• Tidak ada hasil yang ditemukan

Spesifikasi Teknis Lantai Screed Konvensional

N/A
N/A
Yan Aribowo

Academic year: 2025

Membagikan "Spesifikasi Teknis Lantai Screed Konvensional"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

SPESIFIKASI TEKNIS PEKERJAAN ARSITEKTUR & INTERIOR PEKERJAAN BETON NON STRUKTURAL

PEKERJAAN LANTAI SCREED ( KONVENSIONAL )

1. LINGKUP PEKERJAAN

a. Bagian ini meliputi pengadaan bahan-bahan, tenaga, peralatan dan perlengkapan serta pemasangannya untuk menghasilkan pekerjaan yang berkwalitas.

b. Lantai screed digunakan pada lantai bawah finishing lantai seperti yang ditunjukkan dalam gambar rencana dan sesuai dengan petunjuk Direksi Lapangan.

2. PENGENDALIAN PEKERJAAN

Seluruh pekerjaan ini harus sesuai dengan salah satu persyaratan dalam : a. NI-8, SII-0013-81, atau ASTM C 150-78A

b. PUBI 1982 pasal 11 dan SII-0404-80 c. PUBI 1982 pasal 11 dan SII-0404-80 d. PUBI 1982 pasal 9 AFNOR P 18 - 303

e. Pengendalian seluruh pekerjaan ini harus sesuai dengan persyaratan dalam NI-2, NI-8 dan PUBI 1982.

3. BAHAN-BAHAN

a. Semen Portland harus dari kualitas terbaik dan memenuhi persyaratan dalam NI-8, SII-81 & ASTM.

b. Pasir harus memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam PUBI 1982 pasal 11.

c. Air harus memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam PUBI 1982.

d. Contoh-contoh

Kontraktor harus menyerahkan contoh bahan yang akan digunakan kepada Direksi Lapangan untuk mendapatkan persetujuan.

4. PELAKSANAAN

a. Lantai screed dilakukan pada dasar lantai plat beton yang telah dibersihkan dari segala kotoran, debu dan bebas dari pengaruh pekerjaan yang lain.

b. Bahan lantai screed merupakan campuran dari bahan PC (portland cement) dengan pasir yang memenuhi syarat-syarat yang telah ditentukan.

c. Tebal adukan screed minimal 2 cm s/d 4 cm dengan campuran 1 : 3.

Permukaan lantai screed harus betul-betul rata dengan kemiringan sesuai ketentuan dan tidak cacat, yaitu :

- 2 cm s/d 4 cm untuk finish aci dan cat.

- 3 cm untuk granit / marmer.

- 2 cm untuk homogeneous tile / keramik, kecuali area basah bergantung pada kemiringan dengan ketentuan minimum 2 cm.

d. Sebelum lantai screed dilakukan, alas lantai screed harus dibersihkan dengan air bersih, setelah bersih alas lapisan dilapis cairan semen (air semen) maksimum 20 menit, selanjutnya lapisan screed dapat dilaksanakan.

e. Pengecoran dilakukan sekaligus pada masing-masing lokasi pasangan.

f. Seluruh permukaan lantai screed dilapis acian dari bahan adukan semen murni.

g. Screed harus dibasahi selama 7 hari.

h. Untuk pemasangan bahan-bahan finishing lantai dapat dipasang minimum setelah 7 (tujuh) hari atau setelah mendapat persetujuan Direksi Lapangan.

04- 1

PT YODYA KARYA (Persero) PENGEMBANGAN DATA CENTER

Divisi Gedung KEMENTERIAN KEUANGAN Tahun Anggaran 2022

(2)

SPESIFIKASI TEKNIS PEKERJAAN ARSITEKTUR & INTERIOR PEKERJAAN BETON NON STRUKTURAL

PEKERJAAN LANTAI SCREED INSTANT (SEMEN INSTANT)

1. LINGKUP PEKERJAAN

a. Bagian ini meliputi pengadaan bahan-bahan, tenaga, peralatan dan perlengkapan serta pemasangannya untuk menghasilkan pekerjaan yang berkwalitas.

b. Lantai screed digunakan pada lantai bawah finishing lantai seperti yang ditunjukkan dalam gambar rencana dan sesuai dengan petunjuk Direksi Lapangan.

2. PENGENDALIAN PEKERJAAN a. DIN 18550, DIN 18555 b. BS 4551

c. ASTM C-185, ASTM C-109, ASTM C-531

3. BAHAN-BAHAN

- Perekat : semen Portland (Powder)

- Warna : abu-abu muda

- Agregat : pasir silika dengan gradasi butiran yang sesuai

- Bahan tambahan (additive) : bahan larut air guna meningkatkan kemampuanan / workability dan daya rekat.

