• Tidak ada hasil yang ditemukan

tinjauan hukum ekonomi syariah terhadap

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "tinjauan hukum ekonomi syariah terhadap"

Copied!
78
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Jual beli adalah suatu kegiatan menukarkan harta benda atau sesuatu yang diinginkan dengan sesuatu yang setara dan bermanfaat dalam beberapa hal. Pernah ditanya, “Pekerjaan manakah yang terbaik?” katanya, 'pekerjaan seseorang dengan tangannya sendiri dan setiap profesi yang baik. Merupakan transaksi jual beli penipuan yang dilakukan penjual kepada pembeli mengenai mutu atau mutu barang.

Tholib Alawi, “Tadlis Aspek Sistem Jual Beli : Analisis Terhadap Praktek Jual Beli Pulsa Listrik Prabayar (Token). Dengan menjelaskan latar belakang diatas maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian yang berjudul “Tinjauan Hukum Ekonomi Islam tentang Praktek Perhitungan Kubik Dalam Jual Beli Batu Bangunan (studi pada Tambang Tambang C di Desa Tasikmalaya Kabupaten Rejang Lebong).

Rumusan Masalah

Hal ini juga yang menjadi alasan mengapa penulis tertarik untuk melakukan penelitian ini dengan harapan agar masyarakat setempat dan pengemudi angkutan material kedepannya tidak melakukan penipuan dalam jual beli dan juga mengharapkan masyarakat untuk berhati-hati dalam melakukan jual beli. jadi tidak ada yang dirugikan saat jual beli.

Tujuan Penelitian

Untuk mengetahui revisi Hukum Ekonomi Syariah terhadap praktek penghitungan kubikasi jual beli batu bata bangunan pada tambang C di Desa Tasikmalaya.

Kegunaan Penelitian

Penelitian Terdahulu

Melarang jual beli dengan cara melempar batu dan jual beli gharar (harga, barang, waktu dan tempat tidak jelas). Praktek pengaturan kubasi dalam jual beli blok bangunan di Tambang Quarry C di Tambang Quarry C Desa Tasik Malaya di Desa Tasik Malaya. Dengan pertanyaan yang sama yaitu bagaimana cara kerja sistem penjualan dan sistem penyesuaian kubik dalam jual beli building block.

Revisi Hukum Ekonomi Syariah Tentang Perhitungan Kubikasi Jual Beli Bata Bangunan Pada Tambang Quarry C Desa Tasik Malaya. Revisi peraturan perundang-undangan ekonomi syariah terhadap praktek sistem penyesuaian kubikasi dalam jual beli batu bata bangunan pada tambang C Desa Tasik Malaya hukumnya Haram.

Metode Penelitian

  • Jenis dan Pendekatan Penelitian
  • Waktu dan Lokasi Penelitian
  • Subjek Penelitian atau Informan Penelitian
  • Sumber dan Teknik Pengumpulan Data
  • Teknik Analisis Data

Sistematika Penulisan

Agar penulisan skripsi ini lebih terfokus pada tujuan pembahasan, maka perlu disusun suatu sistematika penulisan yang terdiri dari 5 (lima) bab, dimana 1 (satu) bab dan bab-bab lainnya menjadi landasan dan terhubung. Hal ini untuk memudahkan pekerjaan dalam penulisan dan memudahkan pembaca memahami hasil penelitian yang dilakukan. Pendahuluan, bab pertama skripsi ini merupakan pendahuluan yang memuat tentang latar belakang, rumusan masalah, tujuan dan hasil penelitian, penelitian terdahulu, kerangka teori, metode penelitian, sistem penulisan.

Kajian teori, bab ini membahas tentang pengertian jual beli, hukum jual beli, syarat-syarat hukum jual beli, rukun jual beli, pengertian akad, syarat-syarat akad, rukun-rukun jual beli, pembelian dan penjualan. akad, aib akad, macam-macam bentuk jual beli, saksi dalam jual beli, khiyar dalam jual beli, jual beli yang dilarang, pengertian gharar, gharar menurut pandangan ulama, bentuk-bentuk gharar dan hukum gharar.

KAJIAN TEORI

  • Pengertian Jual Beli
  • Hukum Jual Beli
  • Syarat Sahnya Jual Beli
  • Rukun Jual Beli
  • Akad Dalam Jual Beli
    • Pengertian Akad
    • Rukun Akad
    • Syarat-Syarat Akad
    • Aib Akad
  • Macam-macam Jual Beli
  • Saksi Dalam Jual Beli
  • Khiyar Dalam Jual Beli
    • Jual Beli yang Dilarang
  • Pengertian Gharar
  • Gharar Dalam Pandangan Ulama Fiqh
  • Bentuk Gharar
  • Dasar Hukum Gharar

Pada saat berakhirnya akad jual beli, benda atau barang yang diperjualbelikan berada di hadapan penjual dan pembeli. Penjualan yang ciri-cirinya ditunjukkan dalam janji, penjualan dan pembelian ini disebut salam penjualan (pesanan). Jual beli saham adalah jual beli melalui pesanan, yaitu jual beli dengan terlebih dahulu memberikan uang muka kemudian diserahkan barangnya.

