• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tani Samaenre di Desa Latellang Kecamatan Patimpeng

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Tani Samaenre di Desa Latellang Kecamatan Patimpeng "

Copied!
94
0
0

Teks penuh

Persepsi petani padi terhadap efektivitas bantuan mesin pertanian (Studi Kasus Kelompok Tani Samaenre di Desa Latellang Kecamatan Patimpeng Kabupaten Bone). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat persepsi petani padi mengenai efektivitas bantuan alat mesin pada Kelompok Tani Samaenre di Desa Latellang Kecamatan Patimpeng Kabupaten Bone. Persepsi Petani Padi Terhadap Efektivitas Bantuan Mesin Pertanian (Aspek Efisiensi Waktu) Pada Kelompok Tani Samaenre Di Desa Latellang Kecamatan Patimpeng Kabupaten Bone Tahun 2022.

Persepsi Petani Padi Terhadap Efektivitas Bantuan Alsintan (Efektivitas Biaya) Pada Kelompok Tani Samaenre Di Desa Latellang Kecamatan Patimpeng Kabupaten Bone Tahun 2022. Alsintan (Aspek Kenyamanan) (Studi Kasus Kelompok Tani Samaenre Di Desa Latellang Kecamatan Patimpeng Bone Kabupaten Alsintan (Aspek Efisiensi Waktu) (Studi Kasus Kelompok Tani Samaenre di Desa Latellang Kecamatan Patimpeng Kabupaten Bone.

Alsintan (Aspek Efisiensi Energi) (Studi Kasus Kelompok Tani Samaenre di Desa Latellang Kecamatan Patimpeng Kabupaten Bone. Kelompok Tani Samaernre di Desa Latellang Kecamatan Patimpeng Kabupaten Bone.

Alsintan

7 kegiatan pertanian antara lain menyediakan tenaga kerja untuk daerah yang kekurangan tenaga kerja, mengantisipasi minat terus terhadap pekerjaan pertanian, meningkatkan mutu sehingga dapat diandalkan konsistensi dan keseragaman proses dan hasil, dan menjamin mutu, meningkatkan kenyamanan dan keamanan untuk meningkatkan produktivitas kerja, kinerja khusus. Tugas atau kesulitan masyarakat untuk melaksanakan dan berperan dalam pertumbuhan sektor non pertanian, alat dan mesin pertanian digolongkan menjadi dua, yaitu alat dan mesin pertanian serta alat dan mesin pengolah hasil pertanian. Alat dan mesin pengolahan tanah pertanian digunakan sebelum memanen tanaman untuk mengolah tanah, menanam bibit dan mengendalikan hama dan penyakit tanaman. Alat yang dapat digunakan adalah mesin pelacak, alat tanam gabah, penyemprot hama, dan lain-lain, sedangkan alat pengolahan hasil panen digunakan pada musim pasca panen, dimana tanaman yang sudah matang perlu diolah kembali.

Persepsi

Persepsi dibedakan menjadi dua bagian, yaitu persepsi positif merupakan persepsi yang menggambarkan seluruh pengetahuan (disadari atau tidak) dalam respon yang disampaikan oleh pengguna. Persepsi negatif merupakan persepsi yang menggambarkan seluruh pengetahuan (disadari atau tidak) serta tanggapan yang tidak selaras dengan objek yang dipersepsikan (Nugroho, 2008). Proses persepsi diawali dengan adanya suatu objek yang menimbulkan suatu rangsangan, dan rangsangan tersebut mengenai alat indera.

Kemudian terjadi suatu proses di otak sebagai pusat kesadaran sehingga individu sadar akan apa yang dilihatnya atau didengarnya atau apa yang dirasakannya. Selain itu, Gifford mengatakan pendidikan juga dapat mempengaruhi persepsi seseorang terhadap lingkungan dalam konteks budaya. Proses persepsi diawali dengan penginderaan yang menimbulkan rangsangan dari reseptor yang dilanjutkan dengan pengolahan data di saraf sensorik otak atau di pusat kesadaran.Persepsi ini disebut juga dengan proses fisiologis.

Proses pengolahan data pada saraf sensorik otak akan menyebabkan reseptor menjadi sadar terhadap apa yang dilihat, didengar atau disentuh.

