• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tinjauan Teori dan Studi Banding Perancangan Taman Botanical dan Theme Park

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "Tinjauan Teori dan Studi Banding Perancangan Taman Botanical dan Theme Park"

Copied!
35
0
0

Teks penuh

Daerah Emrat: Sumatera: seuu (Aceh), kaciwer (Batak), kue (Minangkabau); Bahasa Jawa: cikur (Sundane), kencor (Madura); Nusa Tenggara: cekur (Sasak), soku (Bima); Sulawesi: hume pete (Gorontalo), cakuru (Makassar), ceku (Bugis); Maluku: asuli (Ambon), bataka (Ternate); Irian: tha (Marind). Daerah emratë: Jawa: teh (javanez), nteh (sundane); Nusa Tenggara: rembiga (Sasak), kore (Bima), krokoh (Flores);. Daerah Emrat: Sumatera: jahe (Aceh), sipodeh (Minangkabau), jahi (Lampung); Jawa: jae (Jawa), jhai (Madura); Kalimantan: lai (Dayak); Nusa Tenggara: jae (Bali), reja (Bima); Sulawesi: melito (Gorontalo), pese (Bugis);Maluku: sehi (Ambon), siwei (Buru), Pangganga (Ternate), gora (Tidore); Papua: lali (Kalana taraja), manman (Kapaur).

Nama Daerah: Sirih; Keterangan: Perdu, merambat, batang berkayu, berbelit-belit, beralur, warnanya hijau keabu-abuan. Nama Daerah: Sumatera: urek usa (Minangkabau), hapias (Batak); Jawa: narwastu atau usar (Sunda), larasetu (Jawa), karabistu (Madura); Nusa Tenggara: nausina trap (Roti); Sulawesi: tahele (Gorontalo), sere ambong (Bugis); Maluku: babuwamendi (Halmahera), garamakusu batawi (Ternate), baramakusu butai (Tidore). Nama Daerah : Kemangi; Kemangen; Surawung Uraian: Tanaman perdu tegak, wangi khas, tinggi mencapai 1,5 meter.

Regionalt navn: Naleueng lakoe (Aceh); Jih (gayo); Rih, Ri (Batak); Åh (Nias); Alalang, Hilalang, Ukrudt (Minang kabau); Lioh (Lampung); Halalang, Tingen, Padang, Tingan, Puang, Buhang, Belalang, Bolalang (Dayak); Eurih (sundanesisk); Kambengan alang-alang (Java); Kebut, Lalang (Madura); Ambengan, Lalang (BaIi); Kii, Rii (FIores);. Regionale navne: Sumatra: halia (Aceh), sipodeh (Minangkabau), jahi (Lampung); Javanesisk: jae (Java), jhai (Madurese); Kalimantan: lai (Dayak); Nusa Tenggara: jae (Bali), reja (Bima); Sulawesi: melito (Gorontalo), pese (Bugis); Maluku: sehi (Ambon), siwei (Buru), merdeka (Ternate), gora (Tidore); Papua: lali (Kalana fedt), manman (Kapaur). Regionale navne: Sumatra: langkueueh (Aceh), kelawas, haiawas (Batak), langkuweh (Minang); Java: laja (sundanesisk), laos (Java), laos (Madura); Kalimantan: langkuas (Banjar); Nusa Tenggara: lahwas, isem (Bali), langkuwasa (Makasar), lingkuwas (Manado), lingkui (Gorontalo); Maluku: lawase (Seram), galiasa (Halmahera), galiasa (Ternate), logoase (Buru).

Nama Daerah: Sumatera: bangun (Batak), olah raga (Melayu); Jawa: ajiran (Sunda), daun jintan (Jawa Tengah), daun kambing (Madura); Bali: iwak; Nusa Tenggara: kunu etu (Timor). Nama Daerah: Kayu Manis; Deskripsi Raja: Tinggi tanaman 6-12 m, namun pada lokasi yang sesuai dapat mencapai 18 m. Nama Daerah : Kilor; Seledri; Karol; kelo; Keloro Uraian : Tumbuhan berupa pohon yang tingginya sekitar 8 meter.

