PENDAHULUAN
Rumusan Masalah
Bagaimana praktik pembacaan huruf pilihan dalam tradisi Mitoni di Trans Sulau Desa Air Sulau Kecamatan Kedurang Ilir Kabupaten Bengkulu Selatan. Apa yang melatar belakangi pembacaan surat pilihan dalam tradisi Mitoni di Trans Sulau Desa Air Sulau Kecamatan Kedurang Ilir Kabupaten Bengkulu Selatan. Apa makna masyarakat Desa Air Sulau terhadap pembacaan huruf pilihan dalam tradisi Mitoni di Trans Sulau Desa Air Sulau Kecamatan Kedurang Ilir Kabupaten Bengkulu Selatan.
Tujuan Penelitian
Kegunaan Penelitian
Kajian Pustaka
6 Didi Junaedi, The Living Qur'an: Pendekatan Baru dalam Pengkajian Al-Qur'an (Studi Kasus di Pondok Pesantren As-Siroj Al-Hasan, Desa Kalimukti, Kecamatan, Kecamatan Pabedilan, Cirebon), hal. , 184. Dalam hal ini misalnya mengenai ritual Mitoni dan cara membaca Alquran dalam tradisi tersebut. Ajak sanak saudara dan tetangga sekitar atau orang yang telah ditunjuk untuk membaca Al-Quran.
Luqmān adalah salah satu hamba Allah yang taat dan dijelaskan dalam Al-Qur'an. Salah satu rangkaian upacara ini diisi dengan pembacaan surat-surat Al-Qur'an pilihan dan keseluruhannya. Latihan membaca Al-Quran saat hamil (Studi Living Quran di Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon).
Tesis Program Studi Ilmu Al-Qur'ān dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. Living Qur'an: Pendekatan Baru dalam Kajian Al-Qur'an (Studi Kasus di Wisma Islam As-Siroj Al-Hasan Desa Kalimukti Kecamatan Pabedilan Cirebon).
Sistematika Penulisan
LANDASAN TEORI
- Pengertian Living Qur’ān
- Arti Penting Living Qur’ān
- Beberapa contoh Riset Living Qur’ān
- Pengertian Al-Qur‟ān
- Tinjauan Umum Tentang Tradisi
- Pengertian Tradisi
- Lahirnya Tradisi Dalam Masyarakat
- Fungsi Tradisi
- Pengertian Mitoni
- Pengenalan Surah Yūsuf, Maryam, Luqmān, Muhammad dan Al-
- Deskripsi Surah Yūsuf
- Deskripsi Surah Maryam
- Deskripsi Surah Luqm ā n
- Deskripsi Surah Muhammad
- Deskripsi Surah Al-Wāqi‟ah
Menggunakan istilah Living Quran, kata Living Quran merupakan gabungan dari dua kata yang berbeda. Secara sederhana istilah Living Qur'an dapat diartikan sebagai teks Al-Qur'an yang hidup di masyarakat.2. Kedua, ungkapan ini bisa juga merujuk pada masyarakat yang kesehariannya menggunakan Al-Qur’an sebagai kitab rujukannya.
Dari definisi di atas dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian model Living Quran yang dicari bukanlah kebenaran. Meskipun Al-Qur’an terkadang digunakan sebagai simbol keyakinan yang dijalani, namun kemudian diungkapkan dalam bentuk perilaku keagamaan. Kajian pada bidang Living Qur'an memberikan kontribusi penting bagi perkembangan bidang kajian Al-Qur'an.
Tafsir dapat menjadi suatu respon atau amalan perilaku suatu masyarakat yang diilhami oleh kehadiran Al-Qur’an. Dalam bahasa Al-Qur’an disebut tilawah, yaitu bacaan yang diarahkan pada pengalaman (tindakan), yang dibedakan dengan qirā’ah (bacaan yang diarahkan pada pemahaman). Keempat, penelitian yang memberikan perhatian dan tanggapan masyarakat terhadap teks Al-Qur'an dan hasil tafsirnya sendiri.7.
Contoh model kajian Al-Quran Hidup berkaitan cara-cara membaca al-Quran pernah dilakukan oleh Dr. Beliau telah membuat kajian tentang etika atau cara membaca al-Quran berdasarkan kajian lapangan di forum-forum ilmiah Mesir. Dalam kajiannya, Frederick turut mengkritik kajian al-Qur'an di Barat yang semakin menekankan sisi ritual peranan al-Qur'an.