Efektivitas

Efektivitas menunjukkan keberhasilan dalam hal tercapai atau tidaknya cara-cara yang ditentukan. Apabila hasil kegiatan semakin mendekati sasaran berarti semakin tinggi efektivitasnya (S.P Siagian, 2001). Efektivitas Steer (2015) adalah melakukan sesuatu secara akurat, tepat waktu, obyektif dan menyeluruh sesuai dengan tujuan organisasi. Efektivitas merupakan sebuah kontinum mulai dari efektif, kurang efektif, sedang, sangat buruk, hingga tidak efektif.

Penelitian Terdahulu

Identitas Berdasarkan Tingkat Pendidikan

Pengalaman Berusahatani

Luas Lahan

Aspek Kemudahan

Aspek kenyamanan dibangun pada beberapa elemen seperti mudah digunakan, mudah dikendalikan, mudah dipelajari, mudah diandalkan dan jelas serta mudah dipahami. Untuk melihat persepsi petani padi terhadap efektivitas bantuan alat mesin, studi kasus Kelompok Tani Samaenre di Desa Latellang Kecamatan Patimpeng Kabupaten Bone dari aspek kemudahan dapat dilihat pada Tabel 12. 35 Berdasarkan Tabel 12 beras persepsi petani terhadap efektivitas bantuan alat mesin pada Kelompok Tani Samaenre di Desa Latellang Kecamatan Patimpeng Kabupaten Bone dilihat dari aspek kemudahan diperoleh skor tertinggi sebesar 2,63 dengan persentase 88,67% dalam kategori efektif sendiri untuk mempermudah proses peminjaman mesin, dan skor terendah sebesar 3,37 dengan persentase 11,23% dengan kategori sangat tidak efektif untuk mempermudah pekerjaan.

Dengan demikian persepsi mereka terhadap efektivitas bantuan peralatan mesin berada pada kategori sedang dengan skor rata-rata keseluruhan sebesar 2,25 dengan persentase sebesar 57,06%. Hal ini sejalan dengan pendapat Sigit (2003) yang menyatakan bahwa efisiensi merupakan suatu kesatuan yang berkisar dari efisien, kurang efisien, sedang, sangat buruk hingga tidak efektif. Alat dan mesin pertanian yang biasa disingkat dengan mesin perkakas adalah alat yang digunakan dalam bidang pertanian untuk mempercepat dan memperlancar pengolahan tanah dan hasil pertanian oleh para petani. Alat dan mesin pertanian mempunyai peranan penting dalam berbagai kegiatan pertanian, termasuk penyediaan energi untuk daerah yang kekurangan tenaga kerja, mengantisipasi minat bekerja pada sektor pertanian yang terus menurun, meningkatkan kapasitas tenaga kerja sehingga luas dan intensitas tanaman dapat ditingkatkan, meningkatkan mutu sehingga dapat meningkatkan ketepatan dan keseragaman proses dan hasil terjamin. mengandalkan dan menjamin mutu, meningkatkan kenyamanan dan keamanan untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja, melaksanakan tugas-tugas yang khusus atau sulit dilakukan manusia, dan berperan dalam pertumbuhan di sektor non pertanian (Anonymous, 2011).

Aspek Efesiensi Waktu

36 Kelompok Tani Samaenre di Desa Latellang, Kecamatan Patimpeng, Kabupaten Bone ditinjau dari aspek efektivitas waktu disajikan pada Tabel 13. Persepsi Petani Padi terhadap Efektivitas Bantuan Alat Mesin (Aspek Efisiensi Waktu) pada Kelompok Tani Samaenre di Desa Latellang, Patimpeng Kabupaten Bone dalam hal efisiensi waktu. Berdasarkan Tabel 13 terlihat bahwa persepsi petani padi terhadap efektivitas bantuan mesin pada Kelompok Tani Samaenre di Desa Latellang Kecamatan Patimpeng Kabupaten Bone berasal dari aspek efektivitas waktu.

