• Tidak ada hasil yang ditemukan

SUMBER BELAJAR.pdf - Repository UIN Mataram

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "SUMBER BELAJAR.pdf - Repository UIN Mataram"

Copied!
96
0
0

Teks penuh

HAKIKAT DAN JENISSUMBER BELAJAR

Hakikat Sumber Belajar

Sumber belajar adalah segala sesuatu yang berupa benda dan orang yang dapat menunjang kegiatan belajar. Sementara itu, Seels dan Richey mengatakan bahwa sumber belajar adalah semua sumber pendukung kegiatan pembelajaran, termasuk sistem dan bahan pendukung.

Jenis Sumber Belajar

Sumber belajar tersebut antara lain komputer, OHP, kamera, radio, televisi, film frame, tape recorder, vCD/DvD. Padahal, ada variabel yang mempengaruhi pemilihan strategi pembelajaran, yaitu karakteristik bidang studi dan tersedia atau tidaknya sumber belajar. keterbatasan). 13.

Sumber Belajar Yang Dirancang dan

Jadi, beberapa sumber menjadi sumber belajar karena dirancang untuk tujuan itu, sementara yang lain menjadi sumber belajar karena digunakan.

Fungsi Sumber Belajar

Oleh karena itu, guru dituntut untuk memiliki keahlian khusus yang berkaitan dengan sumber belajar. Beberapa keterampilan tersebut adalah guru harus mampu: (a) menggunakan sumber belajar dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari (b) memperkenalkan dan menyajikan sumber belajar (c) menjelaskan peran berbagai sumber belajar dalam proses pembelajaran (d) mengatur tugas penggunaan sumber belajar ditinjau dari perilaku (e) menemukan sendiri bahan dari berbagai sumber (f) memilih bahan sesuai dengan prinsip dan teori belajar (g) mengevaluasi sebagai bagian dari efektivitas sumber belajar menggunakan sumber belajar (h) merencanakan keefektifan sumber belajar.

Peranan Sumber Belajar dalam Proses

Pola komunikasi dalam pembelajaran individu sangat dipengaruhi oleh peran sumber belajar yang digunakan dalam proses pembelajaran. Dalam pembelajaran individual, siswa adalah sentral, sedangkan guru memiliki peran yang sama dengan sumber belajar lainnya. Peran sumber belajar dalam pembelajaran klasikal Pola komunikasi yang digunakan dalam pembelajaran klasikal adalah komunikasi langsung antara guru dan siswa.

Penggunaan sumber ajar selain dosen sangat selektif dan sangat ketat di bawah bimbingan dan kontrol dosen. Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa guru harus pandai memilih dan memadukan metode pembelajaran dengan sumber belajar yang ada. Teknik mengajar dan sumber yang digunakan:. diskusi singkat) adalah kemampuan yang diperoleh siswa untuk melakukan diskusi singkat sambil jalan.

2009 menjelaskan bahwa sumber belajar seperti alat peraga memberikan manfaat dalam proses belajar mengajar.

Pola-Pola Pembelajaran

Keterbatasan sumber belajar berupa bahan dapat dilihat dalam bentuk proses pembelajaran yang dilaksanakan di kelas. Oleh karena itu, sangat dianjurkan agar setiap dosen mampu memanfaatkan sumber belajar yang ada di kampus. Lingkungan yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar terdiri dari: (1) lingkungan sosial dan (2) lingkungan fisik (alam).

PENGELOLAAN SUMBER BELAJAR

Pengelolaan Sumber Belajar

Orang yang dianggap mengetahui berbagai jenis dan kualitas pesan tersebut adalah dosen/pengajar dan staf di Learning Resource Center (LSC). Jenis dan kualitas pesan dapat disampaikan secara lisan, namun cara yang paling efektif adalah melalui silabus mata kuliah yang memuat sumber belajar yang akan digunakan mahasiswa. Untuk merangsang kegiatan non tatap muka (perkuliahan), alat kerja, alat permainan, alat latihan harus bebas digunakan oleh mahasiswa.

Oleh karena itu tidak heran jika dalam pengelolaan alat-alat tersebut terdapat kecenderungan untuk membatasi penggunaannya. Dari sisi lain, kesan penyalahgunaan alat-alat tersebut dapat sangat dikurangi jika diingat dengan cara demikian mahasiswa memperoleh hasil-hasil yang tidak diperoleh dari kegiatan perkuliahan. Dalam konteks ini, siswa harus menggunakan sumber belajar yang berbeda dan mengelolanya agar berdampak pada proses pembelajaran.

Lingkungan sebagai perangkat pembelajaran terencana memiliki potensi paling besar untuk digunakan dalam kegiatan kelas non tatap muka dibandingkan dengan perangkat pembelajaran lainnya.

