• Tidak ada hasil yang ditemukan

TETRALOGI SASTRA INDONESIA EMAS 2045, karya FERIZAL SANG PELOPOR SASTRA PROMOSI KESEHATAN INDONESIA

N/A
N/A
Ferizal "Sang Pelopor Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia"

Academic year: 2025

Membagikan "TETRALOGI SASTRA INDONESIA EMAS 2045, karya FERIZAL SANG PELOPOR SASTRA PROMOSI KESEHATAN INDONESIA"

Copied!
172
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

TETRALOGI SASTRA INDONESIA EMAS 2045, karya FERIZAL SANG PELOPOR SASTRA PROMOSI KESEHATAN INDONESIA

Adalah kumpulan 4 karya sastra Promosi

Kesehatan karya Ferizal, sebagai kontribusi untuk menuju Indonesia Emas 2045, yaitu :

1. Puskesmas Penjaga Kehormatan Merah Putih 2. Puskesmas Garis Perlawanan Pelindung Negara 3. Ferizal Bapak Sastra Promosi Kesehatan

Indonesia : Demi Harga Diri Bangsa

4. Kisah Isteri Ferizal : Ana Maryana dan Inovasi Ajak Anak Merawat Diri Yang Paripurna

TETRALOGI SASTRA INDONESIA EMAS 2045, karya FERIZAL SANG PELOPOR SASTRA PROMOSI

KESEHATAN INDONESIA Adalah kumpulan 4 karya sastra Promosi Kesehatan karya Ferizal, kontribusi

Indonesia

(3)

1

(4)

KEPENGARANGAN :

Judul Buku

:

Puskesmas Penjaga Kehormatan Merah Putih ( Karya Ferizal Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia )

Penulis / Editor : Ferizal

QRCBN : 62-6418-5121-820 https://www.qrcbn.com/check/62-6418-5121-820 Pembuat Sampul : Ferizal

Jumlah Halaman : 236

Jenis Penerbitan : PT. TV FANA SPM KESEHATAN PUSKESMAS

Edisi : 20-6-2025

https://indonesianhealthpromotionliterature.blogspot.com/

Puskesmas Muara Satu, Desa Padang Sakti, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh 24353

2

(5)

PRAKATA PENULIS

Ferizal is the Father of Indonesian Health Promotion Literature : Ferizal Bapak Sastra Promosi Kesehatan Indonesia …. The Excellence of Indonesian Health Promotion Literature by Ferizal : Keunggulan Sastra Promosi Kesehatan Indonesia Karya Ferizal.. Fondasi Digital AI Indonesia menuju Indonesia Emas 2045….

Ferizal “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia”, dikenal karena upayanya dalam mengintegrasikan sastra dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital. Keunggulan Sastra Promosi Kesehatan Indonesia ada pada integrasi dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital atas nama Ferizal.

Ada 7 Inovasi Promosi Kesehatan Digital yang telah terintegrasi dengan Sastra Promosi Kesehatan Indonesia :

1. Inovasi TV Saka Bakti Husada : TV Puskesmas Indonesia 2. Inovasi TV Promkes Bergerak Keliling

3. Inovasi Kampung Cyber PHBS Sandogi 4. Inovasi TV Fana SPM Kesehatan Puskesmas

5. Inovasi Layanan Kader Kelas Digital Untuk SPM Kesehatan Puskesmas

6. Inovasi Kampung Gerimis ( Gerakan Intervensi Imunisasi Melalui Inisiasi Serentak )

7. Inovasi Ana Maryana ( Ajak Anak Merawat Diri Yang Paripurna ) 3

(6)

Ferizal has integrated seven digital health promotion innovations with Indonesian Health Promotion Literature. Ferizal is

recognized as "Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia"

( The Pioneer of Indonesian Health Promotion Literature ). He is known for integrating literature with digital health promotion innovations.

Ferizal has created innovations in digital health promotion, including : Ada 7 Inovasi Promosi Kesehatan Digital yang telah terintegrasi dengan Sastra Promosi Kesehatan Indonesia :

1. Inovasi TV Saka Bakti Husada: TV Puskesmas Indonesia 2. Inovasi TV Promkes Bergerak Keliling

3. Kampung Cyber PHBS Sandogi

4. Inovasi TV Fana SPM Kesehatan Puskesmas

5. Inovasi Layanan Kader Kelas Digital Untuk SPM Kesehatan Puskesmas

6. Inovasi Kampung Gerimis ( Gerakan Intervensi Imunisasi Melalui Inisiasi Serentak )

7. Inovasi Ana Maryana ( Ajak Anak Merawat Diri Yang Paripurna )

Ferizal has integrated seven digital health promotion innovations with Indonesian Health Promotion Literature. Ferizal

“Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia”, dikenal karena upayanya dalam mengintegrasikan Sastra dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital atas nama Ferizal.

4

(7)

Keunggulan Sastra Promosi Kesehatan Indonesia ada pada integrasi dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital atas nama Ferizal.

Saat Manusia Harus Bersaing Dengan AI, Robot dan Softaware : Ferizal The Pioneer of Indonesian Health Promotion Literature .

Ferizal “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia”, dikenal karena upayanya dalam mengintegrasikan Sastra dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital atas nama FERIZAL . Keunggulan Sastra Promosi Kesehatan Indonesia ada pada integrasi dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital atas nama Ferizal. .

Ada 7 Inovasi Promosi Kesehatan Digital yang telah terintegrasi dengan Sastra Promosi Kesehatan Indonesia : Ferizal has integrated seven digital health promotion innovations with Indonesian Health Promotion Literature…

Ferizal is recognized as "Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia" ( The Pioneer of Indonesian Health Promotion Literature ). He is known for integrating literature with digital health promotion innovations.

Ferizal has created innovations in digital health promotion, including : Ada 7 Inovasi Promosi Kesehatan Digital yang telah terintegrasi dengan Sastra Promosi Kesehatan Indonesia :

1. Inovasi TV Saka Bakti Husada: TV Puskesmas Indonesia 2. Inovasi TV Promkes Bergerak Keliling

5

(8)

3. Kampung Cyber PHBS Sandogi

4. Inovasi TV Fana SPM Kesehatan Puskesmas

5. Inovasi Layanan Kader Kelas Digital Untuk SPM Kesehatan Puskesmas

6. Inovasi Kampung Gerimis ( Gerakan Intervensi Imunisasi Melalui Inisiasi Serentak )

7. Inovasi Ana Maryana ( Ajak Anak Merawat Diri Yang Paripurna ) Ferizal has integrated seven digital health promotion innovations with Indonesian Health Promotion Literature. Ferizal

“Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia”, dikenal karena upayanya dalam mengintegrasikan Sastra dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital atas nama FERIZAL . Keunggulan Sastra Promosi Kesehatan Indonesia ada pada integrasi dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital atas nama Ferizal.

Ferizal “Sang Pelopor Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia”

juga merangkap sebagai “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia”.

6

(9)

Ferizal penganut aliran sastra romantisme aktif. Romantisme aktif merupakan aliran dalam karya sastra yang mengutamakan ungkapan perasaan, mementingkan penggunaan bahasa yang indah, ada kata-kata yang memabukkan perasaan sebagai perwujudan, menimbulkan semangat untuk berjuang dan mendorong keinginan maju menyongsong Indonesia Emas 2045.

Ferizal “Sang Pelopor Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia”

adalah sastrawan dan PNS Lhokseumawe : penulis 18 buku sastra terkait profesi Dokter Gigi.

Ferizal mengucapkan "Sumpah Amukti Palapa Jilid II" di Bumi Bertuah Malaysia, sumpah untuk menyatukan Nusantara di bawah naungan "Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia" ... Menuju Indonesia Emas tahun 2045

Dengan inspirasi Amukti Palapa, dengan penuh semangat juang.. Tanggal 25 Juni 2013 Ferizal mengumumkan sumpah di bumi bertuah Malaysia, Sebuah sumpah yang kemudian dinamakan Sumpah Amukti Palapa Jilid Dua:

“Saya bersumpah demi Tuhan, demi harga diri bangsa saya, bahwa saya tidak akan menyerah, tidak akan beristirahat, sampai saya mampu menyatukan Nusantara dibawah naungan Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia.”