- Kepadatan : kering - 1,8 kg/liter

basah - 1,95 kg/liter

- Tebal aplikasi : ± 20 mm, atau tergantung kerataan dasarnya serta ketinggian finish level yang diinginkan dari level struktur yang ada.

- Kekuatan yang dihasilkan : kuat tekan > 3N / mm² @ 28 hari - Kebutuhan air : 5,5 – 6 liter / sak 40 kg

- Daya sebar : ± 1,5 m² / sak 40 kg / 20 mm

- Penyimpanan :

* Di dalam ruangan dan harus dijaga agar selalu dalam keadaan kering, tumpukan maksimal 16 tumpuk.

* Masa kadaluwarsa 12 bulan bila disimpan dalam kantong tertutup dalam ruangan yang selalu kering.

4. APLIKASI

Semen instan bisa diaplikasikan sebagai perata lantai (screed) pada : a. Permukaan tanah yang cukup padat / rata

b. Permukaan lantai rabat / beton dimana disarankan agar terlebih dahulu dilapisi dengan bonding agent sebelumnya.

5. PRODUK YANG DISETUJUI a. Drymix

b. Mortindo c. Mortar Utama d. Leichtmix e. Dan setara

Sebagai contoh mengacu ke produk MU : - MU – 440 (perata lantai / screed) - MU L-500 (Bonding agent)

04- 2

PT YODYA KARYA (Persero) PENGEMBANGAN DATA CENTER

Divisi Gedung KEMENTERIAN KEUANGAN Tahun Anggaran 2022

(3)

SPESIFIKASI TEKNIS PEKERJAAN ARSITEKTUR & INTERIOR PEKERJAAN BETON NON STRUKTURAL

6. PELAKSANAAN / CARA PEMAKAIAN

a. Permukaan yang akan dilapisi dengan adukan perata lantai agar dibersihkan dari segala kotoran, debu, minyak dan bebas dari pengaruh pekerjaan-pekerjaan yang lainnya, kemudian basahi dasar permukaan dengan air.

b. Bila akan diaplikasikan langsung diatas permukaan tanah, disarankan agar muka tanah harus sudah dipadatkan dan rata betul.

c. Tutup permukaan tanah dengan pasir urug sebagai dasar lantai kerja.

d. Pasang petunjuk-petunjuk yang cukup mengenai ketinggian (level) dan kerataan permukaan pekerjaan lantai, baik yang hanya untuk screed ataupun dengan finishing lantai lainnya.

e. Sistem aplikasi sesuai standar pabrik.

PEKERJAAN PASANGAN MARMER

1. LINGKUP PEKERJAAN

Bagian ini meliputi pengadaan tenaga, bahan dan peralatan untuk pemasangan granit / marmer seperti yang ditunjukkan dalam gambar pelaksanaan dan petunjuk Direksi Lapangan.

2. PENGENDALIAN PEKERJAAN NI - 2 BS - 970

NI - 3 BS - 1449 (British Standard) NI - 8 DIN-18515 (Germany Standard) PBI - 1971

ASTM

3. BAHAN-BAHAN c. Type Marmer :

- Produksi : Ex. Local (Ujung Pandang) - Type : Warna Cream atau sesuai gambar - Tebal : 20 mm

- Finish : Polished - Ukuran : Sesuai gambar - Pola : Sesuai gambar - Lokasi : Sesuai gambar b. Kuat tekan minimum 800 kg f/cm².

c. Ketahanan aus 0,13 mm/menit.

d. Ketebalan minimal 15 – 20 mm (dipoles).

e. Campuran adukan semen aditive 2 – 3 mm.

f. Persyaratan bahan pengikat semen memenuhi NI-8, pasir dan air memenuhi syarat NI-3, PBI 1971 (NI-2) PBI 1988.

g. Tebal adukan screeding untuk marmer minimal ± 30 mm terdiri dari adukan 1 : 3

h. Penggunaan jenis bahan perekat dan pengisi (grouting) harus satu merk yang telah disetujui oleh Direksi Lapangan. Untuk daerah basah dan exterior, pengisi nat disarankan agar menggunakan liquid grout additive sebagai pengganti air.

i. Penetrating sealer (coating) diperlukan untuk melindungi marmer sebelum terpasang agar warna, corak tidak berubah karena terkena air semen. Untuk wet system dicoating 5 (lima) sisi tidak termasuk bagian belakang yang berhubungan dengan semen, untuk bagian belakang yang berhubungan dengan semen disarankan agar menggunakan Power Mix (Ex. Uzin) sifatnya untuk menahan air semen / pasir agar tidak naik ke permukaan. Ex. Aquamix, Ishinol atau setara.

j. Material harus di dry lay sebelum dikirim ke site.