Emrat rajonalë: Sumatra: sigresing (Batak), adong-adong (Palembang); Java: jawek kotok (sundane), iler (Java qendrore); Sulawesi: ati-ati (Bugis), serewung (Minahasa). Emrat rajonalë: Sumatra: gjethe kupang, gjethe kurap, galinggang (Minangkabau); Java: katepeng kebo, katepeng rhino, katepeng cina; Sulawesi: kupang-kupang (Manado); Maluku: me mara, tabankun, haya mara. Emrat rajonalë: Sumatra: derr i dobët (Batak), pasak bumi, bidara deti, bidara e hidhur, kebel, mepoleh (Bangka), tongke ali (Minangkabau); kalimantan: pasak bumi.

Nama daerah: Jombang (Jawa), lalakina, ler, rayana (Sunda) Lainnya: Niu she tou (Tiongkok), Lampaka (Filipina), nh(ux)c(us)c (Vietnam). Nama Daerah : Sumatera : meselangan, ubar serai (Melayu); Jawa : salam (Jawa, Madura dan Sunda), kastolam (Kangean). Nama Daerah : Ilat Boyo ; Buaya yang lamban; Jadam Aloe vera (Indonesia), Lidah Buaya (Inggris); Jadam (Malaysia), Salvila (Spanyol), Lu hui (Tiongkok); Uraian: Daun agak runcing, berbentuk taji, tebal, garing, tepi bergerigi/duri kecil, permukaan berbintik-bintik, panjang 15-36 cm, lebar 2-6 cm, tangkai bunga panjang 60-90 cm, bunga berwarna kuning kemerahan (oranye) ) Habitat : Tumbuh liar di daerah beriklim hangat.

Nama guratan : Jawa: Teki (Jawa Tengah), Mota (Madura); Suidoos-Nusa: karecha wae (Sumba); Sulawesi: Rakut Teki (Minahasa), Bulili Manggasa Buai (Buol).

Gambar 2.1 Tanaman Obat
Gambar 2.1 Tanaman Obat

Studi Banding

Pelestarian dan pemanfaatan keanekaragaman tumbuhan obat Indonesia untuk dikembangkan, diproduksi dan dipasarkan menjadi produk farmasi, pangan fungsional, dan obat-obatan terkait yang bermutu tinggi melalui penelitian dan pengembangan yang didukung oleh teknologi tepat guna. Lokasi dan fasilitas Bumi Herbal Garden sangat cocok untuk dijadikan tempat wisata keluarga atau sekedar jalan sehat untuk berolahraga, karena Bumi Herbal Dago sangat diuntungkan dengan lokasinya yang berada di ketinggian meter diatas laut dan menghadap ke lembah hijau. dan udara sejuk. Untuk mendukung kegiatan botani, Bumi Herbal Dago memiliki fasilitas berupa rumah kaca yang menebarkan tanaman berbiji dan peliharaan yang rentan terhadap iklim dan kondisi tanah dataran tinggi sehingga memudahkan pemeliharaannya.

Kedai Bumi Herbal menjual makanan dan minuman sehat berbahan dasar tanaman obat yang ditanam di Bumi Herbal. Selain itu, masyarakat juga dapat membeli bibit tanaman obat dan produk simplisia. Tanaman obat yang ada di Bumi Herbal Dago telah ditentukan oleh Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati Institut Teknologi Bandung (ITB), sehingga informasi identitas tanaman tersebut lengkap, seperti nama latin, nama daerah, khasiat dan data tumbuhan lainnya. Saat ini Bumi Herbal Dago memiliki lebih dari 250 spesies tanaman obat dan akan terus bertambah.

NIRMAYA artinya Kesehatan, oleh karena itu paviliun ini selain sebagai Bumi Herb Center Point juga berfungsi sebagai Herb Gallery untuk Bumi Herb Garden. Selain menghasilkan produk aktif, Bumi Herbal Dago juga menyediakan fasilitas berupa informasi lengkap mengenai tanaman obat dan produk herbal yang disebut Wisata Edu Herbal. Dengan mengikuti wisata ini, pengunjung tidak hanya sekedar berjalan-jalan di taman dan menikmati pemandangan, namun juga mendapatkan pengetahuan tentang berbagai tanaman obat, mulai dari pengenalan tanaman, khasiat yang dikandungnya, hingga proses pengolahan tanaman obat tersebut. .

