BEST PRACTICE (PRAKTIK BAIK)
MENGGUNAKAN METODE STAR (SITUASI, TANTANGAN, AKSI,REFLEKSI HASIL, DAMPAK)
SULITNYA PESERTA DIDIK KHUSUSNYA KELAS VII DALAM MENGIDENTIFIKASI SOFTWARE YANG MEMILIKI FUNGSI PENGOLAH KATA
MELALUI MODEL PEMBELAJARAN ADVANCE ORGANIZER
Nama : Cecep Sunandar
NIM : 233153715955
Bidang Studi : Informatika Unit Kerja : SMPN 5 Cikalong
Dosen Pembimbing : Dr.Eng Anik Nur Handayani, S.T., M.T (Shofiyah Al Idrus, S.Pd, M.Pd).
Guru Pamong : Berdina Amelia Wandasari, S.Pd, Gr
GURUAN PROFESI GURU (PPG) DALAM JABATAN SEKOLAH PASCA SARJANA
UNIVERSITAS NEGERI MALANG TAHUN 2024
Menyusun Cerita Praktik Baik (Best Practice)
Menggunakan Metode Star (Situasi, Tantangan, Aksi, Refleksi Hasil, dan Dampak) Terkait Pengalaman Mengatasi Permasalahan Siswa dalam Pembelajaran
Nama : Cecep Sunandar
NIM :233153715955
Tempat Tugas : SMPN 5 Cikalong
Lokasi SMPN 5 Cikalong Lingkup
Guruan SMP
Tujuan yang ingin
dicapai
memahami struktur dari konten dan fitur utama aplikasi pengolah kata, peserta didik mampu menjelaskan pengertian microsft word, fungsi, dan mampu Mengidentifikasi menu dan ikon pada perangkat lunak microsoft word serta mampu mencoba menggunakan microsoft word untuk menyajikan informasi.
Melalui Model Pembelajaran Advance Organizer Penulis Cecep Sunandar
Tanggal 02 Februari 2024
Situasi Latar belakang masalah dari praktik pembelajaran ini adalah:
Sulitnya peserta didik khususnya Kelas 7 dalam mengidentifikasi Software yang memiliki fungsi pengolah kata
Dari latar belakang masalah diatas, praktik baik (Best Practice) perlu dilakukan untuk mengatasi permasalahan pembelajaran Mengenai Sulitnya peserta didik khususnya Kelas 7 dalam mengidentifikasi Software yang memiliki fungsi pengolah kata, dapat diambil kesimpulan bahwa kelancaran dari proses pembelajaran dapat ditentukan dari model, metode dan media pembelajaran yang digunakan. Pemanfaatan teknologi yang baik dalam proses pembelajaran akan dapat membantu guru dalam memaparkan materi serta mampu memotivasi peserta didik untuk berkreasi dalam pemanfaatan IT.
Praktik pembelajaran ini penting untuk dibagikan karena menurut saya dengan mengoptimalkan model pembelajaran, metode pembelajaran dan media pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilan guru dalam memaparkan dan menyampaikan materi pembelajaran secara terarah dan terstruktur sehingga materi dapat diterima dengan jelas oleh peserta didik, selain itu dengan pemanfaatan teknologi pada media pembelajaran yang digunakan berupa Smart TV, power point, video pembelajaran dan aplikasi pembelajaran lainnya yang dapat disajikan dengan menyenangkan dapat memotivasi peserta didik dalam mengikuti pembelajaran. Dengan demikian maka guru selain dapat memotivasi diri sendiri juga bisa memotivasi guru lainnya untuk mengembangkan dan meningkatkan kreatifitas dengan pemanfaatkan teknologi dalam proses pembelajaran yang menarik.
Peran dan tanggung jawab saya dalam praktek pembelajaran ini adalah sebagai guru yang bertanggung jawab dalam mendesain pembelajaran yang menyenangkan menggunakan model, metode, dan media pembelajaran yang tepat dan inovatif sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai secara efektif dan optimal. Peran guru sangat besar dalam mengelola kelas, guru merupakan sentral dan salah satu sumber belajar dalam kegiatan
belajar mengajar. Guru harus memiliki kreatifitas dan inisiatif dalam mengelola kelas karena gurulah yang mengetahui secara pasti situasi dan kondisi kelas terutama keadaan siswa secara psikologis dengan latar belakang yang dimiliki oleh masing-masing siswa.
Sebagai guru juga memiliki peran dan tanggung jawab dalam melakukan penilaian proses
( penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampilan).
