PENDAHULUAN
Fokus Penelitian
Untuk penelitian kualitatif, rumusan masalah disebut fokus penelitian, dalam buku pedoman karya ilmiah STAIN Jember tertulis, “Bagian ini mencantumkan semua fokus masalah yang akan dijawab oleh proses penelitian. Fokus penelitian harus singkat, jelas, tegas, spesifik, disusun secara operasional sebagaimana dinyatakan dalam bentuk kalimat tanya.” 11. Sedangkan perlunya rumusan masalah agar mudah dalam menafsirkan uraian judul sedemikian rupa sehingga jelas dan masalah tidak menyimpang.
Tujuan Penelitian
Bagaimana upaya keluarga dalam mengembangkan pendidikan agama islam aspek aqidah anak ditengah perbedaan agama masyarakat di desa sukoreno kecamatan umbulsari jember tahun 2015. Untuk mendeskripsikan upaya keluarga dalam mengembangkan pendidikan agama islam di aspek Ibadah pada anak di tengah perbedaan agama masyarakat di Desa Sukoreno Kecamatan Umbulsari Jember Tahun 2015. Untuk mendeskripsikan upaya keluarga dalam mengembangkan pendidikan agama Islam pada aspek moral anak di tengah perbedaan agama pada masyarakat di Desa Sukoreno, Kecamatan Umbulsari Jember pada tahun 2015.
Manfaat Penelitian
Diharapkan penelitian ini dapat memberikan sumbangsih baru yang dapat dikonsumsi dan bermanfaat sebagai inovasi ilmiah mengenai upaya keluarga dalam pengembangan pendidikan agama Islam bagi anak di tengah perbedaan agama pada masyarakat desa Sukoreno Kampus IAIN Jember. . Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada masyarakat desa Sukoreno sendiri tentang upaya keluarga dalam mendidik anaknya dalam kerangka pendidikan agama Islam.
Definisi Istilah
Yang dimaksud dengan upaya keluarga dalam skripsi ini adalah wujud usaha atau usaha dan upaya orang tua dalam pengembangan pendidikan agama Islam bagi anak di tengah perbedaan agama yang dianut masyarakat. Menurut Abdul Rahman, pendidikan agama Islam adalah suatu upaya berupa bimbingan dan kepedulian terhadap peserta didik agar setelah menyelesaikan pendidikannya dapat memahami dan mengamalkan ajaran Islam serta menjadikannya sebagai pedoman hidup (way of life). Jika dijabarkan dalam kurikulum pendidikan agama Islam tahun 1994, pada dasarnya mencakup unsur pokok yaitu Al-Qur’an, hadis, iman, syariah, ibadah, muamelah, akhlak dan kurma.
Sistematika Pembahasan
KAJIAN KEPUSTAKAAN
Kajian Teori
Maksudnya: "Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benarnya, bertakwalah kepada-Nya, dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam. Dan berpegang teguhlah kamu kepada tali Allah (agama) Allah. Ahmad D. Marimba menafsirkan pendidikan agama Islam. dengan bimbingan jasmani dan rohani berlandaskan syariat agama Islam untuk pembentukan peribadi utama menurut syariat Islam, “personaliti utama” diistilahkan oleh Ahmad D. Marimba sebagai personaliti muslim. , iaitu personaliti yang beragama. nilai-nilai Islam yang ada, memilih dan memutuskan serta bertindak atas dasar nilai-nilai Islam serta bertanggungjawab sesuai dengan nilai-nilai Islam 36. Daripada pemahaman itu dapat didapati beberapa perkara yang perlu diperhatikan dalam ajaran Islam iaitu sebagai berikut: 37.
Marimba dalam Djamaluddin et al, Kapita Selekta Edukata Islame (Pelajar Bandung Pustaka Setia untuk mencapai matlamat pendidikan Islam. Selagi ia berlaku dalam agama Islam, istilah Tauhid mengandungi pengertian menyembah Allah. Iaitu penerimaan yang tiada Tuhan di alam ini selain Allah Kepercayaan kepada Tuhan bermaksud manusia mesti percaya kepada keesaan Tuhan, kepada sifat-sifat dan perbuatan Tuhan.
Rasulullah adalah teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang-orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan Dia banyak menyebut Allah.50. Peran pendidikan agama Islam (PAI) dalam konteks pengembangan masyarakat perlu dihidupkan kembali mengingat sebagian pengamat berpendapat bahwa pendidikan agama Islam di sekolah dianggap gagal dan tidak mampu memberikan manfaat bagi siswa dan masyarakat secara keseluruhan dalam melindungi dari keruntuhan moral yang telah terjadi. kini mengakibatkan krisis ekonomi dan politik yang berkepanjangan. Padahal, tentu sangat penting untuk menempatkan tanggung jawab atas keruntuhan yang menimpa bangsa ini pada peran pendidikan agama Islam.
