• Tidak ada hasil yang ditemukan

TERHADAP JUAL BELI DEDAK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "TERHADAP JUAL BELI DEDAK "

Copied!
113
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian dan Manfaat Penelitian

Penelitian Relevan

Fahruroji, Mahasiswa Jurusan Hukum Ekonomi Islam Fakultas Syari dan Ekonomi Islam IAIN SMH Banten dengan judul: Tinjauan Hukum Islam Mengenai Jual Beli Benih Ikan Lele Dumbo Dengan Menggunakan Sistem Metering (Studi Kasus Di Desa Tembong Kecamatan Cipocok , Kota Serang) . Dalam tesisnya, Fahruroji menunjukkan bahwa jual beli ikan lele di Desa Tembong, Kecamatan Cipocok, Kota Serang tidak diperbolehkan menurut syariat Islam. Menurut penelitian yang penulis lakukan pada topik jual beli, jual beli benih ikan lele dengan menggunakan sistem pengukuran dalam akuntansi penjualan kurang tepat karena terbukti dari penggunaan adat istiadat (Urf).

Imron Rosyadi Mahasiswa Jurusan Hukum Ekonomi Islam Fakultas Syariah Iain SMH Banten dengan judul : Tinjauan Hukum Islam Tentang Jual Beli Beras Sebelum Dipanen Pemiliknya (Studi di Desa Walikukun Kecamatan Cerenang Kabupaten Serang, Banten). 10 Fahruroji, Skripsi, Tinjauan Hukum Islam Mengenai Jual Beli Benih Ikan Lele Dumbo Dengan Menggunakan Sistem Takar (Studi Kasus Di Desa Tembong Kecamatan Cipocok Kota Serang). 11 Imron Rosyadi Gambaran Umum Hukum Islam tentang jual beli beras sebelum dipanen oleh pemiliknya (studi di Desa Walikukun, Kecamatan Cerenang, Kabupaten Serang, Banten).

Dari relevansi penelitian di atas, maka penelitian ini lebih fokus pada pembelian dan penjualan dedak yang diproduksi di penggilingan padi. Peneliti bertajuk Tinjauan Fiqih Muamalah Tentang Jual Beli Dedak di Dusun Sabah Kecamatan Sukadana Kabupaten Lampung Timur.

LANDASAN TEORI

Dasar Hukum Jual Beli

Jadi, tidak semua akad jual beli itu haram, sebagaimana anggapan sebagian orang berdasarkan ayat ini. Hal ini disebabkan karena huruf alif dan lam pada ayat tersebut adalah untuk uraian jenis-jenisnya, dan bukan untuk yang sudah diketahui karena sebelumnya tidak disebutkan dalam kalimat al-ba'i yang dapat dijadikan acuan, dan jika memang demikian. ditetapkan bahwa jual beli itu bersifat umum, maka bisa spesifik dengan apa yang kita miliki. Artinya: “Jika Allah menghendaki kemajuan dan kesejahteraan bagi suatu kaum, maka Allah akan memberikan kepada mereka karunia kemudahan dalam jual beli dan kehormatan diri.

Maksud mambrur dalam hadis di atas ialah jual beli yang dijauhi untuk menyesatkan dan memudaratkan orang lain. Maksudnya: "Apabila Allah menghendaki kemajuan dan kesejahteraan bagi sesuatu kaum, maka Allah mengurniakan kepada mereka kemudahan dalam jual beli dan kehormatan diri. Adapun dalil sunnah antaranya ialah hadis yang diriwayatkan daripada Rasulullah SAW, baginda. bersabda: “Sesungguhnya jual beli itu berdasarkan kepuasan bersama”.

Jual beli yang mabruri adalah penjualan yang tidak mengandung kebohongan dan pengkhianatan, sedangkan kebohongan adalah penyamaran pada barang yang dijual, dan penyamaran adalah menyembunyikan kesalahan barang tersebut dari pandangan pembeli. Para ulama sepakat bahwa jual beli diperbolehkan dengan alasan bahwa manusia tidak akan mampu memenuhi kebutuhannya tanpa bantuan orang lain.

Rukun Dan Syarat Jual Beli

Menurut mereka, yang menjadi asas jual beli hanyalah kesanggupan (ridha atau taradhi) kedua-dua pihak untuk menyempurnakan sesuatu urusan jual beli. Rukun jual beli itu ada tiga: dua pihak yang melakukan (aqidan), yang komited (ma'qud alaih) dan ketinggian (bacaan). Atas sebab ini, jual beli yang dilakukan oleh anak-anak kecil yang belum memberi akal dan tidak siuman, hukumnya tidak sah.