Jual beli muqayadahah ialah jual beli dengan cara menukar barang dengan barang, seperti menukar pakaian dengan kasut. Barter mutlak ialah jual beli barang dengan sesuatu yang dipersetujui sebagai medium pertukaran, seperti wang. Menurut Sayid Sabiq Salam, jual beli sesuatu yang hartanya disebut dalam perjanjian dengan harga (pembayaran) dipercepatkan (tunai).

Jual beli sarf ialah jual beli dengan cra, tukar emas dengan emas dan tukar perak dengan perak, dsb. Jual beli secara tunai (bai' ad-naqd) ialah jual beli di mana harga dan barang diberikan secara tunai. Jual beli secara laju (al-bai' li ajal) ialah jual beli di mana harganya dibayar secara laju, manakala barangan diberikan secara tunai.

Jual Beli salam, adalah jual beli yang barangnya diberikan jatuh tempo (kemudian), namun harganya dibayar tunai (dimuka). Jual beli 'ardh dengan 'ardh yaitu jual beli emas dengan emas uang, atau perak dengan perak Jual beli putus (jadi) sekaligus (ba'i al-bat) yaitu jual beli yang tidak ada khiyar (pilihan) bagi salah satu pihak yang mempunyai hadiah.

Segala bentuk jual beli yang berujung pada penganiayaan semuanya ilegal, seperti penjualan bayi hewan yang masih bergantung pada induknya. Jual beli ini termasuk jual beli yang batil karena mengandung gharar dan tidak dalam keadaan terdesak.33.

GAMBARAN UMUM WILAYAH PENELITIAN

  • Profil Desa Tasik Malaya
  • Sejarah Desa Tasik Malaya
  • Keadaan sosial Ekonomi Masyarakat
  • Keadaan sosial Penduduk
  • Visi dan Misi Desa Tasik Malaya
  • Struktur Perangkat Desa Tasik Malaya
  • Tingkat pendidikan

Dalam penjualan batu bangunan tentunya terdapat tata cara penjualan yang dijadikan acuan dalam setiap transaksinya, kubikasi merupakan suatu sistem pengukuran yang digunakan oleh masyarakat desa Tasik Malaya dalam melakukan jual beli batu bangunan, karena sistem ini dianggap lebih mudah. untuk menghitung pengukuran yang digunakan dalam penjualan dan pembelian ini dibandingkan dengan sistem pengukuran lain seperti tonase dibatasi oleh skala. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan, terdapat berbagai penjelasan dari pemilik tambang, karyawan tambang dan sopir atau pembeli yang menjelaskan praktek penempatan hasta pada saat jual beli batu bangunan. Oleh karena itu dapat disimpulkan dari hasil wawancara diatas bahwa sistem jual beli yang digunakan di Tambang C desa Tasik Malaya digunakan dalam banyak hal untuk mengakomodasi cubing diantaranya; dengan menyusun batu syring dari bodi depan hingga belakang, menata dan membuat undercarriage pada bagian depan dan tailgate, dan beberapa z.

Selain mewawancarai pemilik tambang, penulis juga mewawancarai beberapa pengemudi yang berhubungan langsung dengan pemilik tambang, dimana mereka merupakan konsumen dalam jual beli batu bangunan. Pada dasarnya dengan sistem tata cara jual beli batu bangunan agar mendapatkan keuntungan lebih di awal transaksi dengan pemesan, saya menjual batu tersebut dengan harga Rp. Hal ini tentu tidak dibenarkan dalam jual beli tersebut karena ada pihak lain yang dirugikan.

Oleh karena itu, penulis menyimpulkan bahwa revisi hukum ekonomi syariah tentang penyesuaian ukuran kubus pada jual beli bangunan studi penambangan galian blok C di Desa Tasik Malaya adalah ilegal. Praktek sistem penyesuaian kubisasi dalam jual beli balok bangunan di tambang C Desa Tasik Malaya, pertama dengan membuat parit memanjang di belakang mobil, membentuk perahu di tengah mobil, atau hanya membuat parit ditengah tengah mobil. Dengan kemudian membuat kunci pada bagian depan dan belakang satu mobil saja, beberapa sistem tersebut bertujuan untuk menyusun batu hingga membentuk lubang sehingga terdapat banyak batu. Alwi, Nur Muhammad Afifah “Praktik Jual Beli Batu Sungai Dalam Tinjauan Hukum Islam di Kawasan Jambu Tua Desa Darma Kecamatan Wali”.