Pengelolaan Sumber Belajar

Langkah-langkah dalam analisis sumber belajar Hasil analisis sumber belajar adalah daftar sumber belajar yang tersedia dan dapat digunakan untuk memfasilitasi pembelajaran. Untuk mencapai tujuan tersebut, langkah-langkah yang harus ditempuh menurut Degeng adalah sebagai berikut: (a) memilih klasifikasi sumber belajar, (b) menggunakan klasifikasi tersebut untuk mengidentifikasi sumber belajar yang tersedia di lingkungan tempat pembelajaran akan dilaksanakan, (c) menganalisis kualitas sumber belajar. Analisis kualitas bertujuan untuk mengetahui tingkat ketepatan media dalam penyebaran konten, kemampuan khusus yang dapat diperlihatkan oleh suatu media, serta pengaruh motivasi yang dapat ditunjukkan (d) membuat daftar sumber yang siap digunakan.

Daftar ini hanya memuat sumber belajar yang benar-benar akan digunakan sebagai media penyampaian isi pembelajaran.

Pemilihan Sumber Belajar

Kesalahan dalam pemilihan sumber belajar akan berdampak pada ketidakefisienan, efektifitas dan daya tarik pembelajaran. Apa kelebihan dan kekurangannya, apakah sumber belajar yang kita pilih akan sesuai dengan tujuan yang ingin kita capai? Sumber belajar yang mahal belum tentu lebih efektif dalam mencapai tujuan pembelajaran dibandingkan dengan sumber belajar yang sederhana dan murah.

Selain hal di atas, ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam memilih sumber belajar. Oleh karena itu, tugas pembelajar adalah menentukan apakah sumber belajar tertentu dapat secara efektif mendukung pencapaian tujuan dalam kurikulum. Selain itu, guru juga harus mempertimbangkan gaya mengajarnya kemudian memilih dan menentukan sumber belajar yang sesuai.

Sebelum memilih dan membeli sumber belajar baru, hendaknya dianalisis dan diperiksa keberadaan sumber belajar yang tersedia.

Sumber Belajar Pesan

Namun penggunaan sumber belajar berupa materi yang dilakukan oleh mahasiswa dan dosen tetap mengenal silabus sebagai sumber utama materi yang akan diberikan oleh dosen. Selain sumber materi berupa silabus yang diketahui siswa, sumber materi lain yang diketahui adalah jurnal dan makalah. Sedangkan sumber bahan belajar lainnya seperti majalah dan surat kabar masih menjadi bahan kedua yang mendukung proses pembelajaran.

Namun permasalahannya adalah penelitian materi yang dilakukan oleh mahasiswa di luar kampus belum diperhitungkan dan standar mutu telah ditetapkan baik oleh fakultas maupun institusi. Sampai saat ini bahan-bahan yang digunakan sebagai bahan ajar oleh mahasiswa belum memiliki standar kendali mutu yang ditetapkan oleh dosen. Sehingga materi yang diterima mahasiswa untuk setiap tugas yang diberikan oleh dosen tidak dapat dijamin kualitasnya dan keilmuannya.

Sedangkan persepsi tentang pemanfaatan sumber belajar materi, khususnya yang berkaitan dengan sumber belajar materi majemuk, dalam hal ini tugas siswa, masih belum termanfaatkan secara maksimal baik di tingkat guru maupun siswa.

Sumber Belajar Alat

Menurut teori ini, siswa harus diberi kesempatan untuk memilih dan melaksanakan kegiatan belajarnya sendiri, dan guru hanya berperan sebagai fasilitator (Collis dan Moonen, 2001). Dalam perkembangannya, teori ini banyak dikembangkan dalam pembelajaran online berbasis internet, sehingga Diane Newton, dkk (2006) berpendapat bahwa flexible learning adalah pengorganisasian lingkungan pembelajaran online yang fleksibel yang merupakan kombinasi antara pembelajaran berbasis komputer dan pembelajaran jarak jauh. Jannete R Hill (2006) menekankan bahwa lingkungan belajar yang fleksibel adalah bidang yang diimpikan yang berfokus pada pilihan siswa dalam melakukan kegiatan belajar dan bagaimana siswa melakukan kegiatan belajar.

Media pembelajaran yang dimaksud adalah berbagai alat, bahan yang dapat digunakan untuk membantu penyampaian materi pembelajaran. Berbagai media yang ada harus dimanfaatkan secara optimal dan tentunya kelayakannya harus dijaga dan dipertahankan. Biasanya dengan menggunakan media seperti ini pembelajaran akan lebih hidup dan siswa akan lebih antusias untuk mengikutinya.

Namun ketika media elektronik belum ada, lebih baik manfaatkan media tersebut dengan membuatnya sendiri, walaupun sederhana.

