Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah strategi pemerintah daerah dalam pengembangan pasar agrobisnis di desa Sumillan kecamatan Alla Kabupaten Enrekang. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui strategi pemerintah daerah dalam pengembangan pasar agrobisnis. pasar agrobisnis di desa Sumillan sehingga pemerintah dapat melaksanakan segala tugas dan wawancara demi kesejahteraan masyarakat petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Daerah meningkatkan pemasaran produk pertanian, dengan menggunakan indikator, (a) penyuluhan dan pendampingan kepada petani di Desa Sumillan Kecamatan Alla Kabupaten Enrekang, (b) Sarana yaitu pemerintah berupaya untuk memberikan menciptakan dan memfasilitasi suasana aman dan nyaman, termasuk memfasilitasi ketersediaan sarana dan prasarana khususnya di bidang pertanian dan perkebunan, (c) pendistribusian hasil pertanian dan perkebunan yaitu pemerintah membantu pendistribusian komoditas pertanian yang masuk ke dalam negeri. Pasar Agribisnis, (d) Promosi hasil pertanian dan perkebunan yaitu pemerintah melakukan upaya untuk mempromosikan hasil pertanian dan perkebunan agar lebih banyak lagi pedagang dan pemasok sayuran yang mengetahui produksi pertanian di pasar agribisnis desa Sumillan.
PENDAHULUAN
Rumusan Masalah
Tujuan Penelitian
Kegunaan Penelitian
Marrus, Pengertian strategi adalah suatu proses penentuan rencana oleh manajer puncak yang memusatkan perhatian pada tujuan jangka panjang organisasi, disertai dengan penyusunan cara atau upaya bagaimana mencapai tujuan tersebut. Menurut Hamel dan Prahalad, pengertian strategi adalah tindakan yang bersifat inkremental (selalu meningkat) dan berkesinambungan, serta dilakukan berdasarkan perspektif apa yang diharapkan pelanggan di masa depan.
Pengertian Pemerintah Daerah (Pemda)
- Kepala Daerah
- Peran Pemerintah Daerah
Pemerintahan yang dimaksud dalam pasal ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Pemerintahan daerah adalah kepala daerah sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah yang mengarahkan pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah otonom. Fungsi kepala daerah ada dua, yaitu fungsi kepala daerah otonom yang mengarahkan pelaksanaan pemerintahan daerah, dan fungsi kepala daerah yang mengarahkan pelaksanaan urusan pemerintahan umum, yang tugasnya berada di tangan kepala daerah. pemerintahan daerah pusat. Uraian tersebut menggambarkan betapa pentingnya dan luasnya tugas seorang kepala daerah. Penunjukan kepala daerah harus dipertimbangkan secara matang.
Konsep Pasar
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, pengertian pasar adalah penjual yang ingin menukarkan barang/jasa dengan uang, dan pembeli yang ingin menukarkan uang dengan barang dan/atau jasa. Aspek yang tidak kalah menarik dalam pasar adalah aspek ruang dan waktu serta tawar-menawar yang terjadi di pasar.
Manejemen Dan Konsep Pemasaran
Stanton adalah sistem umum kegiatan bisnis yang bertujuan untuk merencanakan, menetapkan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang memenuhi kebutuhan pembeli yang ada dan calon pembeli. Definisi lainnya, Pemasaran adalah suatu proses sosial dan manajerial di mana individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan, dan mempertukarkan produk yang bernilai dengan pihak lain. Dengan pemasaran, perusahaan berusaha menghasilkan keuntungan dengan menjual barang dan jasa yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.
Di sinilah peran manajer pemasaran sangat dibutuhkan, dimana tugas manajer pemasaran adalah memilih dan melaksanakan kegiatan pemasaran yang dapat membantu mencapai tujuan organisasi. Melaksanakan evaluasi, menganalisis dan memantau pelaksanaan rencana (mengukur hasil dan penyimpangan serta mengendalikan kegiatan). Fungsi analisis sangat penting untuk membuat suatu rencana agar rencana yang dibuat dapat lebih matang dan akurat.
Konsep Pemasaran
Jenis-jenis pasar 1) Pasar Tradisional
Menentukan dan menerapkan strategi terbaik, baik yang mengutamakan kualitas tinggi, harga murah, atau model yang menarik. Tidak jauh berbeda dengan pasar tradisional, namun pada pasar jenis ini penjual dan pembeli tidak bertransaksi secara langsung, melainkan pembeli melihat label harga yang tertera pada barang (barcode), berada di dalam gedung dan pelayanan dilakukan secara mandiri ( layanan mandiri) atau dioperasikan oleh rekanan penjualan. Barang yang dijual selain bahan makanan seperti; ..buah, sayuran, daging; sebagian besar barang lain yang dijual adalah barang tahan lama.
