ALPINE SKI HOUSE
TIM DAN
KERJASAMA TIM
Oleh :
Ahmad Prayudi, SE, MM, CAPM
ALPINE SKI HOUSE ALPINE SKI HOUSE
CPMK
CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH
Mahasiswa mampu menjelaskan tim dan kerja sama tim
Indikator:
1. Mahasiswa mampu
menjelaskan apa itu Tim 2. Mahasiswa mampu
mejelaskan jenis tim 3. Mahasiswa mampu
mejelaskan kerja sama tim
2
ALPINE SKI HOUSE
QUOTES
Cara tim bermain secara keseluruhan, menentukan kesuksesan,
mungkin anda memiliki sekumpulan bintang individu dunia, tetapi
jika mereka tidak bekerja sama klub itu, tidak lebih bernilai recehan
(Babe Ruth)
ALPINE SKI HOUSE
PENDAHULUAN
Organisasi pada dasarnya terdiri atas individu-individu, tetapi
para pemimpin di Wall Street, dan seluruh industri sekuritas memperoleh temuan bahwa orang yang bekerja sendirian biasanya kurang memiliki
pengetahuan atau kapasitas mencapai tujuan organisasi
4
ALPINE SKI HOUSE
TIM ADALAH :
5
Sekumpulan individu yang
tergantung satu sama lain dalam tugas yang memiliki tanggung
jawab bersama untuk hasil, yang menganggap dirinya dan
dipandang orang lain sebagai entitas sosial yang padu, yang dimasukkan dalam sistem sosial yang lebih besar (misalnya unit bisnis dan korporasi) dan yang mengelola hubungan mereka melebihi batas-batas organisasi (Kohn and O’Connel,2007:43)
ALPINE SKI HOUSE
Tim adalah sejumlah kecil orang dengan ketrampilan yang saling melengkapi, yang berkomitmen terhadap tujuan, sasaran kinerja, dan pendekatan yang sama, yang mereka saling bertanggung jawab untuk semua itu (Clutterbuck, 2007:38-9)
ALPINE SKI HOUSE ALPINE SKI HOUSE
UNSUR-UNSUR TIM
1. Sedikit orang
2. Perpaduan yang saling melengkapi
3. Tujuan bersama yang
bermakna yang membantu tim terbentuk
4. Sasaran kinerja
5. Komitmen yang kuat terhadap bagaimana
pekerjaan itu diselesaikan 6. Tanggung jawab timbal balik
7
ALPINE SKI HOUSE ALPINE SKI HOUSE
KARAKTERISTIK TIM
Menurut Thomas 2004
1. Persamaan latar belakang/historis 2. Partisipasi antar anggota tim
3. Komunikasi 4. Kohesivitas
Faktor yang mempengaruh tim bersama dan menciptakan perasaan bersama :
a. Kedekatan fisik
b. Pekerjaan yang sama c. Homogenitas
d. Kepribadian e. Ukuran
8
ALPINE SKI HOUSE
ALPINE SKI HOUSE 9
5. Atmosfer (iklim sosial) Atmosfer baik
a. Hangat
b. Bersahabat c. Rileks
d. Informal/tidak resmi e. Percaya diri
Atmosfer tidak baik a. Dingin
b. Kurang/tidak bersahabat c. Tegang
d. Formal/resmi e. Terkekang
f. Cemas/gelisah g. Tertekan
ALPINE SKI HOUSE ALPINE SKI HOUSE
6. Standar
Bisa diterapkan pada : a. Pekerjaan
b. Sikap
c. Perilaku interpersonal d. Busana dan Bahasa e. Standar moral
7. Struktur dan organisasi Formal maupun informal 8. Perubahan seiring waktu
Tim bertindak sebagai unit tetapi jangan lupa tim tersusun sebagai individu-individu yang selalu berubah dan bertumbuh.
10
ALPINE SKI HOUSE
MANFAAT TIM
1. Sebagai bentuk keterlibatan
2. Individu sanggup mencapai prestasi yang luar biasa dan sulit dipercaya 3. Sinergi (bekerja bersama)
4. Persaingan semakin ketat dan kompetitif
5. Secara khusus menyediakan
pelayanan pelanggan yang lebih luas karena mereka menyediakan
pengetahuan yang lebih luas daripada yang disediakan para bintang
perorangan
11
ALPINE SKI HOUSE
1. Bisa mendatangi kerugian, salah satunya Social Loafing atau
menghabiskan waktu Bersama.