Hal ini terlihat dari banyaknya responden yang masuk dalam kategori sangat tidak efektif dengan skor rata-rata sebesar 2,38 dengan persentase 64,58% dalam kategori efektif. Hal ini sesuai dengan pendapat S.P Siagian (2005) Ketika seseorang berbicara tentang efektivitas sebagai orientasi kerja, berarti yang menjadi fokus perhatiannya adalah pencapaian berbagai sasaran. 37 ditentukan tanpa penentuan waktu penggunaan sumber daya tertentu yang digunakan harus ditentukan terlebih dahulu dan dengan menggunakan sumber daya tersebut hasil tertentu harus dicapai dalam waktu yang telah ditentukan.

Table  13.  Persepsi  petani  padi  terhadap  efektivitas  bantuan  alsintan  (Aspek  Efesiensi Waktu) pada Kelompok Tani Samaenre di Desa Latellang  Kecamatan Patimpeng Kabupaten Bone pada aspek efesiensi waktu
Table 13. Persepsi petani padi terhadap efektivitas bantuan alsintan (Aspek Efesiensi Waktu) pada Kelompok Tani Samaenre di Desa Latellang Kecamatan Patimpeng Kabupaten Bone pada aspek efesiensi waktu

Aspek Efesiensi Tenaga

Berdasarkan Tabel 14 terlihat bahwa rata-rata skor persepsi petani terhadap efektivitas bantuan alat mesin pada kelompok tani Samaenre di Desa Latellang Kecamatan Patimpeng Kabupaten Bone masih dalam kategori efektif sebesar 2,53 dengan persentase 68, 13%. Alat mesin ini dapat dioperasikan oleh perempuan dengan pernyataan skor rata-rata sebesar 2,13 dengan persentase sebesar 71,00% sehingga tergolong dalam kategori efisien, hal ini menunjukkan bahwa alat mesin yang dimiliki oleh kelompok tani Samaenre dapat dioperasikan oleh perempuan. . Dengan adanya mesin yang dimiliki oleh kelompok tani Samaenre maka anggota kelompok tani dapat mengurangi tenaga kerjanya dan terlihat skor rata-rata sebesar 2,73 dengan persentase sebesar 91,00% sehingga dapat tergolong dalam kategori sangat efisien.

Rentang usia yang dapat mengoperasikan mesin terlihat dengan skor rata-rata sebesar 2,47 dengan persentase sebesar 82,33% dan hal ini menunjukkan rentang usia yang dapat mengoperasikannya. Dan yang terakhir adalah alat mesin ini dapat dioperasikan oleh orang dewasa dengan skor rata-rata sebesar 2,40 dengan persentase sebesar 80,00% sehingga tergolong sangat efisien. Persepsi petani padi terhadap efektivitas bantuan alat mesin pada kelompok tani Samaenre di Desa Latellang Kecamatan Patimpeng Kabupaten Bone ditinjau dari aspek biaya dapat dilihat pada Tabel 15.

Persepsi Petani Sawah Terhadap Efektivitas Bantuan Alat Mesin (Aspek Efisiensi Biaya) Pada Kelompok Tani Samaenre Di Desa Latellang Kecamatan Patimpeng Kabupaten Bone Pada Aspek Biaya. 40 Berdasarkan Tabel 15 terlihat bahwa penggunaan kendaraan listrik dapat mengefisienkan biaya pengeluaran dengan skor rata-rata sebesar 2,83 dengan total persentase sebesar 94,33% dan tergolong sangat efektif. Persentase keseluruhan persepsi kelompok tani Samaenre di Desa Latelang Kecamatan Patimpeng Kabupaten Bone terhadap aspek biaya rata-rata sebesar 2,92 dengan persentase keseluruhan sebesar 50,82% dan dapat tergolong sedang.

Hasil keseluruhan 4 aspek mengenai persepsi petani padi terhadap efektivitas bantuan alat mesin pada Kelompok Tani Samaenre di Desa Latellang Kecamatan Patimpeng Kabupaten Bone Tahun 2022. Berdasarkan Tabel 16 menunjukkan rata-rata 4 aspek sebesar 80,20%. dengan kategori sangat efektif yang dapat kita ambil satu per satu aspeknya dimulai dari aspek mempermudah proses dengan jumlah kriteria sebanyak 57,06 dengan kategori sedang. Kuesioner: Proposal Penelitian Persepsi Petani Padi Terhadap Efektivitas Bantuan Mesin Pertanian (Studi Kasus Kelompok Tani Samaenre di Desa Latellang Kecamatan Patimpeng Kabupaten Bone).