Pemasaran komoditas pertanian mempunyai rantai yang sangat panjang, mulai dari petani produsen, pengepul, pedagang besar, pengecer hingga konsumen, sehingga mengakibatkan kecilnya keuntungan yang diperoleh petani. Sebagai infrastruktur pasar, Subterminal Agribisnis (STA) tidak hanya menjadi tempat transaksi jual beli saja, namun juga menjadi wadah yang dapat menampung berbagai kepentingan pelaku agribisnis, seperti informasi harga komoditas, infrastruktur pengemasan, penyortiran, evaluasi produk. (peringkat), dan penyimpanan. Dengan kata lain, STA merupakan pasar sekaligus pusat transaksi produk-produk agribisnis, sebagian besar petani tidak menjual hasil pertaniannya ke Subterminal Agribisnis (STA), namun menjual hasil pertaniannya kepada pengepul dan pedagang grosir yang banyak diantaranya membuka lapak/lapak. gudang-gudang di sentra produksi pertanian (di luar STA Sumillan) dan memang menjadi pelanggannya selama ini.
Analisis SWOT
Melakukan analisis SWOT yaitu perbandingan faktor eksternal peluang dan ancaman dengan faktor internal kekuatan dan kelemahan serta. Hal ini dapat mengakibatkan penilaian faktor eksternal dan internal tidak sesuai. Ini adalah situasi yang menimbulkan masalah karena pengambil keputusan mengharapkan sesuatu dalam lingkungan yang merugikan.
Para pengambil keputusan segera mulai mengembangkan strategi dan rencana tindak lanjut sebelum mereka dapat dengan jelas menguraikan pilihan kebijakan strategis yang akan diterapkan oleh organisasi mereka. Apalagi para pengambil keputusan telah melihat peluang yang ada dan ternyata juga mempunyai posisi internal yang kuat, artinya organisasi dihadapkan pada isu-isu strategis yang bisa disebut keunggulan komparatif. Sel B, yaitu mobilisasi isu strategis, merupakan kotak interaksi dan pertemuan antara ancaman/tantangan eksternal yang diidentifikasi oleh pengambil keputusan dan kekuatan organisasi.
KERANGKA PIKIR
- Penyuluhan dan pendampingan petani pelaku agribisnis
- Fasilitas yang memdukung untuk peningkatan produktivitas pertanian
- Promosi hasil produk pertanian dan perkebunaan
- Fokus Penelitian
Deskripsi Fokus Penelitian
Indonesia seperti: Kalimantan, Kendari, Luwu, Pinrang, Rappang, Makassar, Jeneponto dan lain-lain melalui pasar Agrobisnis di Desa Sumillan. Promosi produk pertanian dan perkebunan yaitu dengan adanya program ini produk pertanian yang ada di Kabupaten Enrekang dapat lebih cepat dan mudah ditemukan oleh para pedagang luar daerah. Selain itu pemerintah Kabupaten Enrekang juga mengadakan pameran produk pertanian dan perkebunan yang merupakan tempatnya pemerintah kabupaten juga ikut serta, tokoh masyarakat, petani, pedagang, bahkan luar kabupaten ikut serta dalam revitalisasi pameran produk pertanian dan perkebunan. Penelitian ini dilakukan selama 2 bulan, dan penulis memilih lokasi penelitian di Pasar Agribisnis Desa Sumillan Kecamatan Alla Kabupaten Enrekang.
Jenis dan tipe penelitian
Sumber data
Teknik Pengumpulan Data
Teknik Analisis Data
Reduksi data merupakan bagian dari proses analisis yang menekankan, mempersingkat dan menghilangkan hal-hal yang tidak penting agar kesimpulan penelitian dapat dilaksanakan. Data yang direduksi memberikan gambaran yang lebih tajam terhadap hasil observasi, dan juga memudahkan peneliti untuk mencari kembali data yang diperoleh jika diperlukan. Penyajian data dalam bentuk gambar, skema dan tabel dapat bermanfaat untuk mendapatkan gambaran yang jelas dan memudahkan dalam menarik kesimpulan penelitian.
Singkatnya, penyajian data dirancang untuk menggambarkan informasi secara sistematis dan mudah dilihat serta dipahami dalam bentuk penyajian keseluruhan.
Kaebsahan Data
Hal ini dilakukan dengan membandingkan dan memeriksa derajat kredibilitas informasi yang diperoleh melalui waktu dan metode yang berbeda dengan menggunakan metode kualitatif, yang dilakukan dengan cara membandingkan data observasi dan hasil observasi dengan hasil wawancara (Paton dalam Harianti, 2013). Dilakukan untuk menguji sumber data, dengan tujuan menemukan persamaan data dengan metode yang berbeda. Triagulasi waktu berkaitan dengan waktu pengumpulan data, peneliti melakukan wawancara dengan informan dalam kondisi waktu yang berbeda untuk mengetahui kredibilitas data.
