PENDAHULUAN
Latar Belakang
Materi pembelajaran dan pengalaman yang diberikan di sekolah harus bermanfaat bagi kehidupan siswa. Sehingga dapat dilakukan upaya untuk meningkatkan keberhasilan dan mutu pendidikan pembelajaran agama Islam bagi siswa khususnya di SDN 1 Massepe Desa Pajalele Kecamatan Tellu Limpoe Kabupaten Sidenreng Rappang. Hal inilah yang menarik perhatian peneliti untuk melakukan kajian ilmiah tentang “Strategi Manajemen Pembelajaran Agama Islam pada Siswa di SDN 1 Massepe Desa Pajalele Kecamatan Tellu Limpoe Kabupaten Sidenreng Rappang”.
Fokus Penelitian
Kedua, peran guru sebagai guru, pelatih dan pemimpin peserta didik harus dimiliki oleh guru dalam membuat perencanaan pembelajaran yang profesional, melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, dan ketiga, pengaruh internal dan eksternal dalam strategi pembelajaran agama Islam.
Tujuan Penelitian
- Tujuan Umum
- Tujuan Khusus
Manfaat Penelitian
TINJAUAN PUSTAKA
Tinjauan Hasil Penelitian
Tinjauan Teori dan Konsep
- Pengertian Strategi
- Manajemen
- Pembelajaran Agama Islam
- Pendidikan Agama Islam
- Pengertian Guru Pendidikan Agama
- Peran Guru Pendidikan Agama Islam
- Tugas Guru Pendidikan Agama Islam
- Kompetensi Guru
- Tanggung Jawab Guru PAI
- Peserta Didik
- Manajemen Pembelajaran Agama Islam
Dalam menentukan apa yang harus dilakukan guru dan siswa dalam proses pengelolaan pembelajaran agama. Pembelajaran pada hakikatnya adalah rekayasa yang membantu peserta didik tumbuh dan berkembang sesuai dengan tujuan penciptaannya. Tujuan pembelajaran merupakan harapan, yaitu apa yang diharapkan dari peserta didik sebagai hasil dari proses yang diikutinya.
Rumusan tujuan pembelajaran Islam dapat dijadikan dasar untuk menentukan 1) Arahan guru dalam membimbing siswa belajar; Pendidikan agama Islam merupakan upaya untuk mengembangkan dan membina peserta didik agar selalu memahami ajaran Islam secara utuh. Guru hendaknya terus memantau hasil belajar yang dicapai siswa dari waktu ke waktu.
Terkait peran guru sebagai guru, menurut Sunarya Kartadinata (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan), peran yang perlu dipahami secara mendalam oleh guru adalah: a) peran guru dalam pengembangan kurikulum, b) peran guru dalam pelaksanaan pembelajaran dan pengelolaan kelas, c) Peran guru dalam evaluasi pembelajaran, d) Peran guru dalam memahami perkembangan siswa sebagai dasar pembelajaran. 3) Tugas guru pendidikan agama Islam. Guru sebagai pengajar berperan aktif (media) antara siswa dengan ilmu agama Islam. Sedangkan fungsi pendidikan agama Islam adalah menanamkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT serta membekali peserta didik dengan akhlak mulia.
Siswa merupakan orang yang dididik untuk belajar mengalami perubahan tingkah laku yang menjadi tanggung jawab sekolah. Pengelolaan pembelajaran harus diorientasikan sedemikian rupa agar proses pembelajaran berjalan dengan baik dan terpenuhinya kriteria pencapaian tujuan siswa. Perubahan perilaku siswa setelah belajar dan upaya yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut.
Kerangka Pikir
Manajemen pembelajaran agama Islam merupakan salah satu substansi yang harus dikelola dalam manajemen atau administrasi pendidikan. Dalam pengelolaan kurikulum di sekolah, salah satu kegiatan yang sangat penting adalah pengelolaan pembelajaran agama Islam sebagai salah satu aplikasi kurikulum di sekolah. Kualitas harus menjadi bagian penting dalam strategi pengelolaan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan sistematis dan proses perencanaan yang matang.
Teori berguna dalam menyelesaikan permasalahan yang diangkat dalam penelitian yaitu, apa kompetensi guru dalam strategi pengelolaan pembelajaran agama, apa peran guru dalam strategi pengelolaan pembelajaran agama islam, dan apa dampak dari strategi pengelolaan pembelajaran agama islam. pada siswa. di SDN 1 Massepe, Desa Pajalele, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang. Peran guru agama hanya sebagian dari keseluruhan bidang guru yang juga harus bersinergi untuk mencapai tujuan tersebut. Untuk mewujudkan konsep dan gagasan tersebut perlu memperhatikan kerjasama terpadu antar guru, penetapan kurikulum yang integratif dan dukungan orang tua siswa, serta dampak dari setiap hasil yang telah atau sedang dilaksanakan dalam pendidikan. pengelolaan pembelajaran agama Islam bagi siswa.