Rekapitulasi Hasil Persepsi Petani Padi Terhadap Efektivitas Bantuan Alat Mesin Pertanian (Aspek Kemudahan) (Studi Kasus Kelompok Tani Samaenre Di Desa Latellang Kecamatan Patimpeng Kabupaten Bone Tahun 2022. Rekapitulasi Hasil Persepsi Petani Padi Terhadap Efektivitas Bantuan Alsintan (Aspek Efisiensi Waktu) (Studi Kasus Kelompok Tani Samaenre di Desa Latellang Kecamatan Patimpeng Kabupaten Bone Tahun 2022. Kajian Rekapitulasi Persepsi Petani Sawah Terhadap Efektivitas Bantuan Mesin (Aspek Efektivitas) (Studi Kasus Samaenre Kelompok Tani di Desa Latelang Kecamatan Patimpeng Kabupaten Bone Tahun 2022.

Rekapitulasi Hasil Persepsi Petani Padi Terhadap Efektivitas Bantuan Mesin Pertanian (Aspek Efektivitas Biaya) (Studi Kasus Pada Kelompok Tani Samaenre Di Desa Latellang Kecamatan Patimpeng Kabupaten Bone Tahun 2022.

Tabel  15.  Persepsi  petani  padi  terhadap  efektivitas  bantuan  alsintan  (Aspek  Efesiensi  Biaya)  pada  kelompok  tani  Samaenre  di  Desa  Latellang  Kecamatan Patimpeng Kabupaten Bone pada Aspek Biaya
Tabel 15. Persepsi petani padi terhadap efektivitas bantuan alsintan (Aspek Efesiensi Biaya) pada kelompok tani Samaenre di Desa Latellang Kecamatan Patimpeng Kabupaten Bone pada Aspek Biaya

Aspek Efesiensi Biaya

Hasil keseluruhan dari 4 aspek

Saran

Dalam penelitian ini penulis menyarankan agar para petani dapat menggunakan mesin dengan baik dengan tata cara penggunaan mesin yang telah ditentukan serta merawat mesin agar mesin dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama. Dan agar pemerintah mendistribusikan peralatan mesin kepada kelompok tani yang belum memiliki peralatan mesin. Perbedaan jumlah benih per lubang tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi metode Sri (Orya sativa L.).

Efisiensi penggunaan mesin pemanen padi kombinasi pada sawah pasang surut di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Analisis Kelayakan Finansial Unit Usaha Mesin Panen Padi (Gabungan) di Kecamatan Seputih Raman Kabupaten Lampung Tengah. Pendidikan formal penulis adalah SD INPRES 12/79 Batulappa dan tamat tahun 2012, SMPN 1 Patimpeng dan tamat tahun 2015, SMAN 6 Bone dan tamat tahun 2018.

Pada tahun 2018, penulis melanjutkan pendidikannya di salah satu perguruan tinggi swasta tepatnya di Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Makassar (UNISMUH), Program Studi Agribisnis. Penulis juga pernah menjadi anggota Himpunan Mahasiswa Agribisnis periode 2019-2021 bidang Pengembangan Organisasi dan Pembangkitan Staf. Penulis juga pernah menjadi anggota Ikatan Organisasi Profesi Sosial Ekonomi Pertanian Indonesia Wilayah V periode 2021-2022 di bidang kewirausahaan.

Selama mengikuti perkuliahan, penulis sempat magang di PT Perkebunan Nusantara

Gambar 2. Peta Lokasi Penelitian Desa Latellang
Gambar 2. Peta Lokasi Penelitian Desa Latellang

Gambar

Table 1. Penelitian Terdahulu yang Releven
Gambar 1. Kerangka Pemikiran Kelompok Tani
Table 3. Kriteria Skor
Table  4  Jumlah  penduduk  berdasarkan  jenis  kelamin  di  Desa  Latellang  Kecamatan Patimpeng Kabupaten Bone 2022
+7

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

It is key to note that when the customer gets aware of the services or product through social media activities, public relation campaigns or e-WOM, it has a positive effect on the con-