Kebanyakan ulama sepakat bahwa orang yang mengadakan perjanjian jual beli haruslah orang yang dewasa dan bijaksana. Oleh karena itu dalam jual beli terdapat dua hak yang berlawanan, yaitu menerima dan menyerahkan. Oleh karena itu, menurut mereka, jual beli seperti kasus di atas (ba’i al-mu’athah) adalah tidak sah.

Oleh karena itu haram hukumnya jual beli barang yang tidak ada (ma'dum) atau yang dikhawatirkan tidak ada. Salah satu unsur terpenting dalam jual beli adalah nilai tukar barang yang dijual (saat ini adalah uang).

Macam-Macam Jual Beli

Berdasarkan penjelasan di atas, peneliti menyimpulkan bahwa macam-macam jual beli yang terbagi menjadi empat (4) tersebut semuanya sah atau adat dalam hukum Islam dan syariat, baik yang dasar jual belinya berdasarkan peraturan umum.

Jual Beli Yang Di Larang Dalam Islam

Jual Beli Muhaqalah adalah jual beli tanaman yang masih ada di ladang.48 Hukum jual beli ini haram. Alasan mengapa jual beli haram adalah karena barang yang diperjualbelikan belum dapat digunakan. Jual Beli Asb-Al-Fahl adalah jual beli benih hewan jantan yang ditumbuhkan dalam rahim hewan betina hingga menghasilkan anak.

Jual beli mulamasah adalah jual beli yang terjadi antara dua pihak yang salah satunya menyentuh pakaian pihak yang lain. Jual beli perkotaan dalam kitab ta’rif adalah jual beli yang diartikan dengan jual beli suatu barang dengan harga tertentu, dimana pembelinya memberikan uang muka dengan catatan pada saat jual beli itu terjadi maka ia akan membayarnya. harga yang disepakati, tetapi bila tidak terjadi, uang muka bagi penjual yang terlebih dahulu menerimanya.54. Alasan haramnya bentuk jual beli ini adalah karena adanya ketidakpastian dalam jual beli, oleh karena itu tidak sah karena melanggar kaidah syarat jual beli.

Oleh karena itu, syarat-syarat jual beli terpenuhi, namun caranya dapat mendatangkan penyesalan di kemudian hari, yang tidak menimbulkan kemauan dan kemauan, maka itulah jual beli. Hanya saja dalam jual beli, dalam hal ini penjual diberikan hak khiyar yaitu hak untuk memutuskan apakah jual beli tersebut akan dilanjutkan atau tidak. Namun jual beli tersebut tetap sah karena pada saat akad berlangsung tidak ada syarat-syarat yang dilarang.

Hukum jual beli yang dilarang ini adalah haram, sedangkan alasan haramnya adalah unsur penipuan. Apabila jual beli itu terjadi dengan cara demikian, maka tetap sah karena terpenuhi unsur-unsur jual belinya. Namun pembeli berhak memilih (khiyar) antara melanjutkan jual beli atau membatalkan setelah menyadari dirinya ditipu.

Jual beli shubrah adalah jual beli barang yang dilipat dimana bagian luarnya terlihat lebih bagus dari pada bagian dalamnya. Penjualan itu sendiri tetap sah karena diketahui syarat-syarat penjualannya, namun pembeli mempunyai hak untuk memilih antara melanjutkan penjualan atau membatalkannya.

HAK MILIK

  • Sebab-Sebab Kepemilikan
  • Macam-Macam Kepemilikan
  • Prinsip-Prinsip Kepemilikan

Pemilikan juga adalah hubungan seseorang dengan harta yang diiktiraf oleh syariah', yang menjadikan dia mempunyai kuasa khusus ke atas harta itu, supaya dia boleh mengambil tindakan undang-undang terhadap harta itu, kecuali jika ada halangan syariah'. Maksudnya: "Pengkhususan seseorang terhadap sesuatu perkara yang membolehkannya tidak berhukum terhadap perkara itu (sesuai dengan kehendaknya), selagi tidak ada halangan syar'a. 66. Maksudnya: "Suatu Ketentuan yang digunakan oleh syar'i. 'a untuk menubuhkan pihak berkuasa tertentu atau beban undang-undang".

Artinya : “Seperangkat peraturan dan nash yang mengatur yang menjadi landasan yang harus dipatuhi bagi pengaturan hubungan manusia dengan manusia, baik dalam hal manusia maupun harta benda.” Apabila seseorang telah mempunyai suatu benda yang sah menurut syariat, maka orang itu bebas memperdagangkan benda itu, baik ia akan menjualnya atau menggadaikannya, sendiri atau melalui orang lain. 67. Artinya, barang-barang yang khusus diberikan kepada seseorang sepenuhnya berada di bawah penguasaannya sehingga orang lain tidak dapat menindaki atau menggunakannya.

