STRATEGI OPERASI LINGKUNGAN GLOBAL
Manajemen Operasional 1 Sumber: MO (Heizer dan Render) MO: Teori dan Praktis (Ellitan dan Anatan)
Lena Ellitan
Fakultas Bisnis UKWMS
2
ALASAN MENJADI GLOBAL ?
1. Efisiensi Biaya:-Pilih lokasi (biaya TK rendah); -
Manfaatkan kesepakatan dagang (pengurangan tarif: WTO, NAFTA, APEC, SEATO)
2. Perbaikan Manajemen Rantai Pasokan:-Tempatkan fasilitas di neg yg ada Sumber Daya rantai pasokan terjamin
3. Pemberian produk yg lebih baik: -Tempatkan di neg tempat produk dipasarkan (sesuaikan budaya)
4. Menarik pasar Baru:-jk wil.pemasaran terbataske pasar LN
5. Belajar untuk beroperasi yg lebih baik: -kerjasama dg persh lain (LN)alih teknologi, riset, desain & kegiatan
operasional lain.
6. Bisa dapatkan & pertahankan bakat global :-
karyawan yg baik beri kesempatan karir lebih baik (dg b’operasi scr global)
PERUSAHAAN YG BEROPERASI SCR GLOBAL
1. Bisnis Internasional (International Business): persh dg transaksi p’dagangan / investasi internasional (Harley Davidson)
2. Perusahaan Multinasional (Multinational Corporation): persh dg banyak bisnis nasional, kendalikan fasilitas di >1 neg, (The Body Shop).
3. Perusahaan Transnasional (Transnational Corporation) :persh dg bisnis internasional (pengelolaan di tiap Negara scr independen):
Nestle
4. Organisasi Global (Global Organization): organisasi yg m’hslkan produk standar dg melewati lintas batas: Caterpilar
3
KARAKTERISTIK PERUSAHAAN GLOBAL :
1. Lokasi Pabrik & fasilitas
2. Komponen bahan baku & output 3. Desain produk & proses teknologi 4. Permintaan (tdk lokal saja)
5. Logistik & pengendalian persediaan 6. Diorganisasikan scr global
4
PERTIMBANGAN UTAMA DLM MENCAPAI OPERASI GLOBAL
1. Desain Produk Global
Sesuaikan sosial & budaya (kemasan, cara pemasaran) 2. Desain Proses Global & Teknologi
Gunakan bantuan Teknologi informasi & komunikasi (operasi global dapat diintegrasikan)
5
PERTIMBANGAN UTAMA
DLM MENCAPAI OPERASI GLOBAL 6
1. Desain Produk Global
Sesuaikan sosial & budaya (kemasan, cara pemasaran)
2. Desain Proses Global & Teknologi
Gunakan bantuan Teknologi informasi & komunikasi (operasi global dapat diintegrasikan)
3. Analisa lokasi fasilitas global
• gunakan faktor kunci sukses dlm memilih negara,
(tk ekonomi, tk inovasi, jml penduduk trampil, tk prbhn teknologi, stabilitas pemerintahan, p’tggjwbn produk, p’batasan ekspor, kesamaan bahasa, etika kerja, tk pajak, inflasi, ketersediaan bahan baku, tk bunga, jml penduduk & ketersediaan sarana jalan.
4. Dampak budaya & etika
• Budaya yg berbeda
disikapi dg arif (kebiasaan jam istirahat, perlindungan thdp hak intelektual , budaya korupsi)
MENGELOLA OPERASI JASA DI DUNIA GLOBAL
• Ada beberapa hal yang perlu dilakukan yaitu :
1. Menentukan apakah orang maupun fasilitas mencukupi untuk menjaga eksistensi jasa yang diberikan.
2. Mengidentifikasi pasar asing yang masih terbuka yang tidak dikontrol pemerintah.
3. Menentukan jasa apa yang paling banyak diminati oleh konsumen luar negeri.
4. Menentukan bagaimana mencapai konsumen global.
7
DI BIDANG JASA, BAGI YANG AKAN MEMUTUSKAN UNTUK BEROPERASI SECARA INTERNASIONAL HARUS
MEMPERTIMBANGKAN PERBEDAAN PERSPEKTIF PADA BEBERAPA KEPUTUSAN MANAJEMEN OPERASIONAL DIANTARANYA :
a. Perencanaan kapasitas jasa yang akan
diberikan perusahaan kepada para konsumen.
b. Perencanaan lokasi tempat pemberian pelayanan kepada konsumen.
c. Desain fasilitas dan layout yang akan
digunakan perusahaan dalam memberikan pelayanan kepada konsumennya.