Pembelajaran agama Islam merupakan salah satu mata pelajaran yang diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pencapaian tujuan pendidikan nasional. Salah satu tujuan utama pendidikan nasional sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional adalah terbentuknya manusia yang beriman dan berakhlak mulia. Pengelolaan pembelajaran agama dilakukan karena penerapan otonomi daerah telah mendorong adaptasi dalam pelaksanaan pengelolaan pembelajaran, sehingga selanjutnya meningkatkan mutu pendidikan.
Untuk mewujudkan konsep dan gagasan tersebut perlu memperhatikan kerjasama terpadu antar guru, penyusunan kurikulum integratif dan dukungan orang tua siswa, serta dampak hasil individu yang telah atau sedang dilaksanakan. di sekolah. membimbing pengajaran agama Islam kepada siswa.
METODE PENELITIAN
- Pendekatan Penelitian
- Lokasi dan Waktu Penelitian
- Unit Analisis dan Penentuan Informan
- Data dan Sumber Data
- Data
- Sumber Data
- Teknik Pengumpulan Data
- Observasi
- Wawancara
- Dokumentasi
- Instrumen Penelitian
- Tahap Analisis Data
- Pengecekan Keabsahan Temuan
- Triangulasi Data
- Member Check
- Audit Trail
Data dalam penelitian ini adalah data deskriptif yaitu gambaran tentang manajemen pembelajaran agama Islam pada siswa SDN 1 Massepe Desa Pajalele Kecamatan Tellu Limpoe Kabupaten Sidenreng Rappang. Berikut keadaan siswa SDN 1 Massepe Desa Pajalele Kecamatan Tellu Limpoe Kabupaten Sidenreng Rappang. Kompetensi Guru Strategi Pengelolaan Pembelajaran Keagamaan Islam Bagi Siswa di SDN 1 Massepe Desa Pajalele Kecamatan Tellu Limpoe Kabupaten Sidenreng Rappang.
Pertanyaan yang muncul adalah bagaimana kompetensi guru dalam strategi manajemen pembelajaran agama Islam bagi siswa di SDN 1 Massepe. Dampak Strategi Pengelolaan Pembelajaran Agama Islam Terhadap Siswa di SDN 1 Massepe Desa Pajalele Kecamatan Tellu Limpoe Kabupaten Sidenreng Rappang. Pertanyaan yang muncul adalah bagaimana dampak strategi pengelolaan pembelajaran agama Islam terhadap siswa di SDN 1 Massepe Desa Pajalele Kecamatan Tellu Limpoe Kabupaten Sidenreng Rappang.
Strategi pengelolaan pembelajaran agama Islam memberikan kontribusi yang besar terhadap perkembangan peserta didik di sekolah. Kompetensi Guru Strategi Pengelolaan Pembelajaran Agama Islam Bagi Siswa di SDN 1 Massepe Desa Pajalele, Islam Bagi Siswa di SDN 1 Massepe Desa Pajalele Kecamatan Tellu Limpoe Kabupaten Sidenreng Rappang. Peran Guru Dalam Strategi Pengelolaan Pembelajaran Agama Islam Bagi Siswa Di SDN 1 Massepe Kecamatan Pajalele Untuk Siswa Di SDN 1 Massepe Desa Pajalele Kecamatan Tellu Limpoe Kabupaten Sidenreng Rappang.
JUDUL PENELITIAN : STRATEGI MANAJEMEN BELAJAR ISLAM SISWA SDN 1 MASSEPE KECAMATAN PAJALELE KECAMATAN TELLU LIMPOE KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG.
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Hasil Penelitian
- Kondisi Objektif Lokasi Penelitian
- Kompetensi Guru dalam Strategi Manajemen
- Peranan Guru dalam Strategi Manajemen
Siswa merupakan salah satu komponen manusia yang menempati posisi sentral dalam proses belajar mengajar di sekolah. Peran kompetensi guru sangat bermanfaat bagi guru agama Islam dalam pelaksanaan pembelajaran agama Islam dengan strategi pengelolaan pembelajaran agama Islam untuk meningkatkan kualitas pembelajaran agama Islam dan pemahaman siswa di SDN 1 Massepe Desa Pajalele Kecamatan Tellu Limpoe. Dimana strategi manajemen pembelajaran agama Islam yang diterapkan dapat membantu terlaksananya pembelajaran yang dapat meningkatkan motivasi belajar agama Islam dan tidak membuat siswa bosan dan bosan.
Pengajaran agama Islam kepada siswa di sekolah dasar sangat membutuhkan guru yang memiliki empat kompetensi guru yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi personal, kompetensi profesional dan kompetensi sosial. Guru pendidikan agama Islam mempunyai peranan yang sangat penting terhadap siswa khususnya di SDN 1 Massepe Desa Pajalele Kecamatan Tellu Limpoe Kecamatan Sidenreng Rappang. Karena perannya dalam pembelajaran agama Islam, peserta didik mempunyai kecerdasan beragama yang baik baik secara teori maupun praktek.