Ferizal merupakan ‘Sang Pelopor Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia’. Beliau telah menerbitkan 14 Novel tentang Dokter Gigi :

7

(10)

1. Novel Pertarungan Maut Di Malaysia.

2. Novel Ninja Malaysia Bidadari Indonesia

3. Novel Superhero Malaysia Indonesia ( Kisah Profesi Dokter Gigi Merangkum Seni, Estetika dan Kesehatan ).

4. Novel Garuda Cinta Harimau Malaya

5. Novel Ayat Ayat Asmara ( Kisah Cinta Ferizal Romeo dan Drg.Diana Juliet ).

6. Novel Dari PDGI Menuju Ka’bah ( Kisah Pakar Laboratorium HIV Di Musim Liberalisasi ).

Novel ini kemudian di daur ulang menjadi Novel “Inovasi Difa atau Dokter Vivi dan Ferizal Legenda Puskesmas” ( ISBN: 978-602-474- 892-0 Penerbit CV. Jejak )

7. Novel Laskar PDGI Bali Pelangi Mentawai ( Kisah Drg.Ferizal Pejuang Kesgilut).

8. Novel Drg.Ferizal Kesatria PDGI ( Kisah Tokoh Fiktif Abdullah Bin Saba’, dan Membantah Novel The Satanic Verses karya Salman Rushdie )

9. Novel “Dokter Gigi PDGI Nomor Satu ( Kisah Keabadian Cinta Segitiga Drg.Ferizal SpBM, Drg Diana dan Dokter Silvi )”...

8

(11)

Buku ini di daur ulang menjadi Novel berjudul : "Warisan Budaya Akreditasi Puskesmas Indonesia : Sastra Novel Dokter Gigi" ( ISBN ::

978-602-5627-37-8 Penerbit :: Yayasan Jatidiri Bandung )

10. Novel Demi Kehormatan Profesi Dokter Gigi ( Kisah FDI World Dental Federation Seribu Tahun Tak Terganti )

11. Novel Dokter Gigi Bukan Dokter Kelas Dua ( Kisah Superioritas Dokter Gigi Pejuang Kesgilut )

12. Novel “Sastra Novel Dokter Gigi Warisan Budaya Indonesia Modern” ( Kisah “Sastra Novel Dokter Gigi” Membuktikan Profesi Dokter Gigi Tidak Sebatas Gigi Dan Mulut Saja ) … ( ISBN :: 978-602- 562-731-6 Penerbit :: Yayasan Jatidiri Bandung )

13. Novel “Sastra Novel Dokter Gigi Warisan Budaya Akreditasi Puskesmas Nusantara” ( Kisah Drg.Diana dan Ferizal Lambang Cinta PDGI )... ISBN: 978-602-474-495-3 Penerbit CV. Jejak

14. Novel "Indonesia 2030 Menjawab Novel Ghost Fleet"

Fakta hukum bahwa Ferizal merupakan ‘Sang Pelopor Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia’ tidak terbantahkan, misalnya dapat dilihat melalui 6 buku berikut ini :

9

(12)

a. Buku berjudul : “Ferizal Sang Pelopor Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia”, Penerbit Yayasan Jatidiri, dengan ISBN : 978-602-5627- 08-8.

b. Buku berjudul : “Ferizal Sang Pelopor Sastra Novel Dokter Gigi NKRI”, Penerbit CV. Jejak, ISBN : 978-602-5675-02-7

c. Buku berjudul : “Ferizal Sang Pelopor Sastra Novel Kedokteran Gigi Indonesia”, Penerbit CV. Jejak, ISBN : 978-602-5675-24-9

d. Buku berjudul : "Ferizal Sang Pelopor Sastra Novel Dokter Gigi Republik Indonesia" ( ISBN: 978-602-5769-65-8), Penerbit : CV. Jejak.

e. Buku berjudul : “SEJARAH KEDOKTERAN GIGI, VAKSINASI COVID- 19, PERPUSTAKAAN NASIONAL DAN FERIZAL”

f. Buku berjudul : “FERIZAL PENGGAGAS INOVASI KAMPUNG CYBER PHBS SANDOGI ( Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia )”

Ferizal merupakan ‘Sang Pelopor Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia’, karya-karya Beliau beraliran Romantisme Aktif, juga beraliran Filsafat Intuisionisme. Beliau telah menerbitkan 14 novel mempesona tentang Dokter Gigi. Total ada 18 buku sastra dan 2 buku ilmiah yang pernah diterbitkan oleh ASN Pemerintah Kota Lhokseumawe ini.

10

(13)

11

(14)

🌸 Teori Humanisasi

Puskesmas Berbasis Sastra Cinta

Oleh Ferizal, Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia

Selama ini, Puskesmas di Indonesia lebih banyak dipahami sebagai fasilitas pelayanan kesehatan primer yang administratif, teknis, dan seringkali terkesan kaku. Persepsi ini menjadikan Puskesmas kurang dipandang sebagai ruang yang menyentuh sisi emosional dan batin masyarakat.

Ferizal, sebagai Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia, memperkenalkan pendekatan baru yang merevolusi wajah Puskesmas menjadi lembaga yang berjiwa cinta, berbahasa sastra, dan berorientasi pada kemanusiaan.

💡 Definisi Teori

Teori Humanisasi Puskesmas Berbasis Sastra Cinta adalah gagasan yang menempatkan Puskesmas sebagai "Rumah Cinta Sederhana" — tempat pelayanan kesehatan yang tidak hanya mengedepankan aspek medis, tetapi juga memuliakan cinta, keindahan, dan nilai-nilai kemanusiaan yang dituangkan melalui pendekatan sastra.

Puskesmas adalah tempat di mana cinta dirawat, luka disembuhkan dengan kata-kata, dan kesehatan dipromosikan dengan kelembutan hati. – Ferizal

12

(15)

🌷 Asumsi Dasar Teori

1. Cinta adalah fondasi pelayanan kesehatan.

2. Bahasa sastra mampu melembutkan hubungan antara petugas kesehatan dan pasien.

3. Puskesmas adalah ruang sosial, bukan sekadar tempat pelayanan medis.

4. Humanisasi pelayanan meningkatkan kepercayaan dan kenyamanan masyarakat.

🌸 Komponen Utama Teori

1. Bahasa Pelayanan yang Puitis

o Mengganti komunikasi kaku dengan bahasa yang menyentuh hati.

2. Narasi Cinta dalam Ruang Puskesmas

o Membangun citra Puskesmas sebagai "Rumah Cinta Sederhana" yang hangat, bukan tempat birokratis.

3. Humanisasi Proses Kesehatan

o Pelayanan yang memperlakukan pasien sebagai manusia utuh, bukan sekadar kasus medis.

4. Integrasi Sastra dalam Promosi Kesehatan

o Menggunakan cerita, puisi, dan metafora dalam penyuluhan kesehatan.

🌿 Tujuan Teori

Mengubah persepsi Puskesmas menjadi tempat yang penuh cinta dan keindahan.

13

(16)

Menghadirkan pelayanan kesehatan yang berorientasi pada sentuhan kemanusiaan.

Menciptakan budaya pelayanan berbasis sastra di lingkungan Puskesmas Indonesia.

🌟 Dampak Teori

Meningkatkan citra positif Puskesmas di mata masyarakat.

Memperkuat hubungan emosional antara tenaga kesehatan dan pasien.

Menumbuhkan generasi tenaga kesehatan yang humanis dan berjiwa seni.

🏵 Tiga Buku Fiksi Jadi Payung Hukum

Teori ini menjadi sumbangan berharga Ferizal bagi Indonesia, menempatkan sastra sebagai jembatan perubahan, dan menghadirkan Puskesmas sebagai "rumah cinta yang sederhana" bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dengan Sastra Promosi Kesehatan Indonesia, Puskesmas tak lagi sekadar tempat berobat, tapi menjadi tempat di mana cinta dipelihara, luka disembuhkan, dan hidup dirayakan.

Dalam dunia kesehatan, Puskesmas sering dipersepsikan semata sebagai tempat pelayanan medis primer yang bersifat administratif dan prosedural. Persepsi ini kerap mengabaikan dimensi emosional, filosofis, dan humanis yang justru menjadi esensi pelayanan kesehatan yang sesungguhnya.

14

(17)

Teori Humanisasi Puskesmas Berbasis Sastra, Puskesmas dapat dan seharusnya dipahami sebagai "Rumah Cinta Sederhana", bukan sekadar institusi medis, tetapi sebagai ruang kehangatan, empati, dan cinta kasih.