Pemilik harta bebas melakukan perbuatan hukum atas hartanya, seperti jual beli, hibah, wakaf, dan meminjamkan kepada orang lain, sepanjang tidak terhalang syariat. Artinya: “Harta yang tidak termasuk dalam harta yang dihormati (kepemilikan yang sah) dan tidak ada hambatan syariat terhadap kepemilikannya.” Ada yang mengambil air dalam suatu wadah, lalu meninggalkan airnya, lalu ada pula yang tidak berhak mengambil air itu karena sudah diterima oleh orang lain.

Artinya: “Penempatan seseorang atau sesuatu yang baru pada suatu tempat yang lama, yang telah kehilangan berbagai haknya”. Al-milku An-Naqis (kepemilikan tidak sempurna), yaitu apabila seseorang menguasai harta bendanya saja, tetapi manfaatnya dikuasai orang lain, misalnya beras seseorang yang penggunaannya diserahkan kepada orang lain melalui wakaf, atau rumahnya. penggunaannya dikuasai oleh orang lain, baik melalui penyewaan maupun peminjaman. Asas yang kedua, kepemilikan suatu benda yang tidak dimiliki oleh orang lain atau dimiliki pertama kali mengakibatkan kepemilikan yang sempurna, kepemilikan atas benda itu dan sekaligus pemanfaatan benda itu.

Artinya: “Kepemilikan asal yang didirikan atas sesuatu yang sebelumnya tidak dimiliki, selalu merupakan kepemilikan sempurna.” Artinya: “Bahwa hak milik atas suatu benda tidak dapat ditinggalkan, hanya dapat berpindah dari satu orang ke orang lain.” 77. Artinya: “Susu yang masih menjadi milik bersama (musytarak) pada hakikatnya sama dengan barang susu yang jelas pemiliknya, dalam hal kemungkinan diterimanya tasharuf kecuali ada halangan.” 78.

Jenis Dan Sifat Penelitian

Sumber Data

Narasumber dan informan dalam penelitian ini adalah pemilik pabrik penggilingan padi, petani penggilingan padi dan tokoh agama yang mengetahui permasalahan ini. Sumber data sekunder merupakan sumber yang memberikan data secara tidak langsung yaitu melalui orang lain atau melalui dokumen seperti;

Teknik Pengumpulan Data

Wawancara adalah suatu teknik untuk memperoleh data dengan cara melakukan percakapan langsung antara pewawancara yang mengajukan pertanyaan dengan orang yang diwawancarai yang menjawab pertanyaan.88 Dalam hal ini wawancara dilakukan untuk memperoleh informasi, tidak hanya sebatas pada pokok permasalahan saja. , melainkan tentang hal-hal yang dianggap penting dan berkaitan dengan praktik masalah yang diteliti. Yang diwawancarai dalam penelitian ini adalah masyarakat pemilik pabrik penggilingan padi, petani penggilingan padi di Dusun Sabah, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Lampung Timur. Metode dokumentasi adalah suatu metode pencarian data tentang suatu hal yang berupa catatan, transkrip, buku, surat kabar, majalah, prasasti, buku besar, agenda, dan lain-lain.89 Data-data tersebut mempunyai fungsi penting sebagai data pendukung dalam penelitian, misalnya: sebagai tempat penulis melakukan penelitian.

Teknik Analisis Data

Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data kualitatif dengan menggunakan metode penalaran induktif. Analisis data kualitatif adalah upaya yang dilakukan dengan cara mengolah data, mengorganisasikan data, memilahnya menjadi satuan-satuan yang dapat dikelola, mensintesis, mencari dan menemukan pola, menentukan apa yang penting dan apa yang dapat dipelajari.91 Penalaran induktif berasal dari fakta atau peristiwa tertentu, kemudian fakta-fakta ini ditarik ke dalam generalisasi. 92. Berdasarkan penjelasan di atas, peneliti menggunakan data yang diperoleh berupa deskripsi, yang dianalisisnya melalui penalaran induktif, dimulai dari informasi terkait Fiqih Muamalah dengan mengkaji jual beli dedak pada pabrik penggilingan padi di Dusun Sabah, Kecamatan Sukadana Kabupaten Lampung Timur.

Dengan membandingkan teori dan praktek di lapangan maka akan diperoleh kesimpulan mengenai ulasan Fiqih Muamalah jual beli Dedeka di pabrik penggilingan padi.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Tinjauan Fikih Muamalah Tehadap Jual Beli Dedak Pada Pabrik

PENUTUP

Saran

Referensi

Dokumen terkait

Some suggestions that can be proposed include: 1 encouraging and motivating teachers to always try to develop new learning models or methods, 2 teachers are expected to be able to

The basic process of NLP is human is communicate to system best example of NLP is Google assistant, in which we can say Google to any instruction to human language and system is convert