Informan Penelitian
- Kondisi Umum Wilayah Kabupaten Enrekang
- Profil Dinas Pertanian Dan Perkebunaan Kabupaten Enrekang
- Profil pasar agribisnis dan Letak geografis Pasar Sub Terminal Agribisnis adalah sebagai berikut
Letak geografis Kabupaten Enrekang berada di jantung kota Jasirah Sulawesi Selatan yang pada peta batas wilayahnya berbentuk hati. Kabupaten Enrekang secara umum mempunyai topografi bervariasi berupa perbukitan, pegunungan, lembah dan sungai dengan ketinggian 47-3.293 m dpl serta tidak mempunyai wilayah pantai. Secara umum topografi wilayahnya didominasi perbukitan/pegunungan, yaitu sekitar 84,96% luas wilayah Kabupaten Enrekang, sedangkan yang datar hanya 15,04%.
Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Enrekang mempunyai rencana strategis yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai dalam jangka waktu 5 (lima) tahun, dengan mempertimbangkan potensi, peluang dan hambatan yang ada atau mungkin timbul. Rencana Strategis Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Enrekang yang memuat visi, misi, maksud dan tujuan serta cara mencapai tujuan tersebut. Rencana strategis Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Enrekang disusun sebagai alat pengendalian dan tolak ukur kepemimpinan dalam pelaksanaan pembangunan 5 (lima) tahun dan tahunan serta untuk menilai keberhasilannya.
Matriks Swot Strategi Pengembangan Pasar Agribisnis
Sarana transportasi milik Dinas Pertanian yang digunakan oleh pengelola Pasar Subterminal Agribisnis yaitu. Dengan adanya pasar STA maka pemerintah harus tanggap dan membuat peraturan yang diharapkan mampu memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi Pasar Subterminal Agribisnis. Di satu sisi keberadaan pasar STA mempunyai banyak kelemahan, seperti lokasinya yang jauh dari jalan raya, kurang tertata dan lain sebagainya.
Namun perlu diingat bahwa pasar STA memegang peranan yang cukup penting dalam perekonomian, mengingat mayoritas masyarakat masih bergantung pada perdagangan melalui pasar STA.
Strategi Pemerintah Daerah Dalam Pengembangan Pasar Agribisnis Desa Sumillan Kabupaten Enrekang
- Deskripsi Strategi SO (Strenghts Opportunities)
- Deskripsi Strategi ST (Strength Threats )
- Strategi WT (WaknesseThreats)
Berdasarkan pendapat di atas mengenai bantuan dana Kementerian Pertanian dan Perkebunan untuk penyediaan sarana penunjang hasil pertanian dan perkebunan di desa Sumillan. Wawancara di atas menunjukkan adanya peran pemerintah dalam mendukung produk pertanian dan juga membantu kelompok tani. Input produk pertanian masuk ke pasar pertanian melalui pedagang pengepul dan seluruh produk pertanian yang ada di kabupaten.
Senada dengan kutipan wawancara di atas mengenai distribusi produk pertanian dan perkebunan, maka tanggapan yang diberikan sama dengan hasil wawancara di bawah ini. Dari analisis wawancara di atas terlihat bahwa informan sangat terbantu dengan adanya kerjasama yang sangat baik antara pemerintah, petani dan pedagang dalam hal ini pendistribusian produk pertanian dan pengembangan pasar pertanian di Desa Sumillan Kabupaten Enrekang. Promosi produk pertanian dan perkebunan merupakan upaya untuk menginformasikan atau menawarkan produk dengan tujuan menarik konsumen untuk membeli atau mengkonsumsinya.
Dari hasil wawancara di atas terlihat bahwa masyarakat dan pemerintah selama ini mempromosikan produk pertanian melalui pameran produk pertanian dan juga media online dan cetak. Kementerian Pertanian dan Perkebunan diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi para pedagang untuk lebih meningkatkan penjualan produk pertanian dan perkebunan.
PENUTUP
Saran
Bagaimana pun pemerintah harus memberikan perhatian kepada masyarakat untuk mendukung produk pertanian dan perkebunan, sehingga hasil pertanian dan perkebunan dapat didistribusikan ke beberapa daerah di Indonesia bahkan ke luar negeri. Pemerintah harus konsisten dalam strateginya sesuai analisis SWOT agar dapat bermanfaat bagi masyarakat sehingga dapat mengatasi faktor internal.