Oleh karena itu, untuk mencapai peningkatan pembelajaran akidah Islam bagi seluruh siswa sekolah dasar, diperlukan strategi berupa pengelolaan pembelajaran akidah Islam. Pendekatan strategi manajemen pembelajaran agama Islam mempengaruhi siswa SDN 1 Massepa secara internal dan eksternal dalam hubungannya dengan sekolah dan masyarakat. Penerapan strategi pengelolaan pembelajaran agama Islam pada siswa di SDN 1 Massepe memberikan dampak internal dan eksternal terhadap siswa, guru, dan sekolah.
Melalui strategi pengelolaan pembelajaran Islam yang baik maka perubahan dan peningkatan hasil belajar siswa di sekolah dapat terjadi.
Pembahasan
- Kompetensi Guru dalam Strategi Manajemen
- Peranan Guru dalam Strategi Manajemen
- Dampak dari Strategi Manajemen Pembelajaran
Berikut ini peneliti uraikan hasil penelitian mengenai... kompetensi yang dimiliki guru pendidikan agama Islam dalam strategi pengelolaan pembelajaran agama Islam bagi siswa. a) Kompetensi pedagogi, bagi guru SDN 1 Massepe dalam mengajar atau mendidik siswa. Peran guru dalam kehidupan bermasyarakat membentuk kepribadian peserta didik yang mempunyai jiwa sosial dalam berinteraksi. Oleh karena itu peran guru di SDN 1 Massepe sangat mempengaruhi kepribadian siswanya karena guru merupakan teladan bagi siswanya.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan strategi manajemen pembelajaran agama Islam pada siswa SDN 1 Massepa ditinjau dari peran guru berpengaruh terhadap pembentukan kepribadian siswa. Dampak Strategi Pengelolaan Pembelajaran Agama Islam Terhadap Siswa di SDN 1 Massepe Desa Pajalele Kecamatan Tellu Siswa di SDN 1 Massepe Desa Pajalele Kecamatan Tellu Limpoe Kecamatan Sidenreng Rappang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pengaruh strategi pengelolaan pembelajaran agama Islam mempengaruhi pembentukan kepribadian dan dapat mengarahkan potensi siswa di SDN 1 Massepe Desa Pajalele Kecamatan Tellu Limpoe Kecamatan Sidenreng Rappang.
Kepada kepala sekolah dan seluruh guru khususnya guru pendidikan agama Islam agar terus membentuk karakter peserta didik menjadi anak yang berakhlak mulia dan berakhlak mulia. Kegiatan ekstrakurikuler siswa di SDN1 Massepe Desa Pajalele Kecamatan Tellu Limpoe Kecamatan Sidenreng Rappang. Bagaimana pendapat anda mengenai kompetensi guru mengenai strategi pengelolaan pembelajaran agama islam bagi siswa di SDN 1 Massepe.
Penulis mengabdi di SDN 6 Amparita Desa Baula Kecamatan Tellu Limpoe Kabupaten Sidenreng Rappang untuk memperoleh gelar Magister Manajemen Pendidikan Islam (M.M.PdI) dan menulis skripsi dengan judul Strategi Pengelolaan Pembelajaran Keagamaan Islam Bagi Siswa di SDN 1 Massepe Desa Pajalele , Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang.
SIMPULAN DAN SARAN
Simpulan
Kompetensi pribadi adalah kemampuan kepribadian yang mantap, mantap, dewasa, bijaksana dan berwibawa, menjadi teladan bagi peserta didik serta berakhlak mulia. Dampaknya bersifat internal dan eksternal terhadap siswa, guru dan sekolah, perubahan perilaku siswa, guru dapat mentransfer ilmunya kepada siswa, dan sekolah menghasilkan lulusan terbaik.
Saran
Pedoman observasi ini dimaksudkan untuk digunakan sebagai alat untuk memantau secara langsung kondisi obyektif di SDN 1 Massepe Desa Pajalele Kecamatan Tellu Limpoe Kabupaten Sidenreng Rappang. Kondisi sarana dan prasarana SDN 1 Massepe Desa Pajalele Kecamatan Tellu Limpoe Kabupaten Sidenreng Rappang. Penelitian ini bukan untuk tujuan komersial melainkan untuk kepentingan akademis dalam proses penyelesaian skripsi sebagaimana disebutkan di atas.
Temuan penelitian ini memberikan kontribusi akademik kepada peneliti dan pembaca mengenai strategi manajemen pembelajaran Islami pada siswa di SDN 1 Massepe Desa Pajalele Kecamatan Tellu Limpoe Kabupaten Sidenreng Rappang. Sikap dan perilaku sosial apa yang dimiliki guru terhadap masyarakat yang diciptakan oleh guru di sekolah dan di luar sekolah? Pada tahun 2014, penulis melanjutkan pendidikan jenjang pascasarjana dengan memilih Program Studi Manajemen Pendidikan Islam pada Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Makassar.
Saat ini penulis aktif sebagai pengurus KKG tingkat Kabupaten Sidenreng Rappang, bendahara pengurus KKG tingkat kecamatan Tellu Limpoe, sekretaris periode 2014-2017, dan sebagai pembina guru agama Islam kecamatan Tellu Limpoe dari 2010 sampai sekarang.