Melalui pendekatan sastra puitis:

Puskesmas menjadi simbol cinta, bukan sekadar tempat berobat.

Pelayanan menjadi lebih personal, bermakna, dan berlandaskan rasa kemanusiaan.

Tenaga kesehatan tidak hanya sebagai pelaksana medis, tetapi sebagai pelayan jiwa.

Teori ini mendorong terjadinya:

Transformasi persepsi sosial tentang Puskesmas.

Reorientasi pelayanan yang lebih berpusat pada cinta dan keindahan hubungan manusia.

Integrasi nilai sastra dan cinta dalam promosi kesehatan.

Dengan demikian, Teori ini menjadi jembatan antara kesehatan, sastra, dan filosofi pelayanan yang menempatkan cinta sebagai fondasi utama.

Di tengah hiruk pikuk pelayanan kesehatan, muncul sebuah gagasan yang membawa sentuhan humanis, sebuah pemikiran yang berakar pada keindahan sastra dan kekuatan cinta. Adalah Ferizal, seorang pemikir dan inovator, yang telah menemukan Teori Humanisasi Puskesmas Berbasis Sastra Cinta.

15

(18)

Teori ini bukan sekadar konsep, melainkan sebuah panggilan untuk mengembalikan jiwa dalam setiap interaksi di pusat kesehatan masyarakat. Ferizal percaya bahwa dengan menerapkan prinsip-prinsip yang terkandung dalam sastra, seperti empati, pemahaman mendalam, dan narasi personal, pelayanan di puskesmas dapat bertransformasi menjadi pengalaman yang lebih bermakna bagi pasien dan tenaga kesehatan.

"Cinta," menurut Ferizal, "adalah fondasi dari setiap tindakan humanis."

Dalam konteks puskesmas, cinta ini dimanifestasikan melalui komunikasi yang tulus, perhatian yang detail terhadap kebutuhan individu, dan penciptaan lingkungan yang menenangkan serta penuh kasih. Ia membayangkan sebuah puskesmas di mana setiap pasien merasa didengar, dipahami, dan dihargai, bukan hanya sebagai penderita penyakit, tetapi sebagai manusia seutuhnya dengan kisah dan perasaannya sendiri.

Penemuan Ferizal ini membuka babak baru dalam pendekatan pelayanan kesehatan primer. Ia mengajak kita untuk melihat puskesmas bukan hanya sebagai tempat pengobatan fisik, melainkan juga sebagai pusat pemulihan jiwa, di mana sentuhan kemanusiaan dan keindahan sastra bertemu untuk menciptakan dampak positif yang nyata.

Melalui Teori Humanisasi Puskesmas Berbasis Sastra Cinta, Ferizal telah menorehkan jejak penting dalam upaya menjadikan pelayanan kesehatan lebih hangat, lebih dekat, dan lebih berdaya guna bagi masyarakat.

16

(19)

17

(20)

🌸 Trilogi Puskesmas 🌸

Judul Buku : Fitri Hariati: Puskesmas, A Simple House of Love ( A Tribute to Kahlil Gibran Mary Elizabeth Haskell ) : Fitri Hariati: Puskesmas, Rumah Cinta Sederhana ( Penghormatan untuk Kahlil Gibran Mary Elizabeth Haskell )

Penulis / Editor : Ferizal

QRCBN : 62-6418-7672-836

https://www.qrcbn.com/check/62-6418-7672-836 Pembuat Sampul : Ferizal

Jumlah Halaman : 228 Jenis Penerbitan :

PT. TV FANA SPM KESEHATAN PUSKESMAS

Edisi : 15-6-2025

18

(21)

Judul Buku : Ferizal the discoverer of the humanization theory of Puskesmas based of the literature of love : Ferizal Penemu Teori Humanisasi Puskesmas Berbasis Sastra Cinta

Penulis / Editor : Ferizal

QRCBN : 62-6418-4057-175

https://www.qrcbn.com/check/62-6418-4057-175 Pembuat Sampul : Ferizal

Jumlah Halaman : 235 Jenis Penerbitan :

PT. TV FANA SPM KESEHATAN PUSKESMAS Edisi : 16-6-2025

19

(22)

Judul Buku :

In the Embrace of The Puskesmas : A Love

Literature. The Work of Ferizal, Author of the Puskesmas Trilogy ( Dalam Pelukan Puskesmas: Sebuah Sastra Cinta. Karya Ferizal,

Penulis Trilogi Puskesmas ) Penulis / Editor : Ferizal

QRCBN : 62-6418-7327-144 https://www.qrcbn.com/check/62-6418-7327-144 Pembuat Sampul : Ferizal

Jumlah Halaman : 200

Jenis Penerbitan : PT. TV FANA SPM KESEHATAN PUSKESMAS

Edisi : 17-6-2025

20

(23)

DAFTAR ISI

PRAKATA PENULIS……….……….………..…… 3 DAFTAR ISI………..………..21 BAB 1 Puskesmas Penjaga Kehormatan Merah Putih………..…22 BAB 2 The Excellence of Indonesian Health Promotion Literature

………..………..……150 BAB 3 History of Indonesian Health Promotion Literature : Sejarah Sastra Promosi Kesehatan Indonesia…….……….....178 BAB 4 Sejarah Inovasi Promosi Kesehatan Digital di

Indonesia……….…188 BAB 5 Inovasi Promosi Kesehatan Digital Indonesia : Salah Satu Tokoh Utamanya Adalah Ferizal………..………194 BAB 6 Tujuh Inovasi Promosi Kesehatan Digital.………....209 DAFTAR PUSTAKA………..……..227 RIWAYAT PENULIS…………..………..…..228

21

(24)

BAB 1

PUSKESMAS PENJAGA KEHORMATAN MERAH PUTIH

1: Surat Perintah Rahasia

22

(25)

1

(26)

KEPENGARANGAN :

Judul Buku

:

Puskesmas Garis Perlawanan Pelindung Negara ( Karya Ferizal Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia )

Penulis / Editor : Ferizal

QRCBN : 62-6418-0114-233 https://www.qrcbn.com/check/62-6418-0114-233 Pembuat Sampul : Ferizal

Jumlah Halaman : 247

Jenis Penerbitan : PT. TV FANA SPM KESEHATAN PUSKESMAS

Edisi : 21-6-2025

https://indonesianhealthpromotionliterature.blogspot.com/

Puskesmas Muara Satu, Desa Padang Sakti, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh 24353

2

(27)

PRAKATA PENULIS

Ferizal is the Father of Indonesian Health Promotion Literature : Ferizal Bapak Sastra Promosi Kesehatan Indonesia …. The Excellence of Indonesian Health Promotion Literature by Ferizal : Keunggulan Sastra Promosi Kesehatan Indonesia Karya Ferizal.. Fondasi Digital AI Indonesia menuju Indonesia Emas 2045….

Ferizal “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia”, dikenal karena upayanya dalam mengintegrasikan sastra dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital. Keunggulan Sastra Promosi Kesehatan Indonesia ada pada integrasi dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital atas nama Ferizal.

Ada 7 Inovasi Promosi Kesehatan Digital yang telah terintegrasi dengan Sastra Promosi Kesehatan Indonesia :

1. Inovasi TV Saka Bakti Husada : TV Puskesmas Indonesia 2. Inovasi TV Promkes Bergerak Keliling

3. Inovasi Kampung Cyber PHBS Sandogi 4. Inovasi TV Fana SPM Kesehatan Puskesmas

5. Inovasi Layanan Kader Kelas Digital Untuk SPM Kesehatan Puskesmas

6. Inovasi Kampung Gerimis ( Gerakan Intervensi Imunisasi Melalui Inisiasi Serentak )

7. Inovasi Ana Maryana ( Ajak Anak Merawat Diri Yang Paripurna ) 3

(28)

Ferizal has integrated seven digital health promotion innovations with Indonesian Health Promotion Literature. Ferizal is

recognized as "Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia"

( The Pioneer of Indonesian Health Promotion Literature ). He is known for integrating literature with digital health promotion innovations.

