Tino Dewa Bagassalam 2021350062
Netflix menggunakan big data untuk menganalisis preferensi pengguna Netflix atau penontonnya dengan memberikan rekomendasi film dan acara TV yang sesuai. Hal ini tidak lepas dari peranan penerapan layanan di mana telah mengumpulkan lebih dari 150 juta pelanggannya dan mengamati interaksi penonton terhadap sebuah tayangannya.
Analisis ini menghimpun informasi seputar mulai dari jam berapa user menonton, device apa yang digunakan, dan apakah seorang pengguna menonton film sampai habis atau tidak.
Teknologi berkembang secara pesat di berbagai bidang, khususnya pada sektor industri hiburan. Seperti industri lainnya, sektor hiburan telah mengalami proses transformasi digital.
Hal ini dengan cara mengintegrasikan teknologi digital di semua bagian rangkaiannya, mulai dari produksi hingga distribusi. Proses transformasi digital ini mencakup volume data yang besar, beragam, dan terus bertambah, dianalisis dan diterapkan dengan menggunakan Big Data. Saat ini, masyarakat sudah beralih dari menggunakan televisi menjadi menggunakan streaming secara online seperti pada platform bernama Netflix.
Netflix merupakan platform streaming movie atau series berlangganan yang menyajikan tontonan terbaru setiap harinya. Netflix merupakan platform streaming yang berasal dari Amerika Serikat, California. Pada awalnya, Netflix merupakan tempat untuk penyewaan DVD, yang kemudian dengan perkembangan teknologi Netflix melakukan perubahan menjadi bisnis secara online. Sebuah aplikasi streaming film seperti Netflix menjadi sangat digemari pada saat ini. Tak hanya itu, Netflix juga menyajikan movie dan series orisinil milik Netflix itu sendiri.
Hingga saat ini pengguna layanan Netflix masih menjadi yang terbanyak dibandingkan dengan aplikasi streaming lainnya. Netflix tersedia hampir di mana saja, di lebih dari 190 negara kecuali Korea Utara, Suriah, dan Krimea. Hal tersebut terjadi karena ada banyak hal yang mempengaruhi kesuksesan Netflix. Netflix menyajikan mulai dari pilihan film atau series yang menarik, hingga platform yang ramah pengguna. Hal tersebut menjadi kelebihan Netflix apabila dibandingkan dengan aplikasi-aplikasi streaming lainnya. Selain itu, terdapat faktor penting lainnya yang berperan terhadap kesuksesan platform Netflix, yaitu adalah rekomendasi film yang sangat akurat.
Netflix menggunakan sistem rekomendasi hybrid, yaitu sistem rekomendasi yang merupakan gabungan dari sistem content-based dan collaborative-filtering. Sistem content-based adalah sistem rekomendasi yang dibuat berdasarkan konten film yang ditonton oleh pengguna.
Sedangkan, sistem collaborative filtering adalah sistem rekomendasi berdasarkan profil user yang serupa.
Contohnya saat apabila tontonan film pada profil A dan profil B memiliki konten film yang serupa, maka profil A akan mendapat rekomendasi film yang sama dengan profil B.
Selain menggunakan sistem rekomendasi hybrid, Netflix juga menerapkan algoritma yang dapat memprediksi rating film secara akurat. Pada algoritma tersebut, Netflix memiliki banyak data, yaitu berupa data interaksi pengguna. Seperti film apa saja yang sudah ditonton, kapan para pengguna menonton film tersebut, di mana lokasi pengguna ketika mengakses aplikasi, dan mengidentifikasi perangkat apa yang digunakan oleh para pengguna, seberapa sering pengguna menghentikan atau pause filmnya, seberapa sering pengguna menghabiskan waktu untuk menonton film sampai selesai, apa saja adegan film yang sering pengguna ulangi, kata kunci yang sering dicari oleh pengguna ketika ingin mencari film, dan lain sebagainya.
Data yang dikumpulkan kemudian diolah oleh Netflix untuk mengetahui konten apa yang cocok kepada para akun pengguna. Data tersebut akan melewati beberapa proses secara terstruktur untuk mendapatkan rekomendasi film. Kemampuan Netflix untuk mengumpulkan dan menggunakan data menjadi sebuah kunci sukses dalam mencapai dan mempertahankan konsumen.
Berdasarkan riset yang dilakukan Netflix, 75% penggunanya mengandalkan fitur rekomendasi untuk menemukan tontonan yang disukai. Alasannya karena pengguna tidak perlu mencari film melalui fitur pencarian. Hanya dengan melihat bagian fitur rekomendasi, mereka bisa menemukan film-film yang sesuai dengan selera mereka. Dari hasil tersebut, jumlah konsumen yang bertahan semakin meningkat. Berdasarkan data Netflix, pencapaian ini mampu diraih karena 80% penggunanya mengikuti rekomendasi yang diberikan Netflix dan menontonnya sampai selesai.
Dengan adanya sistem rekomendasi yang dilakukan Netflix, kini perusahaan Netflix berhasil menjadi perusahaan media yang memiliki nilai valuasi tertinggi di dunia. Sehingga, pemanfaatan teknologi Big Data yang dilakukan dapat memenuhi kebutuhan para penggunanya. Sistem rekomendasi yang digunakan Netflix merupakan salah satu faktor penting karena sistem tersebut akan selalu membantu para pengguna untuk menemukan film yang diinginkan.