d. Penentuan jadwal pelayanan kepada konsumen
8
MENGEMBANGKAN MISI DAN STRATEGI PERUSAHAAN
• Misi :
1. Alasan pendirian organisasi 2. M’berikan batasan & focus
3. M’jawab pertanyaan (apa yg akan diberikan ke masy?
shg bisa tahu tujuan yg ingin dicapai persh
STRATEGI :
1. Rencana tindakan untuk mencapai misi.
2. M’perlihatkan bgmn misi akan dicapai 3. Tiap persh punyai strategi bisnis
4. Area fungsional punyai strategi
10
STRATEGI UNTUK KEUNGGULAN KOMPETITIF
3 langkah utama yg dilakukan persh:
1.Analisis Lingkungan
identifikasi (kekuatan, kelemahan, peluang ancaman) &
pahami lingkungan, pelanggan, industri & pesaing 2. Menetapkan Misi Perusahaan
Tetapkan alasan keberadaan persh & identifikasi nilai produk yg diciptakan persh
3. Membentuk Strategi
M’bangun keunggulan bersaing (harga murah, fleksibilitas rancangan/isi, mutu, penghantaran yg cepat, ketergantungan, jasa purna jual yg luas)
11
3 STRATEGI UNTUK MERAIH KEUNGGULAN DLM MO
1. Bersaing pd perbedaan (Differentiation),
keunikan dpt melalui karakteristik fisik /atribut jasa yg ditawarkan ke konsumen, shg konsumen mempersepsikannya sbg nilai
2. Bersaing pd biaya (Cost Leadership),
untuk mencapai nilai maksimum yg diinginkan pelanggan, tapi dg kualitas yg memadai.
3. Bersaing pd respon cepat (Rapid Response),
melalui keseluruhan nilai yg terkait dg pengembangan &
penghantaran barang yg tepat waktu, penjadwalan yg dapat diandalkan & kinerja yg fleksibel.
12
ISU & STRATEGI OPERASI GLOBAL
• MODEL STRATEGI
• Strategi operasi:
fungsi yg menetapkan keseluruhan arah untuk ambil keputusan.
Visi hrs diintegrasikan dg strategi bisnis
menghasilkan pola pengambilan keputusan operasi yg konsisten & mrpk keunggulan bersaing
• Analisis Eksternal:
Analisa kebutuhan konsumen, teknologi baru, perubahan sosial, perubahan ekonomi, persaingan, perubahan undang2, politik &
faktor lain di luar persh yg berdampak terhadap persh
• Analisis Internal:
Analisa input2 yg digunakan persh (bahan baku, TK, manajemen)
& kondisi di dalam persh.
13
ISU DALAM STRATEGI
1. Penelitian
Hasil penelitiansbg referensi bagi persh ambil keputusan yg tepat
: PIMS (Profit Impact of Market Strategy) dg 100 data dari 3.000 organisasi dg ROI (Return On Invesment)dampak keputusan:
a. Kualitas produk tinggi relatif thdp persaingan. b.
Penggunaan kapasitas yg tinggi. c. Efisiensi operasi tinggi. d.
Intensitas investasi rendah
e. Biaya langsung per unit yang rendah.
• 248 bisnis mengevaluasi 32 kategori untuk mendapatkan keunggulan kompetitif yg terus menerus, maka 28 % kategori yg terpilih adl manajemen operasional.
14
2. PREKONDISI UNTUK IMPLEMENTASI STRATEGI
• Manajer operasional harus memahami bahwa perusahaan beroperasi dalam system yang terbuka, sehingga terdapat banyak factor yang dapat mempengaruhi perkembangan strategi dan juga implementasinya.
• Oleh karena itu maka ada beberapa kondisi sebelumnya yang perlu dianalisis diantaranya adalah : a. Kekuatan dan kelemahan dari para pesaing yang sudah ada maupun
pendatang baru, barang substitusi, perjanjian dengan para supplier maupun distributor.
b. Berbagai masalah lingkungan, teknologi, peraturan, ekonomi,
politik, social yang sekarang berlangsung maupun yang akan datang c. PLC (Product Life Cycle) atau daur hidup produk yang mungkin akan
menjadi batasan strategi operasional
d. Input yang tersedia dalam perusahaan maupun dalam manajemen operasional.
e. Koordinasi strategi manajemen operasional dengan strategi fungsional lainnya.
3. DINAMIKA
• Adanya perubahan dlm organisasi strategi mjd dinamis ( SDM, keuangan, teknologi, siklus hidup produk)
• Pergeseran (fase pertumbuhan ke dewasa) (strategi desain produk: meningkatkan kapasitas kapasitas sudah optimum).
