• Tidak ada hasil yang ditemukan

strategi pedagang ikan asin dalam menjaga

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "strategi pedagang ikan asin dalam menjaga"

Copied!
118
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Krisis keuangan menyebabkan daya beli turun secara signifikan, sedangkan krisis akibat pandemi Covid-19 menyebabkan daya beli masyarakat tertahan karena kebijakan pemerintah yang menaati protokol kesehatan. Oleh karena itu, pemerintah memberlakukan kebijakan sistem lockdown untuk menjamin keamanan kolektif. Social Distancing harus dipahami dengan pendekatan rasional, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan agar masyarakat menjaga jarak minimal 1 meter satu sama lain, terutama dengan orang yang batuk dan bersin.1 Kontak fisik seperti berjabat tangan, berpelukan, dan dihindari dalam situasi sosial seperti pada masa pandemi Covid-19 saat ini. 1 Nur Hanifa, Ladi Wajuba Perdini Fisabilillah, “Peran dan Kebijakan Pemerintah Indonesia pada Masa Pandemi Covid-19,” Jurnal Ilmu Ekonomi, Pol 2, No.1, Mei 2021.

Untuk menghadapi keadaan pada masa pandemi Covid-19, para pedagang saling bekerjasama untuk saling mengambil manfaat dengan meningkatkan perekonomian, oleh karena itu diperlukan strategi untuk bertahan dalam pandemi Covid-19.3. 3 Posma Sariguna et al., “Analisis Strategi Lockdown atau Pembatasan Sosial dalam menghambat penyebaran Covid-19”, Gambar Jurnal 9, No.1 (2020). Berdasarkan latar belakang tersebut, penulis tertarik untuk melakukan penelitian ini untuk menjaga komunikasi yang baik dengan konsumen di masa pandemi Covid-19 dan telah dikemukakan dengan judul “Strategi Pedagang Ikan Asam dalam Menjaga Komunikasi yang Baik di Masa Pandemi Covid-19.5 .

Rumusan Masalah

Salah satu cara yang digunakan dalam hal ini adalah dengan beradaptasi dengan kondisi, mengubah strategi untuk menjaga komunikasi yang baik dengan konsumen agar hubungan tetap terjaga. Mereka perlu diyakinkan akan nilai produk dan bahkan kualitas itu sendiri melalui strategi komunikasi yang baik yang disesuaikan dengan berbagai jenis media baru dan konsumen yang lebih pintar menerima pesanan berkualitas. Bagaimana strategi pengecer ikan asin dalam menjaga komunikasi yang baik dengan konsumen di masa pandemi Covid-19?

Tujuan Penelitian

Kegunaan Penelitian

Sistematika Penulisan

Bab kedua merupakan tinjauan pustaka yang membahas beberapa hal terkait teori penelitian. Bab ini memuat semua teori penguat atau pendukung yang membentuk paradigma terkait penelitian ini. Bagian dari tinjauan literatur itu sendiri mencakup penelitian sebelumnya yang relevan, kajian teoritis dan kerangka kerja. BAB Ketiga Peneliti Membahas Metode Penelitian Bab ini berisi tentang rancangan atau rencana penelitian yang akan dilakukan.

Yang termasuk dalam bagian ini adalah waktu dan tempat penelitian, jenis dan pendekatan penelitian, topik dan objek penelitian, teknik pengumpulan data, dan teknik analisis data. BAB Keempat, peneliti membahas mengenai penyajian dan analisis data, dimana pada bab ini diberikan gambaran umum mengenai lokasi penelitian, penyajian dan analisis data.

KAJIAN TEORI

Kajian Teori

  • Pandemi Covid-19
  • Strategi
  • Strategi Pemasaran Word of mouth saat pandemi
  • Strategi Pemasaran Word of mouth di era new
  • Pedagang
  • Bisnis
  • Usaha
  • Produk
  • Ikan Asin
  • Strategi Komunikasi Pemasaran
  • Komunikasi
  • Komunikasi Antarpribadi
  • Menentukan Tujuan Komunikasi
  • Komunikasi Bisnis
  • Merancang Komunikasi
  • Memilih Saluran Komunikasi Pemasaran
  • Membuat Keputusan Atas Bauran Promosi
  • Konsumen

12 Makmur dan Saprijal, “Strategi Pemasaran Dalam Meningkatkan Volume Penjualan (Studi Pada Supermarket Pasir Pengarayan S-Mart),” Jurnal Ilmia Cano Ekonomos 3, No. Hal ini mengakibatkan pedagang ikan asin pada masa pandemi Covid-19 mengalami penurunan pendapatan yang sangat drastis. penghasilan. Di era new normal saat ini, para pedagang ikan asin fokus menggunakan strategi komunikasi pemasaran dengan menambahkan strategi untuk menjaga komunikasi yang baik.