Ferizal has created innovations in digital health promotion, including : Ada 7 Inovasi Promosi Kesehatan Digital yang telah terintegrasi dengan Sastra Promosi Kesehatan Indonesia :

1. Inovasi TV Saka Bakti Husada: TV Puskesmas Indonesia 2. Inovasi TV Promkes Bergerak Keliling

3. Kampung Cyber PHBS Sandogi

4. Inovasi TV Fana SPM Kesehatan Puskesmas

5. Inovasi Layanan Kader Kelas Digital Untuk SPM Kesehatan Puskesmas

6. Inovasi Kampung Gerimis ( Gerakan Intervensi Imunisasi Melalui Inisiasi Serentak )

7. Inovasi Ana Maryana ( Ajak Anak Merawat Diri Yang Paripurna )

Ferizal has integrated seven digital health promotion innovations with Indonesian Health Promotion Literature. Ferizal

“Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia”, dikenal karena upayanya dalam mengintegrasikan Sastra dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital atas nama Ferizal.

4

(29)

Keunggulan Sastra Promosi Kesehatan Indonesia ada pada integrasi dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital atas nama Ferizal.

Saat Manusia Harus Bersaing Dengan AI, Robot dan Softaware : Ferizal The Pioneer of Indonesian Health Promotion Literature .

Ferizal “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia”, dikenal karena upayanya dalam mengintegrasikan Sastra dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital atas nama FERIZAL . Keunggulan Sastra Promosi Kesehatan Indonesia ada pada integrasi dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital atas nama Ferizal. .

Ada 7 Inovasi Promosi Kesehatan Digital yang telah terintegrasi dengan Sastra Promosi Kesehatan Indonesia : Ferizal has integrated seven digital health promotion innovations with Indonesian Health Promotion Literature…

Ferizal is recognized as "Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia" ( The Pioneer of Indonesian Health Promotion Literature ). He is known for integrating literature with digital health promotion innovations.

Ferizal has created innovations in digital health promotion, including : Ada 7 Inovasi Promosi Kesehatan Digital yang telah terintegrasi dengan Sastra Promosi Kesehatan Indonesia :

1. Inovasi TV Saka Bakti Husada: TV Puskesmas Indonesia 2. Inovasi TV Promkes Bergerak Keliling

5

(30)

3. Kampung Cyber PHBS Sandogi

4. Inovasi TV Fana SPM Kesehatan Puskesmas

5. Inovasi Layanan Kader Kelas Digital Untuk SPM Kesehatan Puskesmas

6. Inovasi Kampung Gerimis ( Gerakan Intervensi Imunisasi Melalui Inisiasi Serentak )

7. Inovasi Ana Maryana ( Ajak Anak Merawat Diri Yang Paripurna ) Ferizal has integrated seven digital health promotion innovations with Indonesian Health Promotion Literature. Ferizal

“Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia”, dikenal karena upayanya dalam mengintegrasikan Sastra dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital atas nama FERIZAL . Keunggulan Sastra Promosi Kesehatan Indonesia ada pada integrasi dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital atas nama Ferizal.

Ferizal “Sang Pelopor Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia”

juga merangkap sebagai “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia”.

6

(31)

Ferizal penganut aliran sastra romantisme aktif. Romantisme aktif merupakan aliran dalam karya sastra yang mengutamakan ungkapan perasaan, mementingkan penggunaan bahasa yang indah, ada kata-kata yang memabukkan perasaan sebagai perwujudan, menimbulkan semangat untuk berjuang dan mendorong keinginan maju menyongsong Indonesia Emas 2045.

Ferizal “Sang Pelopor Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia”

adalah sastrawan dan PNS Lhokseumawe : penulis 18 buku sastra terkait profesi Dokter Gigi.

Ferizal mengucapkan "Sumpah Amukti Palapa Jilid II" di Bumi Bertuah Malaysia, sumpah untuk menyatukan Nusantara di bawah naungan "Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia" ... Menuju Indonesia Emas tahun 2045

Dengan inspirasi Amukti Palapa, dengan penuh semangat juang.. Tanggal 25 Juni 2013 Ferizal mengumumkan sumpah di bumi bertuah Malaysia, Sebuah sumpah yang kemudian dinamakan Sumpah Amukti Palapa Jilid Dua:

“Saya bersumpah demi Tuhan, demi harga diri bangsa saya, bahwa saya tidak akan menyerah, tidak akan beristirahat, sampai saya mampu menyatukan Nusantara dibawah naungan Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia.”

Ferizal merupakan ‘Sang Pelopor Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia’. Beliau telah menerbitkan 14 Novel tentang Dokter Gigi :

7

(32)

1. Novel Pertarungan Maut Di Malaysia.

2. Novel Ninja Malaysia Bidadari Indonesia

3. Novel Superhero Malaysia Indonesia ( Kisah Profesi Dokter Gigi Merangkum Seni, Estetika dan Kesehatan ).

4. Novel Garuda Cinta Harimau Malaya

5. Novel Ayat Ayat Asmara ( Kisah Cinta Ferizal Romeo dan Drg.Diana Juliet ).

6. Novel Dari PDGI Menuju Ka’bah ( Kisah Pakar Laboratorium HIV Di Musim Liberalisasi ).

Novel ini kemudian di daur ulang menjadi Novel “Inovasi Difa atau Dokter Vivi dan Ferizal Legenda Puskesmas” ( ISBN: 978-602-474- 892-0 Penerbit CV. Jejak )

7. Novel Laskar PDGI Bali Pelangi Mentawai ( Kisah Drg.Ferizal Pejuang Kesgilut).

8. Novel Drg.Ferizal Kesatria PDGI ( Kisah Tokoh Fiktif Abdullah Bin Saba’, dan Membantah Novel The Satanic Verses karya Salman Rushdie )

9. Novel “Dokter Gigi PDGI Nomor Satu ( Kisah Keabadian Cinta Segitiga Drg.Ferizal SpBM, Drg Diana dan Dokter Silvi )”...

8

(33)

Buku ini di daur ulang menjadi Novel berjudul : "Warisan Budaya Akreditasi Puskesmas Indonesia : Sastra Novel Dokter Gigi" ( ISBN ::

978-602-5627-37-8 Penerbit :: Yayasan Jatidiri Bandung )

10. Novel Demi Kehormatan Profesi Dokter Gigi ( Kisah FDI World Dental Federation Seribu Tahun Tak Terganti )

11. Novel Dokter Gigi Bukan Dokter Kelas Dua ( Kisah Superioritas Dokter Gigi Pejuang Kesgilut )

12. Novel “Sastra Novel Dokter Gigi Warisan Budaya Indonesia Modern” ( Kisah “Sastra Novel Dokter Gigi” Membuktikan Profesi Dokter Gigi Tidak Sebatas Gigi Dan Mulut Saja ) … ( ISBN :: 978-602- 562-731-6 Penerbit :: Yayasan Jatidiri Bandung )

13. Novel “Sastra Novel Dokter Gigi Warisan Budaya Akreditasi Puskesmas Nusantara” ( Kisah Drg.Diana dan Ferizal Lambang Cinta PDGI )... ISBN: 978-602-474-495-3 Penerbit CV. Jejak

14. Novel "Indonesia 2030 Menjawab Novel Ghost Fleet"

Fakta hukum bahwa Ferizal merupakan ‘Sang Pelopor Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia’ tidak terbantahkan, misalnya dapat dilihat melalui 6 buku berikut ini :

9

(34)

a. Buku berjudul : “Ferizal Sang Pelopor Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia”, Penerbit Yayasan Jatidiri, dengan ISBN : 978-602-5627- 08-8.

b. Buku berjudul : “Ferizal Sang Pelopor Sastra Novel Dokter Gigi NKRI”, Penerbit CV. Jejak, ISBN : 978-602-5675-02-7

c. Buku berjudul : “Ferizal Sang Pelopor Sastra Novel Kedokteran Gigi Indonesia”, Penerbit CV. Jejak, ISBN : 978-602-5675-24-9

d. Buku berjudul : "Ferizal Sang Pelopor Sastra Novel Dokter Gigi Republik Indonesia" ( ISBN: 978-602-5769-65-8), Penerbit : CV. Jejak.

e. Buku berjudul : “SEJARAH KEDOKTERAN GIGI, VAKSINASI COVID- 19, PERPUSTAKAAN NASIONAL DAN FERIZAL”

f. Buku berjudul : “FERIZAL PENGGAGAS INOVASI KAMPUNG CYBER PHBS SANDOGI ( Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia )”

Ferizal merupakan ‘Sang Pelopor Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia’, karya-karya Beliau beraliran Romantisme Aktif, juga beraliran Filsafat Intuisionisme. Beliau telah menerbitkan 14 novel mempesona tentang Dokter Gigi. Total ada 18 buku sastra dan 2 buku ilmiah yang pernah diterbitkan oleh ASN Pemerintah Kota Lhokseumawe ini.