Menurut Frederick, penggunaan Alquran memang melebihi penggunaan umat Kristen atau Yahudi untuk kitab sucinya. Dikatakan demikian karena Al-Qur'an seolah-olah telah mengumpulkan beberapa huruf, kata, dan kalimat secara teratur sehingga tersusun dengan baik dan benar. Biasanya Al-Qur'an menggambarkan kisah seseorang dalam satu surah yang membicarakan banyak persoalan, dan kisah ini hanyalah surah Yusuf ini.
METODE PENELITIAN
- Lokasi Penelitian
- Waktu Penelitian
- Informan Penelitian
- Sumber Data
- Teknik Pengumpulan Data
- Teknik Keabsahan Data
- Teknik Analisis Data
Peserta acara ini kebanyakannya adalah saudara mara dan jiran tetangga di kawasan sekitar atau orang yang telah dilantik membaca al-Quran. Orang yang membaca al-Qur'an adalah orang yang mahir, tartil dan mengetahui hukum tajwid, biasanya ada 10 orang atau lebih. Ada yang khatam al-Quran, sholawat, baca surat-surat pilihan sahaja, ini kerana terlalu sukar untuk khatam al-Quran dalam persekitaran masyarakat biasa.
Jika al-Quran tidak dapat dikhatamkan secara keseluruhannya, surah-surah tertentu dipilih untuk dibacakan sebagai doa agar mendapat keberkatan dunia dan akhirat. Dalam tradisi Mitoni, pembacaan ayat-ayat suci al-Quran adalah supaya anak dalam kandungan sentiasa berpegang kepada al-Quran. Tradisi ini juga merupakan kebiasaan membaca dan mendengar al-Quran bersama-sama yang diamalkan oleh penduduk kampung Air Sulau.
Kami menceritakan kepadamu kisah yang paling baik dengan menurunkan Al-Quran ini kepadamu...”20 (QS. Yusuf [12]: 3). Surat Yusuf adalah satu-satunya surat dalam Al-Quran yang menjelaskan kisah Nabi Yusuf dalam satu surat. Pada masa upacara Mitoni, pelbagai surat al-Quran dibaca, seperti surat Yusuf, Maryam, Luqmān, Muhammad, al-Wāqi‟ah.
Inilah aspek pertama pengetahuan masyarakat tentang kisah para nabi dan rasul yang terdapat dalam Al-Qur'an. Mencium dan menyentuh Al-Quran Upaya mengembangkan kajian Al-Qur'an melalui Living Qur'an. Tesis Program Studi Ilmu Al-Qur'ān dan Tafsir Fakultas Ushuluddin dan Filsafat Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Darussalam Banda Aceh.
The Living Qur'an dalam Sejarah Kajian Al-Qur'an dalam Sahiron Syamsuddin (ed) Metodologi Penelitian Living Qur'an dan Hadits. Tradisi Pengajian Tujuh Surat Pilihan Dalam Ritual Mitoni/Tujuh Bulan (Studi Al-Qur'an Hidup di Kecamatan Padukuhan Sembego. Kesalahan Perspektif Al-Qur'an: Kajian Tematik Istilah "Ḍalal" dalam Al-Qur'an sebuah.
TEMUAN PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Sejarah Desa Air Sulau
Desa Air Sulau dimulai pada tahun 1986 dengan kedatangan masyarakat transmigrasi dari Jawa Tengah, Jawa Barat dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang dimukimkan kembali oleh Pemerintah Pusat melalui Departemen Transmigrasi. Saat itu masih bernama UPT Manna F/X Sulau yang ditempatkan di setiap blok, antara lain blok A, B, C, Flamboyan, dan Karang Anyar. Saat itu masing-masing daerah asal dipimpin oleh satu orang, antara lain dari Yogyakarta dipimpin oleh Purwo, dari Sumedang dipimpin oleh N.