14Atmariani Artanti, Hendri Hermawan Adinugraha, “Strategi pemasaran dari mulut ke mulut pada masa pandemi Covid 19 (Studi pada produk home industri Mie Eblek Desa Kesepuhan),” Jurnal Manajemen Ekonomi Edisi: Vol. Ikan asin merupakan salah satu produk pengolahan ikan tradisional yang paling sederhana dibandingkan dengan pengolahan lainnya. Salah satu pedagang menjelaskan, pendapatan dari penjualan ikan asin anjlok drastis akibat pandemi Covid-19, dan sebelum pandemi pendapatannya mencapai Rp.

Di sisi lain, ada juga pedagang yang mengaku sangat mengeluh dan pasrah dengan apa yang dialaminya, karena pendapatan mereka dari berjualan ikan asin menurun drastis di masa pandemi Covid-19. 24 Pandu Setio Wibowo, “Tajamkan Strategi Komunikasi Pemasaran Indonesia di Era Pandemi Covid-19 dan New Normal,” Jurnal Komunikasi Profesional, Vol.5, No. 1, (2021). Arif, “Strategi Komunikasi Migran PKL Minang Kabau dan Warga Adat”, Jurnal Komunikasi Pembangunan, Vol.

Setiap strategi yang dilakukan oleh pedagang ikan asin pasti akan memberikan dampak atau menimbulkan pemahaman, ketertarikan dan dorongan bagi pembeli untuk membeli. Strategi yang dilakukan pedagang ikan asin secara lisan antara lain dengan berteriak hanya menimbulkan pengertian, sapaan menimbulkan ketertarikan dan dorongan untuk membeli, sedangkan mengajak dapat menimbulkan pengertian dan ketertarikan. Jadi secara verbal strategi yang dilakukan pedagang ikan asin membuat pembeli paham, tertarik dan terdorong untuk membeli produk ikan asin.

31 Pandu Stiowibowo, “Tajamkan Strategi Komunikasi Pemasaran Indonesia di Era Pandemi Covid-19 dan New Normal”, Jurnal Komunikasi. 33 Ari Mulyani Putri, Poppy Ruliana, “Strategi komunikasi bisnis dalam meningkatkan kepuasan penyewa”, Jurnal Komunikasi Kreatif Jilid 1, No. 35 Pandu Setio Wibowo, “Tajamkan Strategi Komunikasi Pemasaran Indonesia di Era Pandemi Covid-19 dan New Normal.

METODE PENELITIAN

  • Metodelogi Penelitian
  • Waktu dan Lokasi Penelitian
    • Waktu Penelitian
    • Lokasi Penelitian
  • Subjek/Informan Penelitian
  • Sumber dan Teknik Pengumpulan Data
    • Data Primer
    • Data Skunder
    • Observasi
    • wawancara
    • Dokumentasi
  • Teknik Analisis Data
    • Reduksi Data
    • Penyajian Data
    • Penearik Kesimpulan

Pedagang ikan asin di Desa Malabro, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu menjadi subjek penelitian ini. Data primer adalah data. Data primer diperoleh dari wawancara tatap muka dengan pedagang ikan asin, pedagang ikan asin di desa Malabro. Strategi yang dilakukan pedagang ikan asin untuk menjaga komunikasi yang baik dengan konsumen di masa pandemi Covid-19 adalah pedagang berkomunikasi dengan konsumen melalui telepon seluler agar silaturahmi tetap terjaga dan komunikasi yang baik dengan konsumen juga membuat mereka semakin nyaman dan puas dengan pelayanan usaha. ditawarkan. Dengan menjaga hubungan baik dan komunikasi yang intensif dengan konsumen.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, pedagang ikan asin menjaga komunikasi yang baik di masa pandemi Covid-19 yaitu berkomunikasi dengan konsumen melalui telepon seluler agar hubungan tetap terjaga, komunikasi yang baik dengan konsumen juga membuat mereka semakin nyaman dan puas dengan pelayanan usaha yang pedagang berikan. Mengerjakan. Pewawancara: karena pandemi saat ini, kami mencari cara agar pedagang mau mendaftar dengan tetap menjaga kualitas ikan asin sehingga produk ikan asin menjadi lebih murah. Pewawancara : Kalau tidak ada jalan lain, dengan memaksimalkan produk ikan asin sebaiknya kita bersikap baik kepada pembeli dan mencari cara lain agar pembeli tertarik dengan berbagai jenis ikan asin saya.

Narasumber : Kami menjaga komunikasi yang baik dengan pelanggan setia agar pembeli tidak bosan membeli berbagai macam ikan asin, dan terkadang kami juga menambahkan bonus jika pembeli membeli banyak ikan 3kg-5kg maka pembeli akan terus membeli. ikan asin.kita. Pewawancara : Tidak ada ya, dengan memaksimalkan produk ikan asin sebaiknya kita bersahabat dengan pembeli agar pembeli tertarik dengan jenis ikan asin saya yang lain. Narasumber : jaga komunikasi yang baik dengan pelanggan setia agar pembeli tidak bosan untuk membeli berbagai jenis ikan asin, dan terkadang kami juga menambahkan bonus jika pembeli banyak membeli ikan 4kg-5kg agar pembeli tetap berbelanja. ikan asin kita.