10

(35)

11

(36)

🌸 Teori Humanisasi

Puskesmas Berbasis Sastra Cinta

Oleh Ferizal, Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia

Selama ini, Puskesmas di Indonesia lebih banyak dipahami sebagai fasilitas pelayanan kesehatan primer yang administratif, teknis, dan seringkali terkesan kaku. Persepsi ini menjadikan Puskesmas kurang dipandang sebagai ruang yang menyentuh sisi emosional dan batin masyarakat.

Ferizal, sebagai Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia, memperkenalkan pendekatan baru yang merevolusi wajah Puskesmas menjadi lembaga yang berjiwa cinta, berbahasa sastra, dan berorientasi pada kemanusiaan.

💡 Definisi Teori

Teori Humanisasi Puskesmas Berbasis Sastra Cinta adalah gagasan yang menempatkan Puskesmas sebagai "Rumah Cinta Sederhana" — tempat pelayanan kesehatan yang tidak hanya mengedepankan aspek medis, tetapi juga memuliakan cinta, keindahan, dan nilai-nilai kemanusiaan yang dituangkan melalui pendekatan sastra.

Puskesmas adalah tempat di mana cinta dirawat, luka disembuhkan dengan kata-kata, dan kesehatan dipromosikan dengan kelembutan hati. – Ferizal

12

(37)

🌷 Asumsi Dasar Teori

1. Cinta adalah fondasi pelayanan kesehatan.

2. Bahasa sastra mampu melembutkan hubungan antara petugas kesehatan dan pasien.

3. Puskesmas adalah ruang sosial, bukan sekadar tempat pelayanan medis.

4. Humanisasi pelayanan meningkatkan kepercayaan dan kenyamanan masyarakat.

🌸 Komponen Utama Teori

1. Bahasa Pelayanan yang Puitis

o Mengganti komunikasi kaku dengan bahasa yang menyentuh hati.

2. Narasi Cinta dalam Ruang Puskesmas

o Membangun citra Puskesmas sebagai "Rumah Cinta Sederhana" yang hangat, bukan tempat birokratis.

3. Humanisasi Proses Kesehatan

o Pelayanan yang memperlakukan pasien sebagai manusia utuh, bukan sekadar kasus medis.

4. Integrasi Sastra dalam Promosi Kesehatan

o Menggunakan cerita, puisi, dan metafora dalam penyuluhan kesehatan.

🌿 Tujuan Teori

Mengubah persepsi Puskesmas menjadi tempat yang penuh cinta dan keindahan.

13

(38)

Menghadirkan pelayanan kesehatan yang berorientasi pada sentuhan kemanusiaan.

Menciptakan budaya pelayanan berbasis sastra di lingkungan Puskesmas Indonesia.

🌟 Dampak Teori

Meningkatkan citra positif Puskesmas di mata masyarakat.

Memperkuat hubungan emosional antara tenaga kesehatan dan pasien.

Menumbuhkan generasi tenaga kesehatan yang humanis dan berjiwa seni.

🏵 Tiga Buku Fiksi Jadi Payung Hukum

Teori ini menjadi sumbangan berharga Ferizal bagi Indonesia, menempatkan sastra sebagai jembatan perubahan, dan menghadirkan Puskesmas sebagai "rumah cinta yang sederhana" bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dengan Sastra Promosi Kesehatan Indonesia, Puskesmas tak lagi sekadar tempat berobat, tapi menjadi tempat di mana cinta dipelihara, luka disembuhkan, dan hidup dirayakan.

Dalam dunia kesehatan, Puskesmas sering dipersepsikan semata sebagai tempat pelayanan medis primer yang bersifat administratif dan prosedural. Persepsi ini kerap mengabaikan dimensi emosional, filosofis, dan humanis yang justru menjadi esensi pelayanan kesehatan yang sesungguhnya.

14

(39)

Teori Humanisasi Puskesmas Berbasis Sastra, Puskesmas dapat dan seharusnya dipahami sebagai "Rumah Cinta Sederhana", bukan sekadar institusi medis, tetapi sebagai ruang kehangatan, empati, dan cinta kasih.

Melalui pendekatan sastra puitis:

Puskesmas menjadi simbol cinta, bukan sekadar tempat berobat.

Pelayanan menjadi lebih personal, bermakna, dan berlandaskan rasa kemanusiaan.

Tenaga kesehatan tidak hanya sebagai pelaksana medis, tetapi sebagai pelayan jiwa.

Teori ini mendorong terjadinya:

Transformasi persepsi sosial tentang Puskesmas.

Reorientasi pelayanan yang lebih berpusat pada cinta dan keindahan hubungan manusia.

Integrasi nilai sastra dan cinta dalam promosi kesehatan.

Dengan demikian, Teori ini menjadi jembatan antara kesehatan, sastra, dan filosofi pelayanan yang menempatkan cinta sebagai fondasi utama.

Di tengah hiruk pikuk pelayanan kesehatan, muncul sebuah gagasan yang membawa sentuhan humanis, sebuah pemikiran yang berakar pada keindahan sastra dan kekuatan cinta. Adalah Ferizal, seorang pemikir dan inovator, yang telah menemukan Teori Humanisasi Puskesmas Berbasis Sastra Cinta.

15

(40)

Teori ini bukan sekadar konsep, melainkan sebuah panggilan untuk mengembalikan jiwa dalam setiap interaksi di pusat kesehatan masyarakat. Ferizal percaya bahwa dengan menerapkan prinsip-prinsip yang terkandung dalam sastra, seperti empati, pemahaman mendalam, dan narasi personal, pelayanan di puskesmas dapat bertransformasi menjadi pengalaman yang lebih bermakna bagi pasien dan tenaga kesehatan.

"Cinta," menurut Ferizal, "adalah fondasi dari setiap tindakan humanis."

Dalam konteks puskesmas, cinta ini dimanifestasikan melalui komunikasi yang tulus, perhatian yang detail terhadap kebutuhan individu, dan penciptaan lingkungan yang menenangkan serta penuh kasih. Ia membayangkan sebuah puskesmas di mana setiap pasien merasa didengar, dipahami, dan dihargai, bukan hanya sebagai penderita penyakit, tetapi sebagai manusia seutuhnya dengan kisah dan perasaannya sendiri.

Penemuan Ferizal ini membuka babak baru dalam pendekatan pelayanan kesehatan primer. Ia mengajak kita untuk melihat puskesmas bukan hanya sebagai tempat pengobatan fisik, melainkan juga sebagai pusat pemulihan jiwa, di mana sentuhan kemanusiaan dan keindahan sastra bertemu untuk menciptakan dampak positif yang nyata.

Melalui Teori Humanisasi Puskesmas Berbasis Sastra Cinta, Ferizal telah menorehkan jejak penting dalam upaya menjadikan pelayanan kesehatan lebih hangat, lebih dekat, dan lebih berdaya guna bagi masyarakat.