Meskipun pendidikan agama Islam sangat penting dan mungkin harus memegang peranan paling penting dalam pemajuan dan pengembangan moralitas bangsa, namun pendidikan agama Islam sebenarnya merupakan salah satu komponen dari keseluruhan aspek pendidikan.58. Harapan masyarakat cukup tinggi terhadap keberadaan pendidikan agama Islam sebagai wahana pemajuan dan pengembangan moral bangsa. Harapan tersebut pada dasarnya merupakan peluang bagi penyelenggara Pendidikan Agama Islam (IRI) untuk meningkatkan peran dan karya mereka semaksimal mungkin serta meyakinkan masyarakat dan pemangku kebijakan untuk mendukung dana dan fasilitas lainnya seluas-luasnya.
METODE PENELITIAN
- Lokasi Penelitian
- Subyek Penelitian
- Teknik Pengumpulan Data
- Analisis Data
- Keabsahan Data
- Tahap – tahap Penelitian
Upaya keluarga dalam pengembangan pendidikan agama Islam dalam hal ibadah pada anak di tengah perbedaan agama masyarakat di desa Sukoreno kecamatan Umbulsari Jember tahun 2015. Upaya keluarga dalam pengembangan pendidikan agama Islam pada anak di tengah perbedaan agama perbedaan agama masyarakat di Desa Sukoreno, Kecamatan Umbulsar, Xermb. Upaya Keluarga Dalam Pengembangan Pendidikan Agama Islam Dalam Hal Aqidah Anak di Tengah Perbedaan Agama Masyarakat di Desa Sukoreno Kecamatan Umbulsari Jember.
Upaya keluarga dalam pengembangan pendidikan agama Islam dalam hal ibadah pada anak ditengah perbedaan agama pada masyarakat di desa Sukoreno kecamatan Umbulsari Jember. Upaya keluarga dalam pengembangan pendidikan agama islam pada aspek akhlak dan akhlak anak ditengah perbedaan agama pada masyarakat di desa sukoreno kecamatan umbulsari jember. Upaya Keluarga dalam Pengembangan Pendidikan Agama Islam Ditinjau dari Aqidah Anak di Tengah Perbedaan Agama Masyarakat di Desa Sukoreno Kecamatan Umbulsari Jember Tahun 2015.
Upaya keluarga dalam pengembangan pendidikan agama Islam aspek ibadah bagi anak di tengah perbedaan agama yang ada di masyarakat di Desa Sukoreno Kecamatan Umbulsari Jember Tahun 2015. Upaya keluarga dalam pengembangan pendidikan agama Islam aspek akhlak bagi anak di di tengah perbedaan agama pada masyarakat di Desa Sukoreno Kecamatan Umbulsari Kabupaten Jember Tahun 2015. 1. Bagaimana upaya keluarga dalam mengembangkan pendidikan agama Islam aspek syariah pada anak di tengah perbedaan agama pada masyarakat di desa Sukoreno Kecamatan Umbulsari Jember.
3. Bagaimana upaya keluarga dalam mengembangkan pendidikan agama Islam segi Ahklaq pada anak ditengah perbedaan agama pada masyarakat di desa Sukoreno kecamatan Umbulsari Jember.
PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS
Penyajian Data dan Analisis
Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan peneliti untuk mengetahui upaya keluarga dalam pengembangan pendidikan agama Islam pada anak di tengah perbedaan agama pada masyarakat di Desa Sukoreno Kecamatan Umbulsari Jember dapat dijelaskan. Langkah ini juga menjadi salah satu cara orang tua untuk mengembangkan pendidikan agama Islam pada anaknya. Mengajari anak-anak di Desa Sukoreno keimanan terhadap Kitab Allah dilakukan dengan membiasakan membaca Al-Quran setiap selesai salat Mahgrib.
Dalam mengajarkan wujud keimanan kepada Nabi dan Rasul di Desa Sukoreno adalah dengan menghafalkan jumlah nabi yang wajib diketahui umat islam. Upaya keluarga untuk mempelajari keimanan di Hari Akhir Menurut Pak. Sugeng, untuk menanamkan suatu bentuk keyakinan akan Hari Akhir pada anak-anaknya, ia menggunakan metode memberitahukan kepada anak-anak bahwa hari kiamat akan datang suatu hari nanti, dan ia juga menjelaskan keadaan bumi dan manusia pada saat itu. Dengan cara menanamkan wujud keimanan Qadha dan Qadhar kepada anak-anak di Desa Sukoreno Kecamatan Umbulsari dengan cara ditanamkan kepada guru pengajian dan guru di sekolah tempat anak bersekolah.