Wisata ini dapat diikuti oleh semua kalangan, mulai dari pelajar TK, mahasiswa dan masyarakat umum. Di bawah ini adalah gambar 2.20 yang merupakan gambar Herbal Edu Tour. Dago Herb Garden mengoleksi lebih dari 400 jenis tanaman herba, lebih dari 100 diantaranya telah ditentukan oleh Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati ITB, didesain dengan apik dan ditata dengan eksotik, koleksi tanaman herba sangat menawan untuk dinikmati sambil belajar. berbagai jenis tahu. Terletak di Magok, Gangseo-gu, Seoul Botanic Park adalah fasilitas pertama di Seoul yang menggabungkan perpaduan organik antara kebun raya dan hutan dalam satu ruang.

Hidup berdampingan dengan hutan, kebun, danau, dan lahan basah, Seoul Botanical Park menampung tanaman yang mewakili 12 kota besar di seluruh dunia. Tidak jauh dari Bandara Gimpo (10 menit) dan Bandara Incheon (40 menit), Seoul Botanical Garden terhubung langsung dengan stasiun kereta bawah tanah, memberikan pengunjung akses mudah ke fasilitasnya. Seoul Botanic Park diciptakan untuk memajukan ekologi perkotaan Seoul dan akan menampilkan tanaman dari 12 kota di seluruh dunia.

Melalui Seoul Botanic Park, kota ini bertujuan untuk “mengembangkan budaya tanaman,” memimpin penelitian diversifikasi tanaman, membangun budaya taman di mana warga berpartisipasi, dan mewujudkan nilai dari menumbuhkan kebun raya. Kebun raya publik berfokus pada penelitian dan konservasi tanaman, namun Seoul Botanic Park menganggap peningkatan budaya tanaman dalam kehidupan masyarakat sebagai proyek penting dan berencana untuk fokus memberikan warga berbagai pengalaman terkait tanaman.

Gambar 2.16 Bumi Hebral Dago
Gambar 2.16 Bumi Hebral Dago

Gambar

Gambar 2.1 Tanaman Obat
Tabel 2.1 Daftar tanaman obat
Gambar 2.3 Pemeliharaan Bibit
Gambar 2.2 Penyemaian
+7

Referensi

Dokumen terkait

Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat Tentang Obat – Obatan 39 Tabel 3.7 Informasi Jenis Obat yang Paling Ingin Diketahui Oleh Responden 40 Tabel 3.8 Cara Responden

Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat Tentang Obat – Obatan 39 Tabel 3.7 Informasi Jenis Obat yang Paling Ingin Diketahui Oleh Responden 40 Tabel 3.8 Cara Responden

Hotel bintang empat, dengan konsep sebagai berikut: jumlah kamar minimal 50 kamar temrasuk minimal 3 suite room, 48 m2, ukuran kamar minimum termasuk kamar mandi 24 m2 untuk kamar

Definisi Apartemen Secara umum dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia Apartemen merupakan tempat tinggal terdiri atas kamar duduk, kamar tidur, kamar mandi, dapur, dan sebagainya yang

Berdasarkan pengertian di atas maka dapat disimpulkan bahwa hotel adalah suatu usaha jasa yang merupakan sarana pendukung kegiatan pariwisata yang didukung oleh tenaga kerja yang

2.1.1 Definisi Apartemen Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI, apartemen merupakan tempat tinggal yang terdiri atas ruang duduk, kamar tidur, kamar mandi, dapur, dan sebagainya

Jenis kegiatan dan pelayanan karyawan Di dalam susunan struktur organisasi dari suatu hotel, berpedoman pada kegiatan pokoknya maka departemen/ bagian yang harus ada, adalah: a Kantor

PRODUK 1 Bangunan 1 Tersedia suatu bangunan hotel 2 Penanda Arah 2 Tersedia papan nama hotel 3 Parkir 3 Tersedia tempat parkir dan pengaturan lalu linta 4 Lobby 4 TersediaLobby