• strategi yg diterapkan akan dinamis (sesuaikan dg kondisi yg dihadapi perusahaan) : berbagi perubahan yg tjd (terkait dg posisi kompetitif dlm persaingan)
PENGEMBANGAN & IMPLEMENTASI STRATEGI
1. Identifikasi Faktor Kunci Sukses analisis SWOT
• Strength – kekuatan persh
• Weaknesess – kelemahan persh
• Opportunity – peluang bagi persh
• Threath - ancaman yg dihadapi persh
2. Membangun organisasi , melalui :
a. Pengenalan strategi & faktor kunci sukses
b. Pengelompokkan kegiatan dlm struktur organisasi c. Pengisian tenaga kerja
d. Koordinasi dg bawahan (rencana, anggaran & program sesuai strategi) 3. Menyelaraskan MO dg kegiatan lain
• Keberhasilan strategi MO tergantung keterpaduan dg bagian lain (fungsi pemasaran, keuangan, sistem informasi, & SDM); jadwal penerbangan
17
EMPAT STRATEGI INTERNASIONAL
• Gambar : Empat Strategi Operasi Internasional
Tinggi
STRATEGI STRATEGI
GLOBAL TRANSNASIONAL Pertimbangan
Pengurangan Biaya
STRATEGI STRATEGI
INTERNASIONAL MULTINASIONAL Rendah
Rendah Pertimbangan Tinggi Tingkat Tanggapan Lokal
18
Strategi Internasional
• M’gunakan ekspor & lisensi untuk masuk pasar global
• tingkat tanggapan lokal rendah (krn ekspor /kerjakan lisensi),
biaya kurang efisiensi (krn proses produksi tidak dekat pasar)
paling mudah (krn ekspor: perubahan sedikit;
lisensi : resiko kecil)
19
Strategi Multidomestik
• kewenangan / desentralisasi di tiap negara:
McDonald
• Cara: buka perusahaan cabang, waralaba, usaha patungan yg mandiri
20
Strategi Global
• Keputusan terdesentralisasi (koordinasi: standardisasi &
pembelajaran diantara fasilitas). (Caterpillar)
• tepat diterapkan jk fokus efisiensi biaya tapi respon lokal rendah.
Strategi Transnasional
• gabungkan keuntungan & efisiensi skala global dg respon lokal.
• Input keluar dari batasan nasional.
aktifitas utamanya (cabang melaksanakan tugas sendiri) efisiensi & fleksibilitas jaringan) :Nestle, Reuters, Citicorp.
21
2. STRATEGI MEMASUKI BISNIS GLOBAL : OPERASI PERUSAHAAN MULTINASIONAL
1.1. Kerjasama internasional dan peluang bisnis serta pasar baru.Kerjasama internasional dan peluang bisnis serta pasar baru.
Ekspansi kegiatan bisnisEkspansi kegiatan bisnis
Keputusan bisnis globalKeputusan bisnis global
2. `Dimensi persaingan internasional 2. `Dimensi persaingan internasional
Kajian khusus tentang core competencies atas globalisasi Kajian khusus tentang core competencies atas globalisasi beberapa produk
beberapa produk
Berbagai aspek yang terkait dengan persaingan pasar Berbagai aspek yang terkait dengan persaingan pasar internasional
internasional
Berbagai metode dalam mengembangkan ide-ide baru untuk Berbagai metode dalam mengembangkan ide-ide baru untuk pemasaran.
pemasaran.
