• Tidak ada hasil yang ditemukan

STEFANIE RACHEL PUTRI SIRAIT 210110301048 UTS BIOGRAFI (A) (1)

N/A
N/A
stefanie rachel putri sirait

Academic year: 2024

Membagikan "STEFANIE RACHEL PUTRI SIRAIT 210110301048 UTS BIOGRAFI (A) (1)"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

UJIAN TENGAH SEMESTER BOGRAFI (A)

Nama: Stefanie Rachel Putri Sirait Nim: 210110301048

TINJAUAN PUSTAKA

Tinjauan Pustaka merupakan proses umum yang digunakan dengan mengulas atau meninjau penelitian terdahulu yang mempunyai relevansi terhadap subjek penelitian yang akan dilakukan.1 Untuk meneliti sebuah sejarah, Penulis sejarah harus meninjau kajian sebelumnya sesuai dengan Topik Penelitian. Setelah menemukan kelebihan dan kekurangan dari kajian tersebut, penulis akan mengetahui kebaruan yang dijadikan sebagai acuan dalam pembahasan. Bahan- bahan pustaka yang ditinjau atau diulas, yaitu berupa buku teks, hasil penelitian,jurnal ilmiah maupun artikel ilmiah. Jumlah pustaka yang akan diulas minimal tiga buah dan memuat komponen, seperti nama penulis, judul pustaka, kota terbit, penerbit dan tahun penerbit. Tinjauan pustaka harus berisi penjelasan tentang relevansi (tema, lokasi, permasalahan dan pendekatan) antara kajian yang diulas dengan topik penelitian.

Skripsi yang berjudul “Peran Hardjito Terhadap Kehidupan Seni Karawitan di Kecamatan Parang Kabupaten Magetan”.2 Skripsi setebal 97 halaman ini membahas tentang tokoh yang berpengaruh dalam perkembangan seni musik Karawitan di Kecamatan Parang melalui pendekatan biografi guna mengetahui apa saja peran Hardjito. Hardjito telah mendirikan sanggar yang bernama “Sentaka Nada”, melatih seni karawitan hingga menciptakan karya Magetan Kuthau

1 Sunarlan, dkk., Pedoman Penyusunan Karya Ilmiah Prodi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jember (Yogyakarta: Laksbang PRESSindo, 2018), hlm. 36.

2 Rindhi Apriliyani., “Peran Hardjito Terhadap Kehidupan Seni Karawitan di Kecamatan Parang Kabupaten Magetan” Skripsi pada Jurusan Karawitan Fakultas Seni Pertunjukkan Institut Seni Indonesia Surakarta”, 2019.

(2)

Pariwisata, Lagu Bathik Sidomukti dan Dalam Tembus3 yang populer di tengah masyarakat. Kegiatan Hardjito juga dirangkai dari peran yang dilakukannya, dan menggunakan metode pelatihan dalam langkah-langkah pelatihannya. Hardjito sebagai pelatih juga berpengaruh terhadap kehidupan Karawitan di Kecamatan Parang, yaitu dibutuhkan mengajar di sekolah formal di Kecamatan Parang, dibutuhkan melatih kelompok-kelompok karawitan, hingga dibutuhkan para calon pesindhèn dan sindhèn cilik.

Skripsi ini membantu penulis dalam memahami apa saja kegiatan seorang seniman Karawitan sehingga memberi pengaruh yang cukup besar bagi sebuah wilayah tertentu. Perbedaan tulisan penulis dengan skripsi ini, yaitu terdapat pada substansinya. Skripsi ini berfokus pada peran dan pengaruh Hardjito dalam perkembangan karawitan di kecamatan parang, sedangkan penulis berfokus pada proses dan peran Sutarto dalam Sanggar Madu Retno Budoyo kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember.

Berikutnya, yaitu skripsi yang berjudul “Fenomena Kesenian Karawitan di Gancahan 8 Godean Sleman Yogyakarta”.4 Skripsi setebal 98 halaman ini membahas tentang masalah-masalah yang terjadi pada Kelompok Kesenian Karawitan Karyo Adi Laras di Gancahan. Pada awalnya, Toegiman selaku pemimpin Kesenian Karawitan Karyo Adi Laras membeli alat-alat musik Gamelan untuk sarana dan pra sarana Gereja, namun salah satu anggota dari kelompok ini meninggal dunia. Sehingga alat musik Gamelan tidak rutin digunakan. Alat musik Gamelan hanya digunakan saat Sabtu Pahing saja.5 Ada beberapa masalah yang

3 Ibid,. hlm. 81.

4Yunar Cahya Kurniawan., “Fenomena Kesenian Karawitan di Gancahan 8 Godean Sleman Yogyakarta” Skripsi pada Jurusan Pendidikan Seni Musik Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Yogyakarta”, 2016.