2. Groupthink dimana para anggota tim merasa ditekan untuk
menyepakati keputusan yang dibuat, dan gagal menyepakati
yang berbeda karena takur ditolak
KELEMAHAN BEKERJA SECARA TIM
12
ALPINE SKI HOUSE
UNSUR-UNSUR TIM
1.Tim lintas/antar fungsi, Terdiri dari anggota tim dari departemen-
departemen yang berbeda dengan setiap anggota
dipilih untuk untuk mewakili atau
menggunakan keahliannya.
ALPINE SKI HOUSE ALPINE SKI HOUSE
UNSUR-UNSUR TIM
2. Tim swa arah/swa Kelola, mirip dengan tim lintas fungsi perbedaanya tim ini memegang tanggung jawab atas
kualitas proses pekerjaan, berbagi fungsi manajemen dan kepemimpinannya dan terlibat dalam pelatihan,
pemilihan/penggangkatan pegawai, dan pendisiplinan anggota tim
3. Tim kinerja tinggi, adalah tim yang menunjukkan usaha produktivitas yang luar biasa
14
ALPINE SKI HOUSE
KERJA SAMA TIM
15
Adalah kemampuan
berkerja sama mencapai visi bersama, kemampuan mengarahkan pencapaian tujuan organisasi.
Kerja sama tim merupakan bahan bakar yang
memungkinkan orang biasa mencapai hasil yang luar biasa
ALPINE SKI HOUSE ALPINE SKI HOUSE
KERANGKA KERJA SAMA TIM
Bagi mereka yang berusaha menjadikan kerja tim efektif, mereka dapat menggunakan kerangka kerja kolaboratif atau kerangka kerja sebagai berikut ( Linden, 2002) :
1. Melakukan dasar-dasar yang tepat,
a. Memiliki tujuan yang sama atau sasaran yang spesipik b. Mempunyai keinginan mencari solusi kolaboratif.
c. Adanya orang yang tepat d. Proses terbuka
e. Pejuang yang kuat dan berkomitmen
16
ALPINE SKI HOUSE
2. Para anggota memiliki
hubungan yang terbuka dan bisa dipercaya, Vantege
Partnerts melakukan
penelitian terhadap 130 (seratus tiga puluh)
perusahaan penyebap utama kegagalan dalam tim kerja, 64 (enam puluh empat)
responden menyebutkan hubungan kerja yang buruk antara semua pihak (Tiscler, 2001)
ALPINE SKI HOUSE ALPINE SKI HOUSE
3. Mengembangkan risiko tinggi,
Sering seseorang mendapatkan pelajaran dari situasi genting dan krisis, ada 4 (empat) wawasan krisis yang terkait langsung dengan kolaborasi saat-saat normal.
a. Wawasan krisis 1 : Orang biasanya bekerja sangat baik ketika mereka memiliki proyek, produk, atau program bersama
untuk dikerjakan yang melibatkan resiko tinggi
b. Wawasan krisis 2 : krisis cendrung memperjelas sasaran, tujuan dan prioritas.
c. Wawasan krisis 3 : kemampuan seseorang jauh lebih saat krisis d. Wawasan krisis 4 : Banyak krisis menciptakana ikatan yang
sangat erat, karena adanya tantangan atau musuh besama
18
ALPINE SKI HOUSE ALPINE SKI HOUSE
4. Peserta menggembangkan konstituensi untuk kerja tim
Ada banyak cara untuk menciptakan dan memelihara kosntituen untuk kolaborasi, diantaranya sebagai berikut :
a. Menciptakan tanda-tanda keberhasilan secara nyata dan berbagi penghargaan.
b. Menetapkan sasaran yang jelas, dan sederhana yang beresonansi dengan publik; mengundang pihak luar untuk membantu dan
memantau kemajuan
c. Mengunakan symbol untuk menguatkan kemitraan d. Melibatkan stakeholder dalam setiap Langkah
e. Mendidik stakeholder melihat hubungan antar kolaborasi dengna kepentingan pribadi (Liden,2002)
5. Membangun pemimpin yang kolaboratif
(pembahasaan akan dilakukan delam pertemuan kedepan)
19