Narasumber: Tidak apa-apa, hanya memaksimalkan produk ikan asin saja, perlu bersikap ramah kepada pembeli agar pembeli tertarik dengan berbagai jenis ikan asin. 2.000.000 per hari karena banyak pelanggan setia dari luar kota seperti kota palembang, linggau, jambi dan pembeli baru yang datang untuk membeli berbagai jenis produk ikan asin lainnya. Narasumber : Iya, dengan meningkatkan kualitas produk ikan asinnya, serta pelayanan dan sikap ramah terhadap pembeli sehingga tertarik dengan berbagai jenis ikan asin saya.

2,00,000 per hari karena banyak sekali pelanggan setia khususnya dari palembang, linggau, jambi dan pelanggan baru yang datang kepada saya untuk membeli berbagai jenis produk ikan asin yang saya jual.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 53

Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian terlihat bahwa jumlah pedagang ikan asin yang tersebar di Desa Malabro berjumlah 10 orang. Berdasarkan data yang diperoleh, pedagang ikan asin rata-rata memiliki pengalaman berdagang selama 5-15 tahun, dan total pendapatan berkisar antara 500.000 hingga 500.000 per hari. Hal ini terjadi karena aktivitas yang dilakukan di luar rumah mulai berkurang sehingga konsumen tidak dapat membeli langsung dari luar sehingga konsumen tidak dapat memilih produk ikan asin yang masih berkualitas baik. Namun tidak semua pedagang ikan asin mengalami penurunan pendapatan yang sangat drastis, ada pula pedagang yang masih stabil dan mengalami peningkatan penjualan.

Di tengah pandemi Covid-19 saat ini, banyak pedagang ikan asin di Desa Malabro yang mengalami penurunan pendapatan dan berkurangnya jumlah konsumen. Pedagang diharapkan dapat memasarkan produknya secara maksimal serta berpikir kreatif dan inovatif. Pedagang menjual berbagai produk ikan asin seperti ikan tenggiri, ikan teri, cumi, ikan pinang, ikan tenggiri, bandeng dan lain-lain. Alexander Matondang, Rezky, “Studi Kandungan Formalin dan Bahan Pemutih pada Ikan Asin di Berbagai Rolf Situmeang Geffken,” Analisis Pengolahan Ikan Asin, Desa Pondok Batu, Kecamatan Saruik, Kota Siblga, Provinsi Sumatera Utara, 2016.

Situmeang Geffken, Rolf, “Analisis Pengolahan Ikan Asin Desa Pondok Batu, Kecamatan Saruik, Kota Siblga, Provinsi Sumatera Utara 2016. Romita, “Analisis Pengolahan Ikan Asin dan Kontribusinya Terhadap Pendapatan Rumah Tangga Nelayan di Kecamatan Pangkal Kerinci Kabupaten Pelawan .”Jurnal Perikanan dan Kelautan, 2014. Pasar Kota Bandung.” Jurnal Perikanan Kelautan V1, no. Narasumber: Ada juga pekerjaan sampingan saya sebagai usaha warung kecil-kecilan untuk menambah penghasilan dan tidak sekedar mencari uang dari berjualan ikan asin.

Narasumber: Saya harus menjaga komunikasi terus-menerus dengan pelanggan setia saya dan menambahkan berbagai jenis ikan. Pakar: Kami menjaga komunikasi yang baik dengan calon pelanggan dan pelanggan setia agar pelanggan tidak bosan membeli berbagai jenis ikan asin, bahkan terkadang kami sendiri. Narasumber: Saya menggunakan media sosial seperti WhatsApp, Facebook, dan telepon seluler. Jadi saya bisa mempromosikan produk ikan saya dengan mengunggahnya di Facebook dan WhatsApp sehingga pelanggan bisa melihat berbagai jenis ikan asin dan bisa memilih sepuasnya. tanya harga, bisa juga tawar menawar.

2.500.000 per hari karena banyak sekali pelanggan setia terutama dari kota palembang, linggau, jambi dan pembeli baru yang datang ke saya untuk membeli berbagai macam ikan. Sumber : Dengan menjaga komunikasi yang baik dengan pelanggan setia saya dan menambahkan berbagai produk ikan lainnya. Pewawancara: Ada juga pekerjaan sampingan saya sebagai penjual gorengan untuk menambah penghasilan dan tidak hanya sekedar berjualan ikan asin.

Referensi

Dokumen terkait

Mengedepankan etika sebagai seorang muslim misalnya dalam etika berdagang, seperti yang penulis temui di lapangan yaitu bapak Ilham menyebutkan bahwa “ menjaga amanah atau kepercayaan