumnya, Yayasan Pusaka Indonesia menggelar sosialisasi Pendidikan Politik di SMK TELKOM 1 Medan pada tanggal 21 Mei 2024 dengan fokus kepada pemilih pemula dan pemilih muda yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran politik mereka.

Minggu, 09 Juni 2024 – Yayasan Pusaka Indonesia melakukan sosialisasi Pendidikan politik di desa Sambirejo timur, Dusun Bakung. Kali ini target Pendidikan Politik berfokus kepada Perempuan, tentu Yayasan Pusaka Indonesia memiliki tujuan yang sama yaitu untuk meningkatkan kesadaran politik dan partisipasi aktif dalam pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) Provinsi Sumatera Utara dan Kabupaten/Kota Tahun 2024.

Sosialisasi yang di hadiri ± 30 orang ibu – ibu ini merupakan Kelompok ibu – ibu pengajian yang setiap harinya melakukan pengajian, berkebun, memasak, dan mereka juga kerap membuat produk berupa Saus Tauco yang di olah dari hasil kebun mereka sendiri dan di kemas dengan kemasan yang menarik. Namun hari ini kegiatan mereka di isi dengan mengikuti kegiatan Pendidikan Politik yang di isi oleh ibu Timo Dahlia Daulay S.H., M.H Mantan Ketua KPU Deli Serdang.

Materi yang dipaparkan oleh Narasumber juga ada hubungannya terhadap perempuan.

Dalam pemaparannya, Timo Dahlia Daulay memberikan wawasan yang mendalam tentang Perempuan yang harus selalu memboboti dirinya akan ilmu pengetahuan tentang apa saja termasuk ilmu Pendidikan politik ini.

“Perempuan bukan hanya sebagai objek hukum di Indonesia tetapi juga sebagai Subjek hukum, maka dari itu kita kaum Perempuan harus selalu memboboti diri kita akan ilmu

(2)

pengetahuan tentang apa saja termasuk ilmu politik, karena kita juga adalah warga negara dan di UUD 1945 tidak ada dibilang warga negara laki laki tetapi setiap warga negara berhak, maka kita juga adalah subjek hukum sama seperti laki laki” Ujar Timo Dahlia Daulay.

Selain memotivasi, Timo Dahlia Daulay juga memaparkan materi yang mendalam terkait Pemilihan Umum mulai dari penjelasan mengapa PEMILU di adakan serentak di tahun 2024, Prosedur Pemilihan, Aturan - aturan yang berlaku di TPS, model – model kecurangan, dan juga struktural yang ada di TPS.

Tentunya pemaparan mendalam ini dilakukan agar ibu – ibu yang mengikuti sosialisasi ini dapat lebih memahami terkait prosedur Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) Provinsi Sumatera Utara dan Kabupaten/Kota tahun 2024.

Direktur Yayasan Pusaka Indonesia, Muhammad Mitra Lubis S.H., M.H juga menyampaikan kepada ibu – ibu pengajian tersebut bahwa dengan Pendidikan Politik ini harapannya ibu ibu ini dapat memiliki pengetahuan yang lebih terkait materi yang dipaparkan dan menambah semangat aktif untuk berpartisipasi dalam pesta politik khususnya di Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) Provinsi Sumatera Utara dan Kabupaten/Kota tahun 2024 ini.

“semoga ibu ibu disini mendapatkan ilmu yang berkah terkhusus dalam Pendidikan Politik ini, dan semoga dengan adanya sosialisasi ini akan menjadi tambahan semangat buat ibu – ibu untuk aktif berpartisipasi dalam Pesta Politik nanti di Tanggal 27 November 2024, Gunakan hak suara sebaik mungkin dengan cara kenali siapa yang akan menjadi pilihan untuk bisa memimpin Kota medan dan Gubernur Provinsi Sumatera Utara” Ujar Muhammad Mitra Lubis.

Yayasan Pusaka Indonesia berharap dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan hal positif bagi Kelompok ibu – ibu pengajian tersebut, dan mendorong semangat mereka untuk ikut serta dalam Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) Provinsi Sumatera Utara dan Kabupaten/Kota tahun 2024 yang akan datang.

https://medan.tribunnews.com/2024/06/12/yayasan-pusaka-indonesia-kembali-gelar- sosialisasi-pendidikan-politik

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sarana-sarana sosialisasi paling dominan dalam proses sosialisasi politik pada masyarakat nagari di Sumatera Barat dan

untuk berpartisipasi dalam Pemilihan Gubernur Sumatera Utara tahun 2013, 3). Untuk mengetahui hubungan korelasional antara pemahaman politik dengan kesadaran politik pekerja

Dalam pemilihan umum kepala daerah Sumatera Utara yang akan dilaksanakan pada tahun 2013 partai demokrat telah mengambil kebijakan politik untuk menentukan calon yang akan

Seandainya Pemilihan Gubernur Provinsi Sumatera Utara dilakukan hari ini, dari 3 pasangan calon berikut ini telah didukung oleh partai politik 1). Pasangan DJAROT

Skripsi dengan judul “Persepsi Politik Uang Terhadap Daya Pilih Masyarakat Dalam Pemilihan Kepala Desa Karanglo Kecamatan Sukorejo Kabupaten Pasuruan Periode 2019-2024”

Peneliti sengaja mengangkat judul penelitian skripsi tentang “PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT DESA DALAM PEMILIHAN KEPALA DESA (Studi : Pemilihan Kepala Desa di Desa

Penelitian ini berjudul Iklan Luar Ruang Politik dan Perilaku Politik (Studi Korelasional Mengenai Pengaruh Iklan Luar Politik pada Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur Sumatera

Berdasarkan hasil penyusunan tersebut, perlu ada perhatian khusus dari Komisi Pemilihan Umum kepada para pemilih pemula untuk memberikan sosialisasi politik terkait dengan Pemilihan