Tantangan Berdasarkan hasil pengamatan kajian literatur dan wawancara dengan guru sejawat, pelaksanaan pembelajaran menggunakan model Advance Organizer metode pengerjaan proyek dengan media pembelajaran langsung praktek dengan alat yang real, slide pembelajaran, LKPD dan . Adapun yang menjadi tantangan guru untuk mencapai tujuan diatas adalah
1. Dalam menentukan model dan metode pembelajaran, guru harus benar- benar terampil menguasai materi yang akan disampaikan kepada peserta didik dan dapat mengetahui kondisi serta karakteristik peserta didik sehingga saat menentukan model dan metode pembelajaran guru dapat menggunakan model dan metode pembelajaran yang tepat sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai.
2. Dalam menentukan media pembelajaran, guru harus dapat memilih media pembelajaran yang tepat dan menarik bagi peserta didik sehingga dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Guru juga harus dapat memaksimalkan kemampuan dalam penggunaan IT sehingga dapat merangsang peserta didik untuk belajar.
Kreativitas guru dalam menuangkan materi ke dalam media pembelajaran juga harus ditingkatkan sehingga guru diharapkan perlu untuk dapat mengikuti pelatihan – pelatihan guna meningkatkan kemampuan dan kompetensi dalam bidang IT.
3. Membutuhkan persiapan lebih untuk menyiapkan aktivitas menjawab soal-soal dengan menggunakan aplikasi quizziz pada praktik pembelajaran, selain itu kendala jaringan internet atau masalah teknis pada laptop dan hp saat menjawab soal dengan menggunakan aplikasi quizziz.
Dilihat dari tantangan tersebut, dapat disimpulkan bahwa tantangan yang dihadapi melibatkan guru dari segi kompetensi yang dimiliki oleh guru yaitu kompetensi professional dalam pemanfaatan teknologi dan dari segi peserta didik yaitu motivasi belajar.
Pihak-pihak yang terlibat antara lain adalah
1. Kepala Sekolah sebagai pemberi ijin dalam pelaksanaan praktik pembelajaran.
Menurut beliau hal pertama yang perlu dilakukan sebagai guru adalah mengevaluasi diri sendiri, apakah guru saat ini sudah memberikan motivasi kepada siswa. Guru di sekolah bukan hanya berfungsi sebagai pengajar, tetapi juga sebagai motivator bagi siswanya.
2. Teman sejawat, dosen dan guru pamong berperan dalam membimbing, memberikan saran dan masukan saat penyusunan perangkat pembelajaran dan pelaksanaan praktik pembelajaran.
3. Rekan-rekan mahasiswa PPG yang selalu memberikan saran dan solusi atas segala hambatan yang ditemukan pada saat PPL dan selalu menguatkan satu sama lainnya untuk menyelesaikan segala tagihan di LMS.
4.Peserta didik sebagai sentral dan subjek dalam proses pembelajaran.
Aksi Langkah-langkah yang harus dilakukan oleh guru dalam menghadapi tantangan yang dihadapi, antara lain :
1. Memilih media pembelajaran
Strategi yang dilakukan guru dalam memilih media pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan materi yang diajarkan oleh guru serta karakteristik siswa, selain itu guru juga bisa memilih media pembelajaran yang dikuasi dan bisa dipelajari untuk membuat suatu media pembelajaran yang inovatif dan menarik bagi peserta didik.
guru mempersiapkan media pembelajaran satu minggu sebelum praktik pembelajaran dan memberikan arahan kepada peserta didik untuk mempersiapkan diri melalui WA group sebelum pelaksanaan praktik pembelajaran. Dalam kegiatan ini guru memanfaatkan media pembelajaran menggunakan Smart TV, power point dan audio visual berupa video pembelajaran tentang melaksanakan persiapan perakitan dan pelaksanaan perakitan komputer dan soal- soal dengan menggunakan tes manual lembaran jawaban.
Proses pembuatan media ini dimulai dari mempelajari materi yang akan dibuat, kemudian guru dapat merancang desaign dari media pembelajaran, setelah itu guru dapat memasukkan materi yang akan disampaikan oleh peserta didik serta memasukkan video pembelajaran mengenai Pengidentifikasian software sesuai dengan keinginan guru.
Sumber daya yang diperlukan untuk membuat media pembelajaran ini antara lain pengetahuan dan kemampuan guru dalam menggunakan aplikasi dan penggunaan laptop.
2. Memaksimalkan kemampuan guru dalam penggunaan IT serta pemilihan model dan metode pembelajaran berbasis TPACK.
Strategi yang dilakukan guru untuk memaksimalkan kemampuan dalam penggunaan IT serta pemilihan metode pembelajaran dengan cara mengasah dan banyak berlatih dalam menggunakan IT serta memilih metode pembelajaran yang tepat sesuai dengan karakteristik peserta didik untuk membangun suasana kelas yang nyaman dan menarik bagi peserta didik untuk belajar dan memahami materi yang diberikan oleh guru.