Dalam hal pengajaran, pelatihan dan pelaksanaan zakat kepada anak-anak di Desa Sukoreno, mereka lebih memilih menyerahkannya ke sekolah formal karena mereka akan langsung diajarkan dan dipraktikkan di sekolah tersebut tentang tata cara berzakat yang benar. Sedangkan menurut Ibu Sumilah, sebagai guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Desa Sukoreno, ia mengajarkan anak-anak berpuasa dengan melakukannya secara bertahap. Pengajaran ibadah haji kepada anak-anak di desa Sukoreno secara sederhana dilakukan dengan menjelaskan bahwa ibadah haji merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang berkemampuan tidak hanya dari segi finansial, namun juga dari segi fisik dan psikis seseorang. .
Dalam mengajarkan akhlak yang baik kepada sesama manusia di Desa Sukoreno, orang tua terlebih dahulu harus memberikan teladan yang baik.
Pembahasan Temuan
Langkah orang tua dalam mengajarkan pendidikan agama aspek aqidah kepada anak di desa Sukoreno kecamatan Umbulsari dilakukan dengan cara mengisi waktu luang dengan mengenalkan bahwa alam dan segala sesuatu adalah ciptaan Allah, namun masih ada orang tua yang tidak terlalu peduli dengan budidaya. Nilai aqidah pada anak mengingat lingkungan di desa Sukoreno mengandung agama yang berbeda-beda. Selain mengajarkan pendidikan agama aspek aqidah kepada anak, bentuk-bentuk pelatihan ibadah juga harus diberikan kepada anak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dalam memberikan pendidikan agama aspek ibadah kepada anak di desa Sukoreno dilakukan dengan cara melatihnya sejak dini, dengan harapan amalan tersebut dapat menjadi kebiasaan hingga anak beranjak dewasa.
Dalam mengajarkan akhlak kepada anak di desa Sukoreno, orang tua terlebih dahulu harus memberikan contoh perilaku yang baik karena sebagian besar apa yang dilakukan anak akan ditiru oleh mereka. Dapat disimpulkan bahwa dalam mengajarkan akhlak yang baik kepada anak, langkah pertama harus datang dari orang tua, yang juga harus memberikan contoh yang baik kepada anak, yang kedua dengan memberikan nasehat atau melaksanakan nasehat, mereka harus menghormati dan menyayangi orang-orang disekitarnya. mereka. Kami. Upaya keluarga dalam pengembangan pendidikan agama Islam dalam hal aqidah anak di tengah masyarakat. anak-anak dilakukan pada waktu senggang, misalnya ketika orang tua yang baru pulang dari ladang meluangkan waktu bersama anak-anaknya dengan melantunkan beberapa sifat wajib Allah dan menjelaskan bahwa bumi dan isinya adalah ciptaan Allah.
Upaya Keluarga dalam Mengembangkan Pendidikan Agama Islam Mengenai aspek ibadah pada anak di tengah perbedaan pendapat agama pada masyarakat di desa Sukoreno kecamatan Umbulsari Jember dapat dijelaskan bahwa mengajarkan ibadah kepada anak dilakukan dengan cara membiasakannya sejak kecil. shalat, puasa, zakat dan sebagainya. Upaya Keluarga dalam Mengembangkan Pendidikan Agama Islam Mengenai aspek moral anak di tengah perbedaan agama di Desa Sukoreno Kecamatan Umbulsari Jember dapat dijelaskan bahwa orang tua mendidik anaknya akhlak yang baik dengan menggunakan metode keteladanan dan nasehat yang baik. dari orang lain, orang tua: jika orang tua bisa memberikan contoh yang baik, mereka yakin anak akan mengikutinya, namun jika orang tua memberikan contoh yang buruk, akan berdampak juga pada anak. Kepala sekolah desa dan seluruh pegawai hendaknya selalu memberikan nasihat tentang pentingnya pendidikan, terutama dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan agama Islam dalam keluarga.
2. Bagaimana upaya keluarga dalam mengembangkan pendidikan agama Islam aspek Aqidah pada anak di tengah perbedaan agama pada masyarakat di desa Sukoreno kecamatan Umbulari Jember.
PENUTUP
Saran
Orang tua hendaknya selalu memberikan contoh yang baik kepada anaknya, karena dengan keteladanan yang baik maka anak akan meniru orang tuanya yang akan dilakukan di lingkungan lain seperti sekolah dan masyarakat. ST.Yusuf masih menjadi salah satu lembaga pendidikan resmi yang dipilih para orang tua muslim untuk menyekolahkan anaknya.