16

(41)

17

(42)

🌸 Trilogi Puskesmas 🌸

Judul Buku : Fitri Hariati: Puskesmas, A Simple House of Love ( A Tribute to Kahlil Gibran Mary Elizabeth Haskell ) : Fitri Hariati: Puskesmas, Rumah Cinta Sederhana ( Penghormatan untuk Kahlil Gibran Mary Elizabeth Haskell )

Penulis / Editor : Ferizal

QRCBN : 62-6418-7672-836

https://www.qrcbn.com/check/62-6418-7672-836 Pembuat Sampul : Ferizal

Jumlah Halaman : 228 Jenis Penerbitan :

PT. TV FANA SPM KESEHATAN PUSKESMAS

Edisi : 15-6-2025

18

(43)

Judul Buku : Ferizal the discoverer of the humanization theory of Puskesmas based of the literature of love : Ferizal Penemu Teori Humanisasi Puskesmas Berbasis Sastra Cinta

Penulis / Editor : Ferizal

QRCBN : 62-6418-4057-175

https://www.qrcbn.com/check/62-6418-4057-175 Pembuat Sampul : Ferizal

Jumlah Halaman : 235 Jenis Penerbitan :

PT. TV FANA SPM KESEHATAN PUSKESMAS Edisi : 16-6-2025

19

(44)

Judul Buku :

In the Embrace of The Puskesmas : A Love

Literature. The Work of Ferizal, Author of the Puskesmas Trilogy ( Dalam Pelukan Puskesmas: Sebuah Sastra Cinta. Karya Ferizal,

Penulis Trilogi Puskesmas ) Penulis / Editor : Ferizal

QRCBN : 62-6418-7327-144 https://www.qrcbn.com/check/62-6418-7327-144 Pembuat Sampul : Ferizal

Jumlah Halaman : 200

Jenis Penerbitan : PT. TV FANA SPM KESEHATAN PUSKESMAS

Edisi : 17-6-2025

20

(45)

DAFTAR ISI

PRAKATA PENULIS……….……….………..…… 3 DAFTAR ISI………..………..21 BAB 1 Puskesmas Garis Perlawanan Pelindung Negara………22 BAB 2 The Excellence of Indonesian Health Promotion Literature

………..………..……161 BAB 3 History of Indonesian Health Promotion Literature : Sejarah Sastra Promosi Kesehatan Indonesia…….………....189 BAB 4 Sejarah Inovasi Promosi Kesehatan Digital di

Indonesia……….…199 BAB 5 Inovasi Promosi Kesehatan Digital Indonesia : Salah Satu Tokoh Utamanya Adalah Ferizal………..………205 BAB 6 Tujuh Inovasi Promosi Kesehatan Digital.………....220 DAFTAR PUSTAKA………..……..238 RIWAYAT PENULIS…………..………..…..239

21

(46)

1

(47)

KEPENGARANGAN :

Judul Buku

:

Ferizal Bapak Sastra Promosi Kesehatan Indonesia : Demi Harga Diri Bangsa

Penulis / Editor : Ferizal

QRCBN : 62-6418-6912-085 https://www.qrcbn.com/check/62-6418-6912-085 Pembuat Sampul : Ferizal

Jumlah Halaman : 220

Jenis Penerbitan : PT. TV FANA SPM KESEHATAN PUSKESMAS

Edisi : 22-6-2025

https://indonesianhealthpromotionliterature.blogspot.com/

Puskesmas Muara Satu, Desa Padang Sakti, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh 24353

2

(48)

PRAKATA PENULIS

Ferizal is the Father of Indonesian Health Promotion Literature : Ferizal Bapak Sastra Promosi Kesehatan Indonesia …. The Excellence of Indonesian Health Promotion Literature by Ferizal : Keunggulan Sastra Promosi Kesehatan Indonesia Karya Ferizal.. Fondasi Digital AI Indonesia menuju Indonesia Emas 2045….

Ferizal “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia”, dikenal karena upayanya dalam mengintegrasikan sastra dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital. Keunggulan Sastra Promosi Kesehatan Indonesia ada pada integrasi dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital atas nama Ferizal.

Ada 7 Inovasi Promosi Kesehatan Digital yang telah terintegrasi dengan Sastra Promosi Kesehatan Indonesia :

1. Inovasi TV Saka Bakti Husada : TV Puskesmas Indonesia 2. Inovasi TV Promkes Bergerak Keliling

3. Inovasi Kampung Cyber PHBS Sandogi 4. Inovasi TV Fana SPM Kesehatan Puskesmas

5. Inovasi Layanan Kader Kelas Digital Untuk SPM Kesehatan Puskesmas

6. Inovasi Kampung Gerimis ( Gerakan Intervensi Imunisasi Melalui Inisiasi Serentak )

7. Inovasi Ana Maryana ( Ajak Anak Merawat Diri Yang Paripurna ) 3

(49)

Ferizal has integrated seven digital health promotion innovations with Indonesian Health Promotion Literature. Ferizal is

recognized as "Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia"

( The Pioneer of Indonesian Health Promotion Literature ). He is known for integrating literature with digital health promotion innovations.

Ferizal has created innovations in digital health promotion, including : Ada 7 Inovasi Promosi Kesehatan Digital yang telah terintegrasi dengan Sastra Promosi Kesehatan Indonesia :

1. Inovasi TV Saka Bakti Husada: TV Puskesmas Indonesia 2. Inovasi TV Promkes Bergerak Keliling

3. Kampung Cyber PHBS Sandogi

4. Inovasi TV Fana SPM Kesehatan Puskesmas

5. Inovasi Layanan Kader Kelas Digital Untuk SPM Kesehatan Puskesmas

6. Inovasi Kampung Gerimis ( Gerakan Intervensi Imunisasi Melalui Inisiasi Serentak )

7. Inovasi Ana Maryana ( Ajak Anak Merawat Diri Yang Paripurna )

Ferizal has integrated seven digital health promotion innovations with Indonesian Health Promotion Literature. Ferizal

“Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia”, dikenal karena upayanya dalam mengintegrasikan Sastra dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital atas nama Ferizal.

4

(50)

Keunggulan Sastra Promosi Kesehatan Indonesia ada pada integrasi dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital atas nama Ferizal.

Saat Manusia Harus Bersaing Dengan AI, Robot dan Softaware : Ferizal The Pioneer of Indonesian Health Promotion Literature .

Ferizal “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia”, dikenal karena upayanya dalam mengintegrasikan Sastra dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital atas nama FERIZAL . Keunggulan Sastra Promosi Kesehatan Indonesia ada pada integrasi dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital atas nama Ferizal. .

Ada 7 Inovasi Promosi Kesehatan Digital yang telah terintegrasi dengan Sastra Promosi Kesehatan Indonesia : Ferizal has integrated seven digital health promotion innovations with Indonesian Health Promotion Literature…

Ferizal is recognized as "Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia" ( The Pioneer of Indonesian Health Promotion Literature ). He is known for integrating literature with digital health promotion innovations.

Ferizal has created innovations in digital health promotion, including : Ada 7 Inovasi Promosi Kesehatan Digital yang telah terintegrasi dengan Sastra Promosi Kesehatan Indonesia :

1. Inovasi TV Saka Bakti Husada: TV Puskesmas Indonesia 2. Inovasi TV Promkes Bergerak Keliling

5

(51)

3. Kampung Cyber PHBS Sandogi

4. Inovasi TV Fana SPM Kesehatan Puskesmas

5. Inovasi Layanan Kader Kelas Digital Untuk SPM Kesehatan Puskesmas

6. Inovasi Kampung Gerimis ( Gerakan Intervensi Imunisasi Melalui Inisiasi Serentak )

7. Inovasi Ana Maryana ( Ajak Anak Merawat Diri Yang Paripurna ) Ferizal has integrated seven digital health promotion innovations with Indonesian Health Promotion Literature. Ferizal

“Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia”, dikenal karena upayanya dalam mengintegrasikan Sastra dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital atas nama FERIZAL . Keunggulan Sastra Promosi Kesehatan Indonesia ada pada integrasi dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital atas nama Ferizal.

Ferizal “Sang Pelopor Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia”

juga merangkap sebagai “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia”.

6

(52)

Ferizal penganut aliran sastra romantisme aktif. Romantisme aktif merupakan aliran dalam karya sastra yang mengutamakan ungkapan perasaan, mementingkan penggunaan bahasa yang indah, ada kata-kata yang memabukkan perasaan sebagai perwujudan, menimbulkan semangat untuk berjuang dan mendorong keinginan maju menyongsong Indonesia Emas 2045.

Ferizal “Sang Pelopor Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia”

adalah sastrawan dan PNS Lhokseumawe : penulis 18 buku sastra terkait profesi Dokter Gigi.

Ferizal mengucapkan "Sumpah Amukti Palapa Jilid II" di Bumi Bertuah Malaysia, sumpah untuk menyatukan Nusantara di bawah naungan "Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia" ... Menuju Indonesia Emas tahun 2045

Dengan inspirasi Amukti Palapa, dengan penuh semangat juang.. Tanggal 25 Juni 2013 Ferizal mengumumkan sumpah di bumi bertuah Malaysia, Sebuah sumpah yang kemudian dinamakan Sumpah Amukti Palapa Jilid Dua:

“Saya bersumpah demi Tuhan, demi harga diri bangsa saya, bahwa saya tidak akan menyerah, tidak akan beristirahat, sampai saya mampu menyatukan Nusantara dibawah naungan Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia.”