Muin, Rahmah “Praktik Jual Beli di Btau Bata Dalam Perspektif Ekonomi Islam”, J-Alif: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Sosial Budaya Islam, Vol. Tinjauan Hukum Islam tentang Sistem Pengukuran Penjualan dan Pembelian Bensin Eceran, Studi Kasus di Desa Panggelan Kecamatan Punggelan Kabupaten Banjanegara. Pengurangan berat jual beli pisang dan talas menurut perspektif kajian hukum Islam di Gunung Batu Kecamatan Sumberejo Kabupaten Tanggamus.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Praktek Penyetelan Kubikasi Dalam Jual Beli Batu Bangunan Pada

Perbedaan tata cara dan jenis model yang digunakan menunjukkan bahwa perbuatan pemilik dan pengemudi pada hakekatnya adalah perbuatan buruk, yaitu suatu bentuk penipuan jual beli dengan cara melubangi muatannya. Alasan saya melakukan penyesuaian beban karena sistem jual beli klien saya menggunakan sistem kubus dan dilakukan pengukuran yang jelas sehingga kekurangan sekecil apapun pun diperhitungkan. Nah dari hasil wawancara yang penulis lakukan dapat disimpulkan bahwa pada saat jual beli balok bangunan, tata cara yang digunakan adalah dengan membuat lubang dengan cara menyusun batu-batu besar dengan cara membuat rongga pada sisi kiri dan kanannya. lalu letakkan batu-batu lebar di atasnya, terus menerus sampai mobil penuh dan bagian atasnya diisi dengan batu-batu kecil agar tidak terlihat lubangnya ketika batunya mencapai sepertiga.

Jual beli boleh diartikan sebagai proses pertukaran barang antara penjual dan pembeli berdasarkan kedua-dua belah pihak suka sama lain, yang boleh mengakibatkan untung dan rugi. Oleh itu, apabila anda melakukan aktiviti jual beli, anda bukan sahaja harus memikirkan keuntungan, tetapi juga memikirkan kesannya kepada pengguna. Keadaan mereka adalah kerana mereka berkata (berpendapat): Ya, jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba.

Islam juga menjelaskan bagaimana konsep pengukuran dalam jual beli tidak merugikan pihak manapun, harus dibarengi dengan rasa kejujuran dan keadilan, serta mengandung kemaslahatan bagi semua pihak. Apapun bentuk dan sebab-sebabnya, suatu perbuatan dan perbuatan mengurangi atau menipu takaran atau besaran jual beli merupakan suatu perbuatan yang melanggar ketentuan Allah SWT. Dalam praktek jual beli batu bangunan yang dilakukan antara pemilik tambang dengan konsumen atau supir di Desa Tasik Malaya sudah memenuhi keharmonisan dan dari jual beli tersebut, namun ada yang disayangkan dalam jual beli tersebut yaitu adanya sistem penyesuaian dalam jual beli sebagai bentuk manipulasi terhadap pihak lain, penyesuaian tersebut dengan sendirinya akan mengakibatkan kerugian bagi pihak ketiga sebagai konsumen pihak kedua, tindakan ini tidak dianjurkan dalam jual beli islami yang hanya mengutamakan keuntungan yang diperoleh salah satu pihak tanpa mempertimbangkan kerugian yang dialami pihak lain dalam jual beli tersebut.

Berdasarkan pasal tersebut jelas tertulis bahwa setiap jual beli sesuatu harus dilakukan secara adil dalam menyediakan obyek jual beli dengan berbuat apa saja maka pihak ketiga tersebut akan menjadi konsumen pihak lain yang akan dirugikan karena Jual beli bangunan batu secara bersama-sama dilakukan antara pemilik tambang dan pengemudi. Diharapkan pemilik tambang dapat lebih memahami sistem penjualan yang baik dengan mengetahui jenis-jenis jual beli yang boleh dan tidak boleh. Diharapkan pengemudi mengetahui aturan sistem jual beli yang ditetapkan agar tidak ada pelanggan yang dirugikan dengan sistem jual beli yang diterapkan.

Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Penghitungan Kubikasi

PENUTUP

Kesimpulan

Sebagaimana ditegaskan dalam surat Al-Muthaffifin ayat 1-2 yang artinya Celakalah orang-orang yang berbuat curang (dengan menakar dan menimbang yaitu) orang yang ketika menerima takaran dari orang lain, meminta agar dikabulkan. Ditegaskan kembali dalam Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah pada Pasal 76 dijelaskan bahwa barang yang diperdagangkan harus diketahui pembelinya dan pada Pasal 77 dijelaskan pula bahwa barang yang diperdagangkan harus diukur berdasarkan porsi, jumlah, berat atau panjangnya baik dalam satuan. atau secara keseluruhan.

Saran

Rahman, Muh Fudhail, "Fakta dan Kekangan Gharar Dalam Transaksi Malia", Jurnal Sosial dan Budaya Syar-I FSH UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Vol.

Gambar

Tabel 1.1  Data informan.

Referensi

Dokumen terkait

The results showed that supplier flexibility and supply agility have a positive and significant effect on company performance, supplier flexibility and supply agility have a

Ramaswamy, and Suhit Sen; c research papers on the theme of post-colonial accumulation of capital, to be edited by Samita Sen, Iman Mitra, and Ranabir Samaddar; d research on violence