04- 3

PT YODYA KARYA (Persero) PENGEMBANGAN DATA CENTER

Divisi Gedung KEMENTERIAN KEUANGAN Tahun Anggaran 2022

(4)

SPESIFIKASI TEKNIS PEKERJAAN ARSITEKTUR & INTERIOR PEKERJAAN BETON NON STRUKTURAL

4. SYSTEM PEMASANGAN Interior (wet system) :

1. Pemasangan marmer interior pada lantai dan dinding agar menggunakan Special additive.

2. Campuran adukan semen dengan tebal ± 30 mm.

3. Penggunaan jenis bahan perekat dan pengisi (grouting) harus terdiri dari satu merek yang telah disetujui oleh Direksi Lapangan, dan untuk pekerjaan Eksterior/daerah basah, pengisi nat disarankan agar menggunakan liquid grout additive sebagai pengganti air.

4. Untuk pemasangan marmer pada bidang vertical (dinding) dengan ketinggian sampai dengan 4 meter dan memiliki berat lebih dari 70 kg. Perlu menggunakan kawat atau anchor.

5. Untuk pemasangan dinding marmer dengan ukuran lebih dari 60 x 60 cm harus memakai penggantung kawat tembaga.

5. PELAKSANAAN

a. Sebelum dipasang seluruh permukaan marmer diberi water repelent agar granite terlindung / tidak rusak warna dan coraknya.

b. Lantai marmer merupakan lantai yang rata permukaannya.

c. Bahan lembaran marmer harus bebas dari cacat dan noda, berstruktur padat dan halus pada setiap permukaan yang terlihat.

d. Corak diatur agar serat-seratnya dan warnanya menjadi satu kesatuan yang baik.

e. Lay-out panel marmer harus merupakan garis lurus.

f. Siar antar marmer harus diisi dengan grout berwarna spesial marmer yang sesuai dengan standard pabrik (untuk wet system) dan pengisian siar antar marmer untuk dry system disarankan agar diisi dengan sealant special yang non staining yang sesuai dengan standard pabrik. Pengisian tersebut haruslah setelah marmer tersebut terpasang telah cukup kuat atau minimum 10 hari setelah pemasangan marmer.

Grouting untuk interior yaitu Sealant, lihat pekerjaan Sealant atau setara untuk exterior.

g. Setelah selesai, marmer dibersihkan dan dipolish oleh mesin khusus.

h. Selama 3x24 jam marmer yang telah terpasang harus dilindungi dari gangguan pekerjaan-pekerjaan lain di sekitarnya dengan mamakai triplek.

i. Untuk pemasangan marmer bagian luar, harus dikerjakan oleh pekerja yang berpengalaman minimal 5 (lima) tahun tahun.

j. Kontraktor harus menjamin tidak terjadi flek-flek pada permukaan marmer bila terkena hujan.

04- 4

PT YODYA KARYA (Persero) PENGEMBANGAN DATA CENTER

Divisi Gedung KEMENTERIAN KEUANGAN Tahun Anggaran 2022

Referensi

Dokumen terkait

Dengan ini kami menyampaikan perubahan spesifikasi teknis PEKERJAAN PENGERUKAN SALURAN AI R DAN ENDAPAN LUMPUR PESI SI R PANTAI KOTA RAHA Satker Badan Penanggulangan

Pekerjaan pelat lantai baik konvensional maupun komposit dengan menggunakan kruppdeck dilakukan dengan mendesain dan menganalisa sendiri untuk menganalisa pekerjaan pelat

Kontraktor harus menawarkan seluruh lingkup pekerjaan yang dijelaskan baik dalam spesifikasi teknis ini ataupun yang tertera dalam gambar-gambar perencanaan, dimana

TARGET/SASARAN Sasaran dari pekerjaan ini adalah melaksanakan pekerjaan pemeliharaan Gedung Kelas seluas 633 M2 SUPM Kota Agung sesuai dokumen kontrak mengacu pada spesifikasi teknis

TARGET/SASARAN Sasaran dari pekerjaan ini adalah melaksanakan pekerjaan pemeliharaan Gedung kantor seluas 990 M2 SUPM Kota Agung sesuai dokumen kontrak mengacu pada spesifikasi teknis

Standard untuk perencanaan pintu pengatur air irigasi berdasarkan spesifikasi

Dokumen tersebut berisi tentang spesifikasi teknis pekerjaan pondasi tiang pancang dan pondasi

SPESIFIKASI TEKNIS RSUD DAYAKU RAJA KOTA BANGUN Page 8 Material tertentu maka Pelaksana Pekerjaan wajib menawarkan dan memasang sesuai dengan yang ditentukan.. Jadi tidak ada alasan