5Ibid,. hlm. 41.

(3)

menjadi suatu fenomena di dalam Kelompok Kesenian Karyo Adi Laras, yaitu menyelenggarakan pagelaran hanya pada Sabtu Pahing, yang dimana hanya satu kali dalam 35 hari sekali tanpa melihat faktor-faktor penghambat, seperti peminat nya yang kurang dan pemain yang kurang lengkap.

Tulisan ini membantu penulis untuk mengetahui lebih dalam seputar Karawitan, seperti alat-alat musik apa saja yang digunakan dan hambatan-hambatan apa yang dihadapi oleh kelompok kesenian karawitan. Unsur yang membedakan tulisan ini dengan penelitian yang akan dilakukan oleh penulis yaitu, Skripsi ini menggunakan penelitian fenomenologi, yang dimana penelitian ini berfokus pada fenomena-fenomena yang terjadi di Kesenian Karawitan di Gancahan 8 Godean Sleman Yogyakarta, sedangkan penulis membahas tentang proses dan peran seorang pelaku seni karawitan terhadap Sanggar Madu Retno Budoyo kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember dengan menggunakan kajian historis.

Berikutnya adalah artikel yang berjudul “Karawitan dan Aspek Penciptaanya” oleh Bambang Suharjana.6 Artikel ini membahas apa yang dimaksud dengan Karawitan. Karawitan adalah salah satu jenis musik tradisional yang adiluhung.7 Dalam menyusun suatu komposisi karawitan, komposer harus mengetahui beberapa aspek dalam karawitan, yaitu hakikat komposisi, laras dan Pathet, bentuk komposisi, garap instrumen dan fungsi penciptaan.8 Aspek-aspek ini sangat krusial agar penciptaan suatu komposisi karawitan lebih indah.

Tulisan ini membantu penulis untuk memperdalam sumber-sumber pustaka seputar karawitan dan apa saja aspek-aspek yang harus diperhatikan secara rinci

6Bambang Suharjana., “Karawitan dan Aspek Penciptaannya”, dalam Jurnal Diksi Vol. 16, No. 6, 1999.

7 Adiluhung menurut KBBI adalah tinggi mutunya: seni budaya yang bernilai – wajib dipelihara.

8Bambang Suharjana., Op.cit., hlm. 138.

(4)

dengan studi kasus pada Karawitan Sendratari Ramayana oleh UKM Kamasetra IKIP Yogyakarta. Perbedaan tulisan ini dengan penelitian yang akan dilakukan oleh penulis, yaitu tulisan ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan menggunakan studi kasus sebagai substansinya. Sedangkan penulis menggunakan metode penelitian sejarah dengan pendekatan biografi.

Kajian pembahasan tentang biografi seorang pelaku seni karawitan, yaitu

“Kiprah dan Daya Tarik Bambang SP sebagai Maestro Karawitan Jawatimuran”

oleh Anbie Haldini Muhammad., et.al.9 Tulisan ini berisi kiprah dan kekaryaan dari seorang pelaku seni yang telah mengembangkan seni karawitan Jawatimuran.

Beliau adalah Bambang Sukmo Pribadi atau Bambang SP. Perjalanan Bambang SP sebagai seorang yang kreatif didapat dari proses berkeseniannya. Karya yang ia ciptakan mengenai fenomena yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Ada beberapa karya dengan tema sejarah, khususnya sejarah kota Surabaya. Bara 10 November, Suramadu, Cak-Ning Suroboyo, Sawunggaling, Taman Bungkul, dan karya terbarunya adalah Ngglènggèng Pesisiran Hujung Galuh. Pada International Gamelan Festival tahun 2018 di Surakarta, ia menjadi pengisi acara sekaligus mendapat gelar maestro pengembang karawitan Jawatimuran. Daya tarik dari seorang Bambang SP, yaitu konsistensi karyanya.

Substansi dari artikel ini membantu penulis untuk lebih mengetahui siapa saja pengembang seni karawitan, khusunya di daerah Jawa Timur. Penulis juga mendapat beberapa sumber-sumber pustaka yang akan digunakan dalam penulisan latar belakang. Tulisan ini memiliki kesamaan dengan apa yang akan diteliti oleh penulis, yaitu perkembangan seni Karawitan Jawatimuran. Unsur yang membedakan adalah tulisan ini menggunakan metode penelitian etnografi.10

9Anbie Haldini Muhammad, et.al., “Kiprah dan Daya Tarik Bambang SP sebagai Maestro Karawitan Jawatimuran” dalam Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik Sorai.

Vol. 13, No. 1, Juli 2020.

10Etnografi adalah metode penelitian yang dilakukan melalui pengamatan terhadap sekelompok orang dengan lingkungan yang alamiah dibanding penelitian yang menggunakan latar formalitas.