Ferizal merupakan ‘Sang Pelopor Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia’. Beliau telah menerbitkan 14 Novel tentang Dokter Gigi :

7

(53)

1. Novel Pertarungan Maut Di Malaysia.

2. Novel Ninja Malaysia Bidadari Indonesia

3. Novel Superhero Malaysia Indonesia ( Kisah Profesi Dokter Gigi Merangkum Seni, Estetika dan Kesehatan ).

4. Novel Garuda Cinta Harimau Malaya

5. Novel Ayat Ayat Asmara ( Kisah Cinta Ferizal Romeo dan Drg.Diana Juliet ).

6. Novel Dari PDGI Menuju Ka’bah ( Kisah Pakar Laboratorium HIV Di Musim Liberalisasi ).

Novel ini kemudian di daur ulang menjadi Novel “Inovasi Difa atau Dokter Vivi dan Ferizal Legenda Puskesmas” ( ISBN: 978-602-474- 892-0 Penerbit CV. Jejak )

7. Novel Laskar PDGI Bali Pelangi Mentawai ( Kisah Drg.Ferizal Pejuang Kesgilut).

8. Novel Drg.Ferizal Kesatria PDGI ( Kisah Tokoh Fiktif Abdullah Bin Saba’, dan Membantah Novel The Satanic Verses karya Salman Rushdie )

9. Novel “Dokter Gigi PDGI Nomor Satu ( Kisah Keabadian Cinta Segitiga Drg.Ferizal SpBM, Drg Diana dan Dokter Silvi )”...

8

(54)

Buku ini di daur ulang menjadi Novel berjudul : "Warisan Budaya Akreditasi Puskesmas Indonesia : Sastra Novel Dokter Gigi" ( ISBN ::

978-602-5627-37-8 Penerbit :: Yayasan Jatidiri Bandung )

10. Novel Demi Kehormatan Profesi Dokter Gigi ( Kisah FDI World Dental Federation Seribu Tahun Tak Terganti )

11. Novel Dokter Gigi Bukan Dokter Kelas Dua ( Kisah Superioritas Dokter Gigi Pejuang Kesgilut )

12. Novel “Sastra Novel Dokter Gigi Warisan Budaya Indonesia Modern” ( Kisah “Sastra Novel Dokter Gigi” Membuktikan Profesi Dokter Gigi Tidak Sebatas Gigi Dan Mulut Saja ) … ( ISBN :: 978-602- 562-731-6 Penerbit :: Yayasan Jatidiri Bandung )

13. Novel “Sastra Novel Dokter Gigi Warisan Budaya Akreditasi Puskesmas Nusantara” ( Kisah Drg.Diana dan Ferizal Lambang Cinta PDGI )... ISBN: 978-602-474-495-3 Penerbit CV. Jejak

14. Novel "Indonesia 2030 Menjawab Novel Ghost Fleet"

Fakta hukum bahwa Ferizal merupakan ‘Sang Pelopor Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia’ tidak terbantahkan, misalnya dapat dilihat melalui 6 buku berikut ini :

9

(55)

a. Buku berjudul : “Ferizal Sang Pelopor Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia”, Penerbit Yayasan Jatidiri, dengan ISBN : 978-602-5627- 08-8.

b. Buku berjudul : “Ferizal Sang Pelopor Sastra Novel Dokter Gigi NKRI”, Penerbit CV. Jejak, ISBN : 978-602-5675-02-7

c. Buku berjudul : “Ferizal Sang Pelopor Sastra Novel Kedokteran Gigi Indonesia”, Penerbit CV. Jejak, ISBN : 978-602-5675-24-9

d. Buku berjudul : "Ferizal Sang Pelopor Sastra Novel Dokter Gigi Republik Indonesia" ( ISBN: 978-602-5769-65-8), Penerbit : CV. Jejak.

e. Buku berjudul : “SEJARAH KEDOKTERAN GIGI, VAKSINASI COVID- 19, PERPUSTAKAAN NASIONAL DAN FERIZAL”

f. Buku berjudul : “FERIZAL PENGGAGAS INOVASI KAMPUNG CYBER PHBS SANDOGI ( Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia )”

Ferizal merupakan ‘Sang Pelopor Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia’, karya-karya Beliau beraliran Romantisme Aktif, juga beraliran Filsafat Intuisionisme. Beliau telah menerbitkan 14 novel mempesona tentang Dokter Gigi. Total ada 18 buku sastra dan 2 buku ilmiah yang pernah diterbitkan oleh ASN Pemerintah Kota Lhokseumawe ini.

10

(56)

11

(57)

🌸 Teori Humanisasi

Puskesmas Berbasis Sastra Cinta

Oleh Ferizal, Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia

Selama ini, Puskesmas di Indonesia lebih banyak dipahami sebagai fasilitas pelayanan kesehatan primer yang administratif, teknis, dan seringkali terkesan kaku. Persepsi ini menjadikan Puskesmas kurang dipandang sebagai ruang yang menyentuh sisi emosional dan batin masyarakat.

Ferizal, sebagai Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia, memperkenalkan pendekatan baru yang merevolusi wajah Puskesmas menjadi lembaga yang berjiwa cinta, berbahasa sastra, dan berorientasi pada kemanusiaan.

💡 Definisi Teori

Teori Humanisasi Puskesmas Berbasis Sastra Cinta adalah gagasan yang menempatkan Puskesmas sebagai "Rumah Cinta Sederhana" — tempat pelayanan kesehatan yang tidak hanya mengedepankan aspek medis, tetapi juga memuliakan cinta, keindahan, dan nilai-nilai kemanusiaan yang dituangkan melalui pendekatan sastra.

Puskesmas adalah tempat di mana cinta dirawat, luka disembuhkan dengan kata-kata, dan kesehatan dipromosikan dengan kelembutan hati. – Ferizal

12

(58)

🌷 Asumsi Dasar Teori

1. Cinta adalah fondasi pelayanan kesehatan.

2. Bahasa sastra mampu melembutkan hubungan antara petugas kesehatan dan pasien.

3. Puskesmas adalah ruang sosial, bukan sekadar tempat pelayanan medis.

4. Humanisasi pelayanan meningkatkan kepercayaan dan kenyamanan masyarakat.

🌸 Komponen Utama Teori

1. Bahasa Pelayanan yang Puitis

o Mengganti komunikasi kaku dengan bahasa yang menyentuh hati.

2. Narasi Cinta dalam Ruang Puskesmas

o Membangun citra Puskesmas sebagai "Rumah Cinta Sederhana" yang hangat, bukan tempat birokratis.

3. Humanisasi Proses Kesehatan

o Pelayanan yang memperlakukan pasien sebagai manusia utuh, bukan sekadar kasus medis.

4. Integrasi Sastra dalam Promosi Kesehatan

o Menggunakan cerita, puisi, dan metafora dalam penyuluhan kesehatan.

🌿 Tujuan Teori

Mengubah persepsi Puskesmas menjadi tempat yang penuh cinta dan keindahan.

13

Referensi

Dokumen terkait

Ferizal “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia”, dikenal karena upayanya dalam mengintegrasikan sastra dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital. Keunggulan Sastra Promosi Kesehatan Indonesia ada pada integrasi dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital atas nama Ferizal. . Ada 7 Inovasi Promosi Kesehatan Digital yang telah terintegrasi dengan Sastra Promosi Kesehatan Indonesia : . 1. Inovasi TV Saka Bakti Husada : TV Puskesmas Indonesia 2. Inovasi TV Promkes Bergerak Keliling 3. Inovasi Kampung Cyber PHBS Sandogi 4. Inovasi TV Fana SPM Kesehatan Puskesmas 5. Inovasi Layanan Kader Kelas Digital Untuk SPM Kesehatan Puskesmas 6. Inovasi Kampung Gerimis ( Gerakan Intervensi Imunisasi Melalui Inisiasi Serentak ) 7. Inovasi Ana Maryana ( Ajak Anak Merawat Diri Yang Paripurna ) . Ferizal has integrated seven digital health promotion innovations with Indonesian Health Promotion Literature… Ferizal is recognized as "Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia" ( The Pioneer of Indonesian Health Promotion Literature ). He is known for integrating literature with digital health promotion