Sutama, dari Bandung dipimpin oleh Andi Kusma, dari DKI Jakarta dipimpin oleh Aspul Anwar, dari Blora dipimpin oleh Wahyudi, dari Cirebon dipimpin oleh Asmar dan dari Karanganyar dipimpin oleh Triwiguno.1. Desa Air Sulau, kepemilikan tanah pemerintah pusat diperoleh melalui persetujuan tokoh masyarakat Kedurang dan pemerintah kabupaten Bengkulu Selatan dan disertai dengan sertifikat sebagai bukti kepemilikan tanah pemukiman dan pertanian seluas 2 Ha per kepala keluarga.
Letak Geografis
Visi dan Misi
Kondisi Sosio-Demografi
Peralatan yang digunakan adalah Al Quran, sound system dan microphone, air bunga 3 warna; merah, putih, kuning. Karena sebenarnya Al Quran itu mubarok. diberkati dan memberi berkah), maka prinsip mā lā yudraku kulluhu lā yutraku kulluhu erat kaitannya dengan tradisi semacam ini. Kemudian seiring berkembangnya zaman ketika mereka hijrah ke Pulau Sumatera, tepatnya di Desa Air Sulau, prosesi tersebut mulai bernuansa Islami, yaitu dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, shalawat dan doa.
Apabila bentuk bayi dalam kandungan sudah sempurna, hendaknya disertakan bacaan ayat suci Al-Qur'an yang juga dimaksudkan sebagai doa. Salah satu kisah Luqman dalam Al-Qur'an adalah tentang pendidikan, menggambarkan bagaimana Luqman memberikan pendidikan iman dan akhlak kepada putranya. Dengan membaca surat Luqmān dengan harapan agar anda tidak mengikuti jejak setan, melainkan mengikuti tingkah laku dan langkah Luqmān seperti yang dijelaskan dalam Al-Qur'an yaitu surat Luqmān.
Menurut analisa peneliti, makna surat Muhammad adalah harapan agar anak menjadi seperti Nabi Muhammad SAW, hal ini mengacu pada kisah Nabi Muhammad SAW yang digambarkan dalam Al-Qur'an mempunyai sifat-sifat agung dan adil. Ini harapan masyarakat mendapat keselamatan dan keberkahan.” 50 Dari riwayat para rasul dan beberapa hamba Allah yang shaleh, mereka menganjurkan masyarakat untuk membaca surat-surat Al-Qur'an pada acara Mitoni. Di sisi lain, masyarakat membaca Al-Qur'an karena meyakini bahwa Al-Qur'an adalah sarana doa untuk mencari keselamatan dan keberkahan.
Dan masyarakat juga terpacu dengan penjelasan tentang keutamaan membaca Al-Qur'an dan surat-surat tertentu saat hamil, sehingga tradisi ini masih dilakukan hingga saat ini. Pembacaan surat-surat pilihan dalam tradisi Mitoni di atas jika dianalisa menunjukkan bahwa Al-Qur'an merupakan kitab suci yang tanpa disadari tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat, karena Al-Qur'an selalu hadir dalam berbagai aktivitas masyarakat muslim. , termasuk membaca surat-surat pilihan dalam Alquran saat upacara Mitoni. Al-Qur'an dalam segala hal tersebut memberikan gambaran bahwa Al-Qur'an berfungsi sebagai kitab suci yang selalu disakralkan oleh umat Islam.
Doa yang dimaksud sebagai langkah antisipatif, memohon kepada Allah SWT agar segala sesuatunya baik-baik saja di sisi-Nya, sebagai wujud rasa syukur sekaligus permohonan perlindungan agar anak yang akan dilahirkan menjadi anak yang utuh, sempurna, dan menjadi generasi penerus bangsa. Umat Islam yang shaleh atau shalihah yang teguh memegang teguh agama dan Al-Qur’an. Metode Penelitian Living Quran Model Penelitian Kualitatif dalam Sahiron Syamsuddin (red) Metodologi Penelitian Living Quran dan Hadits.
Tabel I Daftar Informan Penelitian
Tabel II Batas-Batas Wilayah Desa Air Sulau
Tabel III Jumlah Penduduk Desa Air Sulau
Tabel IV Pendidikan Desa Air Sulau
Tabel V Pekerjaan Masyarakat Desa AirSulau
Tabel VI Agama Desa Air Sulau
Tabel VII Sarana Desa Air Sulau