Sumber Belajar Teknik

Sebagai contoh, metode diskusi merupakan metode yang sering digunakan dosen dalam proses pembelajaran yang menunjukkan adanya persepsi positif terhadap metode diskusi. Untuk menjembatani kesenjangan persepsi di atas, dosen hanya dapat melibatkan mahasiswa dalam menentukan metode sebagai satu kesatuan paket pembelajaran. Atau dengan mengakses internet dengan memasukkan kata kunci tertentu ke dalam mesin pencari, kita memperoleh banyak sumber pendidikan yang bisa dipelajari.

Dari berbagai jenis pola pemanfaatan yang telah dikemukakan, pemahaman akan keterbatasan dan kelebihan sumber belajar baik yang dipimpin guru maupun sumber belajar lain di luar guru jauh lebih penting. Melalui pemahaman tersebut disertai dengan komitmen untuk memberikan yang terbaik kepada siswa, seorang guru akan membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Terpadu, dimana posisi atau perannya tidak lagi terlalu dominan dalam kegiatan pembelajaran, tetapi sebagian dilimpahkan kepada sumber belajar lain di luar dirinya. Apabila kegiatan pembelajaran yang dilakukan guru didasarkan pada sumber yang berbeda, maka diharapkan kegiatan pembelajaran juga dialami sebagai kegiatan yang menyenangkan oleh siswa.

Kegiatan belajar akan menjadi kegiatan yang selalu dirindukan siswa karena menyenangkan (learning is fun).

Sumber Belajar Orang

Penjelasan teori di atas pada dasarnya memperkuat adanya teori study oriented atau pendidikan yang berpusat pada siswa. Pendidikan yang berpusat pada siswa yang dimaksud adalah kebebasan untuk bertanya, berpartisipasi dalam menentukan metode dan strategi pengajaran. Berdasarkan tampilan data, sumber belajar dengan intensitas penggunaan paling tinggi adalah: diskusi dengan dosen, kemudian perpustakaan, buku, dosen, mahasiswa, diskusi dan internet.

Dengan adanya sumber belajar ini lebih mudah dan cepat dalam menemukan materi perkuliahan dan lebih cepat memahami materi yang akan dipelajari, sehingga dengan adanya sumber belajar tersebut pembelajaran dapat dilaksanakan secara efektif. Peran dosen dapat dilihat sebagai bentuk interaksi dosen baik dengan data/materi, mahasiswa dan lingkungan belajar. Seorang dosen hanya dapat menyajikan dan memberikan bahan kajian, mahasiswalah yang mengolah dan mencernanya sendiri sesuai dengan kemauan, keterampilan, bakat dan latihannya.

Pendidik hanya merangsang kegiatan dengan menyajikan materi pembelajaran, sedangkan yang mengolah dan mencerna adalah peserta didik itu sendiri sesuai dengan keterampilan, bakat dan latihannya.

Sumber Belajar Bahan

Sumber belajar berbasis audio seperti radio, tape recorder, dan CD mulai dimanfaatkan sebagai sumber belajar, meskipun belum maksimal. Kurang optimalnya pemanfaatan sumber belajar berbasis audio ini juga sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Roberts dan Foehr. Bahkan, mereka menemukan bahwa siswa masih cenderung menggunakan sumber belajar berbasis audio sebagai media hiburan daripada sarana belajar mereka.

Sejalan dengan enjalanan tentang sumber belajar bahan purapa video recorder, video camera, DvD tersebut, Petty, Geoff. Some machines have a 'freeze-frame' function, which allows the picture to be stopped and a still frame kept on the screen. Use the counter to work out the sections you want. to indicate and write down the appropriate counter numbers or time on the real-time screen; wind to the first section you want to show.

Warning: . counter numbers may vary on different machines; . for example, don't assume that those on your home computer are the same as those at work.).

Sumber Belajar Latar

Selain buku pelajaran dan sumber belajar berbasis teknologi, papan tulis masih menjadi sumber belajar yang masih digunakan. Berbagai benda yang terdapat di lingkungan kita dapat dikategorikan ke dalam jenis sumber belajar yang digunakan (menurut sumber daya yang digunakan). Dibandingkan dengan jenis sumber belajar yang dirancang, jumlah dan jenis sumber belajar yang digunakan jauh lebih besar.

Jika memungkinkan, guru dapat menugaskan siswa untuk mengumpulkan barang-barang tertentu sebagai sumber belajar untuk topik tertentu. Lingkungan merupakan salah satu sumber belajar yang sangat penting dan memiliki nilai yang sangat berharga dalam konteks proses belajar siswa. Pemanfaatan lingkungan yang efektif sebagai sumber belajar memerlukan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi serta pemantauan.

Untuk mencapai tujuan akhir pendidikan: orang terpelajar, seseorang harus merencanakan untuk menggunakan lingkungan sebagai sumber belajar yang terstruktur dengan baik.

Referensi

Dokumen terkait

Based on the results of the determination coefficient test which has an influence of 46,2%, it shows that in increasing the brand loyalty of DANA application users in