(5)

Sedangkan tulisan yang akan dikaji oleh penulis menggunakan metode sejarah dan fokus pada perjalanan hidup juga peran seorang Sutarto terhadap Sanggar Madu Retno Budoyo kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember.

Artikel yang berjudul “Biografi Muhammad Yusuh Dahyani Tokoh Seniman Pencipta Karya Musik Mengenal Seni Kota Pontianak” oleh Doni Gianto, et.al.11 Artikel ini mambahas seorang pelaku seni asal Kalimantan, yaitu Muhammad Yusuf Dahyani. Lahir di Desa Sungai Pulau Parit Serpan Kecamatan Telok Pakedai, Kuburaya Kalimantan Barat pada tahun 1943. Beliau seorang seniman yang bergelut pada bidang kesenian tradisi Melayu beraliran Jepin, Kasidah, Orkse Gambus.12 Sepanjang perjalanan hidupnya, beliau telah menciptakan beberapa karya musik iringan taeri tradisional Melayu. Satu dianatar karya tersebut diberi nama “Mengenal Seni’ yang hingga saat ini masih rutin digunakan.

Tulisan ini memiliki pola yang sama dengan penelitian yang akan ditulis sehingga membantu penulis dalam substansi yang akan diteliti. Tetapi memiliki perbedaan di metode penelitian. Artikel ini menggunakan Penelitian deskriptif.

Metode penelitian yang akan digunakan oleh penulis, yaitu Metode Penelitian Sejarah. Perbedaan selanjutanya pada objek penelitian. Artikel ini secara khususs membahas biografi tokoh seniman pada bidang musik tradisional Melayu, sedangkan penulis akan membahas biografi tokoh seniman pada bidang seni Karawitan serta perannya terhadap Sanggar Madu Retno Budoyo di Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember.

11 Doni Gianto, et.al. “Biografi Muhammad Yusuh Dahyani Tokoh Seniman Pencipta Karya Musik Mengenal Seni Kota Pontianak”. Dalam Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa. Vol. 7, No. 6/2018.

12 Ibid., hlm. 4.

(6)

DAFTAR PUSTAKA

Anbie Haldini Muhammad, et.al., “Kiprah dan Daya Tarik Bambang SP sebagai Maestro Karawitan Jawatimuran” dalam Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik Sorai. Vol. 13, No. 1, Juli 2020.

Bambang Suharjana., “Karawitan dan Aspek Penciptaannya”, dalam Jurnal Diksi Vol. 16, No. 6, 1999.

Doni Gianto, et.al. “Biografi Muhammad Yusuh Dahyani Tokoh Seniman Pencipta Karya Musik Mengenal Seni Kota Pontianak”. Dalam Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa. Vol. 7, No. 6/2018.

Rindhi Apriliyani., “Peran Hardjito Terhadap Kehidupan Seni Karawitan di Kecamatan Parang Kabupaten Magetan” Skripsi pada Jurusan Karawitan Fakultas Seni Pertunjukkan Institut Seni Indonesia Surakarta”, 2019.

Yunar Cahya Kurniawan., “Fenomena Kesenian Karawitan di Gancahan 8 Godean Sleman Yogyakarta” Skripsi pada Jurusan Pendidikan Seni Musik Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Yogyakarta”, 2016.

Referensi

Dokumen terkait

Sebagai catatan yang membedakan penelitian skripsi ini dengan penelitian skripsi yang lain adalah dalam proses Bimbingan dan Konseling Islam peneliti, menggunakan paket

Dalam penelitian ini penulis berfokus pada pengendalian internal yang dilakukan perusahaan terhadap siklus penggajian dan kepegawaian, dimana perusahaan

Kemudian yang menjadi pembeda antara penelitian ini dengan penelitian yang dilakukan penulis adalah, penulis berfokus pada kerjasama dalam bidang energi yang dilakukan

Penelitian yang dilakukan dalam rangka penelitian studi kasus menggunakan metode penelitian deskriptif dimana penulis mengumpulkan dan menganalisis data yang

Adapun yang membedakan dengan skripsi penulis adalah lebih fokus kepada penelitian tentang tradisi peritungan terkait pernikahan dengan metode perhitungan kaidah

Yang membedakan skripsi yang ditulis oleh Nadia Sukma Nauli Nasution dengan penelitian skripsi yang dilakukan penulis ini terletak pada objek analisa, yaitu skripsi ini

Sedangkan yang membedakan dengan skripsi yang akan penulis susun ini adalah perbedaan penelitian terletak pada kajiannya, dimana penelitian ini menfokuskan pada proses upaya yang

Pernyataan Kebaruan Ilmiah Penulis melakukan penelitian yang berbeda dan belum dilakukan oleh penelitian terdahulu, dimana konteks penelitian yang dilakukan yakni menganalisa