Proses memaksimalkan penggunaan IT ini, guru dapat mempelajari secara otodidak dan dapat berlatih dengan rekan sejawat lainnya, serta dengan mengikuti pelatihan- pelatihan peningkatan penggunaan IT dalam media pembelajaran.
Sumber daya yang diperlukan dalam memaksimalkan penggunaan IT yakni memaksimalkan pelatihan dengan rekan sejawat serta pemahaman tentang IT, selanjutnya sumber daya yang diperlukan dalam memilih metode pembelajaran yakni, dengan pemahaman atau kompetensi guru pada saat memilih model dan metode sesuai dengan materi dan karakteristik peserta didik.
Refleksi Dampak dari aksi dan langkah yang dilakukan yang dirasa hasilnya efektif dapat dilihat dari :
● Berdasarkan analisis hasil belajar dapat diketahui nilai rata-rata siswa adalah 75,71 dikarenakan siswa yang mendapat nilai diatas KKM sudah melebihi dari 84
% yaitu 27 siswadan siswa yang mendapat nilai di bawah KKM sebanyak 5 siswa dengan presentase 16%. Nilai tertinggi adalah 90 dan nilai terendahnya 20. Ini menunjukan
bahwa hasil belajar siswasudah mengalami perbaikan dengan menggunakan model pembelajaran Advanve Organizer
● Pemilihan model pembelajaran dan juga proses pembelajaran yang berpusat pada peserta didik serta evaluasi dengan menggunakan tes manual sangat meningkatkan minat dan keaktifan peserta didik saat proses pembelajaran sehingga peserta didik termotivasi untuk belajar.
Respon secara umum terhadap kegiatan pembelajaran semuanya positif dan sangat baik, siswa merasa tertarik, antusias dan senang dalam mengikuti proses pembelajaran terutama dengan pemanfaatan media pembelajaran yang diberikan oleh guru saat melakukan proses pembelajaran di kelas, hal ini dapat dilihat dari kegiatan refleksi akhir pembelajaran peserta didik bahwa pembelajaran yang sudah dilalui sangat menyenangkan karena melihat template yang menarik pada media pembelajaran yang digunakan sesuai dengan materi serta dalam penyesesaian masalah yang diberikan sebagai bahan praktek sudah menggunakan TPACK. Respon teman sejawat menyatakan bahwa kegiatan yang dilakukan sudah sesuai dengan Modul Ajar dan sangat membantu untuk meningkatkan kemampuan peserta didik. Rekan sejawat merasa termotivasi untuk menerapkan pembelajaran inovatif. Respons Waka Kurikulum menyatakan bahwa proses pembelajaran sudah selaras dengan kurikulum yang digunakan di sekolah.
Faktor dan indikator yang menjadi keberhasilan dalam praktik ini adalah sebagai berikut : Dari hasil pembelajaran yang dilakukan peserta didik merasa senang dengan model pembelajaran Advance Organizer, praktik pembelajaran ini dinyatakan berhasil dan efektif yang dapat dilihat dari hasil evaluasi menggunakan tugas individu dan tugas kelompok dalam mempraktekan materi yang sudah di pelajari, dimana Sebagian besar nilai peserta didik diatas KKM.
Ini sangat ditentukan dan tidak terlepas dari penguasaan guru terhadap media pembelajaran, model pembelajaran dan langkah yang dipilih sesuai dengan karakteristik peserta didik. Pembelajaran yang bisa diambil dari proses dan kegiatan yang sudah guru lakukan adalah sebaiknya guru lebih kreatif dan inovatif dalam pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, guru lebih kreatif dalam membuat atau menyusun media pembelajaran, serta memilih model pembelajaran untuk membuat proses belajar mengajar sesuai dengan yang diharapkan serta karakteristik peserta didik.
Pembelajaran dari keseluruhan proses tersebut :
Melihat beberapa uraian diatas dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran inovatif dapat tercipta jika metode dan media pembelajaran yang ditentukan tepat dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Guru harus berperan aktif dan inovatif dalam menggunakan model pembelajaran, menyediakan media, alat, dan bahan yang beragam sehingga menumbuhkan motivasi peserta didik dan meningkatkan kemampuan peserta didik. Pentingnya Kerjasama, pemahaman guru dalam pembelajaran di kelas semakin variatif dan interaktif, dan pemahaman guru dalam menerapkan pembelajaran inovatif sehingga pembelajaran dapat terlaksana dengan baik guna memenuhi tujuan Guru.