Kompleksitasi lain bisnis global dalam pemasaran Kompleksitasi lain bisnis global dalam pemasaran
Ada 12 kesalahan yang umum dilakukan dalam pemasaran internasional Ada 12 kesalahan yang umum dilakukan dalam pemasaran internasional
(Keegan, 1988) adalah sebagai berikut : (Keegan, 1988) adalah sebagai berikut :
Kegagalan dalam meningkatkan produk/pelayanan secara terus-Kegagalan dalam meningkatkan produk/pelayanan secara terus- menerus
menerus
Kegagalan dalam menaksir pasar potensial secara telitiKegagalan dalam menaksir pasar potensial secara teliti
Kegagalan dalam menghargai kecenderunganKegagalan dalam menghargai kecenderungan
Kegagalan dalam menghargai perbedaan regional Kegagalan dalam menghargai perbedaan regional
Kegagalan dalam menghargai perbedaan musimanKegagalan dalam menghargai perbedaan musiman
Kegagalan dalam menetapkan anggaran realistisKegagalan dalam menetapkan anggaran realistis
Kegagalan dalam mengikuti rencana/kebijakan Kegagalan dalam mengikuti rencana/kebijakan
Ketiadaan komitmen Ketiadaan komitmen
Kegagalan dalam menguji asumsi/kepercayaan Kegagalan dalam menguji asumsi/kepercayaan
Kegagalan dalam mengakui kesalahan Kegagalan dalam mengakui kesalahan
Kegagalan dalam menilai dan menjangkau pada kompetisiKegagalan dalam menilai dan menjangkau pada kompetisi
Kegagalan dalam melakukan riset pemasaranKegagalan dalam melakukan riset pemasaran
10.Menciptakan Keunggulan dalam BIsnis Global
Memasuki persaingan dunia bisnis internasional adalah sangat sulit dan kompleks, karena itu perusahaan membutuhkan berbagai strategi yang mengarah pada penciptaan atau kreativitas yang dinilai mendatangkan suatu keunggulan untuk bersaing dalam bisnis global. Diantaranya adalah :
a.a. Mengembangkan sebuah orientasi pemasaran (Mengembangkan sebuah orientasi pemasaran (develop a develop a marketing orientation
marketing orientation))
b.b. Kunci pendukung aktivitas untuk mengembangkan orientasi Kunci pendukung aktivitas untuk mengembangkan orientasi pasar (
pasar (key support activities to improve market orientationkey support activities to improve market orientation))
c.c. Beberapa contoh strategi pemasaran internasional yang mungkin Beberapa contoh strategi pemasaran internasional yang mungkin dapat dilakukan (
dapat dilakukan (example of possible international marketing example of possible international marketing strategies to go with corporate strategies
strategies to go with corporate strategies)) d.d. Inovasi Efektif Inovasi Efektif
Inovasi yang efektif akan menghasilkan keunggulan bersaing Inovasi yang efektif akan menghasilkan keunggulan bersaing
yang berkesinambungan, yaitu apabila inovasinya : yang berkesinambungan, yaitu apabila inovasinya : -- Sulit untuk ditiru pesaing Sulit untuk ditiru pesaing
-- Sanggup memberi nilai yang berarti bagi pelanggan Sanggup memberi nilai yang berarti bagi pelanggan -- Tepat waktuTepat waktu
-- Sanggup dimanfaatkan secara komersial melalui kemampu-Sanggup dimanfaatkan secara komersial melalui kemampu- an yang ada dan kompetensi inti dalam membantu an yang ada dan kompetensi inti dalam membantu perusaha-
perusaha-
an mengembangkan keunggulan bersaing. (C.A.
an mengembangkan keunggulan bersaing. (C.A.
Lengnick- Lengnick-
Hall, 1992,
Hall, 1992, Innovation and competitive advantage : What Innovation and competitive advantage : What wewe
DIAGRAM A
PROSES PENCIPTAAN DAYA SAING PRODUK DAN JASA
Catatan : baca mulai dari angka 11
Sumber : Z Heflin Frinces, Tuntutan Perubahan, 2009 : 84
1
Kepemimpinan dan Kekuasaan
Sistem Negara (Pemeritnah)
Proses
& Sistem Pendidikan
SD berkualitas
& unggul
Kebebasan (demo-
kratis)
Kreativitas, inisiatif &
inovasi
Fasilitas dan penunjang
Kegiatan
R&D Sains
Teknologi Proses produksi
Produk/jasa berdaya
saing 2
3 4 5 6 7 8 9 10 11
Hubungan tak langsung
Hubungan tak langsung
Persaingan Pasar
Global
14. MENAKSIR KEKUATAN DAN KELEMAHAN ORGANISASI
Faktor kunci sukses untuk bisnis, kini para analisi bisa berbalik perhatian ke suatu evaluasi tentang kapabilitas organisasi kekuatan dan kelemahannya. Untuk memanfaatkan peluang dan menangkis ancaman dari para pesaing di dalam industri.
Evaluasi sebuah kekuatan dan kelemahan perusahaan meliputi :
Mengidentifikasi faktor kunci sukses untuk bisnis
Mengembangkan profil sumber daya dan keterampilan perusahaan.
Mengidentifikasi kekuatan yang utama di mana perusahaan bisa membangun sebuah strategi yang sehat untuk memanfaatkan peluang didalam bisnis, dan (mengidentifikasi) kelemahan yang kritis yang harus dihapus untuk mencegah kegagalan.
Membandingkan kekuatan dan kelemahan perusahaan dengan para pesaing utama di dalam bisnis