Ferizal “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia”, dikenal karena upayanya dalam mengintegrasikan sastra dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital. Keunggulan Sastra Promosi Kesehatan Indonesia ada pada integrasi dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital atas nama Ferizal. Ada 7 Inovasi Promosi Kesehatan Digital yang telah terintegrasi dengan Sastra Promosi Kesehatan Indonesia : 1. Inovasi TV Saka Bakti Husada : TV Puskesmas Indonesia 2. Inovasi TV Promkes Bergerak Keliling 3. Inovasi Kampung Cyber PHBS Sandogi 4. Inovasi TV Fana SPM Kesehatan Puskesmas 5. Inovasi Layanan Kader Kelas Digital Untuk SPM Kesehatan Puskesmas 6. Inovasi Kampung Gerimis ( Gerakan Intervensi Imunisasi Melalui Inisiasi Serentak ) 7. Inovasi Ana Maryana ( Ajak Anak Merawat Diri Yang Paripurna ) Ferizal has integrated seven digital health promotion innovations with Indonesian Health Promotion Literature… Ferizal is recognized as "Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia" ( The Pioneer of Indonesian Health Promotion Literature ). He is known for integrating literature with digital health promotion

Ferizal merupakan “Sang Pelopor Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia”. Telah menerbitkan 14 novel mempesona tentang Dokter Gigi. Total ada 18 buku sastra dan 2 buku ilmiah diterbitkan berkaitan dengan bidang Kedokteran Gigi. Ferizal “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia”, dikenal karena upayanya mengintegrasikan sastra dengan 7 Inovasi Promosi Kesehatan Digital. Keunggulan Sastra Promosi Kesehatan Indonesia ada pada integrasi dengan Inovasi Promosi Kesehatan

Ferizal merupakan “Sang Pelopor Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia”. Telah menerbitkan 14 novel mempesona tentang Dokter Gigi. Total ada 18 buku sastra dan 2 buku ilmiah diterbitkan berkaitan dengan bidang Kedokteran Gigi. Ferizal “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia”, dikenal karena upayanya mengintegrasikan sastra dengan 7 Inovasi Promosi Kesehatan Digital. Keunggulan Sastra Promosi Kesehatan Indonesia ada pada integrasi dengan Inovasi Promosi Kesehatan

Untuk mendukung Pelayanan Publik BANGGA MELAYANI BANGSA berbasis Identitas Personal Branding Unggul Nasional : Sastra Promosi Kesehatan adalah upaya mengintegrasikan sastra dengan inovasi promosi kesehatan digital. Ferizal adalah “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia” . Ferizal “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia”, dikenal karena upayanya dalam mengintegrasikan sastra dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital. Keunggulan Sastra Promosi Kesehatan Indonesia ada pada integrasi dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital atas nama Ferizal. . Ada 7 Inovasi Promosi Kesehatan Digital yang telah terintegrasi dengan Ferizal “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia” : 1. Inovasi TV Saka Bakti Husada : TV Puskesmas Indonesia 2. Inovasi TV Promkes Bergerak Keliling 3. Inovasi Kampung Cyber PHBS Sandogi 4. Inovasi TV Fana SPM Kesehatan Puskesmas 5. Inovasi Layanan Kader Kelas Digital Untuk SPM Kesehatan Puskesmas 6. Inovasi Kampung Gerimis ( Gerakan Intervensi Imunisasi Melalui Inisiasi Serentak ) 7. Inovasi Ana Maryana ( Ajak Anak Merawat Diri Yang Paripurna

Ferizal Bapak Sastra Promosi Kesehatan Indonesia Sejarah Sastra Promosi Kesehatan Indonesia History of Indonesian Health Promotion Literature Ferizal The Pioneer of Indonesian Health Promotion Literature : Digital Health Promotion Innovation.... Ferizal adalah Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia... Buku ini tentang Sejarah Sastra Promosi Kesehatan di Indonesia Untuk mendukung Pelayanan Publik BANGGA MELAYANI BANGSA berbasis Identitas Personal Branding Unggul Nasional : Sastra Promosi Kesehatan adalah upaya mengintegrasikan sastra dengan inovasi promosi kesehatan digital. Ferizal adalah “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia” . Ferizal “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia”, dikenal karena upayanya dalam mengintegrasikan sastra dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital. Keunggulan Sastra Promosi Kesehatan Indonesia ada pada integrasi dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital atas nama Ferizal. . Ada 7 Inovasi Promosi Kesehatan Digital yang telah terintegrasi dengan Ferizal “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia” : 1. Inovasi TV Saka Bakti Husada : TV Puskesmas Indonesia 2. Inovasi TV Promkes Bergerak Keliling 3. Inovasi Kampung Cyber PHBS Sandogi 4. Inovasi TV Fana SPM Kesehatan Puskesmas 5. Inovasi Layanan Kader Kelas Digital Untuk SPM Kesehatan Puskesmas 6. Inovasi Kampung Gerimis ( Gerakan Intervensi Imunisasi Melalui Inisiasi Serentak ) 7. Inovasi Ana Maryana ( Ajak Anak Merawat Diri Yang Paripurna

Pramoedya Ananta Toer “Bapak Sastra Indonesia” & Ferizal “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia” Pramoedya Ananta Toer ( The Father of Indonesian Literature ) & Ferizal ( The Pioneer of Indonesian Health Promotion Literature ) Pramoedya Ananta Toer ( The Father of Indonesian Literature ) & Ferizal ( The Pioneer of Indonesian Health Promotion Literature ) Pramoedya Ananta Toer adalah BAPAK SASTRA INDONESIA Untuk mendukung Pelayanan Publik BANGGA MELAYANI BANGSA berbasis Identitas Personal Branding Unggul Nasional : Sastra Promosi Kesehatan adalah upaya mengintegrasikan sastra dengan inovasi promosi kesehatan digital. Ferizal adalah “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia” . Ferizal “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia”, dikenal karena upayanya dalam mengintegrasikan sastra dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital. Keunggulan Sastra Promosi Kesehatan Indonesia ada pada integrasi dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital atas nama Ferizal. . Ada 7 Inovasi Promosi Kesehatan Digital yang telah terintegrasi dengan Ferizal “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia” : 1. Inovasi TV Saka Bakti Husada : TV Puskesmas Indonesia 2. Inovasi TV Promkes Bergerak Keliling 3. Inovasi Kampung Cyber PHBS Sandogi 4. Inovasi TV Fana SPM Kesehatan Puskesmas 5. Inovasi Layanan Kader Kelas Digital Untuk SPM Kesehatan Puskesmas 6. Inovasi Kampung Gerimis ( Gerakan Intervensi Imunisasi Melalui Inisiasi Serentak ) 7. Inovasi Ana Maryana ( Ajak Anak Merawat Diri Yang Paripurna

The Excellence of Indonesian Health Promotion Literature by Ferizal : Keunggulan Sastra Promosi Kesehatan Indonesia Karya Ferizal History of Indonesian Health Promotion Literature : Sejarah Sastra Promosi Kesehatan Indonesia Ferizal The Pioneer of Indonesian Health Promotion Literature : Digital Health Promotion Innovation.... Ferizal adalah Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia... Buku ini tentang Sejarah Sastra Promosi Kesehatan di Indonesia Untuk mendukung Pelayanan Publik BANGGA MELAYANI BANGSA berbasis Identitas Personal Branding Unggul Nasional : Sastra Promosi Kesehatan adalah upaya mengintegrasikan sastra dengan inovasi promosi kesehatan digital. Ferizal adalah “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia” . Ferizal “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia”, dikenal karena upayanya dalam mengintegrasikan sastra dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital. Keunggulan Sastra Promosi Kesehatan Indonesia ada pada integrasi dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital atas nama Ferizal. . Ada 7 Inovasi Promosi Kesehatan Digital yang telah terintegrasi dengan Ferizal “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia” : 1. Inovasi TV Saka Bakti Husada : TV Puskesmas Indonesia 2. Inovasi TV Promkes Bergerak Keliling 3. Inovasi Kampung Cyber PHBS Sandogi 4. Inovasi TV Fana SPM Kesehatan Puskesmas 5. Inovasi Layanan Kader Kelas Digital Untuk SPM Kesehatan Puskesmas 6. Inovasi Kampung Gerimis ( Gerakan Intervensi Imunisasi Melalui Inisiasi Serentak ) 7. Inovasi Ana Maryana ( Ajak Anak Merawat Diri Yang Paripurna